
"Aduuuuhhh, sakit sayang!" keluh Geffrey sambil mengelus tangan nya yang terkena pukulan manja dari Agatha.
"Makanya kalo ngomong jangan sembarang, apa kamu tidak sadar kalau di sini juga ada calon menantu dan juga besan mu, heemm?" Agatha tidak habis pikir bisa-bisanya suami nya itu masih bersikap seperti itu di depan mereka.
"Kau ini lucu Tha, Ha-ha-ha, aku bahkan tidak punya pikiran harus menjaga image ku di depan kalian!" kata Maria
"Aku setuju dengan mu sayang, tidak akan ada yang berubah dengan kita saat sudah menjadi besan sekali pun, kita besar bersama dan kita tahu karakter kita masing-masing"
"Bahkan aku masih mengingat kenakalan remaja kita saat SMA dulu!"
"Jadi kita akan tetap seperti dulu kalau begitu, aku juga tidak akan sungkan-sungkan untuk memoroti harta besan kita sayang" Agatha terlihat begitu bahagia dia masih bisa leluasa bersikap pada teman nya itu.
"Tentu saja, aku juga tidak akan segan-segan untuk minta tas LV keluaran terbaru!" ucap Maria sambil bertepuk tangan.
"Kau yang menang banyak di sini Tha, jangan lupakan juga calon menantu itu akan lebih kaya lagi di banding kan aku nanti nya, jadi kau tahu bukan apa yang harus kamu lakukan!"
" Bukan begitu Vin!"
__ADS_1
"Tentu Tan, kamu bisa meminta apa pun pada ku tanpa aku menjadi menantu mu sekali pun!"
"Mulai sekarang jangan panggil aku Tante, kamu harus terbiasa memanggil ku dengan sebutan Mama, sama seperti Diana, ok !"
"baik Tan---, Mama"
Tok
Tok
Tok
"Kami makanan sudah datang"
"Bawa masuk dan hidangkan" kata Geffrey mempersilahkan
"Baik Tuan"
__ADS_1
Beberapa menu makanan tersedia di meja makan, tanpa menunggu lama lagi mereka langsung memindahkan makanan tersebut ke perut masing-masing.
Semua orang tampak menikmati makanan tersebut tapi ternyata tidak seperti itu, baik Kelvin atau pun Diana mereka tidak berselera dengan makanan yang bisa di bilang itu adalah makanan kesukaan mereka.
Semua terasa hambar tapi mereka tidak mau semua orang tahu tentang apa yabg kini tengah mereka rasakan, mereka saling melirik satu sama lain, dan mereka menangkap maksud dari lawan nya itu.
Ya mereka, Kelvin dan Diana harus bertemu tanpa sepengetahuan orang tua mereka, mereka ingin membicarakan tentang kelanjutan dari rencana yang mereka tidak bisa hindari.
Tapi untuk mereka bersatu itu rasa nya tidak mungkin mengingat begitu antusias mereka dalam merancang perjodohan ini, ya mereka harus bertemu untuk membahas nya.
Sayangnya sang waktu tidak berpihak pada mereka, saat acara makan malam tersebut selesai ternyata sudah terlalu larut untuk mereka pergi, bisa saja kan mereka langsung pergi berdua.
Tidak akan ada yang melarang atau pun menolak mereka untuk pergi bersama, tapi mereka memilih untuk menundanya, bisa-bisa para orang tua itu akan semakin mendesak mereka untuk segera menghalalkan hubungan yang tidak ingin mereka jalan kan.
Mobil mereka berjalan beriringan menuju perumahan yang sama, iya mereka adalah sahabat sekaligus tetangga yang setiap hari nya bertemu, bahkan rumah mereka juga memiliki warna dan ruang yang sama.
Agatha dan Maria mereka bagaikan sepasang kembar identik, bisa di bayangkan bukan apa yang terjadi, tapi baik Geffrey ataupun Albert tidak pernah memprotes apa pun yang di lakukan oleh kedua nya.
__ADS_1
Bagi mereka kebahagiaan istrinya lah yang paling utama bagi mereka, karena di balik kesuksesan seorang laki-laki pasti ada wanita kuat dan tegar yang mendampingi nya.