Zahra Anak Yang Tak Berdosa

Zahra Anak Yang Tak Berdosa
alamat Cindy


__ADS_3

Bagas benar-benar sudah berubah total tidak ada sedikit pun mengingat deretan wanita yang menjadi koleksi nya, Bagas selalu berusaha membuat istrinya bahagia, siang itu Bagas menyempatkan dirinya untuk mengajak istrinya makan siang di luar


mereka berdua pun berjanji bertemu di sebuah mall terbesar di kota itu, mereka menuju ke salah satu rumah makan ternama, Bagas tak pernah melepaskan tangannya dari tangan istrinya, selesai Bagas mengajak Wulan berkeliling sejenak


" ada yang kamu mau ga sayang ? " tanya Bagas Wulan pun hanya menggelengkan kepalanya


" ya udah kita keliling aja dulu ya " ucap Bagas dan di balas senyuman oleh Wulan


" sayang aku ke toilet sebentar ya " ucap Wulan, Bagas pun setia menunggu Wulan di depan pintu keluar toilet wanita


saat Wulan ke luar dari toilet dan berjalan menghampiri suaminya dia melihat ada seorang gadis yang langsung menghampiri Bagas dan memeluknya


" sayang kamu ada disini ? " ucap gadis itu


Bagas pun melepaskan pelukan dari gadis itu, Bagas memang selalu gunta-ganti perempuan, tapi ada beberapa yang menjadi koleksi nya yang terus bertahan


" kamu kenapa si sayang ? kamu juga sekarang menghilang dan ga bisa di hubungi " ucap gadis itu manja


" karena dia sudah menikah dengan saya " ucap Wulan mendorong gadis itu agar menjauh dari suaminya


spontan saja Bagas menjadi terkejut melihat Wulan sudah ada disampingnya


" sayang aku bisa jelasin kok " ucap Bagas ketakutan


" kamu ga perlu jelasin apa-apa sayang, aku percaya sama suami aku " jawab Wulan menatap suaminya sambil tersenyum


" tolong jangan ganggu suami saya lagi " ucap Wulan menghadap gadis itu


" sombong banget kamu, kamu lihat dong baik-baik, saya jauh lebih cantik dan lebih seksi dari kamu " ucap gadis itu kesal


" ya... tapi kamu murahan " jawab Wulan santai dan Bagas pun tersenyum mendengar jawaban Wulan sedangkan gadis itu menjadi diam menahan malu


" udah ayo sayang " ucap wulan menarik tangan Bagas, Bagas pun mengikuti istrinya


" kamu mau kemana lagi sekarang ? " tanya Bagas


" aku mau pulang aja sayang " jawab Wulan


" apa kamu marah ? aku sudah bilang aku bisa jelasin kok " tanya Bagas


" enggak sayang aku memang mau pulang, aku yakin kamu ga akan nyakitin hati aku " ucap Wulan tersenyum menatap suaminya


" makasih ya, aku juga minta maaf ya masalah tadi, tapi aku sama sekali ga pernah lagi berhubungan dengan mereka " ucap Bagas


" aku tau aku dengar sendiri tadi " ucap Wulan menatap Bagas

__ADS_1


" kalau pun aku ga dengar ucapan perempuan tadi, aku akan tetap percaya dengan suami aku " lanjut Wulan dengan yakin


" aku ga salah pilih kamu sayang, aku benar-benar ga pernah lagi memikirkan hal-hal yang dulu sering aku lakukan " ucap Bagas dalam hatinya dan mencium ujung kepala Wulan


hari demi hari terus berlalu Angel sudah kembali kembali setelah menyelesaikan semua urusan kuliah nya, dan hubungan dengan Irwan pun semakin dekat sekarang Irwan sudah tidak lagi harus menahan semua perasaannya seperti selama ini


Angel dan Irwan sama-sama bekerja di perusahaan papanya Angel, papanya Angel meminta mereka untuk membantu di perusahaannya


Tut.. Tut...Tut...


" halo " ucap pak Brahma


" halo, pak kami sudah menemukan orang yang bapak cari " jawab orang di seberang sana


" oh.. ok tolong kirimkan alamat nya ke saya, masalah pembayaran akan langsung saya kirim sekarang " jawab pak Brahma


tak selang berapa lama pun sudah masuk pesan alamat yang di maksud orang itu, pak Brahma pun langsung menghubungi Mita karena dia yakin kabar ini akan membuat anaknya bahagia, pak Brahma bahkan mengerahkan banyak orang untuk mencari Cindy


Tut...Tut...


" halo pah " sapa Mita


" halo sayang, papa punya kabar bahagia ni buat kamu sayang " jawab papa Bram


" papa udah dapat alamatnya sayang " jawab papa Bram


" akh... dimana pah ?" tanya Mita bersemangat


" nanti papa kirim ya sayang ke kamu alamatnya " jawab papa Bram


" makasih ya pah.. aku sayang papa " jawab Mita


" ya, papa juga sayang sama kamu " jawab papa Bram dan memutuskan sambungan teleponnya


" papa akan selalu berusaha membuat kamu bahagia sayang " ucap papa Bram dalam hatinya


setelah mendapatkan alamat Cindy Mita langsung beranjak menuju ke rumah sakit suaminya, dia ingin secara langsung mengatakan nya pada suaminya, dia yakin Rangga juga akan senang mendengar kabar ini, bagaimanapun juga Rangga sudah menganggap Cindy sebagai adiknya sendiri


tok...tok..tok..


" masuk " ucap Rangga dari dalam ruangannya


" sayang " ucap Mita setelah membuka pintu sambil tersenyum bahagia


" kenapa ga bilang sayang mau kesini ? " tanya Rangga melihat istrinya sudah ada di depannya

__ADS_1


" aku mau kasih kabar baik buat kamu " jawab Mita sambil berjalan menuju bangku di depan meja kerja suaminya


" kayanya istri aku yang tercantik ini lagi bahagia ya " ucap Rangga dan Mita pun mengangguk


" kenapa ni sayang ? " tanya Rangga


" aku udah punya alamat Cindy sayang " jawab Mita tersenyum bahagia


" serius kamu sayang ? " tanya Rangga seperti antara percaya dan tidak


" iya sayang tapi alamat nya agak jauh dari sini, kamu bisa ga antar aku kesana sayang ? " tanya Mita


" bisa sayang, kamu mau berangkat kapan ? " tanya Rangga bersemangat


" kalau kamu ga sibuk aku mau ajak kamu sekarang sayang " jawab Mita sambil tertunduk dia takut mengganggu pekerjaan suaminya tapi dia juga sangat ingin berjumpa dengan Cindy


" ya udah ayo " jawab Rangga sudah mulai berdiri dari tempat duduknya


" makasih sayang " jawab Mita langsung memeluk suaminya


mereka pun mulai melajukan mobilnya ke arah yang di berikan


" sayang kalau ga salah berarti kehamilan Cindy sekarang sudah sembilan bulan ya sayang " ucap Mita


" ya sayang kalau hitungan normal si tinggal menunggu hari aja sayang " jawab Rangga


" kamu tau ga sayang aku senang banget, aku memang selalu berharap bisa ada di samping Cindy saat dia melahirkan, aku ga mau dia melahirkan sendirian sayang " ucap Mita bahagia


" ya aku tau kok, kamu kan hampir tiap hari selalu ngomongin tentang Cindy " jawab Rangga sambil tersenyum menatap istrinya


" kadang aku suka cemburu loch sama Cindy " lanjut Rangga meledek istrinya


" ikh.. apa si kamu sayang, kalau ke kamu aku cinta kalau ke Cindy itu aku sayang. beda lah " jawab Mita


mereka berdua pun tertawa mereka terus berbincang ringan menghabiskan waktu, karena perjalanan mereka cukup jauh ke alamat yang di tuju, setelah hampir 6 jam perjalanan mereka berdua pun sampai di alamat yang di maksud


" permisi " ucap Mita di depan rumah itu


lalu keluar lah dari dalam seorang perempuan cantik dengan sedikit terkejut melihat Mita, dia tau persis siapa orang yang ada di depannya saat ini, Cindy pernah menunjukan foto mereka berdua


bantu like dan komentar ya teman-teman 😊


terima kasih 😊


maafin ya kalau masih banyak typo maklum masih belajar...

__ADS_1


__ADS_2