Aku Madu Sahabat Mama

Aku Madu Sahabat Mama
PMS


__ADS_3

Kelvin turun dari kamarnya sudah dengan pakaian kerja yang membungkus badannya, dia terlihat gagah dengan balutan kemeja birunya dengan celana bahan serta dasi yang menjuntai dari leher hingga pusarnya.


Di tangan Kanan nya dia menenteng tas kerja dan tangan kiri tersampir jas hitam senada dengan celana, sepatu hitam mengkilap menambah pesona pria berusia dua puluh satu tahun itu.


Jangan rambutnya yang tersisir rapi yang menunjang penampilan nya pagi ini, dia pun menghampiri kedua orang tuanya yang tengah menunggu dirinya untuk sarapan bersama.


Hanya bertiga saja, kakak laki-laki nya yang berusia setahun lebih tua dari nya itu kini tengah berada di luar negeri untuk perjalanan bisnis nya.


Kakaknya itu mendirikan sendiri perusahaannya dia tidak mau ikut campur dalam urusan perusahaan milik papa nya itu, dia hanya meminta modal pada Papanya untuk merintis usaha yang ingin di geluti nya.


The David Cuisine adalah nama restoran milik anak pertama keluarga Hamilton, restoran yang sudah berdiri sejak tiga tahun lalu kini sudah memiliki banyak cabang di negaranya sendiri dan kini David berencana melebarkan sayap nya dengan membuka cabang di luar negeri.


Kembali ke saat ini.

__ADS_1


Maria menatap putra ke duanya itu dengan senyuman teduh nya, Kelvin mendekat ke arah mama nya lalu mencium pipi.


"Selamat pagi Mama, bagaimana tidurnya apakah nyenyak?" tanya nya sambil melirik ke arah Papa nya dan di balas dengan tatapan tajam.


"Selamat pagi juga sayang, tentu Mama tidur dengan sangat nyenyak sekali, apa lagi nanti mama akan segera punya menantu yang sangat cantik!" jawab Maria dengan senyum kebahagiaan di wajah nya, sedangkan Kelvin dia tersenyum kecut di sana.


Lagi-lagi dia harus di hadapkan dengan sesuatu yang sangat tidak ingin dia lakukan, tapi apa boleh buat, dia tidak bisa seperti kakak nya yang selalu menentang keinginan orang tuanya.


"Papa tumben pagi-pagi sudah rapi, mau kemana?" tanya Kelvin menatap Papanya itu


"Selalu saja seperti itu, kau jadikan aku sapi perah mu Pa" kata Kelvin sambil menggigit roti yang telah di olesi foto oleh Mama nya itu.


"Uhuk uhuk, dasar anak sialan kau baru bekerja satu tahun ini dan kau bilang aku menjadikan mu sapi perah Haa"

__ADS_1


"Emang begitu kan?" jawab nya Dangan wajah tanpa dosa.


"Jika kau yang batu satu tahun sudah menjadi sapi perah bagaimana dengan ku yang sudah bekerja selama 22 tahun!" jawab nya dengan terengah-engah menahan emisi yang bergejolak di dada nya.


"Sudah jangan ribut saat makan" kata Maria menengahi perdebatan yang selalu terjadi saat berkumpul di meja makan.


"Katakan pada anak mu itu jika dia hanya meneruskan usaha yang sudah aku bangun dari nol dan dia baru satu tahun menjabat sebagai CEO di sana tapi dia sudah mengeluh lalu mau jadi apa perusahaan itu haah" bentak nya marah.


"Kenapa papa marah-marah aku kan hanya bercanda, kenapa papa menanggapi nya dengan serius,!". jawab nya santai.


"Ma, apa papa sedang PMS kenapa emosian sekali?" tanya nya pada sama nya yang duduk berhadapan dengan dirinya.


"Jangan ganggu Papa mu, mungkin saja apa yang kamu katakan itu benar!"

__ADS_1


"MARIAAAA"


__ADS_2