Zahra Anak Yang Tak Berdosa

Zahra Anak Yang Tak Berdosa
Mengungkap Kebenaran


__ADS_3

Sedangkan Bastian dan Bagas sudah saling berkomunikasi terlebih dahulu, lalu mereka menyusun rencananya sendiri, begitu mereka tiba di dalam ruangan itu mereka berdua akan duduk dengan mengapit Erik, karena pikir mereka mungkin hanya Erik yang akan mencoba menggagalkan rencana Mita malam ini, dan bodohnya Rangga sang suami tak tau apapun tentang semua itu


Mereka mulai melepaskan semua penat dalam kesehariannya di tempat itu, mereka pun sudah cukup lama menjadi orang baik-baik yang seluruh waktunya hanya mereka habiskan untuk bekerja dan keluarga


Tak butuh waktu lama Mita pun sudah sampai di karaoke xx, tempat yang mempunyai banyak kenangan bagi dirinya, tempat di mana dia bertemu dengan suaminya dan juga sahabatnya


Mita mulai melangkahkan kakinya ke dalam karaoke xx, dan dia langsung berjumpa dengan pak Bambang yang masih setia bekerja di tempat itu


" Ekh.. Mita apa kabar ? "


" Baik pak "


Mita berusaha untuk tenang dia tidak ingin rencananya gagal bila ada orang yang mengetahui bila dia akan membuat masalah di tempat itu


" Mau ketemu suaminya ya ? "


" Ya ni pak "


" Mau saya antar ? "


" Oh.. Ga usah pak saya sendiri aja, saya udah tau kok mereka di mana "


" Ya udah silahkan " pak Bambang tersenyum ramah


Mita pun memberikan beberapa lembar uang merah kepada mantan manajernya tersebut, dan pergi menuju ke ruangan di mana mereka sang para lelaki itu sedang berkumpul, Mita sudah mengetahui mereka berada di ruangan mana dari Bastian


Mita tanpa permisi langsung membuka pintu dan masuk ke dalam ruangan itu lalu berdiri di tengah-tengah ruangan itu, sontak saja membuat Rangga, Erik dan Adit menjadi sedikit terkejut akan kehadirannya, hanya Bastian yang tersimpul senyuman tipis di bibirnya


" Pertunjukan akan segera di mulai "


" Hai Dit susah banget ya mau nemuin lo " ucap Mita dengan sombongnya


Erik yang melihat Mita berada di dalam ruangan itu langsung hendak berdiri untuk menghalangi apa yang akan di lakukan oleh Mita, karena dia tau dengan pasti apa yang akan di lakukan oleh Mita saat itu, tetapi sia-sia Bastian dan Bagas langsung memegang kedua tangan Erik, Bastian langsung membisikan sesuatu kepada Erik dengan nada yang sangat tegas


" Rik gw tau niat lo baik buat jaga dia, tapi sekali ini gw akan ngomong sebagai seorang Pratama gw minta lo diam "


" Ngapain lo kesini..!!? " Teriak Adit dan Mita hanya memberikan senyuman penuh kesombongan

__ADS_1


" Sombong banget lo Dit, tunggu aja sebentar lagi "


Mendengar Adit yang sudah mulai teriak Rangga pun mulai tersadar, dia pun langsung berdiri dan memeluk Mita agar meninggalkan tempat itu, dia tidak ingin Adit melakukan sesuatu yang dapat melukai Mita


" Sayang.. Udah sayang ayo pulang " bujuk Rangga


" Lepasin.. "


" Kalo kamu ga lepasin aku sekarang, aku janji kamu ga akan pernah bisa lihat aku lagi selamanya " Mita memberikan tatapan membunuhnya


Suka tidak suka Rangga pun melepaskan pelukannya dari Mita, karena itu masih menjadi ancaman yang sangat mengerikan bagi seorang Rangga hingga saat ini, Rangga hanya berdiri di hadapan Mita agar apapun yang akan di lakukan oleh Adit tidak akan melukai istrinya


" Tenang aja Dit, gw ga akan lama makan waktu lo gw cuma butuh lima menit " ucap Mita dengan sombong


" Ok.. Lima menit, apa lo di suruh perempuan murahan itu cari gw ? "


Mendengar ucapan dari Adit sontak saja membuat Mita langsung tak bisa mengendalikan emosinya, jiwa singa betina di dalam dirinya yang sudah lama tertidur akhirnya bangkit kembali, Mita menatap Adit dengan penuh kebencian dan mulai berteriak


" Perempuan murahan lo bilang.. !! Kalo pun lo tuker dengan semua harta yang lo punya sekarang, lo ga akan pernah bisa ketemu lagi sama dia b*jingan..!! "


" Dasar b*jingan.. Lo dan seluruh keluarga Pratama itu b*jingan.. !!


" Waduh kalo seluruh keluarga berarti gw juga dong.. Ok ga apa gw maafin lo buat sekali ini Mit, karena malam ini lo akan jadi pemeran utamanya "


" Perempuan murahan itu sudah meninggal ngelahirin anak lo, laki-laki paling bodoh yang pernah gw kenal..!! "


Adit hanya bisa terdiam mendengar semua ucapan Mita, ada perasaan yang dia sendiri tidak dapat mengerti saat mendengar Cindy sudah meninggal dunia, Mita pun berdiam diri sejenak untuk mengatur emosinya


" Gw ke sini cuma mau bilang sama lo kalo anak lo sekarang lagi butuh papanya, kalo lo ga mau akuin dia ga masalah, tapi perempuan yang urus dia selama ini akan bawa dia pergi untuk selamanya, dan lo jangan pernah ganggu mereka lagi ke depannya "


" Lo kira gw akan percaya kalo anak itu anak gw, bukan anak laki-laki lain yang berhubungan dengan perempuan itu " Adit menunjukkan wajah sinisnya


Dan ucapan Adit barusan berhasil membangkitkan kembali emosi Mita yang sudah mulai tenang, Mita pun kembali berteriak tanpa henti


" Lo itu memang dasar laki-laki b*jingan..!! "


" Kalian semua yang ada di ruangan ini tau kenyataannya, jangan jadi laki-laki pengecut kalian semua..!! "

__ADS_1


" Bilang sama laki-laki b*jingan satu ini yang sebenarnya..!! "


Mendengar ucapan Mita barusan sontak saja membuat Adit pun langsung menatap tajam ke semua orang yang berada di dalam ruangan itu, tetapi tak ada satupun yang angkat bicara dan Mita pun kembali berteriak


" Jangan cuma karena kalian jaga perasaan dia, kalian bikin dia jadi orang bodoh selamanya..!! "


" Kasih tau semuanya saat ini juga, apa yang udah di lakukan keluarga Pratama sebenarnya ke sahabat gw..!! "


Mita mulai tak bisa menahan air matanya, air mata yang dia tahan sedari tadi akhirnya mengkhianatinya keluar begitu saja dari pelupuk matanya


Mungkin saat itu waktu lima menit sesuai perjanjian mereka sudah terlewat sangat jauh, tetapi ada perasaan sangat penasaran di dalam lubuk hati Adit, sehingga dia masih menunggu sebuah penjelasan dari semua ucapan Mita sebelumnya


" Lo harus tau Dit yang sebenarnya, keluarga lo itu yang b*jingan, keluarga lo yang buat sahabat gw begitu " mulai terba-bata tertahan oleh tangisannya


Setelah mengungkapkan semuanya Mita pun mulai menangis dengan hebat dan Rangga pun langsung memeluk istrinya dengan erat, sedangkan Erik hanya bisa menundukkan kepalanya menyesali kegagalannya menjaga hati Adit


" Maaf Dit semuanya harus terungkap saat ini "


Entah apa yang ada di dalam hati Adit saat itu, tidak ada satu pun orang yang berada di ruangan itu yang berani untuk menerka, Adit seperti tertimpa sebuah gunung yang sangat besar saat mengetahui semua kenyataan itu, bahkan untuk mengucapkan sepatah kata pun seperti sulit dari bibirnya


Cukup lama Adit berdiam diri mencoba mengaitkan satu persatu peristiwa yang telah terjadi, Adit seperti menemukan sebuah benang yang mulai tersambung satu persatu di memorinya


Di mulai dari kepergiannya, pengkhianatan Cindy, kemarahan Rangga, Siska yang tiba-tiba muncul, semua mulai berputar-putar di dalam kepala Adit, ingin sekali rasanya dia tidak mempercayai apa yang baru saja dia dengar


" Sebaiknya kalian semua cerita yang sejujurnya sama gw sekarang " ucap Adit dengan dingin dan memberikan tatapan membunuhnya


Bastian pun mulai menjelaskan semua kejadian dari awal dia melihat Cindy saat itu sampai akhir cerita yang dia ketahui, mendengar semua cerita dari Bastian hati Adit semakin hancur berkeping-keping, Adit pun mulai berteriak dan mengamuk, dia mulai menghancurkan semua barang yang nampak oleh matanya


" Akh....!! " Teriak Adit frustasi dan air matanya pun mulai terjatuh dari pelupuk matanya


Hati Adit benar-benar remuk seperti tak ada harapan lagi dalam kehidupannya, bagaimana mungkin keluarganya sendiri yang menghancurkan hatinya, menyakiti seseorang yang paling berharga baginya


Adit benar-benar menyesali kebodohannya selama ini, tetapi sebuah penyesalan tidak akan ada gunanya sama sekali dia tetap sudah kehilangan Cindy untuk selamanya


Bantu like dan komentar ya teman-teman 😊


Terima kasih 😊

__ADS_1


Maaf ya kalo masih banyak typo maklum masih belajar..


__ADS_2