Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Cemas


__ADS_3

Setelah pulang dari klinik dan mampir di toko obat?,kini mereka sudah dalam perjalannan menuju kediaman Gladis,awalnya tadi Kinara berniat ingin membawa Gladis kerumah sakit,namun Gladis tidak mau,dan pada akhirnya mereka hanya keklinik saja.


''Makasih lho mba,jadi gk enak ngerepoti mba Kinara dan kak Bisma,''kata Gladis.


''Gk repot kok Dis,ya kan sayang?''tanya Kinara pada kekasihnya.


Sedangkan Bisma yang masih fokus menyetir hanya menganggukan kepalanya.


''Lagi pula Dis,mba kan pernah janji sama bu Diah untuk menjaga kamu, oya ngomong-ngoming gimana kabar ibu kamu?tanya Kinara.


''Alhamdulillah baik mba.''jawab Gladis.


''Syukur lah,oya kamu kapan ada rencana pulang Dis,nanti biar mba anterin sekalian biar mba bisa jalan-jalan.''ucap Kinara antusias.


''Memangnya kapan aku bilang bakal ngijinin kamu pergi kesana?''ucap Bisma yang tiba-tiba membuat Kinara memajukan bibirnya lima centi.


''Iihh,kamu mah gk asik banget sih yang,''ucap Kinara ngambek.


''Harus dong,kamu itu gk akan aku ijinin pergi kalau gk sama aku!" jawab Bisma yang membuat Kinara langsung menatap kearahnya.


''Jadi kamu mau yang?''ucap Kinara,yang kembali tersenyum setelah mendapat anggukan dari sang kekasih.


Sedangkan Gladis hanya tersenyum melihat interaksi keduanya, jiwa kesendirian nya seakan kembali meronta saat melihat pasangan mesra yang ada didepannya ini.


''Tukan Dis Bisma sudah setuju,sekarang tinggal kamunya saja,''ucap Kinara.


''Sebenarnya masih belum ada rencana sih mba,untuk pulang.''jawab Gladis.


''Oh gitu ya,pokoknya nanti kalau sudah ada rencana kamu kabarin aja mba ok!" kata Kinara


''Iya mba.''jawab nya.


***


Di sisi lain,setelah kepergian Kinara dan Bisma,Misya sama sekali tidak bisa berkonsentari dengan pekerjaannya.


Bukan karna ia merasa perduli dengan Gladis,tapi dia hanya takut kalau sampai Alex mengetahui berita kalau Gladis kecelakaan pasti Alex sangat khawatir dan bisa-bisa dia mendatangi kediaman Gladis lagi pikir Misya.


''Gk gk gk! ini gk boleh dibiarin,aku gk mau sampai Kia mengetahui hal ini.''gumam Misya.


Dan akhirnya Misya pun mencoba menghubungi ponsel Alex untuk mengetahui dimana posisi Alex sekarang.


Tut-tut-tut...


''Kia mana lagi.kok lama banget angkat ponselnya,apa dia belum nyampe cafe?''gumam Misya pada diri sendiri Setelah berulang kali mencoba,akhirnya terdengar suara seseorang di sebrang sana.

__ADS_1


Alex:''Ya, hallo?


Misya:''Hallo Ki,kamu ada dimana sekarang?


Alex:''Saya masih dijalan!


Misya:''Jalan mana kok belum sampai?


Alex:''Ck,kamu ini kenapa sih? sebenarnya ada apa?apa yang ingin kamu sampaikan sama saya?! tanya Alex pada Misya , karna menurutnya sekarang Misya mulai posesif dengannya.


Misya:''Gk,maksud aku apa sekarang kamu sedang dalam perjalanan menuju cafe?tanya Misya lagi memastikan.


Alex:''Heemm,,jawab Alex malas.


Misya:''Oh,baiklah kalau begitu aku cuma mau mastikan aja kok,yasudah aku tutup dulu ya?kami hati-hati!"


''Bye Kia..?


Alex:''Hem, bye juga.


Setelah memastikan posisi Alex akhirnya Misya bisa sedikit lega.


Kini Alex sudah sampai di cafe miliknya,setelah memarkirkan mobilnya Alex pun segera menuju pintu utama cafe.


Lalu Alex pun mulai melangkah menuju ruangannya,namun saat ia hendak masuk,Alex mendengan pegawainya itu sedang membicarakan tentang Gladis.


''Oya Ve,nanti jadikan liat keadaan Gladis dirumahnya?''ucap teman Ve.


''Jadi dong,setelah pulang kita langsung saja cus kesana,aku juga penasaran dan juga khawatir dengan keadaan nya setelah kecelakaan tadi.''jelas Vega,sambil terus melakukan aktivitasnya.


''Apa yang terjadi dengan Sasa? maksud saya Gladis?''tanya Alex,yang seketika membuat kedua wanita itu terjengkit kaget.


Pasalnya mereka memang tidak mengetahui tentang kedatangan Alex.


''I itu pak, katanya tadi pagi Gladis kecelakaan dia ditabrak sama pengendara sepeda motor.''jelas Vega.


''Apa?? ditabrak motor?? lalu bagai mana keadaannya sekarang?apa dia sudah di bawa kerumah sakit?''tanya Alex panik.


''Saya juga tidak tau pak,makanya setelah pulang kerja nanti rencananya kami baru akan menjenguknya, untuk melihat keadaannya.''jelas Vega


Setelah mendengar penjelasan Vega,Alex langsung kembali lagi menuju mobilnya.


Saat Alex tadi akan memasuki ruangannya,tak sengaja ia mendengar pembicaraan Vega dan temannya yang saat itu sedang membicarakan tentang Gladis, makanya dia langsung bertanya saat Vega dan temannya membicarakan tentang Gladis yang mengalami kecelakaan.


''Kok pak Alex reaksinya juga hampir sama dengan pak Bisma ya? saat mengetahui kalau Gladis mengalami kecelakaan,sepertinya mereka sangat perduli dengannya.''

__ADS_1


Batin Vega yang merasa penasaran dengan reaksi berlebihan yang ditunjukan kedua bosnya itu,apa lagi Alex, terlihat sekali kalau Alex tadi sangat panik mendengar berita kecelakaan tentang Gladis.


***


Saat ini Kinara dan Bisma sedang berada dalam perjalanan pulang,setelah tadi mereka sempat mengantarkan Gladissa pulang hingga Kinara membantunya memapah menuju sofa.


''Aku gk tega liat Gladis tinggal sendirian saat sakit seperti itu deh,nanti kalau terjadi sesuatu gimana?''ucap Kinara sambil menatap kekasihnya.


''Ya habis nya mau gimana lagi yang?lagi pula dianya juga gk mau saat kamu tawari tinggal sama kamu kan?''ucap Bisma.


''Setelah dipikir-pikir mana mungkin dia mau,kan Misya juga tinggal dirumah,bisa-bisa perang dingin mereka bila tinggal satu atap.''ucap Kinara yang baru menyadarinya.


Bisma mengulum senyum saat mendengar ucapan Kinara.


''Sudahlah sayang jangan cemas,lagi pula kan kita tadi sudah berpesan pada Gladis kalau perlu sesuatu atau pun terjadi sesuatu dia harus cepat-cepat hubungi kita.''ucap Bisma mengingatkan.


***


Sedangkan mobil yang ditumpangi Alex kini sudah sampai dikediaman Gladissa.


Tok-tok-tok...


Terdengar suara ketukan pintu dari luar.


''Siapa sih, kaki lagi sakit begini ada saja yang datang.''gerutu Gladis


Dengan malas akhirnya Gladis melangkah menuju pintu dengan berjalan sedikit pincang.


Begitu ia membuka pintu,ia dikejutkan dengan kedatangan Alex,sejenak keduanya saling memandang,untuk mencurahkan rasa rindu yang sudah beberapa hari ini tidak bertemu.


Namun sedetik kemudian Gladissa tersadar dan langsung membuang pandangannya kesembarang arah.


Alex memperhatikan Gladissa dari atas sampai bawah,hingga matanya tertuju pada kaki Gladissa yang terlihat lecet dan berwarna kebiruan.


''Sasa kaki kamu kenapa? kok bisa sampai seperti ini?''tanya Alex sambil berjongkok untuk melihat kondisi kaki Gladis.


Gladis yang baru menyadari,cepat-cepat menurunkan celana yang sempat ia gulung keatas tadi ,saat akan mengoles salep pada kakinya.


''Aku gpp kok,jangan khawatir!'' ucap Gladis.


''Apa nya yang tidak apa-apa?coba lihat kaki kamu itu sampai seperti itu?sebenarnya apa yang terjadi hingga membuat kaki kamu jadi seperti ini?''tanya Alex lagi.


Dan akhirnya mau tak mau Gladis pun menceritakan tentang apa yang telah menimpa dirinya tadi pagi.


NEXT

__ADS_1


__ADS_2