Aku Madu Sahabat Mama

Aku Madu Sahabat Mama
Salah paham


__ADS_3

Agatha hanya diam, tidak bertanya apapun pada suaminya itu, dia merasa kalau ada sesuatu yang sedang tidak baik-baik, apa lagi Geffrey mengendarai mobil nya dengan kecepatan rata-rata.


Bahkan sampai di kompleks perumahan mereka pun Geffrey tidak langsung menuju rumah milik nya, tapi langsung berbelok masuk ke arah rumah sahabat nya itu.


Tapi sial nya mobil manusia lucknut yang telah menodai putri nya itu tidak ada di rumah, membuat tetap berdiam di sana sambil memikirkan kemungkinan di mana suami dari putri nya itu saat ini.


Agatha yang heran dengan sikap suaminya itu pun mencoba mencari tahu, apa masalah apa yang tidak dia ketahui.


Namun Agatha lagi-lagi harus menelan kata-katanya saat pintu mobil di ketuk dari luar, dan ternyata itu adalah satpam yang berjaga di rumah nya.


"Ada apa?"


"Tuan kenapa di sini, Tuan Albert dan Nyonya Maria, juga Nona Diana semua ada di rumah anda!"


"Bajingan itu seperti sedang mempermainkan aku rupanya, lihat saja, apa yang akan aku lakukan!"


Geffrey langsung keluar dan berlari menuju rumah nya sendiri sedangkan Agatha dan satpam nya itu terlihat bengong karena sama-sama tidak mengetahui apa yang tengah terjadi.


Agatha yang telah tersadar dari rasa terkejut nya akibat ulah Geffrey yang tiba-tiba loncat dari mobil pun mengikuti suaminya itu meski dia tertinggal jauh di belakang.


Aura yang di keluarkan oleh Geffrey terlihat begitu menyeramkan, tidak ada satu pun dari para pekerjanya yang berani bertanya atau pun mendekat saat Geffrey bersikap seperti itu.


Dia menangkap satu objek yang dia yakini itu adalah orang yang tengah dia cari, tapi gerakan nya tertahan, saat dia ingin melayang kan pukulan tepat di wajah tampan menantu nya itu.


"Lepaskan aku, aku harus memberikan pelajaran pada nya yang telah menghamili Diana!"


Duuuaaar.


Kini Agatha yang terdiam tidak bisa berkata apa-apa saat mendengar ucapan dari suaminya itu, dia menatap kecewa pada sahabat yang seperti tengah terlelap dalam mimpi, mungkin lelah atau sengaja menghindar dari amukan Geffrey.


Tapi kalau menghindar kenapa malah dia berada di dalam kandang singa, bukannya mencari tempat perlindungan yang aman.


Bug.


Aaahhh


"Apa yang kau lakukan Grey?" tanya Albert yang kini berada di dalam cengkeraman tangan Geffrey.

__ADS_1


"Kau tidak usah berlagak seperti malaikat kenapa kau melakukan, kenapa?"


"Melakukan apa?"


"Jangan pura-pura tidak tahu, kau memang bajingan Al!"


Bug.


Bug.


Bug.


"Cukup hentikan!" teriak Agatha yang melihat suaminya itu memukul suami putri nya sendiri.


Albert tidak melawan sama sekali, bukan tidak mau tapi dia kalah tenaga dengan Geffrey jika dia sudah membaik buta seperti itu, kalau pun dia melawan yang ada hanya akan berakhir di rumah sakit.


Jadi biarkan saja, sahabat nya itu meluapkan emosi nya, itu murni salah nya yang membangun kan singa tidur bukan, jadi ini lah resiko yang harus dia hadapi, mau tidak mau.


"Hentikan pa!"


"Kamu ingin membuat nya mati, kalau itu terjadi maka bersiaplah kamu akan di benci seumur hidup oleh Maria dan juga putri kandung mu sendiri!"


Bug.


Bug.


Agatha yang melihat itu pun berinisiatif untuk mengambil kain beserta air panas dia ingin mengobati luka dari sahabat nya akibat ulah suami nya.


"Berani mengobati nya, aku tidak akan pernah memaafkan mu!"


Ucap Geffrey yang kini duduk di sana sambil menatap ke arah sahabat nya yang babak belur setelah mendapat kecupan sayang dari nya.


"Aku tidak peduli dengan mu, kamu keterlaluan grey, biar bagaimanapun dia suaminya tidak ada salah nya dia menghamili istri nya!"


"Kau membela nya!"


"Iya lalu apa masalah mu!"

__ADS_1


"Aku kecewa pada mu, aku kecewa!"


"Terserah kau saja!" ucap Geffrey lalu pergi meninggalkan dua orang itu di sana.


Geffrey keluar dari rumah mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi, dia tidak akan terima begitu saja, saat putri nya di jadikan pelampiasan nafsu oleh sahabatnya meski dia suami sah nya sekalipun.


Geffrey memang merestui cinta Diana pada Albert, tapi dia juga tidak ingin Albert hanya mementingkan nafsunya saja, dia akan benar-benar merelakan putri nya itu menjadi istri Albert yang sesungguhnya kalau Albert juga mencintai Diana juga, terlepas itu ada Maria di antara mereka dia.


Dia pun sadar bahwa putrinya lah yang menjadi orang ketiga di sana, tapi biar bagaimanapun dia hanya tidak ingin anak nya di jamah tanpa cinta.


Tapi bukan kah dia juga tahu kalau Albert juga mencintai Diana, buktinya waktu itu Albert melamar Diana di tepi pantai serta makan malam romantis yang mereka lakukan di saat Maria baru saja keluar dari rumah sakit.


Dan lagi itu baru dua Minggu yang lalu bukan, itu artinya kalau Diana saat ini sudah hamil berarti mereka melakukan jauh sebelum pernyataan cinta dari Albert kan, itulah yang menjadi masalah yang mengganjal hati seorang ayah yang entah dia juga sangat bingung dengan kisah cinta putri ke duanya itu.


Seperti tidak ada laki-laki lain saja kenapa malah mencintai laki-laki yang jelas-jelas sudah menikah dan mantan Casanova kelas kakap pula.


Tunggu,


Bukan kan dia juga salah satu di antara Casanova itu, mungkin kah ini karma yang dia dapatkan karena dulu sangat suka memacari wanita di bawah umur, mereka berdua yang berumur 20 tahun suka sekali berpacaran dengan anak yang baru berusia enam belas tahun atau bahkan lima belas tahun yang masih terlihat polos dan malu-malu.


Tentu nya hanya sekedar berpacaran ala anak remaja pada umumnya yang menghabiskan waktu bersama di bioskop atau mall, beda lagi jika malam mereka akan berganti menjadi Casanova kelas kakap yang siap memangsa buruan mereka yang menghampiri mereka di salah satu club terbesar di sana.


Sedangkan di rumah nya, kini Agatha lebih memilih merawat sahabat nya itu dari pada mengejar suami nya yang menurutnya sudah kelewat batas itu.


Dia mengompres sudut bibirnya yang mengeluarkan darah akibat perbuatan suaminya itu.


"Ssssttt,,,,, pelan-pelan Tha, ini sakit!"


Agatha yang mendengar itu malah menekan lukanya dan itu membuat nya ingin mengumpat mertuanya itu.


"Rasakan itu, siapa suruh menghamili Diana, kau sendiri yang bilang kalau tidak akan menyentuh nya, tapi kenapa malah begini!"


"Aaahh,,,sssttt, sakit Tha!"


"Lagi pula aku belum berniat membuatkan cucu untuk mu!"


"Maria yang------"

__ADS_1


Bruk


AAAHHHH


__ADS_2