
Siska ikut masuk ke dalam kamar Adit membantu mama Linda membuka pakaian Adit yang sudah tekena muntahannya sendiri, Adit masih saja terus meracau memanggil nama Cindy dengan lirih
" Nah sayang kamu di sini aja, ini kesepakatan kamu " mama Linda berbisik kepada Siska
" Tapi tante aku takut nanti Adit marah "
" Ga mungkin lah kamu liat aja keadaan Adit sekarang, kalo besok udah urusan Tante " mama Linda berusaha meyakinkan Siska dan di jawab anggukkan kepala
Mama Linda pun tersenyum bahagia lalu dia mulai melangkahkan kakinya keluar dari dalam kamar Adit, akhirnya Siska mulai merebahkan tubuhnya tepat di samping Adit, sedangkan Adit yang sedang dalam keadaan mabuk mengira itu adalah Cindy lalu memeluknya
" Sayang kamu kenapa buat gitu ke aku ? " lirih sambil meneteskan air mata, Siska hanya bisa terdiam seribu bahasa
" Maaf ya sayang tadi aku pukul kamu, aku benar-benar marah kamu di sentuh orang lain "
Ya itu ucapan Adit saat mabuk tapi saat sadar maka rasa ego akan mengalahkan hatinya, Adit pun mulai mencium bibir Siska dan melakukan hubungan layaknya sepasang suami istri
Sedangkan Siska hanya diam dengan semua yang di lakukan Adit pria yang dulu pernah ada di hatinya, walaupun di dalam hati kecil Siska dia berharap orang yang ada di sampingnya saat itu bukanlah Adit, setelah mereka berdua menyelesaikan hasrat mereka akhirnya mereka pun tertidur, Adit yang mengira Siska adalah Cindy seperti biasa tidur dengan memeluknya
Srak.... Suara gorden jendela kamar Adit di buka dengan cepat, dan sontak saja sinar matahari yang masuk ke dalam kamar membuat Siska terbangun karena kaget
" Apa-apaan si kamu Dit..!! " Imel marah dan berteriak
" Apaan si kak ? akh ganggu orang tidur aja " ucap Adit serak khas orang yang baru saja bangun tidur, masih memejamkan matanya dan memeluk tubuh Siska
" Buka mata kamu Dit..!! " Teriak Imel semakin marah
FLASH BACK
Saat pagi mulai menyapa di rumah kediaman Imelda Pratama mereka sekeluarga sedang sarapan bersama
" Sayang kamu bilang Adit ke kota Z " ucap Alexander atau biasa disapa Alex suami dari Imel
" Ya sayang, kenapa ? "
" Kamu semalam tau kan aku lagi jamu investor ? " di balas anggukkan kepala oleh Imel
" Semalam aku liat Adit di bar sayang " Imel mengerutkan keningnya
" Kamu serius sayang ? "
" Ya.. Dia mabuk berat, kayaknya dia lagi ada masalah sama istrinya " dengan santai
Degh... Perasaan Imel menjadi tak karuan mendengar ucapan dari suaminya
" Aku semalam dengar dia teriak-teriak panggil nama istrinya, aku bukan ga mau bantu dia ya, tadinya rencana aku setelah para investor aku pulang aku baru mau ajak Adit pulang, tapi dia udah di bawa pulang duluan sama sepupu kamu "
" Kayaknya mending nanti kamu temui dia deh, kayaknya sih dari yang aku liat dia lagi sedih banget sayang " hanya di balas anggukkan kepala oleh Imel
__ADS_1
" Apa aku udah berbuat sesuatu yang salah ya ? "
FLASH OFF
Adit pun membuka paksa kedua bola matanya dan terkejut melihat ternyata perempuan yang ada di dalam pelukannya adalah Siska
" Kamu kenapa ada di sini ? " Adit mengerutkan keningnya dan Siska pun hanya bisa terdiam
" Kamu ngapain di sini..!!? " bentak Adit membuat Siska langsung mengeluarkan air matanya
Lalu Adit mulai memperhatikan Siska yang sudah tidak menggunakan pakaian sama sekali dan dirinya pun sama
" Akh....!! " teriak Adit frustasi
Mendengar ada keributan dari arah kamar Adit, mama Linda langsung masuk ke dalam kamar Adit
" Kenapa sayang ? " berpura-pura
" Kamu mending keluar dari sini " ucap Adit menghadap Siska, Siska pun melilit tubuhnya dengan selimut dan keluar dari dalam kamar Adit
" Sayang kamu ga boleh kasar gitu sama Siska semalam dia yang jaga kamu, apalagi kamu udah lakuin itu ke dia " Adit hanya bisa diam dan memasang wajah marahnya
" Udah kamu mandi dulu sana biar enakan baru kita omongin semuanya ya "
" Maaf ya Dit kakak benar-benar ga sangka kamu akan begini, kami cuma berniat lakuin yang terbaik buat kamu "
" Mama apa-apaan sie mah ? "
" Kenapa ? " memasang wajah tak berdosa
" Pasti mama kan yang buat Siska ada di situ ? "
" Adit butuh seseorang di sampingnya supaya bisa lupain perempuan itu "
" Kayaknya kita udah salah mah " mama Linda mengerutkan keningnya
" Maksud kamu apa sayang ? "
" Apa mama ga liat Adit sedih mah ? "
" Ga akan lama, dulu juga dia bisa waktu di tinggal Siska, makanya mama suruh Siska ada di sini biar Adit cepat lupain perempuan itu " dengan entengnya
" Terserah mama, pokoknya mulai sekarang aku ga mau ikut-ikutan lagi apapun rencana mama, gimana juga Adit itu adik aku satu-satunya mah " tegas
" Ya udah mama akan selesaikan semua sendiri " dengan sombongnya dan menyilang tangan
" Ya udah aku mau pulang dulu ya mah " hanya di balas anggukkan kepala oleh mama Linda
__ADS_1
Imel sudah melangkahkan kakinya ke arah pintu dan sesampainya di depan pintu Imel menghentikan langkahnya
" Aku ga akan ikut campur apa yang mama mau lakukan, tapi mama coba liat Adit mah, sekarang dia lagi hancur " lalu meninggalkan kamar mamanya
Setelah Adit dan Siska selesai membersihkan diri, mereka pun di panggil oleh mama Linda ke ruang tamu, di ruang tamu itu kini sudah berkumpul mama Linda, Adit, dan Siska
" Adit kamu harus tanggung jawab sama Siska " mama Linda membuka suara
" Kenapa ? " acuh
" Ya kamu juga pasti tau kan ? apa yang udah kamu lakukan ke Siska "
" Ga bisa mah Adit sudah punya istri " dengan yakin
" Istri yang udah selingkuh dari kamu itu..!! " mama Linda sedikit berteriak
" Dari mana mama tau ? " Adit sedikit curiga
" Ya dari mulut kamu sendirilah, kamu yang teriak-teriak tadi malam " mama Linda berbohong
Adit pun mengusap kasar wajahnya mengingat kembali foto-foto istrinya yang sedang bersetubuh dengan pria lain yang di kirim ke ponselnya
" Pokoknya kamu harus tinggalkan perempuan itu dan menikah dengan Siska "
" Terserah mama aja " Adit pasrah
Walaupun Adit tidak bisa memaafkan Cindy sebenarnya pun dia enggan untuk menikahi Siska, tetapi saat ini dia benar-benar sedang malas untuk memikirkan apapun
" olOk.. Mama akan persiapkan semua keperluannya Minggu depan kalian akan menikah "
" Hmm... " Adit langsung beranjak dari duduknya dan meninggalkan ruangan itu
Adit kembali ke dalam kamarnya dan meraih ponselnya tetapi tidak ada satupun pesan atau panggilan dari Cindy, dengan perasaan sedikit kecewa Adit melempar ponselnya ke sembarang arah
" Apa mungkin dia ga bahagia hidup sama gw ? "
Adit pun mulai bangkit dan mengambil kembali ponselnya lalu beranjak untuk pergi dari kediaman mamanya, langkahnya terhenti saat mendengar suara dari mamanya
" Mau kemana kamu Dit ? "
" Aku ga bisa di sini mah, aku ga mau kejadian semalam ke ulang lagi " jawab Adit dan langsung meninggalkan kediaman mamanya
" Kamu tenang aja ya sayang, sebentar lagi Adit akan menjadi suami kamu " mama Linda menghadap ke arah Siska dan di balas anggukkan kepala oleh Siska
Bantu like dan komentar ya teman-teman 😊
Terima kasih 😊
__ADS_1
Maaf kalau masih banyak typo maklum masih belajar...