
Kini Albert dan juga Diana telah berada di bandara, hari ini mereka akan terbang ke Maldives seperti apa yang di inginkan oleh Diana dan Albert hanya bisa menuruti keinginan istri muda nya itu.
"Jangan lupa pulang membawa kabar gembira" kata Agatha pada kedua orang yang ada di hadapannya.
"Aku akan bekerja keras untuk itu" jawab nya sambil melirik Geffrey yang hanya menatap datar pada nya.
"Maaaa, bukan nya mama tahu kalau aku masih tidak boleh mengandung dulu untuk satu tahun ini, apa mama lupa?"
"Kamu benar sayang, mama melupakan itu semua, jadi jaga putri ke baik-baik, sedikit saja aku temukan lecet di tubuh nya, aku akan mencakar mu dengan kuku-kuku ku ini" ancam Agatha sambil menunjuk kuku nya yang di hiasi oleh nail art itu.
"Aku tidak akan menyakiti nya justru aku akan membuat nya merasa nyaman"
"Tingkah mu sudah seperti anak SMA saja" cibir Maria pada suami nya itu.
"Anak SMA yang harus nya sudah punya cucu, dasar tidak tahu diri, kau tahu kau itu pedofil Al" ucap Geffrey yang menumpahkan kekesalan nya saat melihat anak dan sahabat nya itu menjadi suami istri, sungguh itu mimpi buruk yang menjadi kenyataan.
"Sudah lah kalian ini selalu saja seperti itu" ucap Agatha yang merasa mereka tengah menjadi pusat perhatian orang-orang.
"Aku pergi dulu, jaga diri baik-baik, jangan kemana-mana kalau tidak bersama kedua sahabat mu itu atau kedua anak mu, ingat itu" pesan Albert pada istri pertama nya.
"Iya, aku tahu itu, jangan khawatir kan aku, pikirkan saja bulan madu mu yang tertunda ini"
"Iya, hubungi aku jika kamu merindukan ku"
"Aku tidak akan menggangu kesenangan mu, jadi pergi lah jangan pikirkan aku"
"l Love you" ucap Albert sambil menyesap bibir istrinya itu, cukup lama sampai mereka di pisahkan oleh Geffrey yang geram dengan tingkah dua sahabatnya yang tidak tahu tempat itu.
"Kalau mau jangan di sini, ke hotel sama dulu atau ke kamar mandi, tuntaskan semua nya"
"Aku tidak gila, kalau kau iri bilang saja, atau lakukan juga dengan istri mu"
"Sudah? cepat pergi sama sebentar lagi pesawat akan tinggal landas dan kalian masih ada di sini" marah Agatha pada ketiga orang itu.
"Ayo honey Mama mu sudah menunjukkan tanduk nya, jadi ayo kita pergi"
"Aku pergi Ma, Pa" pamit Diana pada orang tuanya.
"Hati-hati"
"Kak aku pergi dulu, suami kita aku bawa bersama ku"
"Bawah lah tapi jangan sampai kurang se Senti pun" keduanya terkikik secara bersamaan dan itu membuat semua orang menatap penuh curiga pada mereka berdua, mereka itu berbagi suami bagaikan berbagi pakaian saja, siapa yang mau memakai nya, ya silahkan saja.
__ADS_1
Asal di kembalikan seperti semula dan pada tempat nya, itu membuat Albert merasa bangga karena memiliki dua istri yang saling mengerti satu sama lain.
Tidak seperti istri pada umumnya yang selalu berebut perhatian nya dan saling menindas satu sama lain.
"Apa yang kalian rencanakan?" tanya Albert pada kedua istrinya.
"Tidak ada sayang, aku hanya memberikan nya sedikit emmmmhhhhh"
"Aku pergi"
"Dasar kadal buntung" ucap Maria pada suami nya yang pergi begitu saja setelah mencuri satu ciuman dari nya
"Dan kau pawang nya" jawab Agatha yang kini menarik sahabat nya itu pergi dari bandara.
Dia berencana akan menghabiskan uang milik suaminya yang sudah kembali pulih berkat bantuan menantu nya itu, meski kemudian di rampasnya kembali dua kali lipat untuk perjalanan bulan madu nya bersama kedua istrinya itu.
"Aku harus kembali ke kantor, ada meeting yang aku maju kan, karena besok aku harus mengganti sahabat kalian itu mengisi seminar di luar kota"
"Turun kan saja kami di pusat perbelanjaan sebelum kantor milik Albert"
"Apa yang akan kalian lakukan?" tanya Geffrey yang curiga dengan gelagat mereka berdua.
"Tentu saja menghabiskan uang mu"
"Jangan pelit Grey tidak ada salah nya menenangkan istri dan juga sahabat mu yang sedang di tinggal bulan madu ini"
"Sungguh aku sama sekali tidak tersentuh oleh ucapan mu"
"Diam lah, lagi pula sudah tiga bulan sejak kejadian itu kami tidak berbelanja dan baru sekarang ingin pergi tapi kamu sudah marah-marah"
"Turun kan saja kami di sini, aku masih bisa berbelanja dengan menggunakan kartu kredit dari Albert"
"Iya kau pelit sekali Grey"
"Terus saja, ini beli dan lakukan apa yang kalian ingin kan tapi tidak untuk di berikan pada berondong"
"Kamu yang terbaik sayang, aku mencintai mu, sebagai ganti nya aku akan menuruti semua kemauan mu nanti malam"
"Aku pegang janji mu"
"Kalian ini keterlaluan, kalian mau melakukan nya saat aku sendiri kalian tidak adil"
"Hahahahahah"
__ADS_1
...****************...
Sementara Albert dan Diana mereka sudah sampai di negara dengan sejuta keindahan nya pantai nya itu, di mana terumbu karang terawat dengan baik dengan air yang begitu jernih di sana.
Albert langsung mengajak Diana ke hotel yang sudah mereka pesan jauh sebelum mereka sampai di sini.
Di kamar hotel mereka langsung membersihkan dirinya lalu keluar lagi menuju tempat di mana mereka akan makan malam di sana.
Di sana Albert sudah menyiapkan kejutan untuk istri tercinta nya itu sebagai permintaan maaf nya karena baru saat ini mereka bisa melakukan honeymoon saat pernikahan mereka hampir dua tahun.
Albert menuntun istri nya itu menuju tempat yang telah di persiapkan, kejutan sederhana yang membuat wanita nya terkesan itu kah sejatinya Albert yang paling bisa membuat hati wanita menjerit karena nya.
Dan itulah yang kini Diana rasakan saat melihat betapa indah kejutan yang di siap oleh suaminya itu, suami tercinta nya.
Tidak hanya itu saja saat di berbalik badan dan ingin memeluk suaminya itu, dia kembali di kejutkan saat suaminya itu berlutut di hadapannya, dengan bunga mawar merah di tangan nya.
Diana sampai menutup mulut melihat semua yang di persiapkan untuk nya, perasaan bahagia, bercampur haru ada di sana perjuangan cinta nya terbalas indah saat ini.
Dia meraih bunga dari tangan suaminya itu, dia ingin memeluk suaminya itu, tapi langkah nya terhenti saat lagi dan lagi Albert memberikan nya kejutan yang sangat kuat biasa sebuah kalung cantik ada di dalam kotak berwarna merah senada dengan gaun yang di kenakan.
"Hubbyy"
"Maukah memaafkan ketidak sempurnaan suami ini honey"
"Iya aku maafkan tapi sekarang bangun lah, aku tidak suka kamu begini" ucap Diana yang membantu Albert berdiri.
"Berbalik lah, aku akan memakainya" Diana pun berbalik agar memudahkan suaminya itu memakai kan kalung nya.
Kalung itu sudah terpasang sempurna dileher jenjang istri nya itu, dan Albert yang tidak mau menyia-nyiakan kesempatan pun mendapatkan ciumannya disana.
Cup.
"Persiapan dirimu mulai saat ini honey"
Eeemmmmpphh....
"Aku tidak akan melepaskan mu malam ini"
__ADS_1
Glug