
Setelah mengantarkan orang yang ia tabrak tadi kerumah saudaranya ,setelah tadi mereka sempat mampir diklinik terdekat untuk mengobati luka dibagian kaki dan kepala orang tersebut,, dan kini Misya sudah kembali melajukan mobilnya menuju kediaman orang tuanya.
Kini Misya baru saja menepikan mobilnya tepat dihalaman kediaman orangtuanya,setelah keluar dari mobil Misya pun disambut oleh Yanti yang kebetulan berada ditaman yang ada disampung rumahnya.
''Sayang kok mau datang gk bilang mama?''tanya Yanti sambil melangkah mendekati Misya.
''Masa mau ketemu orangtua mesti laporan dulu sih ma,''jawab Misya mencebik.
''Iya juga ya,yaudah yuk masuk!'' ucap Yanti sambil melangkah masuk kedalam rumah,diikuti oleh Misya dibelakangnya.
''Kok kamu gak sama Kia sayang?''tanya Yanti setelah mendudukan dirinya disofa tamu.
''Dia saja gak tau kalau aku datang kesini.''ucap Misya santai.
''Ck,kalian ini, apa Kia masih bersikap sama seperti dulu?
''Menurut mama?
''Jadi benar? kalau Kiano masih bersikap cuek sama kamu?? astaga Misya!! kamu ini gimana sih, kalian sudah menjadi suami istri loh, waktu kamu untuk berdekatan dengan Kia juga banyak,,masa gitu kamu belum bisa naklukin dia!'' cetus Yanti.
''Ih.. mama, dikira gampang kali,Kiano itu susah banget ditaklukin mah,''keluh Misya.
''Misya misya,,kamu kan bisa keluarin jurus terakhir masa itu saja mesti mama yang harus kasih tau, atau jangan-jangan kalian.....'' Yanti sengaja menggantung kalimatnya untuk melihat reaksi Misya.
Dan Misya pun mengangguk malu,karna tau maksud dari kalimat yang sengaja Yanti gantung.
''HAH,, Misya!! yang benar saja nak?kalian sudah menikah selama satu bulan loh sayang ,masa kalian belum melakukan malam pertama sih?!" ucap Yanti yang seakan mengejek putrinya.
''Ya mau gimana lagi mah,setiap aku deketin dia selalu punya seribu alasan buat nolak aku,masa iya aku harus perk*sa dia.''jawab Misya.
''Kenapa tidak! walau bagai mana pun Kiano itu suami kamu,memangnya seberapa tahan dia,jika disugukan pemandangan yang indah didepan matanya,lama-lama kan pasti dia akan tergoda juga ,intinya kamu sebagai istrinya harus lebih agresif lagi,kalau perlu kamu gak usah pakai apa-apa didepan dia,sekuat-kuatnya iman seseorang pasti tidak akan sanggup melihat makan lezat didepannya, kecuali kalau suamimu memang tidak normal.'' ucap Yanti,yang membuat Misya mendengus sebel.
__ADS_1
''Mama kok gitu bicaranya,tentu saja dia normal,aku akan buktikan itu.''ucap Misya.
''Nah gitu dong,pokoknya lain kali kamu kesini mama harus sudah dengar kabar gembira ini.''sambung Yanti.
''Emm..,,,oya mah tadi tidak sengaja dijalan aku nabrak orang.''ucap Misya, membuat Yanti yang saat itu sedang minum menyemburkan kembali minumannya.
''Mama iihh,, kok disembur!
''Habisnya kamu buat mama kaget, terus-terus gimana? mati gak orang yang kamu tabrak itu? tanya Yanti sedikit panik.
''Ya kalau dia mati aku gak akan ada disini kali mah,untungnya dia nya gpp,hanya motornya saja yang rusak.
''Oh,syukurlah kalau gitu,mama pikir orangnya meninggal.
''Oya terus apa rencana kamu sekarang Sya?
''Belum tau,tapi yang pasti aku akan lakuin usulan yang mama berikan tadi.''ungkap Misya.
***
Saat ini terlihat Kinara dan Bisma sedang duduk diantara pengunjung,Bisma melihat arah pandang kekasihnya itu yang sejak tadi memperhatikan kegiatan Gladis.
''Kamu kenapa liatin Gladis terus yang?''tanya Bisma sambil memasukan keripik kentang kemulutnya.
''Gpp,sebenarnya aku ingin sekali Gladis kembali lagi bekerja dibutikku, soalnya dia orangnya sangat rajin,selain itu Gladis juga pandai menarik pelanggan dan selalu melayani mereka dengan sabar, tidak pernah mengeluh,walaupun cutomer itu sangat banyak bertanya, alias cerewet, dan hanya dia yang mampu bersabar menghadapi pelanggan yang seperti itu dari pada pegawai yang lain.''jelas Kinara.
''Itu gampang sayang,kamu tinggal minta aja lagi pada Gladis supaya dia mau kembali bekerja dengan kamu.''
''Sudah, kemarin aku sudah memintanya untuk kembali bekerja.tapi dianya menolakku dengan berbagai alasan,sebenar aku sih tau alasan dia gk mau kembali lagi karna Misya.''jelas Kinara
''Sebenarnya kalau aku sih gk akan membela siapapun disini,Gladis adalah cinta pertama Alex, walau bagai mana pun pasti dia sangat kecewa dan terpuruk saat mrnghadapi kenyataan yang menyakitkan bagi dirinya, tapi Misya juga tidak bisa disalahkan,dia hanya mencoba mempertahankan hubungannya dengan Alex,mungkin dengan cara ia memecat Gladis, menurutnya itu akan mengurangi rasa sakit hatinya karna pengkhianatan temannya.''jelas Bisma panjang lebar.
__ADS_1
''Iya kamu benar,tapi aku masih terlalu berharap pada Gladis.''ucap Kinara yang merasa belum ikhlas Gladis keluar dari butiknya.
''Bagai mana kalau kamu bicara kan lagi dengan Misya tentang masalah ini,beri dia pengertian kalau masalah perasaan itu,tidak bisa dicampur adukan dengan pekerjaan.''
''Sudah,bahkan aku terlalu sering membujuk adik sepupu kamu itu agar dia mau kembali menerima Gladis sebagai pegawai butik,tapi tetap saja dia keukeh tidak ingin Gladis kembali.
''Walau bagai mana pun,Misya kan juga memiliki saham dibutikku,ya gk mungkin aku mengambil keputusan sendiri.
''Yasudah kamu sabar aja ya,jangan cemberut dong,nanti aku cium loh.''canda Bisma yang membuat Kinara seketika mendelikkan matanya.
***
Tak terasa siang berganti malam,dan sinar mentari kini sudah digantikan oleh sinar bulan.
Sebagian Para pegawai cafe saat ini sedang bersiap-siap untuk pulang.
''Dis,kami diluan ya.''ucap teman-teman Gladis termasuk Vega.
''Ok kalian hati-hati ya!" jawab Gladis yang diangguki oleh ke empat temannya.
Tak lama teman-temannya pulang,Gladis juga bersiap, saat dirinya keluar dari cafe tiba-tiba namanya dipanggil oleh seseorang,Gladissa mencari asal suara itu hingga ia melihat tak jauh dari tempatnya berdiri ia melihat sosok Desta yang sedang bersandar di pintu mobilnya, lalu ia melangkah mendekati Gladis.
''Mau pulangkan? ayo biar saya antar!" ucap Desta.
''Gk ngerepotin nih kak?
''Saya sengaja datang kesini memang untuk menjeput kamu.''terang Desta sambil tersenyum.
''Baiklah, ayo! ajak Gladis
Sebenarnya Gladissa tau kalau Desta menyimpan perasaan padanya bahkan dia juga pernah berterus terang pada Gladis,hanya saja waktu itu Gladis baru putus dari Alex dan tidak mungkin baginya saat itu membuka hati untuk pria lain,bahkan sampai sekarang Gladis belum berniat membuka hati nya.
__ADS_1
Sejak Desta mengungkapkan perasaannya pada Gladis saat itu,Gladis sempat menjaga jarak dengan Desta,namun Desta memintanya Gladis untuk tidak memikirkan ucapan nya saat itu,dan Desta juga meminta Gladis untuk tidak lagi menjaga jarak dengannya,awalnya Gladis masih ragu,namun setelah beberapa kali jalan dengan Desta ia memang tidak pernah lagi mendengar Desta membahas tentang hal itu lagi.
NEXT