
Jam sudah menunjukan pukul lima sore,hujan pun juga sudah mulai reda.
''Sayang aku pulang dulu,kamu hati-hati ya dirumah,dan jangan lupa kunci pintunya!" ucap Alex.
''Iya,kak Alex juga hati-hati dijalan! kalau sudah sampai rumah kabari aku!"
''Iya sayang,yaudah aku balik dulu.''pamit Alex sambil mengecup kening kekasihnya.
Setelah berpamitan Alex langsung pulang menuju kediamannya.Tak terasa dua puluh menit sudah Alex mengendarai mobilnya,dan kini mobil itu telah sampai di komplek perumahan dimana tempat tinggalnya berada.
''Untung jalannya tadi gk banjir.''gumamnya.
Kini mobilnya sudah memasuki gerbang setinggi dua meter,setelah dibukakan oleh satpam Alex kembali menjalankan mobilnya menuju halaman rumah.
''Mobil siapa ini?''gumam Alex sambil memperhatikan mobil berwarna merah yang terparkir dihalaman rumahnya tersebut.
Alex langsung menuju rumah,saat memasuki rumah,Alex melihat Rina sedang duduk diruang tamu,terlihat ada dua cangkir teh diatas meja,ia juga melihat ada tas wanita disamping Rina duduk.
''Ada tamu mah?''tanya Alex langsung.
''Iya Naomi,''jawab Rina.
''Terus mana orangnya?
''Lagi ditoilet,kamu dari mana sayang?
''Dari rumah Sasa,yasudah saya keatas dulu mah.''ucap Alex yang diangguki oleh Rina.
Alex masuk kedalam kamarnya dan langsung membuka pakaiannya yang sedikit basah,hingga memperlihatkan tubuhnya yang atletis.Setelah itu Alex menuju kamar mandi untuk meletakkan pakaian kotor tersebut.Namun matanya membelalak saat melihat seseorang didalam kamar mandinya tanpa mengenakan busana.Dengan langkah cepat Alex langsung berbalik membelakangi orang tersebut yang tak lain adalah Naomi.
''Apa yang kamu lakukan dikamarku?cepat pakai bajumu!" ucap Alex kemudian ia keluar dari kamar mandi tersebut.
''Kenapa bisa ada Naomi dikamarku?tanpa busana lagi.''gerutu Alex sambil meraup wajahnya kasar.
Tak lamaa Naomi keluar dari dalam kamar mandi, tanpa rasa malu sedikitpun ia melangkah mendekati Alex yang saat ini duduk ditepi tempat tidur.
Alex yang saat itu sedang menunduk,terkejut saat tangan seseorang meraba dada bidangnya yang saat itu ia belum sempat memakai baju kembali
''Naomi apa yang kamu lakukan!" bentak Alex ,sambil menghempaskan tangan Naomi dari tubuhnya.
''Sebaiknya kamu keluar dari kamar saya!"
''Tapi aku mau kita mela...,''
''Keluar saya bilang!" bentak Akex lagi.
__ADS_1
Dan akhirnya Naomi pun segera keluar dari kamar Alex,dengan rasa malu yang luar biasa.
''Naomi sudah ketoilet nya?kamu kenapa?kok nangis?''tanya Rina yang sedikit khawatir.
''Aku gpp tante,kalau gitu aku pulang dulu.''ucap nya sambil meraih tas miliknya lalu pergi begitu saja meninggalkan Rina dengan kebingungannya.
''Ada apa dengan anak itu,apa ini ada kaitannya dengan Kia?.''gumam Rina.
Karna rasa penasaran,Rina pun memutuskan untuk bertanya pada Alex.Setelah sampai didepan pintu kamarnya Rina langsung mengetuk pintu tersebut.
Tok-tok-tok
''Kia mama boleh masuk?''
''Masuk aja mah!" jawab Alex dari dalam,ia tau pasti mamanya itu akan bertanya soal Naomi.
Ceklek..
Terdengar suara pintu terbuka.
''Kia,kamu sedang apa?''tanya Rina saat melihat Alex mengotak atik ponselnya.
''Mah,kenapa mama ijinin Naomi masuk kekamar saya?''tanya balik Alex.
''Menurut mama?
Keduanya terus saling melempar pertanyaan,tanpa ingin menjawab satu sama lain.
''Mama gk tau,tadi setelah dari toilet dia langsung pulang,tadi dia nangis,apa kamu yang buat dia nangis karna masuk kamar kamu?memangnya kamu bilang apa tadi sama dia?''tanya Rina penuh selidik.Rasanya tidak mungkin,hanya karna masuk kamar saja, Naomi sampai nangis seperti itu.
''Saya hanya suruh dia keluar dari sini itu saja.''jelas Alex lagi.
Hening...
Sesaat keduanya larut dalam pikiran masing-masing.
''Kia,sepertinya kamu harus segera deh menikah dengan Gladis,agar tidak ada lagi gadis-gadis yang mengharapkan cintamu.''ucap Rina.
Terlihat Alex sedikir berpikir,kemudian mengangguk.
''Nanti akan saya bicarakan dulu dengan Gladis mah.''jawab Alex.
''Gk perlu,biar mama saja yang bicara sama Gladis,kalau perlu besok kita kekota kelahiran nya untuk melamarnya pada ibunya.''ucap Rina.
''Baiklah,besok kita akan kekota kelahiran Sasa.''ucap Alex,yang seketika membuat senyum Rina terbit.
__ADS_1
''Gitu dong, yasudah kalau gitu mama keluar dulu ya,sekalian mau telpon Gladis,untuk memberitahunya kalau besok kita akan berkunjung ke kota kelahirannya,untuk bertemu dengan orangtuanya.''ucap Rina lagi.
DITEMPAT LAIN..
Naomi yang baru sampai langsung berlari memasuki rumah,ia terus berlari hingga tak menghiraukan panggilan Gusti yang saat itu ada diruang keluarga.
''Kenapa lagi anak itu,''gumam nya
Tok-tok-tok
''Naomi? sayang papa masuk ya?''
Namun tak ada jawaban dari dalam,Gunsti yang merasa khawatir akhirnya membuka pintu,dan mendapati sang putri sedang menelungkupkan wajahnya diatas bantal.Gusti melangkah mendekati Naomi,lalu mendudukan tubuh disisi tempat tidur,tepat disamping Naomi.
''Kamu kenapa nak?kok pulang-pulang langsung seperti ini sih?,coba bilang sama papa!" ucap Gusti
''Papa,''ucap Naomi sambil memeluk tubuh pria paruh baya itu.
''Alex pah.''ucap Naomi sambil sesegukan dipelukan sang papa.
''Alex?ada apa dengan Alex?apa dia menyakitimu?''tanya Gusti sambil melerai pelukan mereka.
Naomi mengangguk pasti.
''Alex jahat sama aku! dia udah nolak aku pah!" huhuhu.....''ucap Naomi yang tangisannya kembali pecah.
Terlihat Gusti menghela nafas kasar,ia sudah menduga sebelumnya,semua ini pasti akan terjadi.Alex bukanlah laki-laki seperti kebanyak pada umumnya,ia tidak akan mau jika di iming-imingi banyak harta dan juga wanita cantik,ia lebih memilih kata hatinya ketimbang harus mengorbankan harga dirinya demi uang,lagi pula Alex juga bukanlah seorang pria yang miskin,walaupun ia tidak memiliki harta sekalipun,namun pantang baginya menukar harga dirinya dengan uang,apa lagi cinta?!
''Sudahlah jangan menangis lagi,mungkin Alex bukanlah jodoh kamu,papa yakin suatu saat kamu akan bertemu dengan laki-laki yang jauh lebih baik dari pada Alex.''ucap Gusti sambil membelai rambut panjang putrinya.
***
Keesokan harinya..
Pagi ini Alex dan Rina sedang mempersiapkan apa saja yang akan mereka bawa untuk keperluan selama berada dikampung halaman Gladissa.
''Mah,memangnya mama mau pindahan?kenapa banyak sekali barang yang dibawa,kita cuma pergi dua hari aja lho mah.''jelas Alex,ia merasa heran kenapa wanita selalu seribet ini kalau hendak berpergian.
''Udah kamu diem aja,gk usah banyak komentar!" ucap Rina sambil memasukan beberapa barang kedalam paperbag.
Tak lama,terdengar suara salam dari arah luar.
''Wa'alaikum salam,,nah itu pasti Kinara dan Bisma.''ucap Rina,dan benar saja tak kama pasangan suami istri itupun terlihat melangkah kearah dimana Rina dan Alex berada.
NEXT
__ADS_1