Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Salah Faham


__ADS_3

Suara ketukan pintu tiba-tiba saja membuat kedua insan tersebut kalang kabut,terlebih Alex, karna ia baru sadar hampir saja diri nya menodai Misya, sepertinya Alex harus berterima kasih pada orang yang sedang mengetuk pintu dari luar tersebut.


Namun berbeda dengan halnya Misya,ia merasa sangat geram karna aktivitas panasnya sudah diganggu,padahal sedikit lagi ia akan mendapatan Alex,namun sepertinya ia akan kehilangan kesempatannya hari ini karna gangguan dari luar.


Setelah memakai kembali pakaiannya,Misya segera melangkah menuju pintu untuk mengetahui siapa orang yang sudah berani menggangu kesenangannya.


''Kinara,''ucap Misya yang sedikit kaget.


Sedangkan Alex yang bersembunyi dibalik pintu kamar Misya juga ikut terkejut.


''Kamu kenapa?kok seperti liat hantu gitu?''tanya Kinara heran.


''Hah? oh gpp kok, kamu ada apa kesini Kin?''tanya Misya.


''Oh,tadinya aku ingin mengajakmu tidur bareng aku,saat mati lampu,karna kan kamu takut gelap makanya aku kesini,tapi sepertinya tidak akan mati lagi deh listriknya,hujan juga sudah mulai reda.''ucap Kinara yang sudah tak lagi mendengar suara hujan.


''Iya, sepertinya aku tidur disini saja deh.''ucap Misya.


''Beneran gpp?''


''Iya gpp,kok.''


''Yasudah kalau gitu aku naik lagi keatas ya,''ucap Kiara yang diangguki Misya.


Setelah kepergian Kinara,Misya pun kemabali masuk kekamarnya,ia melihat Alex sudah kembali berpakaian lengkap.


''Kia kamu mau kemana?ucap Misya saat melihat Alex hendak keluar dari kamarnya.


''Saya akan kembali keatas,maaf atas kejadian tadi Misya,kalau mba Kinara tidak datang mungkin saya akan berbuat khilaf padamu.''ucap Alex sambil melangkah keluar,lalu menutup rapat pintu kamar tersebut.


''Justru aku ingin kamu melakukan khilaf itu denganku Kia''gumam Misya lirih.


Setelah Alex kembali kekamarnya,ia langsung menuju kamar mandi untuk mengguyur tubuhnya dengan air dingin,karna jujur saja sebenarnya hasrat Alex masih belum hilang,setelah ia rasa cukup, barulah Alex berhenti melakukannya.


''Kenapa aku mudah sekali tergoda, huuff...kalau tidak ada mba Kinara mungin tadi aku sudah kebablasan.''gumam Alex.


***


Tepat jam sepuluh pagi,mobil Alex sudah berada didepan rumah Gladissa,namun keningnya berkerut saat melihat mobil seseorang yang terparkir tepat didepan rumah sang kekasih.


Alex keluar dari mobilnya lalu segera melangkah menuju rumah tersebut.

__ADS_1


Mata Alex membola saat melihat kenyataan yang ada didepan matanya saat ini.


Saat ini Alex melihat kalau Desta sedang mencium mesra bibir kekasihnya Gladissa.


''DESTA !!! GLADISSA !!!


''Apa yang sedang kalian lakukan!!''ucap Alex yang sangat marah dengan apa yang dilihatnya sekarang.


Dengan mengepalkan tangannya Alex melangkah menuju Desta dan....


Buk! buk! buk!..


Alex menghajar Desta secara bertubi-tubi hingga membuat nya babak belur,sedangkan Gladissa memeluk tubuh Alex dari belakang dan sedikit menariknya agar Alex degera menghentikan aksinya.


''Kak sudah kak! kamu salah faham,kak Alex kumohon hentikan!!!'' teriak Gladissa pada Alex.


Dan benar saja,setelah mendengar teriakan kekasihnya itu Alex pun menghentikan aksi hilanya.


''Kak Desta kamu gpp kan?''ucap Gladissa sambil membantu Desta berdiri.


Alex tertawa sinis,melihat kedekatan keduanya.


''Kak,kamu salah faham! aku gk ada hubungan dengan kak Desta, tadi itu gk seperti yang kamu liat, tadi sebenarnya mataku kelilipan lalu....


''Lalu Desta membantumu, segaligus meminta ucapan terimakasih dengan mencium bibir kamu? gitu? tanya Alex lagi sarkas.


Baiklah terserah kalian saja!" ucap Alex sambil berlalu menunggalkan kediaman Gladissa.


''Kak! kak Alex tunggu! aku bisa jelasin semua kak,kamu salah faham,''ucap Gladissa lirih sambil terduduk dilantai rumahnya.


Desta menatap punggung Gladissa,yang saat ini sedang bergetar,menandakan saat ini dirinya sedang menangis,banyak sekali pertanyaaan yang berputar dikepala Desta,ingin sekali rasanya dia bertanya pada wanita yang ada didepannya saat ini namun ia kembali mengurungkan niatnya.


''Dis kamu baik-baik saja?''ucap Desta,yang sudah berada didepan Gladissa.


Gladissa mengusap air matanya,ia tak mau jika Desta melihatnya sedang menangis,namun usahanya sia-sia,karna sejak tadi Desta sudah tau kalau Gladissa memang sedang menangis.


''Saya baik-baik saja kok kak, maafin kak Alex ya kak,karna dia sudah memukul wajahmu hingga seperti itu,''sesal Gladissa.


''Tidak masalah,itu sudah biasa buat kami,''jelas Desta.


''Yasudah kalau begitu sebaiknya kamu istirahat, saya pulang dulu.''ucap Desta yang diangguki oleh Gladissa.

__ADS_1


Saat diperjalanan,Desta terus memikirkan tentang Alex dan Gladissa,ia sangat penasaran sebenarnya ada hubungan apa antara mereka berdua,kenapa Alex sangat marah saat tadi Desta begitu dekat dengan Gladissa, dan Gladissa juga,kenapa harus bersusah payah untuk menjelaskan nya pada Alex.


''Apa mereka ada hubungn spesial?tapikan Alex sudah bertungangan,dan ku rasa tidak mungkin Gladissa tidak tau,atau mungkin Alex menyembunyikan Hubungannya dengan Misya,duuhh...pusing sekali rasanya memikirkan hal ini.''gumam Desta.


***


Saat ini Alex sudah sampai di cafe miliknya,sangat terlihat jelas masih ada kemarahan di wajah nya.


''Haaii....Lex, loe kenapa bro?wajah sampai ditekuk gitu? oya tuh cewe imut mana?''tanya Bisma sambil melihat kearah belakang Alex.


''Saya masuk dulu!" ucap Alex sambil berlalu menuju ruangannya.


''Kenapa tu anak,gk biasa-biasanya kayak gitu.''gumam Bisma.


Diruangannya Alex nampak terduduk sambil memikirkan sesuatu.


''Apa ini balasan dari perbuatanku tadi malam pada Misya,aku begitu marah saat Gladissa dicium oleh laki-laki lain,tapi bagai mana kalau dia sampai tau aku dan Misya hampir melakukannya.''


Batin Alex sambil memijit pelipisnya yang terasa pusing.


***


Saat ini Gladissa sedang bersiap-siap untuk berangkat ke cafe,ia berencana akan menjelaskan lagi tentang kesalah pahaman antara dirinya dan Desta.


Sebenarnya pada saat itu,mata Gladissa sedang kemasukan debu dan Desta membantunya untuk meniupkan debu tersebut,namun karna saat itu posisi mereka yang sangat dekat, hingga membuat siapa saja yang melihat pasti akan salah faham,, dan pasti juga mengira saat itu mereka sedang berciuman.


Beberapa saat kemudian..


Saat ini Gladissa sudah berada didalam sebuah taksi,, tak berapa lama sampai lah ia di cafe tempatnya bekerja.


Mata Gladissa menyapu seluruh ruangan cafe yang terlihat sudah mulai banyak pengunjung,hingga pandangannya tertuju pada Bisma,dan ia pun segera melangkah mendekati Bisma.


''Kak Bisma,''sapa Gladissa yang kini sudah berdiri didepannya.


''Haaii..cantik,baru nyampe?''tanya Bisma


''Iya kak,,oya kak Alex nya ada kak?''


''Ada diruangannya,kebetulan Misya juga ada disana.''jelas Bisma,yang memang belum mengetahui hubungan antara Gladissa dan Alex.


NEXT..

__ADS_1


__ADS_2