
tekad Rangga sudah bulat dan dia pun sudah pasrah apapun yang akan terjadi nanti dengan mengungkapkan kebenaran tentang pernikahannya dengan Mita, Rangga hanya bisa menutup kedua matanya saat melihat om Bram mengangkat tangannya, tapi yang di terima oleh Rangga bukanlah sebuah pukulan melainkan sebuah pelukan hangat
" makasih ya Rangga, kamu sudah menggantikan om menjaga Mita dengan baik " ucap om Bram dengan tulus
Rangga yang mendengar itu pun mulai berani membuka kedua matanya dan menatap om Bram
" ayo, sini dulu om mau dengar semua ceritanya " ajak om Bram melangkahkan kakinya menuju ke sofa
Rangga pun mengikuti om Bram ikut duduk di sofa, tak selang berapa lama sekretaris om Bram datang mengantarkan minuman ke dalam ruangan itu lalu keluar lagi
" apa tadi kamu ketemu Mita di sini ? " tanya om Bram ke Rangga
" iya om " jawab Rangga
" jadi selama kamu nikah sama dia, kamu ga tau kalau Mita itu anak om ? " tanya om Bram
" maaf om, aku baru aja tau pas minta penjelasan sama dia kenapa dia bisa ada disini, tadinya malah aku pikir om ada sesuatu dengan Mita " jawab Rangga tertunduk malu
om Bram yang mendengar itu pun jadi tertawa terbahak-bahak
" jadi kamu kira Mita punya hubungan yang aneh-aneh gitu sama om ? " tanya om Bram masih sambil tertawa dan Rangga pun mengangguk
" trus kamu diapain sama dia ? setau om dia itu orang nya tegas, apalagi kalau dia merasa ga salah " tanya om Bram sambil menahan tawanya
" dapat tamparan om dari Mita " jawab Rangga menahan malu
om Bram pun kembali tertawa terbahak-bahak
" waduh belum berubah juga tuch anak ya, dia anak baik kok om tau itu, cuma mungkin karena menurun dari watak om terkadang dia keras kepala " ucap om Bram
" jadi kalian sudah nikah di bawah tangan ? waduh om ga kebayang kalau seandainya Mita itu bukan anak om, kamu menang banyak dong ya ? " ledek om Bram
" maafin Rangga om, yang ada di pikiran Rangga waktu itu bagaimana pun Rangga ga bisa lepasin Mita " jawab Rangga
" om bangga sama kamu berani ambil sikap, ga kaya om dulu akhirnya menyerah dengan mamanya Mita " ucap om Bram
" nah gimana juga Mita itu anak pertama dari keluarga Sanjaya jadi om ga bisa terima kalau kamu cuma nikahin Mita di bawah tangan " lanjut om Bram
__ADS_1
" itu alasan Rangga kesini om, Rangga mau minta izin dari om buat resmikan hubungan Rangga sama Mita om " ucap Rangga dengan yakin
" kita atur nanti secepatnya " jawab om Bram
" boleh om tanya sesuatu ? " tanya om Bram menatap Rangga dengan intens Rangga pun menganggukkan kepalanya
" apa dia yang minta ga hubungi om saat kalian mau nikah ? " tanya om Bram dan sudah mulai terlihat kesedihan di raut wajah pria itu
" maaf om " Rangga hanya dapat mengucapkan kata itu
" ga apa, om ngerti kok memang awalnya om yang salah sama dia " jawab om Bram
" kamu harus cerita ke om, gimana awal pertemuan kalian ? " tanya om Bram antusias dia ingin mengetahui semua cerita tentang anaknya itu
Rangga pun terlihat bingung dan tidak tau harus memulai ceritanya dari mana
" tolong kamu jangan bohong sama om, om ingin tau semua cerita tentang Mita " lanjut om Bram
Rangga pun akhirnya menceritakan semua kejadian yang dialami oleh Mita yang dia tau, bisa tampak dengan jelas wajah Bram yang sangat marah, dia benar-benar tidak menyangka dengan apa yang sudah di lalui oleh Mita selama ini
" ga perlu om " jawab Rangga dengan cepat
" maksud kamu ? " tanya om Bram
" Rangga udah buat dia diam untuk selamanya om " ucap Rangga dengan yakin
" makasih ya Rangga, om yakin untuk titip Mita ke kamu, om yakin kamu akan bisa jaga dia dengan baik " jawab om Bram
" Rangga janji akan selalu jaga Mita om, Rangga juga janji akan berusaha membuat Mita bahagia om " ucap Rangga dengan yakin sambil menatap om Bram
mereka pun berbincang cukup lama, hal yang tidak pernah dilakukan oleh Rangga sebelumnya terhadap pria yang ada di depannya itu, setelah semua urusan di anggap Rangga selesai dia pun pamit untuk kembali ke apartemennya, Rangga ingin memberikan kejutan ke Mita
" aku pulang " ucap Rangga saat membuka pintu
Mita yang sedang berada di ruang tamu langsung menghampiri suaminya dan mencium telapak tangan Rangga, Rangga langsung berjalan ke ruang tamu dan duduk di sana lalu Mita pun ikut duduk di samping suaminya, Rangga sengaja memasang wajah sedih di hadapan Mita
" kamu kenapa ? " tanya Mita yang cemas melihat ekspresi wajah Rangga
__ADS_1
" ga apa sayang, aku lagi sedih aja " jawab Rangga
" kenapa ? " tanya Mita semakin cemas
" maaf ya sayang pernikahan aku akan di percepat " ucap Rangga
" oh.. ya ga apa aku ngerti kok " jawab Mita sambil tertunduk
Mita mengucapkan tidak apa hanya di bibir saja lain hal dengan apa yang dia rasakan di dalam hatinya, sehingga dia tidak bisa menahan air matanya yang tiba-tiba meluncur begitu saja, hatinya benar-benar sakit mendengar itu walaupun dari awal dia sudah tau cepat atau lambat pasti akan kejadian, Rangga langsung memeluk erat tubuh Mita
" acara pernikahan aku akan di adakan dengan sangat meriah sayang " ucap Rangga Mita pun semakin menangis dengan hebat di dalam pelukan suaminya
" tapi sama kamu " bisik Rangga di telinga Mita
Mita yang mendengar itu pun langsung melepaskan pelukan Rangga
" ya sayang aku akan menikahi kamu secara resmi dan kita akan adakan pesta pernikahan yang meriah, kamu mau kan ? " ucap Rangga menatap wajah Mita dengan intens
" kamu ga lagi bercanda kan ? " jawab Mita sudah terbata-bata tertahan tangisannya
Rangga pun mencium kening Mita dan kembali memeluk Mita dengan erat
" kamu akan jadi satu-satunya istri aku yang sah di mata agama dan hukum sayang " ucap Rangga di telinga Mita
Mita yang mendengar itu pun menangis sejadi jadinya sambil membalas pelukan dari Rangga
dari percakapan nya dengan om Bram tadi, Rangga dan om Bram sudah memutuskan untuk mengadakan resepsi pernikahannya secepatnya, Rangga ingin seluruh dunia tau bila Mita adalah istrinya, sedangkan om Bram ingin Mita mendapatkan kebahagiaan dalam hidupnya
ada perasaan bersalah dalam hati Brahma Sanjaya terhadap anak kandungnya itu, bagaimana bisa dia mengurus Angel dengan sangat baik, tapi di luar sana ternyata anak kandungnya hidup dengan begitu banyak cobaan
om Bram pun berjanji dalam hatinya dia akan selalu menjaga dan memberikan semua kebahagiaan kepada Mita mulai sekarang, om Bram pun meminta bantuan dari Rangga untuk mulai mendekatkan Mita kembali kepadanya.
bantu like dan komentar ya teman-teman 😊
terima kasih 😊
maaf ya kalau masih banyak typo maklum masih belajar....
__ADS_1