Aku Madu Sahabat Mama

Aku Madu Sahabat Mama
seperti bertukar peran


__ADS_3

"Sudah kita nikah kan saja mereka, satu Minggu lagi m, tiga hari lagi aku akan datang ke rumah mu sebagai lamaran resmi nya dan satu Minggu lagi pemberkatan sekaligus resepsi nya di hotel bintang lima milik ku, bagaimana?"


"Boleh saja, catering nya kita ambil dari restoran punya David dan Stevani, sovenir nya pakai dari perusahaan cabang milik q kita pakai hiasan kaca cantik di hiasi foto-foto prewedding nya, bagaimana?"


"Konsep pernikahan kita serahkan sama wedding organizer cabang milik ku saja grey!" usul Maria.


"jangan lupakan kue pernikahan nya bisa ambil dari toko punya, aahh aku punya model terbaru konsep kue pernikahan yang baru saja aku rancang, dan peluncuran nya pas pertama untuk pernikahan mereka saja!"


"Oke semua sudah siap, tinggal gaun pengantin nya biar di urus sendiri oleh Diana dan undangan pernikahan biar Kelvin yang membuat desain nya" kata Albert lagi.


Lagi-lagi kesalahpahaman yang terjadi membuat kedua manusia yang tidak saling mencintai itu harus benar-benar menikah.


Kelvin yang sangat frustasi di sini, bagaimana tidak niatnya datang ke sini untuk merencanakan sesuatu yang bisa mereka buat alasan agar pernikahan mereka di batal kan tapi malah berakhir sial.


Atau mungkin mereka berdua harus berdamai dengan takdir mereka yang akan menjadi sepasang suami istri, entah lah baik Diana ataupun Kelvin mereka sudah kehabisan kata-kata untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.


"Bersabarlah tinggal satu Minggu lagi kalian berdua boleh melakukan hal yang tertunda tadi" goda Maria pada kedua orang yang masih sangat kikuk itu.


"Tha, sepertinya kamu harus meminggit putri mu itu, supaya dia tidak di makan lagi oleh kadal buntung ini, setidak nya sampai satu Minggu kedepan!"


"Kau benar Al, jangan sampai apa yang kau lakukan dulu pada Maria terjadi juga pada putriku"


"Aku lagi, apa aku sebanding itu dulu hingga kalian terus saja membully ku?"


"Kau manusia paling bejat yang pernah aku kenal Al, dan sayang nya sahabat ku ini mau-maunya sama komodo lidah panjang,!" jawab Agatha yang begitu senang bisa membuat calon besan nya itu tak berkutik lagi.


"Ma, kalau aku punya calon ku sendiri apa aku boleh menikah dengan nya saja!"


"No!"


"Tapi kita tidak saling mencintai ma!"


"Kalau kalian tidak saling mencintai lalu kenapa kalian melakukan hal tersebut katakan apa alasan kalian berdua?" tanya Geffrey yang tampak sedikit geram pada putri dan calon menantu nya itu.

__ADS_1


"Kita punya pasangan masing-masing Om,!"


"Di, katakan pada Om kalau itu tidak benar sayang?" tanya Albert pada calon menantu nya itu.


Diana terkesiap mendengar panggilan yang dari Albert, kenapa kata-kata itu seakan menggetarkan seluruh tubuh nya, membuat darah nya berdesir hanya kata panggilan itu.


"Katakan siapa dia sayang!"


"Tidak-tidak Om, aku tidak dekat dengan siapa pun dan tidak punya pasangan sana sekali!"


"Tapi boleh kan pernikahan ini di batalkan saja, aku dan Kelvin sama-sama tidak saling mencintai"


"Cinta bisa tumbuh seiring berjalannya waktu, dulu Om dan papa mu juga kita mencintai orang lain tapi kita berdua kembali lagi pada orang yang setiap waktu bersama kita?"


"Bukan kah itu bukti yang kuat, bahwa cinta hadir seiring berjalannya waktu?"


"Semua itu tak sama Pa, jangan sama kan semua dengan apa yang terjadi!"


"Urus anak mu itu, jangan sampai membuat ku malu!"


Setelah mengatakan hal itu, Albert keluar dari dari ruangan tersebut, dia pergi entah kemana, sedangkan mereka berlima hanya menyaksikan saja apa yang di lakukan oleh Albert.


Mereka tidak akan bisa melawan keputusan Albert jika dia emosi, Geffrey yang terkenal tegas pun akhirnya mengambil alih peran Maria agar bisa berbicara hati ke hati dengan Kelvin.


"Kalian keluar lah, aku ingin berbicara empat mata dengan putra ku!"


Tanpa menjawab, mereka semua keluar dari ruangan tersebut, dan tinggal lah mereka berdua yang ada di sana.


"Vin?, dari kecil kamu selalu dekat dengan ku, saat Albert sibuk dengan urusan pekerjaan nya, kamu selalu datang pada ku dan bisa di katakan bahwa kau besar dengan kedua tangan ku,!"


"Bahkan kamu lebih dekat dengan ku dari pada ayah mu sendiri, orang pertama yang kamu cari saat setelah pengambilan raport adalah aku, bukan Albert!"


"Jadi sekarang katakan pada ku, apa alasan mu menolak putri ku?"

__ADS_1


"Apa sebegitu buruk nya putri ku hingga kamu tidak mau menghabiskan waktu bersama nya?"


"Buuukkaaaan seperti itu om, aku hanya tidak ingin menyakiti nya, dia mencintai orang lain Om dan itu bukan aku, dan aku pun juga begitu" jawab kelvin, dia langsung menundukkan kepalanya dia tidak kuat jika menatap mata pria yang begitu menyayangi melebihi cinta Albert pada nya.


"Siapa dia?"


"Aku juga tidak tahu Om, tadi niat nya aku ingin dia memberitahu pada ku tentang pria itu, tapi malah kepergok Mama dan Tante!"


"Om dan Tante menyayangi mu sejak dulu tidak akan pernah berubah jangan takutkan apa pun"


"Walau sebenarnya aku sangat ingin kamu yang menjadi pria yang bisa menjaga Diana saat aku sudah tiada nanti, pria yang ku urus dengan tangan ku sendiri !"


"Om apa pun itu Diana akan tetap menjadi tanggung jawab ku terlepas aku menjadi suaminya atau pun tidak, aku janji pada mu Om!"


"Lalu bagaimana dengan janji mu pada Albert,? bukan kah kamu juga berjanji akan menikahinya?"


"Aku tidak tahu Om, aku hanya ingin dia bahagia tapi aku yakin bahwa bahagianya bukan dengan ku?"


"Tapi tadi Diana bilang kalau dia tidak punya pasangan atau orang yang di sukai nya?"


"Om, pasti tahu bagaimana kedekatan Papa dan Diana, dia lebih takut pada papa dari pada sama Om yang notabene adalah ayah nya sendiri!"


"Kau benar! dia lebih dekat dengan Albert dari pada dengan ku, karena dulu Stevani yang begitu tidak ingin berbagi maka Albert lah yang selalu menjadi pundak nya!"


"Ahh aku semakin pusing saja, kita ini sudah seperti bertukar anak dan ayah saja, kamu dekat dengan ku karena aku yang menginginkan anak laki-laki begitu juga dengan Albert!"


"Tapi Vin, bagaimana jika ancaman Albert benar-benar terjadi, kamu tahu pasti bagaimana keras kepala nya ayah mu itu"


"Aku juga bingung Om?"


Mereka berdua terdiam, tidak tahu apa yang harus mereka lakukan tapi tiba-tiba Geffrey menanyakan sesuatu yang membuat Kelvin tidak bisa menjawab nya.


"Siapa, Siapa wanita yang kamu cintai Vin?"

__ADS_1


__ADS_2