Aku Madu Sahabat Mama

Aku Madu Sahabat Mama
Langkah Geffrey


__ADS_3

Albert langsung turun dari mobil saat telah berada di rumah sakit tempat istrinya di rawat, di sana dia langsung menuju resepsionis, dia langsung pergi begitu saja saat tahu istrinya itu masih dalam perawatan dokter.


Dia terus berlari sampai di melihat istri dan mertua nya itu tengah berdiri di depan unit gawat darurat, dia langsung menghampiri mereka di sana.


Sorot wajah panik nya, berubah saat dia melihat tangan istrinya itu di genggaman oleh laki-laki yang sama sekali tidak dia kenal.


Agatha yang menyadari kehadirannya pun langsung mendekati nya.


"Tha, apa-----"


Plak


"Pergi kau dari sini putri ku tidak membutuhkan laki-laki bajingan seperti mu"


"Aku bisa jelaskan semuanya"


"Jelas kan apa? bukan nya semua sudah jelas kalau kamu lelaki brengsek"


"Pergi dari sini, sebelum aku memanggil security untuk mengusir mu"


"Tha, aku mohon"


"Sayang katakan pada ku apa yang terjadi, kenapa kalian seperti ini dan kau" tunjuk Albert pada pria yang memegang tangan Maria dengan erat meski Maria berusaha melepaskan tangannya.


"Berani sekali kau memegang tangan nya" geram Albert.


"Kenapa aku tidak boleh, kalau kamu saja bisa menikah lagi bahkan memiliki beberapa orang anak yang lahir dari benih mu, lalu kenapa aku tidak"


"Harus berapa kali katakan percaya pada ku saja tidak bisakah" kata Albert pada istrinya itu.


"Aku selalu mempercayai mu, bahkan kamu berdusta sekali pun aku percaya, Al aku percaya"


"Jangan berteriak ini rumah sakit tidak enak pada pengunjung yang lain" ucap laki-laki yang berada di samping Maria.


"Lebih baik kau pergi Al, aku bisa mengurus putri ku, tanda tangan akan segara kamu dapat kan, setelah itu jangan pernah muncul lagi di hadapan kami semua"


"Aku suaminya jadi aku yang berhak atas dia" ucap Albert yang kembali tersulut apa lagi saat dengan nyata laki-laki itu menghapus air mata istri nya itu.

__ADS_1


"Bajingan kau, berani nya memfitnah ku, kau tahu ku itu seperti bangkai yang berharap menjadi daging"


"Apa yang kamu katakan jangan menyamakan aku dengan mu"


Bug.


Laki-laki itu tumbang setelah mendapat pukulan di rahang nya, Albert yang sudah di kuasai amarah nya pun memukuli nya membabi buta.


"Hentikan"


Albert menoleh pada Geffrey yang baru saja tiba di sana, dia memisahkan Albert yang tengah menindih lawan nya.


"Hentikan Al, ingat reputasi mu sebagai orang yang berpendidikan" kata Geffrey pada Albert yang ini di pegang i oleh kedua anak buah nya.


"Aku tidak peduli, kalau sampai terjadi apa apa pada istri ku akan melenyapkan nya"


"Kamu tidak apa?" tanya Maria pada pria yang mengaku bernama Andrian itu.


"Tidak aku baik-baik saja"


"Lepaskan aku, aku ingin menghajar dia yang berani-beraninya menyentuh Nyonya kalian"


Geffrey mendekati istri saat Albert mulai bisa mengendalikan dirinya, tapi dia di hadang oleh pria yang sejak lama dia curigai sebagai dalang di balik semua ini.


Dia menyunggingkan senyum nya saat berhadapan langsung dengan pria yang sejak lama mengincar istri.


"Aku tidak ingin mengatakan apa pun tentang semua ini, pasti nya kamu tahu bagaimana aku, juga aku tidak ingin menjelaskan yang terjadi saat ini, karena aku sendiri tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi"


"Tapi jika aku memang ingin melakukan apa yang kamu tuduhkan pada ku, meski yang kamu lihat itu adalah nyawa wajah ku, tapi kamu tidak melihat hati ku di sana"


"Yang aku inginkan saat ini, tanya pada hati mu apakah aku tega melakukan itu, kenapa baru saat ini, rahasia ini terbongkar"


"Semua masalah ini berawal dari pernikahan Albert dan putri kita, di sana mereka memanfaatkan keadaan yang sepenuhnya belum bisa menerima keadaan satu sama lain"


"Jangan membual di sini, aku muak mendengar nya"


"Tenang saja, aku akan pergi setelah menjelaskan semuanya"

__ADS_1


Geffrey memberikan kode pada anak buah nya, dengan sigap mereka langsung memegangi dua orang yang menjadi sumber terpercaya belah nya rumah tangga mereka.


Dua orang itu tidak lagi bisa berkutik saat di apit oleh anak buah Geffrey, mungkin keberuntungan atau memang kejahatan yang mereka lakukan tidak boleh berjalan terlalu lama memecahkan belah keadaan.


Geffrey di bantu oleh aparat kepolisian yang tadi menemui di parkiran rumah sakit saat Albert mencari ruang perawatan istrinya.


Di sana Geffrey menjelaskan semuanya kejadian awal dari masalah yang di hadapi nya, dan pihak kepolisian pun membantunya mengungkapkan kejahatan berencana ini termasuk memanipulasi wajah seseorang untuk tujuan tertentu.


Pihak kepolisian bersama Johan yang secara kebetulan muncul di hadapan nya itu langsung menjelaskan detail nya kemudian dia menyusul Albert ke unit gawat darurat.


Sedangkan kedua orang itu sama sekali tidak menyadari kalau semua anak buah nya yang dia sebar di dalam rumah sakit ini sudah tertangkap baik oleh pihak kepolisian atau pun anak buah Albert dan juga Geffrey.


Geffrey mendekati Maria yang menurut nya akan lebih mudah percaya pada nya di bandingkan suami nya jika seperti ini, begitu juga dengan Albert dia mendekati ibu mertua nya itu yang membuang muka saat dia mendekati.


Agatha bagaikan asik bagi Albert begitu juga sebaliknya, jika dia mereka bertengkar dengan pasangan nya masing-masing sahabat adalah tempat curhat nya bagi mereka.


Mereka adalah cerminan sahabat yang saling bisa di andalkan satu sama lain, jika pasangan bisa mengkhianati maka sahabat tidak akan tega melakukan itu bukan, mereka yang bersama dengan kita sejak lama, bahkan lebih lama dari saat bersama pasangan yang baru di temui.


"Tha, aku sebenarnya tidak ingin minta maaf pada mu, karena ini bukan sepenuhnya salah ku, ini semua karena suami kaya mu itu yang suka tebar pesona"


"Hey kau malah memperparah keadaan" umpat Geffrey pada Albert, dia bukan nya membujuk istri nya itu agar memaafkan nya ini malah menjatuhkan nya, itu lah memang definisi teman sekaligus menantu lucknut.


"Jangan dengar dia Tha, cukup dengarkan aku saja"


"Saat kamu berada di pusat perbelanjaan lalu melihat ku bersama dengan wanita lain atau apa pun itu, sungguh itu bukan aku melainkan orang yang menyerupai ku, juga suami mu"


"Kamu boleh tidak percaya dengan apa yang di katakan suamimu itu, tapi yang pasti aku selalu bersama nya, bahkan tadi dia hampir saja bertemu dengan malaikat maut jika tidak ada sungai pasti dia sudah menjadi abu saat ini" sahut Geffrey.


"Apa maksudnya" tanya Maria yang terlihat panik namun kemudian ditutupi oleh sikap acuh nya seakan tidak peduli pada suami nya itu.


"Dia tadi terjebak di dalam mobil yang sedang terbakar"


"Jangan bercanda kau"


"Lihat saja baju nya masih basah, aku belum sempat membelikan nya" ucap Geffrey yang sudah seperti seorang ayah saja.


"Benar itu Al" tanya Agatha yang tidak lagi bisa menyembunyikan kekhawatirannya.

__ADS_1


"Jangan percaya dengan apa yang di katakan oleh pembohong itu, bukan kan tadi dia menghina putri mu"


"Apa kau yakin itu adalah Papa ku?"


__ADS_2