Aku Madu Sahabat Mama

Aku Madu Sahabat Mama
Rekaman video


__ADS_3

Klutak.


Albert menaruh ponselnya di atas meja yang ada di ruang tamu itu, dia duduk di sofa yang berhadapan dengan Geffrey yang menatap nya penuh tanya, apa lagi raut muka nya seakan menunjukkan kekesalannya.


Geffrey meraih ponsel milik Albert yang tergeletak begitu saja di atas meja, dia menggulir aplikasi hijau yang ada di sana, bukan karena tidak sopan atau tidak menghormati privasi Albert tapi dia yakin ada pesan yang membuat Albert terlihat sangat kesal di sana.


Segera Geffrey membuka nya, ada pesan dari nomor pribadi istrinya di sana, dia masih ingat betul nama yang di sematkan oleh Albert pada nomor pribadi istrinya itu dan tidak pernah berubah sampai sekarang.


Di tekan nya nama yang bertuliskan 'noise' itu, dan apa yang dia lihat sungguh membuat darah nya mendidih, bagaimana bisa istrinya itu memakai pakaian yang sangat terbuka.


Begitu juga dengan putri nya itu, bahkan Diana terlihat lebih berani memamerkan keindahan tubuhnya, di tambah lagi segelas alkohol di tangan nya.


Sedangkan Maria dia tampak berbicara cukup intim dengan pria yang membelakangi kamera, dia menggulir lebih ke atas untuk melihat apakah ada yang lebih parah dari yang dia lihat pertama kali.


Bahkan Geffrey yakin kalau Albert belum melihat pesan yang terakhir itu karena dia lah yang membuka nya pertama kali.


Satu pesan kembali masuk ke dalam ponsel itu, rekaman video rupa nya dengan cepat Geffrey membuka nya, kalau saja ponsel itu adalah milik nya pasti sudah dia hancurkan tapi sayang nya ponsel itu bukan miliknya.


Geffrey tidak lagi bisa bersabar saat melihat rekaman video yang memperlihatkan mereka bertiga tengah menari di lantai dansa bersama beberapa pria dan wanita di sana.


Bahkan ada yang bercumbu di sebelah mereka tanpa menghiraukan kehadiran orang lain sana, satu pesan kembali dia terima pesan yang mengatakan bahwa mereka akan berlayar selama kurang lebih satu Minggu.


Semakin marah lah Geffrey di sana setelah membaca pesan yang di berikan oleh Maria ya tadi yang mengatakan bahwa mereka akan berlayar selama satu Minggu itu adalah Maria.


Dengan sangat enteng nya di berkata seperti itu seolah mereka adalah wanita lajang yang tidak punya tanggung jawab di rumah.


Geffrey langsung menghubungi nomor milik Maria tapi apa yang dia dapatkan, panggilan nya di tolak bahkan sekarang nomor nya tidak lagi bisa di hubungi.

__ADS_1


Kurang ajar sekali mereka berani-berani keluar rumah tanpa izin dari suaminya, tak habis akal dia menghubungi nomor milik istrinya itu yang ternyata juga sudah tidak aktif, dan untuk terakhir kali nya dia mencoba menghubungi putri nya itu, namun harapan tinggal lah harapan nomor mereka tidak lagi bisa di hubungi.


Sebegitu nya kah mereka tidak ingin di ganggu saat liburan mereka dan apa kah harus seperti ini cara mereka menikmati liburan nya.


Nafas Geffrey sudah naik turun itu dia tidak lagi bisa menahan semuanya, dia meletakkan ponsel milik Albert kembali di atas meja, dia langsung bergegas pergi meninggalkan Albert di sana.


Sedangkan Albert yang belum tahu apa yang terjadi lagi karena dia sedang menenangkan hati dari gejolak kemarahan nya langsung menyambar ponsel nya memasukkannya ke dalam saku celana nya.


Dia bergegas keluar menyusul Geffrey yang masuk ke dalam salah satu mobil yang ada di sana, tanpa berkata apapun Albert masuk kedalam mobil yang akan di kemudikan oleh Geffrey di duduk di samping kursi kemudi.


Dengan kecepatan tinggi Geffrey membawa mobil nya membelah jalanan, entah dia akan pergi ke mana yang lagi jika dia di rumah pasti emosi nya akan semakin membuncah.


"Pelan-pelan Grey, aku masih ingin punya anak dari putri mu"


Geffrey tidak menjawab keluhan Albert dia tetep melajukan mobil nya dengan kecepatan yang sama sekali tidak dia turun kan meski sudah mendapatkan peringatan dari Albert.


Criiiitttt.


Bruk.


"Sakit sialan"


"Turun"


"Ha apa kau sudah gila menurunkan aku di sini,"


Geffrey menatap tajam pada Albert, kilatan kemarahan terlihat jelas di mata Geffrey saat ini, dan Albert dia meneguk ludahnya kasar, saat melihat sahabatnya itu yang kehilangan kendali nya.

__ADS_1


"Oke, aku diam atau tidak akan berkata apapun lagi, sekarang jalan kan mobil nya" perintah Albert pada Geffrey.


Albert diam di sana bahkan dia tidak bergerak Sedikitpun dia takut dengan kemarahan Geffrey yang nyaris tidak pernah dia ketahui sejak mereka bersahabat dulu.


Setelah merasa cukup tenang Geffrey menjalankan mobil nya ke arah di mana mobil yang di tumpangi istrinya itu di parkir kan, harapan nya hanya satu supir pribadi nya ada di sana dan dia bisa mengintrogasi nya.


Waktu sudah sangat larut tapi mereka berdua belum juga sampai di tempat yang mereka tuju, tepat nya tempat yang Geffrey ingin datangi.


Albert mencoba menghubungi Lucas di sana siapa tahu dia bisa membantu pencarian yang sedang dia lakukan, tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi.


Lucas yang belum juga tidur itu pun menjawab panggilan dari Tuan nya itu, dia tidak menyangka kalau istri Tuan nya itu berani melakukan itu semua.


Sesuatu yang tidak pernah dia bayangkan akan di lakukan oleh para wanita terhormat itu, wanita yang menjadi tolak ukur nya saat ingin menikah nanti.


Tanpa berbasa-basi lagi Lucas bergegas satu sana tak lupa juga dia mengenakan jaket nya.


Panggilan itu terputus saat Lucas mengatakan kesediaan nya untuk membantu nya mencari istri nya itu, Albert bingung saat mendapati pesan dari istri nya yang sudah di buka oleh Geffrey tadi.


Albert melirik sekilas pada Geffrey yang tampak fokus pada jalanan yang ada di depan nya, lalu mengalihkan pandangan nya pada pesan dari istri nya itu.


Albert yang tadi nya sudah sedikit tenang, karena berpikir pasti besok istrinya itu akan pulang ke rumah, bahkan dia tadi sempat berpikir kalau Geffrey mengajak nya menjemput istrinya karena kapal yang di tumpangi nya akan bersandar besok pagi.


Belum selesai keterkejutan nya perhatian nya juga teralihkan pada pesan yang di kirim kan oleh Agatha di sana, dia membuka nya lalu menekan tombol play di sana.


Mata Albert hampir keluar dari tempat nya saat melihat mereka yang tengah menari dengan seksi nya di sana di kelilingi oleh para pria yang menatap tubuh mereka penuh nafsu.


Apa lagi saat melihat istri muda nya itu yang memakai pakaian lebih berani dan seakan menantang untuk di jamah.

__ADS_1


"Kurang ajar"


__ADS_2