
Diana masuk ke tempat pertemuan dengan seorang wanita yang berjalan menunduk di Belakangnya, di sana sudah ada Om Albert, Tante Maria, juga Mama dan Papanya.
Dengan perasaan yang berkecamuk antara berani dan tidak dia pun mempersilahkan wanita yang tidak ada kaitannya dengan pertemuan itu untuk masuk dan memperkenalkan nya sebagai Mamanya.
"Maaf terlambat tadi Mama terjebak macet jadi aku menunggunya di depan"
Deg.
Semua orang langsung mengarahkan pandangan pada perempuan yang berdiri samping Diana, ya mereka tidak salah dalam mengenali siapa perempuan itu, dia tak lain adalah Asisten pribadi Diana, Jennifer.
Lancang sekali pikir mereka.
"Apa-apaan ini Grey?" bentak Albert yang tak terima melihat sahabatnya itu di permainkan.
"Seperti yang kau lihat dan ku pikir semuanya sudah jelas bukan!" ucap nya dengan nada yang begitu meyakinkan padahal telapak tangan nya berkeringat dingin.
__ADS_1
Takut
Itu pasti, tapi dia bersikeras untuk tetap melanjutkan akting itu untuk membalas kelakuan mereka.
"Sayang kemari lah!" ucap nya pada dua wanita yang tengah berdiri di depan pintu.
Mereka berdua pun mendekat dengan perasaan campur aduk, apa lagi Jennie dia seakan tidak menemukan udara di sana, semua terasa sesak nafas saat melihat ekspresi yang di tunjukan ketiga orang yang ada di sana.
"Di, jelaskan ini semua sama kita, apa yang sebenarnya terjadi,?" tanya Maria dia mencoba meredam amarah nya, sedangkan Agatha dia hanya diam tanpa mau bertanya ataupun beranjak dari sana, dia diam bagaikan patung yang ada di sana.
"Mama sejak kapan Mama mu dia Diana?", tanya Albert yang masih mencoba untuk tidak mencaci suami sahabat nya yang tak lain adalah sahabat nya sendiri.
"Lalu siapa mama ku?"
"Kamu benar-benar sudah tidak menganggap aku ibu mu lagi Diana"
__ADS_1
"Maaf anda siapa? aku tidak mengenal anda?" jawab Diana tanpa berani menatap wajah kecewa Mama nya itu.
"Jelaskan ini semua sekarang juga Grey bagaimana bisa kau menikah dengan Asisten anak mu sendiri dan kamu Diana bisa-bisa kamu menerima begitu saja saat tau perselingkuhan Papa bahkan kamu mendukung pernikahan mereka!"
"Aku tidak mengatakan bahwa dia istri nya Papa, aku juga tidak tahu kemana perginya wanita yang menjadi istri Papa itu?" jawab Diana sambil menatap sengit ke arah Albert.
"Lalu ini siapa yang duduk di sebelah istri Om, Diana!" geram nya.
"Loh, bukan nya kamu tadi bilang kalau kalian juga tidak tahu kemana perginya istri ku bukan?" jawab Geffrey
"Apa kalian pikir aku tidak panik di sana, tapi kalian seolah tidak bersalah sedikitpun, aku sudah seperti orang gila karena khawatir tapi apa yang kamu katakan saat aku bertanya, ha?" kata Geffrey meluapkan emosi nya.
"Aku pikir karena istri ku bersama kalian jadi aku meninggalkan nya begitu saja, kau tau sendiri Al, jika dua orang ini bersama mereka seperti tidak membutuhkan suami nya lagi," lanjutnya.
Semua orang diam tanpa kata, mereka membiarkan Geffrey mengeluarkan emosi nya saat itu, ya mereka akui bahwa apa yang mereka lakukan adalah salah, jadi mereka hanya diam saja tanpa berniat membela diri.
__ADS_1
"Apa kamu sudah tidak menganggap ku suami mu lagi?"