Aku Madu Sahabat Mama

Aku Madu Sahabat Mama
Mencintai yang lain


__ADS_3

"Dia seseorang yang dulu aku tolong, saat mendapat kan kekerasan dari pacar nya, dia di pukuli jadi aku menolongnya, dia ingin mengakhiri hubungan nya dengan dengan pacarnya itu tapi pria itu tidak mau dan masih mengejar nya!"


"Apa Om ingat saat dulu aku babak belur dan memilih pulang ke apartemen Om, itu bukan karena di keroyok orang yang tak di kenal, melainkan preman suruhan pacar perempuan yang aku sukai!"


"Bawa dia pada ku, kalau kamu benar-benar mencintainya, aku yang akan membujuk Albert untuk masalah perjodohan ini!"


"Masalah nya Om aku tidak tahu di mana dia sekarang!"


"Bagaimana bisa?"


"Waktu itu dia menemui ku di kampus, dia hanya bilang terima kasih lalu pergi begitu saja, entah apa masalah aku juga tidak tahu, tapi dari informasi yang aku dapatkan, pergi mencari seseorang, hanya itu yang aku tahu Om!"


"Kenapa kamu tidak menghubungi nya atau mencoba datang ke rumahnya?"


"Aku tidak tahu di mana rumah nya dan saudara nya, yang aku tahu dia punya kakak perempuan di sini, dia sudah menikah dan punya anak!"


"Berapa umur nya?"


"Waktu itu sekitar tiga puluh tahun!"


"Dia janda atau belum pernah menikah."


"Kayak nya belum Om!"


"Siapa namanya?"


"Rara, hanya itu yang aku tahu!"


"Lalu bagaimana mencari orang yang hanya tahu nama panggilan nya saja?"


"Dia bekerja di mana, jangan bilang kamu juga tidak tahu"


"Aku buta segalanya Om, aku hanya berharap ada keajaiban Tuhan saja!"


"Cari dan temukan dia selama satu Minggu ini, kalau kamu bisa menemukan nya, maka pernikahan ini bisa aku batal kan!"


"Tapi bagaimana dengan papa? dia pasti akan murka dan bisa dengan mudah membuang ku begitu saja?"


"Aku juga Ayah mu, jadi jangan takut dan mundur sebelum berperang!"


"Terimakasih Om, aku janji Aku akan mencari nya,!"


"Katakan pada ku jika kamu butuh bantuan!"

__ADS_1


"pasti om aku pasti akan menghubungi mu Om!"


"Sudah sekarang pergi lah bekerja dan panggilan tiga orang itu!"


"Aku pergi dulu Om!"


Geffrey mengangguk, sambil terus menatap tubuh tegap itu keluar dari ruangan tersebut, dia cukup pusing menghadapi dua orang yang sama-sama keras kepala dan juga teguh pendirian nya itu.


Geffrey memejamkan mata nya saat ketiga wanita itu masuk ke dalam ruangan tersebut, Agatha langsung duduk di samping istri nya begitu juga dengan Diana di duduk berhimpitan dengan Mama Papa.


Sedangan Maria dia duduk berhadapan dengan Geffrey, mereka hanya diam sambil terus menatap Geffrey yang masih memejamkan mata nya.


Merasa dirinya cukup tenang Geffrey membuka matanya, di tatap nya satu persatu wajah cantik wanita yang ada di sana, di menghelakan nafas beratnya, sungguh dia tidak tahu keputusan nya itu benar atau tidak.


yang pasti dia hanya ingin mereka bahagia itu saja. Kini tatapan mata nya mengarah pada putri keduanya itu tatapan mata yang begitu teduh dan dalam itu, membuat seorang Diana salah tingkah, hingga pertanyaan yang keluar dari mulut papa nya itu membungkam nya lebih dalam lagi.


"Diana, Papa tahu kalau kamu tidak menginginkan pernikahan ini-----!"


"Apa maksudmu Grey, kau ingin mempermainkan keluarga ku?" bentak Maria hang merasa tidak terima dengan semua ini.


"Dengar kan aku dulu Ria, dan coba kendalikan emosi mu!" Geffrey tetap lah Geffrey yg selalu tegas dan berwibawa jika tengah serius .


Tidak seperti Albert yang akan mudah tersulut emosi jika seseorang mengganggu nya tau menentang keputusan, tapi tidak ada yang bisa merubah keputusan Geffrey jika dia sudah mengambil keputusan termasuk Albert.


"Katakan!"


"Apa kamu mencintai ku?" tanya nya dengan lugas.


Semua orang membulat kan mata mendengar pertanyaan yang di lontarkan oleh Geffrey.


"Apa kau sudah gila?"


"Jawab saja?"


"Tentu aku mencintaimu, tapi hanya sebagai seorang sahabat tidak lebih!"


"Kenapa kamu tidak mencintai ku, aku dan Albert bahkan tidak ada bedanya sama-sama sekali?"


"Cinta tidak bisa di paksakan Grey?"


"Aku mencintai suami bagaimana pun dia dan aku menerima semua masa lalu dan masa yang akan datang!" tegas nya.


"Lalu,,,?"

__ADS_1


"Sebenarnya apa maksudmu sayang?"


"Tidak aku hanya ingin dia tidak memaksa putra nya untuk menikahi anak ku jika itu berat bagi nya!"


"Apa itu yang tadi kalian bahas, hingga kami semua harus menunggu seperti orang bodoh di luar!"


"Kelvin juga dekat dengan ku, bahkan tanpa aku katakan kalian pasti akan tahu mengenai hal itu!"


"Sekarang aku tanya pada mu Ria, apa kamu akan meneruskan perjodohan yang hanya akan membuat mereka berdua tersiksa dengan pernikahan ini?"


"Tapi bagaimana dengan Albert, kalian tahu benar bagaimana sikap nya, aku takut dia membuang anak ku!" ucapnya dengan sedikit terisak.


"Dia juga anak ku Ria, kau tidak perlu takut, aku yang akan menjadi penopang utama kehidupan jika Albert benar-benar melakukan ucapan nya itu!"


"Aku tidak tahu lagi harus bagaimana yang pasti aku sangat berterima kasih kamu menyayangi Kelvin sama seperti anak kandung mu sendiri,"


"Bahkan sejak kecil, dia lebih dekat dengan mu dari pada Albert yang ayah nya sendiri!"


"Bukan kah aku dan Albert memang seperti itu? kami bertukar peran ayah di sini, aku dekat dengan Kelvin dan Albert dengan Diana!"


"Ya kerena Albert dia juga ingin anak perempuan!"


"Dan kamu ingin anak laki-laki kan sayang!" sahut Agatha, sementara Diana dia hanya mendengarkan saja.


"Iya, aku memang ingin anak laki-laki dan kini sudah terwujud bukan, ada Darren di antar kita sekarang!"


"Iya kalian sudah mendapatkan semua yang kalian ingin kan, makanya baik aku ataupun Albert ingin mengambil satu milik kalian dengan menikahkan Kelvin dengan putrimu!"


"Tapi Ria, jika anak mu tidak mencintai anak ku apa nanti nya tidak menyakiti hati mereka?"


"Sebenarnya aku juga bingung, apa Kelvin mengatakan pada mu bahwa dia punya kekasih?"


"Iya"


Maria memejamkan mata saat mendengar bahwa Kelvin memiliki kekasih di luar sana, lalu sanggup kah dia melihat putri kesayangannya suami itu di sakiti oleh anak kandung mereka sendiri, lalu apa yang harus di lakukan nya.


"Kamu tidak perlu merasa bersalah Ria, putri kesayangannya suamimu ini juga punya kekasih bukan?" tanya Geffrey sambil merangkul pundak putri tercintanya itu.


Diana tidak langsung menjawab di sana, dia membeku saat mendengar pertanyaan ayah nya itu.


"Itu tidak mungkin sayang, tadi Diana sudah mengatakan bahwa dia tidak memiliki kekasih!"


"Sekarang coba tanyakan pada nya, aku yakin dia tidak akan berani berkata jujur di hadapan Albert!"

__ADS_1


"Di, katakan sayang apa benar apa yang di ucapkan Ayah mu itu?"


__ADS_2