
Karena ada permintaan aku akan coba up season 2 nya tetapi ga kayak dulu ya kawan-kawan aku ga bisa up setiap hari, aku mau lebih fokus selesaikan cerita yang baru dulu nanti baru aku mulai fokus ke cerita ini lagi seperti biasa. Makasih sebelumnya untuk pengertiannya
Mampir ya kakak semua ke cerita baru aku Hati seorang wanita
Zahra Pratama gadis yang terlahir ke dunia ini dengan penuh sejuta lika liku cerita, hingga dia kini bak seorang putri sebuah kerajaan yang harus di jaga dengan baik oleh semua orang yang berada di sekelilingnya
Zahra kecil memang tak pernah mengetahui apapun tentang kisah awal hidupnya, tetapi saat dia mulai beranjak dewasa kedua orang tuanya telah menceritakan keseluruhan kisah hidupnya. Tetapi Zahra tetap melanjutkan perjalanan hidupnya dengan baik
Ada Alvian anak dari seorang Bastian Pratama yang selalu menjaga dirinya, Alvian selalu menjaga Zahra bak seorang adik kecil yang harus selalu mendapatkan perhatian dari dirinya. Ada dua orang sahabat yang selalu mendampinginya kini dan ada seorang pria yang dengan tulus mencintai dirinya
Mereka berlima berlanjut bersahabat dan semakin dekat, ada Alvian yang semakin semakin dekat dengan Lena. Dan ada Zahra yang semakin dekat dengan seorang pria yang sudah berjanji di dalam hatinya untuk menjaga Zahra sebagai seorang wanita hingga mereka semua lulus kuliah
Setelah lulus kuliah Zahra langsung mendapatkan sebuah lamaran dari seseorang yang selalu menjaganya, David tak ingin membiarkan Zahra terlepas dari sisinya walaupun hanya sejenak. David mendapatkan restu dari Adit dan Liana, David juga sudah di bawa ke makam Cindy
Tepat di hadapan pusara Cindy David kembali berjanji di dalam hatinya, bila dia takkan pernah membiarkan air mata terjatuh dari pipi gadis cantik tersebut. Dia berjanji akan membalas siapapun yang berani menyakiti gadis cantik itu
David mendapatkan pengakuan dari keluarga besar papanya, dan David di terima dengan baik di tengah-tengah keluarga besar papanya. Setelah peralihan perusahaan dan David mulai menjalankan perusahaannya dia tak ingin menunda waktu lagi, dia mulai melamar Zahra untuk menjadi pendamping hidupnya selamanya
Untuk acara pernikahan Zahra anak dari seorang Aditya Pratama dan David di langsungkan bak pernikahan seorang putri negeri dongeng, Adit dan Liana ingin di hari bahagia Zahra mereka memberikan yang terbaik bagi Zahra
Begitu juga dari pihak David semuanya di susun dengan sangat rapi. Tak sedikit orang yang berdecak kagum oleh acara yang di gelar oleh kedua keluarga ternama tersebut
Zahra tampil dengan balutan gaun putih yang sangat cantik, semua mata menuju ke arah Zahra begitu dia turun untuk tampil di acara istimewa tersebut
" Kamu benar-benar cantik sayang, aku ga akan pernah menyesal sedikit pun memilih kamu wahai Zahra Pratama. Dan selamanya aku berjanji ga akan membiarkan air mata terjatuh dari mata indah kamu "
Acara suci tersebut di adakan dengan sangat khidmat, dengan mantap David mengucapkan kata-kata ikrar perjanjian mereka berdua. Tak terasa air mata sempat terjatuh dari pelupuk mata Zahra karena perasaan haru, dan perasaan sedih karena sesaat lagi dia akan berpisah dengan ayah dan bundanya
Dan air mata Liana tak dapat di bendung lagi, air matanya terus mengalir saat David dan Zahra mencium tangannya
__ADS_1
" Cindy anak kita sekarang sudah besar, bahkan sebentar lagi dia akan memiliki keluarga kecilnya sendiri. Mbak akan selalu mendoakan dia agar bahagia selamanya "
" Ayah titip Ara ya, buat ayah dia segalanya " bisik Adit kepada David
" David janji selamanya akan menjaga Zahra dengan baik " Adit memeluk David dengan erat
" Ayah percaya sama kamu "
Acara tersebut berlangsung dengan sangat meriah, semua anggota empat sekawan yang lain hadir di acara tersebut dengan membawa anggota keluarga mereka masing-masing. Tak lupa sang Alvian yang selalu merasa Zahra adalah adik kecil baginya sudah pasti hadir di situ bersama kekasihnya
Dan di antara para undangan tamu yang hadir di sana, ada sepasang mata yang selalu mencuri pandang ke arah Alvian dengan sangat sering. Sepasang mata itu mencuri pandang dengan sedikit perasaan kecewa melihat Alvian yang selalu memanjakan kekasih hatinya
" Kenapa sama aku kakak ga pernah gitu ? padahal aku dari dulu selalu berusaha untuk dekat dengan kakak "
" Aku akan selalu doakan supaya kak Vian bahagia, walaupun aku akan terluka melihatnya "
Sepanjang waktu dia berada di situ mata itu terus mencuri pandang ke arah Alvian tanpa ada satu orangpun yang menyadarinya. Baginya sebuah kebahagiaan adalah melihat orang dia cintai bahagia walaupun itu bersama orang lain
" Kak apa kabar ? "
" Baik, kamu udah pulang ? " Alvian mengelus rambut gadis itu
" Sampai kapanpun kayaknya aku bakal selalu di anggap anak kecil sama kakak "
" Ya kak "
" Om Rangga mana ? " Alvian mengedarkan pandangannya
" Lagi sama ngobrol sama om Adit kak "
__ADS_1
" Aduh maaf ya, aku sibuk banget dari tadi ga liat kalian datang " Alvian merasa tak enak hati
" Aku tau kak, dari tadi kakak sibuk jagain pacar kakak "
" Ya kak, aku ngerti. Ini kan hari penting untuk kak Ara "
" Tenang aja kita semua keluarga, kamu juga kakak anggep adek kok. Kalo nanti kamu nikah kakak juga bakal ada di situ " Alvian melemparkan senyuman termanisnya
" Aku selalu berharap begitu kak, tapi bukan untuk bantu tapi untuk berdiri di samping aku "
" Hai sayang " Lena sudah berada di antara mereka berdua
" Sayang kenalin ini anak om Rangga, dia baru selesai kuliah di luar negeri. Om Rangga itu teman baik papa aku dan om Adit "
Lena dan Andin saling bersalaman dan saling memperkenalkan diri, jauh di dalam lubuk hati Lena sebagai seorang wanita dia dapat merasakan perasaan kecewa dari dalam hati Andin. Andin adalah anak pertama dari Mita dan Rangga
Sejak kecil mereka semua anak dari anggota empat sekawan sering bermain bersama, karena perbedaan gender Alvian sedikit menjaga jarak dengan Andin. Sedangkan Andin selalu berusaha mendekati Alvian, ternyata cinta monyet yang di rasakan oleh Andin tetap tersimpan hingga dia dewasa
Alvian tak pernah memiliki perasaan apapun terhadap Andin, Alvian merasa Andin hanyalah seorang gadis kecil sama seperti perasaannya terhadap Zahra. Hanya bedanya Alvian tak pernah menjaga jarak dengan Zahra
Satu hal yang pasti dan tak pernah di ketahuan oleh Alvian ataupun yang lainnya, bila gadis kecil itu mencintai Alvian sejak pertama dia melihat anak kecil tengil tersebut
Hingga Zahra hadir di antara mereka hubungan mereka semakin dekat karena Alvian mendapatkan tugas untuk menjaga Zahra sedari kecil dari kedua orang tuanya
Dan ternyata hingga Andin menjadi dewasa dan pergi ke luar negeri untuk kuliah ternyata perasaan dia kepada seorang Alvian tak berubah sedikitpun sedari dia kecil, mungkin itu lah yang di katakan sebagian orang cinta pertama bukan lagi sebagai cinta monyet masa remaja
Melihat kekasih Alvian sudah kembali tak lama kemudian Andin pergi meninggalkan mereka berdua, Alvian tetap tak mengetahui perasaan sebenarnya dari seorang Andin. Sedangkan Lena lebih memilih untuk diam, baginya itu adalah hak dari Andin sendiri. Dia tak berhak memberitahukan hal tersebut kepada Alvian
Bantu like dan komentar ya teman-teman 😊
__ADS_1
Terima kasih 🤗
Mampir juga ya ke karya terbaru aku " Hati Seorang Wanita "