Zahra Anak Yang Tak Berdosa

Zahra Anak Yang Tak Berdosa
Penyesalan Seorang Bastian


__ADS_3

" Gimana keadaannya ? " tanya Rangga yang baru saja tiba di rumah sakit bersama Mita


" Masih di dalam lagi di periksa dokter "


" Sebenernya gimana kejadiannya ? "


" Gw tadi liat dia lari keluar dari hotel sambil nangis, ya gw khawatir jadi gw ikutin, ga lama dia pingsan di pinggir jalan "


Tampak wajah sedih terlukis di wajah Mita mendengar kejadian yang menimpa sahabatnya tersebut, tak selang berapa lama pun dokter keluar dari ruangan itu, mereka bertiga pun langsung serempak berdiri


" glGimana dok keadaannya ? " Rangga berusaha tetap tenang di antara mereka bertiga


" Pasien hanya kelelahan dan mengalami stress yang berlebihan, hal itu tidak baik untuk kandungan pada masa trimester pertama "


" Maksud dokter dia hamil ? " jawab Bastian dengan wajah panik


" Ya kandungannya sudah berumur 6 Minggu "


" Kalo gitu saya permisi dulu "


" Terima kasih dok " dokter tersebut pergi meninggalkan mereka bertiga


" Sayang kamu jagain dia dalam ya tanya sama dia sebenarnya ada apa ? " di jawab anggukkan kepala oleh Mita


" Mending lo coba telepon Erik suruh dia cari tau, kenapa dia bisa ada di hotel, kayaknya ada yang ga beres ni " ucap Rangga, Bastian pun langsung menghubungi Erik


Sedangkan jauh di seberang sana Adit pun sudah tidak dapat lagi membendung emosinya melihat ada beberapa pesan yang masuk, mengirimkan foto istrinya sedang bersama pria lain tanpa menggunakan busana dan berhubungan intim


Adit mencoba menghubungi Cindy berkali-kali tidak ada jawaban sama sekali, membuat Adit semakin yakin dengan foto yang dia lihat, Adit memutuskan untuk langsung kembali dan meninggalkan kota Z


" Mit " lirih


" Hei kamu udah kamu udah bangun " tanya Mita yang merasa sedih melihat keadaan sahabatnya


Cindy pun hanya terdiam dan memeluk tubuh Mita, Cindy menangis sejadi-jadinya di dalam pelukan sahabatnya itu


" Coba lo ceritain sama gw sebenarnya ada apa ? " sambil menggenggam tangan Cindy, akhirnya Cindy pun menceritakan semua kejadiannya dari awal


" Aku takut Mit " dengan air mata yang mengalir deras


" Takut apa ? " Mita ikut meneteskan air mata


" Aku takut Adit kecewa Mit, aku sekarang udah ga pantas buat Adit Mit, aku udah kotor Mit "


Mita pun langsung memeluk sahabatnya itu, perasaan Mita sangat hancur mendengar ucapan sahabatnya, mungkin karena efek lelah tak lama Cindy pun kembali tertidur, Mita pun keluar dari ruangan itu dan melihat sekarang sudah ada Erik dan Bagas disana


" Gimana sayang dia mau cerita ? " Mita pun mulai menceritakan apa yang dia dengar dari sahabatnya itu


" B*jingan..!! " Teriak Bastian

__ADS_1


" Gw kan udah bilang pasti ada yang ga beres " jawab Rangga


" Erik lo dah dapat bukti apa ? "


" Saya sudah dapat rekaman CCTV hotel menunjukkan kalo mbak Cindy di bawa oleh dua orang pria ke dalam hotel, tapi sepertinya dalam keadaan tidak sadar pak Bastian "


" Kita boleh punya seribu bukti, masalahnya cuma satu ada di Adit " jawab Rangga dengan serius


Semua yang ada di situ cuma bisa terdiam, mereka yakin bila orang yang merencanakan semua ini pasti akan mengirimkan bukti ke Adit, dan mereka tau dengan pasti bagaimana watak Adit jika merasa di kecewakan


" Aku masuk ke dalam dulu ya " ucap Mita lalu dia pun meninggalkan para pria itu


Mita setia duduk di samping Cindy sambil terus memegang tangan sahabatnya itu, tak lama Cindy pun terbangun kembali


" Mit aku mau pulang " lirih


" Tapi lo belum sehat Cin " Mita mencoba menenangkan sahabatnya itu


" Tolong Mit aku mau pulang "


" Ok nanti gw bilang ke Rangga ya, tapi lo harus dengerin omongan gw, apapun yang terjadi ke depannya lo harus kuat buat bayi lo "


" Aku hamil ? " tanya Cindy Mita pun mengangguk


" Ya udah gw keluar dulu mau bilang ke Rangga "


" Maaf ya sayang, tapi ibu janji ibu akan selalu menjaga kamu " mengelus perutnya yang masih rata


" Kita ga bisa biarin dia ketemu Adit, sementara lebih baik dia ga usah pulang ke apartemennya minimal sampe kita bisa jelasin ke Adit " ucap Bagas


" Ya udah gini aja sementara biar dia di apartemen gw aja, kita juga ga bisa lepasin dia sendirian keadaan dia lagi begitu " jawab Rangga


" Rik kayaknya lo harus taruh orang di rumah tante Linda, gw rasa cuma dia yang bisa senekat ini " ucap Bastian dan di balas anggukkan oleh Erik


" Gw cuma berharap Adit ga menggila, karena gw bisa liat perlakuan Adit ke Cindy beda banget sama ke Siska dulu " ucap Rangga dan membuat semua yang ada di situ terdiam


" Kalo begitu saya permisi dulu, biar saya mengurus ke bagian administrasi " ucap Erik


Erik mulai pergi dari situ dan Mita pun memutuskan untuk kembali ke dalam ruangan Cindy di rawat, Mita hanya ingin selalu berada di samping sahabatnya itu saat ini


" Cin sementara lo tinggal sama gw dulu ya, minimal sampai mereka bisa menjelaskan ke Adit " hanya di balas anggukan kepala oleh Cindy


" Ya udah gw masuk dulu ya gw mau ajak Cindy balik " ucap Rangga dan yang lain nya pun memutuskan untuk pulang juga


" S*al..!! Kalo gw tau bakal begini gw ga akan lepasin lo Cin buat Adit " teriak Bastian di dalam mobilnya sambil memukul kemudi mobilnya


Tanpa di sadari air mata Bastian keluar dengan sendirinya, untuk pertama kalinya seorang Bastian menangis karena seorang wanita, ini adalah penyesalan terbesar selama hidupnya


Sedangkan di seberang sana di kediaman mama linda, mama Linda sedang berbincang dengan Siska

__ADS_1


" Apa tante yakin ? "


" Kamu tenang aja pokoknya semua udah tante atur "


" Tapi apa Adit bakal terima aku lagi tante ? "


" Ya pasti lah kan Adit dulu cinta mati sama kamu " jawab mama Linda dengan yakin


" Seperti tante salah untuk yang satu itu, Adit ga pernah cinta sama aku tante. Tapi setidaknya aku punya alasan untuk ada di sini "


Adit yang baru saja mendarat pun langsung menuju ke apartemennya tetapi dia tidak bisa menemukan Cindy di sana, akhirnya Adit pun melampiaskan semua kemarahannya ke barang-barang yang ada di situ, semua barang yang terlihat oleh matanya sudah menjadi tak berbentuk


" Mita ya pasti dia disana "


Tanpa menunda-nunda waktu lama Adit langsung bergegas meninggalkan apartemennya yang sudah tak berbentuk lagi, menuju ke apartemen Rangga


" Mana dia..!!? " teriak Adit saat Rangga membukakan pintu


" Mana perempuan itu ? lo jangan main-main sama gw " Adit mencengkram kerah baju Rangga


Cindy dan Mita yang berada di dalam kamar hanya bisa diam ketakutan, mereka tak bisa membayangkan Adit akan menggila seperti apa


" Sabar Dit jangan sampai nanti lo menyesal " jawab Rangga dengan santai karena dia sudah duga Adit akan seperti itu


Bugh... Sebuah bogem mentah mendarat di wajah Rangga


Mita dan Cindy yang mendengar ada suara pukulan pun akhirnya memutuskan untuk keluar dari dalam kamar, Adit yang sudah gelap mata menghampiri Cindy dan plak.. Adit menghadiahkan Cindy sebuah tamparan di pipinya


" Gw kurang apa sama lo ? kenapa lo harus lakuin itu sama laki-laki lain..!! " teriak Adit yang sedang terbakar emosi sambil mencengkram kuat lengan Cindy


Cindy tak dapat mengeluarkan satu patah kata pun dari bibirnya, dia hanya bisa diam dan menangis, sedangkan Rangga yang melihat itu langsung berusaha melepaskan tangan Adit dari Cindy


" Dit udah dit kasian dia perempuan "


" Ngapain lo belain perempuan ini ? dia itu perempuan murahan..!! " Adit melempar tubuh Cindy hingga terjatuh ke lantai


Mita pun langsung membantu Cindy untuk berdiri, Adit yang masih belum puas pun kembali menghampiri Cindy dan plak.. Tamparan kedua mendarat kembali di pipi Cindy


Rangga pun akhirnya mulai terpancing emosinya melihat kelakuan sahabatnya itu, dan akhirnya menghadiahkan sebuah bogem mentah ke wajah Adit membuat Adit langsung jatuh terduduk


" Gw bilang udah b*jingan..!!, Kasian dia itu lagi..!! " Teriak Rangga yang terpotong mendengar teriakan Cindy


" Kak..!! " Cindy menggelengkan kepalanya


" Kalo lo masih begini mending lo pergi dari tempat gw..!! "


Adit pun memilih pergi meninggalkan tempat itu dengan perasaan yang hancur lebur, melihat Cindy yang diam saja tak memberikan sebuah penjelasan apapun


Bantu like dan komentar ya teman-teman 😊

__ADS_1


Terima kasih 😊


Maafin kalo masih banyak typo maklum masih belajar....


__ADS_2