Aku Madu Sahabat Mama

Aku Madu Sahabat Mama
Honey


__ADS_3

"Honey?"


"Maaaaa!" rengek Diana saat mama nya kembali ingin mengacaukan acara ulang tahun nya.


"Jangan dengarkan dia honey, mama mu itu hanya iri saja, karena suamimu itu sangat tampan dan awet muda!"


"sia-----!"


"Diam lah, biarkan saja mereka!"


"iiihhh, aku kan-----"


"Diam atau ke seret ke dalam kamar itu!" ucap Geffrey sambil menunjuk salah satu pintu kamar yang ada di sana.


"Dia hanya akan diam saat dengan pawang nya saja!"


"Kau pikir kau tidak?" kata Agatha yang tidak terima di Katai seperti itu.


"Lebih baik kita pergi saja, biarkan mereka berdua bergulat di sini!" ucap Geffrey pada anak dan menantu tua nya itu.


"Itu lebih baik seperti nya!"


"Ayo!"


""Eeehh kalian mau kemana?"


Tanya Maria saat melihat Diana di apit dua laki-laki itu melangkah ke pintu.


"Kalian lanjutkan saja, kami akan merasakan ulang tahun Diana di luar sana!"


Mereka berdua langsung diam tanpa berkata apa pun, bahkan saling memeluk satu sama lain seperti yang sering mereka lakukan saat masih sekolah dulu dan itu masih berlanjut sampai sekarang.


Terlebih kalau ingin merayu kedua pria nya itu, seperti yang terjadi saat ini.


"Lihat lah tingkah nya Al, sudah punya cucu masih saja seperti remaja baru menetas!"


"Kau pikir mereka ayam !"


"Aah sudah lah aku mau pulang dan tidur saja, kalian semua menyebalkan!"


"No no my princess, kita rayakan ulang tahun nya sekarang.


Diana berdoa di hadapan kue ulang tahun yang di bawah suami nya itu.



"Selamat ulang tahun honey!"


"Terimakasih Om!"


"Katanya suami tapi manggil nya masih Om aja" cibir Agatha yang entah malam ini dia tidak seperti biasa nya.

__ADS_1


"Grey rupanya ibu mertua merindukan kegiatan panas kalian!"


"Dasar menantu kurang ajar awas kau ya!"


"Sudah hentikan kalian ini, selalu saja bertengkar!"


"Sekarang potong kue nya Di!"


Diana pun menerima pisau kue yang di berikan Maria pada nya, lalu memotong kue pertama nya dan menyuapkan nya pada Albert suaminya.


Dia pun melakukan hal yang sama pada semua orang yang ada di sana.


"Aku punya hadiah untuk mu honey!" kata Albert mengeluarkan sebuah kotak yang dia masukkan ke dalam saku celana dan memberikan nya pada istri kedua nya.


"Buka lah!"



Diana menatap tidak percaya dengan apa yang di berikan oleh suaminya itu, sebuah kalung dengan inisal nama mereka di sana, ini sangat indah dan Diana menyukai nya.


"Aku sudah melabeli mu dengan inisial nama ku di sana, jadi jangan sekali-kali berani pergi dengan laki-laki lain!"


Diana mengerutkan keningnya, dia tidak tahu kalau suaminya itu akan lebih posesif lagi dari saat belum terungkap semua nya.


"Jangan heran Di, suami kita itu memang sangat posesif, jadi selamat datang di keluarga Hamilton!" ucap maria merentangkan kedua tangannya meminta madu nya itu masuk dalam pelukan nya.


Grep.


Ibarat nasi jika sudah berubah jadi bubur alangkah baik nya di tambah kan dengan ayam suwir, telur puyuh, cakue dan Bawang goreng sekalian biar enak.


"Selamat ulangtahun princess Hamilton!"


"No Tan, princess Hamilton nanti buat cucu nya papa saja!" ucap Diana sambil beralih pada pelukan Papanya.


Geffrey langsung melirik lagi pada Albert tengah menatap sengit juga pada mertuanya itu


"Apa mau mukulin aku lagi silakan Grey!"


"Sayang nya aku tidak berminat sama sekali!"


"Selamat ulang tahun sayang nya Papa?"


"Terimakasih pa!"


"Selamat sayang, jadilah istri yang menjadi istri yang baik untuk suami mu, berbakti seakan kamu tengah berbakti pada orang tua mu"


"Terimakasih ma, jadi apa aku boleh punya anak dengan Om Al ma?"


Uhuk-uhuk.


Agatha dan Maria sampai tersedak air liur saat mendengar pertanyaan yang paling absurd yang keluar dari mulut Diana.

__ADS_1


"Terserah suami mu mau buat anak atau tidak kenapa tanya pada mama!"


"Siapa tahu mama batu keberatan kalau aku hamil anak Om Al!"


"Dia memang harus menghamili mu Di, kita harus lihat 'itu' nya masih berfungsi dengan baik atau tidak!" ucap Maria dengan santai nya.


Albert membulatkan matanya mendengar apa yang di katakan oleh istri pertama nya itu, dia tahu seberapa perkasa nya miliknya itu lalu kenapa sekarang meragukan nya.


Maria kau kenapa membangkitkan jiwa gila suami mu, apa kamu lupa bagaimana cara dia mempermainkan tubuh mu itu.


Bahkan kau saja kesulitan untuk mengimbangi nya jika di sudah berada di atas mu.


"Lihat saja kau, kalau sudah waktunya aku akan membuat kalian berdua sama-sama tidak bisa jalan esok harinya!"


"Sombong sekali anda, aku tidak yakin kau bisa mengalahkan dua wanita dalam satu malam sekaligus!" ucap Geffrey dengan senyum mengejek pada Albert sambil melipatkan tangan di dada nya.


"Kau meremehkan aku Grey, lihat saja nanti jika aku bisa membuktikan nya, kau harus memberikan aku rumah mewah yang kemarin kita kunjungi!"


"Jangan banyak omong buktikan saja, dan jika kau yang kalah aku siap-siap saja kehilangan jutaan dolar mu!"


"Apa yang kalian lakukan, apa kalian berdua sudah gila, kalian pikir mereka berdua apa kalian jadikan taruhan seperti itu!"


"Kita harus menguras harta menantu sombong dan tua mu itu sayang!"


"Aku ti------!"


"Diam lah mama mertua kenapa kamu heboh sekali lihat dua istri ku saja tidak keberatan!"


"Terserah mu saja, kalian berdua juga kenapa hanya diam saja saat di jadikan bahan taruhan oleh kadal buntung dan buaya buntung ini!"


Baik Maria atau pun Diana mereka sama-sama mengangkat bahu nya tanda tidak ingin membahas apa yang di katakan oleh Agatha.


"Dasar gila, ayo sayang kita pulang terlalu lama di sini kita bisa tertular gila nya mereka"


"Hey dia istri mau kamu bawa ke mana,?"


"Tentu saja pulang!"


"No no no, mulai saat ini dia akan tinggal di sini di istri ku!"


"Jangan gila kamu mau menyatukan dua ratu dalam satu rumah!"


"Kenapa tidak, apa aku harus menyebrang jalan dulu jika mau meniduri istri kedua ku, yang benar saja!"


Haah.


Agatha sampai memukul menantu nya itu yang berucap seakan tidak ada yang salah dengan apa yang di katakan nya.


Sedangkan Diana tersipu malu, dia bahkan sudah membayangkan bagaimana jika suami tercinta cinta nya itu berada di dalam tubuh nya.


Aaahhhh

__ADS_1


__ADS_2