
Gladissa memang belum bercerita tentang pekerjaannya pada Alex,dan Alex juga belum tau bahwa Gladissa adalah teman dari kakaknya Kinara.
Seminggu telah berlalu,sejak pertemuannya dengan Gladissa,dan saat ini Alex dan Kinara sedang berada diruang tamu,Kinara melihat ada perubahan dari sikap yang ditunjukan oleh Alex akhir-akhir ini.
''Kelihatannya beberapa hari ini kamu seneng banget Dek?''tanya Kinara pada Alex.
''Itu perasaan kakak aja,''ucap Alex datar sambil terus memainkan ponsel pintar miliknya.
''Masa sih cuma perasaanku aja? kayaknya enggak deh.''batin Kinara.
Kinara terus memperhatikan wajah adiknya itu.
''Udah,,gak usah terlalu banyak mikir Mba,'' ucap Alex yang tau bahwa kakaknya itu sedang memperhatikannya.
''Kepedean kamu, siapa juga yang mikirin kamu, kakak itu cuma merasa penasaran aja sepertinya beberapa hari ini kamu terlihat lebih bahagia.''ucap Kinara.
Alex menghentikan aktifitasnya lalu menatap kearah Kinara
''Maksud kakak,selama ini saya tidak bahagia gitu?''tanya Alex serius.
''Ya bukan gitu juga Kia,,yaudahlah males ngomong sama kamu, kakak mau keatas dulu ya.'' ucap Kinara sambil berlalu.
Alex tersenyum saat melihat kakak kesayangannya itu ngambek,, sebenarnya Alex memang tidak trlalu suka jika kehidupan pribadinya dicampuri oleh banyak orang termasuk keluarganya.
Sore menjelang terlihat Alex sedang bersiap-siap untuk pergi ke Cafe miliknya, karna dia dan Gladis berencana akan bertemu di sana, tentu saja ia masih merahasiakan pada Gladissa, kalau Cafe tersebut adalah miliknya.
''Kia, kamu mau ke Cafe?'' tanya Rina yang sedang duduk bersama suaminya,karna memang hari ini adalah hari minggu.
''Iya Ma, Alex pergi dulu ya,''ucap nya sambil berlalu.
''Coba kamu lihat anakmu itu Ma, semangkin lama seperti orang asing aja,''gerutu Jonathan pada istrinya.
''Dia kan dari dulu emang seperti itu Pa, makanya Papa itu jangan terlalu sering memaksakan kehendak Papa padanya,liat kan akibatnya dia semangkin menjauh dari papa sekarang.''ucap Rina.
Setelah pulang dari Butik,rencananya Misya akan ke Cafe milik Alex, setelah mengendarai mobil selama dua puluh menit akhirnya Misya sampai diCafe tersebut.
Misya melihat Alex sedang berbicara dengan seorang temannya dipinggir jalan, setelah temannya berlalu, Misya berniat untuk memanggil Alex, namun tiba-tiba Misya melihat dari jauh ada sebuah mobil yang melaju kencang kearahnya.
''Kiaa,'' panggil Misya sambil berlari kearahnya, saat mobil akan menabrak Alex dengan cepat Misya mendorong tubuh Alex hingga jatuh tersungkur,
Dan BRUUKKK!!....
__ADS_1
Terdengar suara seseorang tertabrak ditempat Misya mendorong Alex tadi.
''Misyaa,,''teriak Alex saat melihat Misya sudah bersimbah darah.
Sedangkan mobil yang sudah menabrak Misya melarikan diri.
Banyak orang yang berbondong untuk melihat kejadian tersebut.
Dengan cepat Alex mengangkat tubuh Misya dan segera membawanya kerumah sakit.
''Bertahan lah Sya,''gumam Alex, sambil terus melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh.
Kini Misya sudah ditangani oleh pihak rumah sakit,dan Alex juga sudah menghubungi keluarga nya, Bisma yang mendengar kabar kalau Misya mengalami kecelakaan langsung menuju Rumah Sakit tersebut.
Saat Gladis turun dari Taksi ia melihat Bisma yang keluar dari Cafe dengan tergesa-gesa.
''Itukan Kak Bisma,ada apa dengannya kenapa dia terlihat panik seperti itu,''gumam Gladissa.
''Ini kan Cafe yang sering dikunjungi oleh Misya dan Mba Kinara, ternyata Kak Alex mengajakku untuk ketemuan di Cafe ini.''monolog Gladissa sambil memasuki Cafe tersebut.
***
Alex sedang mondar-mandir diluar ruangan rumah sakit,tak lama terlihat kedua Orangtuanya Misya datang disusul oleh Kinara dan juga Bisma.
''Iya apa yang terjadi Kiano? kenapa Misya bisa sampai kecelakaan seperti ini?''tanya Bagas,Papanya Misya.
''Saya juga tidak tau pasti Tante,tadi Misya tiba-tiba berteriak sambil berlari kearah saya, dan mendorong saya sampai terjatuh,dan setelah itu....''ucap Alex yang tak ingin melanjutkan ceritanya.
''Jadi maksudmu Misya kecelakaan karna ingin menyelamatkan mu?'' tanya Bisma.
''Iya, Saya minta maaf atas kejadian ini.''ucap Alex.
Apa?? jadi Misya kecelakaan karna kamu Kia ? gara-gara ingin menyelamatkanmu? kalau sempat terjadi sesuatu pada Misya Tante tidak akan memaafkanmu.'' ucap Yanti penuh emosi.
''Ma,, sabar,, tenanglah!'' ucap Bagas pada istrinya.
''Mana bisa Mama tenang Pa, apa lagi Misya belum tau gimana didalam.''ucap Yanti sambil menangis.
Kinara berjalan menuju Yanti.
''Tante Yanti, saya atas nama Kia meminta maaf sama tante,, Kia juga gk salah, ini hanya kecelakaan.''ucap Kinara.
__ADS_1
''Kinara,jangan mentang-mentang dia Adikmu lantas kau bisa membelanya, saya tidak akan memaafkannya jika terjadi sesuatu pada anak saya.''ucap Yanti lagi.
''Tante saya harap tante tidak berkata kasar pada kakak saya, jika nanti terjadi sesuatu pada Misya maka saya akan bertanggung jawab.''ucap Alex yang merasa geram dengan ucapan Yanti pada Kakaknya.
Kinara tiba-tiba menangis,ia sedih melihat Misya terbaring tak berdaya, namun yang membuatnya lebih sedih, adik satu-satunya disalahkan dalam hal ini.
Bisma menenangkan Kinara,dan membawanya duduk dikursi tunggu.
''Bisma, apa kata-kataku tadi salah? aku juga sedih melihat keadaan Misya seperti ini, tapi ini sepenuhnya juga bukan salahnya Kia,'' ucap Kinara yang kini menangis dipelukan Bisma,
''Iya, aku ngerti kok, tapi kamu juga harus ngertiin tante Yanti ,mungkin saat ini dia sedang syok, makanya sampai berkata seperti itu.''ucap Bisma sambil menenangkan Kinara.
SATU JAM KEMUDIAN..
Dokter telah keluar dari ruang operasi bersama dua orang Suster.
''Bagai mana keadaan Putri kami Dok?''tanya Bagas saat melihat Dokter keluar.
''Saat ini kondisi anak Bapak sudah melewati masa krisis, dan sebentar lagi kami akan memindahkannya diruangan ICU.'' ucap Dokter sambil berlalu.
''Syukurlah,''ucap Yanti.
Semua orang bernafas lega saat mendengar perkataan Dokter.
Jam sudah menunjukan,pukul sembilan malam,di Cafe Gladis masih setia untuk menunggu Alex, walau pun hatinya sudah meresa gelisah.
''Kenapa Kak Alex belum datang? apa terjadi sesuatu padanya,''gumam Gladissa.
Tak lama Gladissa mendapat pesan dari Kinara, ia memberitahu bahwa Misya mengalami kecelakaan.
''Misya kecelakaan, aku harus kerumah sakit sekarang.'' ucap Gladissa, sambil membereskan barangnya.
Dirumah sakit..
Alex terlihat menepuk keningnya sendiri, ia lupa janjinya dengan Sasa.
''Mba,aku pergi dulu, ada sesuatu yang harus aku urus,''ucap Alex sambil berlalu.
Alex melajukan mobilnya menuju Cafe miliknya,setelah dua puluh menit Alex telah sampai, matanya menyapu seluruh ruangan, namun ia tak melihat tanda-tanda kehadiran gadisnya itu.
''Pak apa Bapak butuh sesuatu?''ucap salah satu karyawan yang melihat Alex seperti orang kebingungan.
__ADS_1
''Apa kamu melihat ada seorang wanita datang kesini sendirian? maksud saya wanita ini,''ucap Alex sambil memperlihatkan gambar Sasa yang ada diponselnya.
NEXT..