Zahra Anak Yang Tak Berdosa

Zahra Anak Yang Tak Berdosa
Akhirnya Ketemu


__ADS_3

Sesuai dengan perjanjian yang sudah di sepakati oleh Cindy dan Bastian, setiap 10 menit Cindy harus meminum 1 gelas yang sudah berisi Jack Daniels, saat gelas ke pertama walaupun dengan bersusah payah Cindy masih bisa menghabiskan minuman yang ada di dalam gelas itu


Bastian sudah tidak fokus dengan si ladies yang berada di sebelahnya, dia hanya fokus pada jam tangannya dan datanglah 10 menit yang ke dua, dengan berat hati Cindy mulai meminum isi gelas itu, dan sudah mulai kelihatan wajah Cindy sudah mulai memerah akibat mabuk


Bastian pun sudah tersenyum penuh kemenangan, entah mengapa keusilan dia kali ini sangat dia nikmati, belum pernah ada sejarahnya selama kehidupan Bastian, hanya untuk memiliki seorang wanita dia mau bersusah payah seperti saat itu


" Sadis di tempat begini masih ada cewe model gini jadi makin gemes gw liat ni cewe, kalo gw jadiin simpanan gw kayaknya cocok, ni cewe bukan cewe murahan, kalo gw jadiin istri pasti papa ga kan setuju "


Tanpa Bastian sadari keasyikannya mengusil Cindy sampai membuat dia sudah berpikir sejauh itu, sedangkan Rangga dan Bagas hanya bisa menggelengkan kepala melihat kelakuan Bastian, benar-benar sudah di luar dari kebiasaan seorang Bastian


Bastian terus saja memperhatikan jam tangannya, dan waktu yang di tunggu-tunggu oleh Bastian pun tiba, itu adalah 10 menit berikutnya dan akhirnya suka tidak suka Cindy pun harus meminum minuman yang ada di dalam gelas itu lagi


" Biar saya yang wakilin minum aja ya, boleh ga kak ? " ucap Mita kepada Bastian


Mita mulai khawatir melihat keadaan Cindy, kini wajah Cindy sudah mulai memerah menandakan Cindy sudah mulai mabuk, karena Cindy belum pernah sekalipun menyentuh minuman yang mengandung alkohol


" Ga lah enak aja, ini kan perjanjian dia berdua sama saya "


Bastian tidak ingin kesenangannya di ganggu oleh siapapun, Cindy pun melihat ke arah Mita dengan tersenyum seolah-olah dia mengatakan aku ga apa kok, Cindy mulai mengambil gelas itu dan meminum isi gelas itu sampai habis


Cindy sudah berusaha keras untuk mencoba menahannya, tetapi sepertinya Cindy sudah mulai tidak kuat lagi, Cindy pun akhirnya permisi untuk pergi ke toilet yang berada di dalam ruangan itu


Sesampainya di dalam toilet, yup's akhirnya Cindy jackpot karena sudah tidak kuat lagi menahan rasa mual di dalam perutnya, Cindy pun serasa mengeluarkan seluruh isi perutnya saat itu


" Akh.. Dasar cowok g*la "


Cindy pun kumur-kumur dan membasuh mukanya agar merasa sedikit lebih baik, lalu dia mulai melangkahkan kakinya keluar dari kamar mandi, dan Cindy kembali duduk ke bangku itu dengan tubuh yang sudah lemas


" Gimana mau ganti pilihan ga ? "


Entah mengapa Bastian menjadi semakin penasaran dan tertarik dengan perempuan yang ada di sampingnya itu, bagi Bastian bertemu dengan Cindy seperti menemukan sebuah mutiara di dalam lumpur


Bahkan saat Cindy masih di dalam kamar mandi, Bastian memberikan beberapa lembar uang merah kepada ladies yang menemaninya tadi, dia meminta ladies itu untuk keluar saja dari dalam ruangan dan tidak perlu menemaninya lagi

__ADS_1


" Ga apa pak saya tetap dengan pilihan saya " jawab Cindy dan dia pun mulai menyenderkan tubuhnya ke sofa


" Sumpah deh gw harus dapetin lo, kalo lo ga mau cuma jadi simpanan, gw akan nikahin lo walaupun hanya di bawah tangan.. "


Tak butuh waktu yang lama Cindy pun mulai memejamkan kedua matanya yang sudah semakin berat, tanpa dia sadari ada seseorang yang baru saja tiba di ruangan itu, dan langsung memerintahkan Bastian agar duduknya menjauh, lalu dia mendudukkan dirinya di samping Cindy, Cindy tidak sadar bila yang berada di sampingnya saat itu sudah berganti orang


FLASH BACK...


Ting...


Ting...


Ting...


Notifikasi di handphone Adit terus menerus berbunyi, tetapi tidak ada satupun yang di gubris oleh Adit, karena Adit masih asik di depan laptopnya di temani sekretaris pribadinya yaitu Erik


" Ayo balik kerjaan gw sudah selesai "


Erik pun membalas dengan menganggukkan kepalanya tanda mengerti


Erik yang sudah duduk di depan kemudi mobil mulai menghidupkan mobil dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang


Sedangkan Adit duduk santai di bangku belakang dan mengambil handphonenya, lalu dia melihat sudah ada beberapa pesan yang masuk, ternyata semua pesan-pesan masuk itu dari Rangga


" Dit lo tolong kesini deh kayanya sepupu lo mau buat masalah ni " isi pesan pertama


" Bro lo harus datang deh parah ni sepupu lo sekali ini dia paksa waitress untuk temani dia, lah itu bukan tugasnya " isi pesan ke dua


" Dit cepatlah lo datang gw kasian sama ni cewe Bastian kasih dia dua pilihan, setiap 10 menit cewe ini harus cium dia atau minum 1 gelas, padahal ni cewe udah bilang kalo dia ga bisa minum alkohol, tapi karena dia ga mau di suruh cium Bastian jadi dia pilih minum, kesini ya bro ga tega gw liatnya " isi pesan ke tiga


" Datang lah bro gw ga tega liat ni cewe " isi dari pesan ke empat, tak lupa Rangga mengirimkan foto Cindy yang sedang meminum gelas yang berisi Jack Daniels dari pilihannya tadi


" Akhirnya ketemu juga "

__ADS_1


" Ga jadi balik kita ke karaoke xx " perintah Adit


" Baik pak "


Erik langsung melajukan mobilnya ke arah yang di perintahkan


FLASH OFF


" Udah tenang aja, kalo ada Adit semua udah aman, Bastian ga akan buat aneh-aneh lagi sama teman kamu itu " bisik Rangga ke Mita


" Makasih ya " tanpa terasa air mata Mita mengalir dengan sendirinya


" Loh kenapa kamu jadi malah nangis kan udah aman "


Rangga menjadi sedikit bingung melihat gadis di sampingnya malah meneteskan air matanya setelah keadaan menjadi terkendali


" Enggak kok aku cuma seneng aja, dia anak baik aku ga tau lagi gimana cara bantu dia tadi "


Mita yang berterima kasih ke Rangga tanpa sadar mengecup pipi Rangga, Rangga pun tersenyum dan mengelus kepala Mita


" Ternyata masih ada juga anak baik di dunia kayak gini ya "


Rangga dan Mita pun sudah bisa bernapas dengan lega, Rangga hanya berpikir bahwa Adit adalah seseorang yang sangat menghargai wanita, jadi dia tidak akan diam saja dengan apa yang dilakukan Bastian


Padahal mereka tidak tau yang membuat seorang Aditya Pratama datang ke tempat itu, adalah karena memang dia mencari gadis itu


Dengan berat hati akhirnya Bastian pun memanggil kembali dua orang ladies ke dalam ruangan itu, untuk menemaninya dan Erik


" K*mpret kenapa tumben amat ni bocah datang, tau aja dia ada barang antik, tapi ga apa dek kalo sama Adit gw ga mau bersaing, gimana juga gw punya salah sama dia "


bantu like dan komentar ya teman-teman 😊


terima kasih 😊

__ADS_1


maaf kalo masih banyak typo masih belajar


__ADS_2