
Kelvin datang bersamaan dengan Johan di sana, mereka tidak hanya datang berdua saja, tapi bersama dengan dua orang yang kedua tangan nya di borgol dan dampingi oleh beberapa pria dengan baju coklat susu yang menjadi idaman banyak wanita.
"Kelvin" ucap Maria lirih.
Sebenarnya bukan putra keduanya yang membuat nya terkejut melainkan dua orang yang ada di sana.
Mereka berdua, Agatha dan juga Maria tampak bingung saat di belakang Kelvin ada dua pria yang sama dengan orang yang kini ada di hadapannya.
Sedangkan pria yang di ketahui bernama Hendrik itu mencoba berontak saat kedua anak buah nya tertangkap sebelum dia berhasil memisahkan wanita yang di cintai nya itu berpisah dengan suami nya.
Dia menatap marah pada semua orangnya nya tidak becus menjalankan tugas dari nya, begitu juga dengan pria yang ada di samping nya dia sudah mengeluarkan banyak uang untuk ini semua tapi hasil nya malah berantakan.
Sial sekali pria itu, cinta tak di dapat uang pun melayang.
"Orang yang selama ini Mama dan Tante temui itu adalah mereka berdua yang menyamar sebagai Papa dan juga Om Grey"
"hah bagaimana mungkin, suara mereka sama bahkan cara berjalan nya juga sama"
"Itu karena mereka sudah terlatih dan terlalu sering melakukan pekerjaan ini"
"Katakan saja yang sejujurnya apa yang kamu lakukan Hendrik karena pada kenyataannya kamu tidak akan pernah milik Agatha sampai kapan pun" ucap Geffrey.
"Ini semua belum berakhir, lihat saja aku bahkan bersumpah untuk memisahkan kalian "
"Jadi benar ini semua ulah kamu Hendrik" hardik Agatha saat mendengar apa yang di katakan oleh orang yang tadi sempat menjadi malaikat penolong nya.
"Aku melakukan ini semua karena aku mencintaimu Tha, aku melakukan apa pun untuk bisa terlihat di mata mu, tadi kenapa hanya pria bajingan itu yang terlihat"
"Apa kurang nya aku hingga aku tidak bisa berdiri di samping mu, menjadi mu sebagai milik ku, katakan Tha katakan aku harus apa"
"Maafkan aku, tapi aku benar-benar tidak bisa mencintaimu, Akuu----"
"Bukan tidak bisa kalau kamu mau memberikan aku kesempatan untuk membuktikan nya"
"Kau pun juga sama Maria, lihat sekarang lihat apa yang kamu dapatkan dari suamimu itu kamu di madu saat kamu sudah tidak bisa memberikan nya kepuasan"
"Dan parah nya lagi kau di madu oleh anak dari bajingan itu"
__ADS_1
"Sudah, kalau belum puas ayo terus kan, sebelum kau membusuk di penjara" kata Albert bagaikan menyiram bahan bakar pada api yang tengah menyala.
"Bajingan kau, ayo lawan aku secara jantan, jika kau bisa mengalahkan aku, maka aku tidak akan mengusik kalian lagi"
"Tidak perlu melakukan itu semua karena pada akhirnya mereka akan tetap menjadi milik kami" ucap Geffrey sambil membetulkan kancing baju milik pria yang tadi menantang Albert, tapi ada sesuatu di balik baju yang menarik perhatian nya.
Dengan cepat Geffrey menarik nya hingga bagian itu tersingkap, dengan kedua tangan yang di pegang oleh anak buah nya dengan mudah Geffrey membuka sesuatu yang dia yakini itu buka kulit asli nya.
"Apa yang kamu lakukan" bentaknya marah.
Sreeekkk
"Aaaahh"
"Roberto" teriak Maria di sana, dia menatap tidak percaya dengan apa yang di lihat nya itu, pria yang dulu pernah mengatakan cinta pada nya itu kini kembali berada di hadapan nya dengan wajah sendu nya menatap pada wanita yang sangat ingin dia bahagiakan.
"Iya ini aku, pria bodoh yang masih mengharapkan mu, hingga detik ini"
"Aku, aku sakit melihat wanita yang aku cintai di perlakukan seperti itu, aku rela melakukan segala cara untuk bisa membuat mu lepas dari pria yang menjadi suami mu itu, meski pada nya aku tahu kalau kamu tidak akan menoleh ke arah ku"
"Aku hanya ingin kamu bahagia itu saja"
"Kenapa begitu, aku bisa membahagiakan mu lebih dari yang di lakukan"
"Karena Albert adalah kehidupan ku"
"Dia nyawa ku, dia pemilik ku, dia orang yang selalu ada untuk ku melawan semua orang yang menindas ku karena kemiskinan ku dulu"
"Termasuk kamu yang dulu selalu membulli ku karena aku jelek, lalu saat aku bisa tampil cantik karena uang dari Albert kamu datang begitu saja dan mengatakan cinta pada ku itu bullshit, kamu mencintai karena wajah cantik ku"
"Sedangkan dia mencintai wanita miskin ini apa ada nya" teriak Maria yang kini memegangi dada nya.
"Bawa mereka pergi dari sini, Johan kau urus mereka"
"Baik Tuan"
"Ma" panggil Kelvin yang kini berdiri di samping Mama nya.
__ADS_1
"Pergi jaga kakak mu, aku yang akan menjelaskan nya pada mama mu"
"Tapi pa"
Kelvin tidak lagi menjawab dia langsung pergi dari sana saat melihat tatapan tajam dari papa nya itu, dia tidak ingin membuat masalah dan papa nya itu akan benar-benar murka.
"Sayang maafkan aku" ucap Albert yang kini berada di samping istri nya yang masih memegangi dada nya.
"Keluarga pasien"
"Saya suaminya dok" jawab Albert yang tadi sedang berusaha membujuk istri pertama nya.
"Pasien tadi sudah kami pindah kan ke ruang perawatan, proses kuret sudah selesai kami lakukan"
"Apa"
"Sayang" Geffrey langsung menggendong istri nya tiba-tiba pingsan saat mendengar apa yang terjadi pada putri nya.
Kini yang di takutkan oleh Albert benar-benar terjadi dia kehilangan anak yang bahkan dia belum tahu kabar kehadiran nya dari istri kedua nya itu.
Dengan langkah gontai Albert berjalan mengikuti Geffrey yang membawa itu mertua nya itu ke ruang perawatan anak nya, dia meminta bed tambahan agar mereka berada dalam satu ruangan yang sama.
Albert masuk kedalam setelah salah satu suster keluar dari kamar bersama dokter yang memeriksa Agatha, dia duduk di samping ranjang istrinya itu dan lalu menggenggam tangan nya.
Sedangkan Maria dia berdiri di samping suami, mengelus pundak nya.
"Biarkan dia istirahat"
Albert memeluk istrinya itu, dia ingin menangis tapi dia tidak mungkin melakukan itu jika di hadapan istri nya bukan.
Menangis karena dia yang tidak bisa menjaga apa yang Tuhan titipkan pada nya sungguh dia tidak ingin ini terjadi, semua nya terjadi karena dendam masa lalu yang sebenarnya bukan salah nya.
"Maafkan aku yang tidak bisa menjadi suami yang baik untuk kalian berdua" ucap Albert pada kedua istrinya itu.
Kini kedua tangan nya memegang tangan kedua istrinya, dia menatap satu persatu dari mereka meski dia tahu bahwa Diana belum sadarkan diri dari proses pembersihan rahim yang dia lakukan.
"Jika kalian tidak bahagia karena aku yang tidak bisa menjadi kalian berdua, kalian bisa mencari kebahagiaan kalian"
__ADS_1
"Aku akan menceraikan kalian jika kalian ingin pergi dari ku"