Aku Madu Sahabat Mama

Aku Madu Sahabat Mama
Kabur


__ADS_3

Pernikahan adalah suatu momen sakral yang dinantikan oleh banyak pasangan yang tengah menjalin cinta dan tak akan terlupakan setiap detail proses dari lajang menjadi berpasangan.


Tapi jika pernikahan itu bukan atas kemauan dari kedua calon pengantin, apakah mereka masih akan mengingat, tentu tidak bukan, mungkin mereka akan mengingatnya sebagai hari paling buruk dan mengerikan yang terjadi dalam hidup mereka.


Itulah yang tengah di rasakan oleh Diana Beatrix, di hari yang menurut sebagian orang merupakan hari yang penuh dengan kebahagiaan nyatanya tidak untuk wanita yang kini tengah berdiri di samping sang Ayah, dia di haruskan menikah dengan lelaki yang sama sekali tidak di cintai nya itu.


Di saat semua orang yang ada di ruang tunggu terlihat begitu panik akan ketidakhadiran sang pengantin pria, maka dialah orang yang terlihat begitu santaijj bahkan di kini tengah menikmati secangkir teh dan black forest cake yang menjadi dessert favoritnya, juga jangan lupakan tangan kirinya yang tengah menggenggam ponsel pintar nya.


Namun suasana itu tidak bertahan lama kala suara sang ayah mengusik ketenangan hati nya.


"Astaga Di, saat situasi seperti ini kamu masih sempat-sempatnya menikmati teh mu"


"Lalu aku harus bagaimana, apa aku harus mencarinya saat ini juga"


" Setidaknya tunjukkan rasamu sedikit saja, ini hari pernikahan mu dan calon suami mu belum juga datang?"


"Ya batalkan saja pernikahan ini!"


"Apa kamu bilang seenaknya saja main batal in pernikahan mau di taruh di mana muka Ayah mu ini"


Tak ada jawaban yang keluar dari mulut Diana, dia hanya menggidikkan bahunya tak tahu apa yang ada di isi kepalanya, namun sebuah ide gila tiba-tiba terlintas begitu saja.


Dia lantas berdiri menghampiri Ayahnya yang tengah bersitegang dengan calon mertuanya, ah tidak sebentar lagi dia akan menjadi menantu Ayah.


"Kemana perginya anakmu itu, Al?" Tanya Papa Geffrey pada teman sekaligus calon besannya itu.


"Aku tidak tau Grey, tadi kami berangkat bersama-sama tapi ketika aku sampai disini dia tidak ada"


"Aku sudah berusaha menghubungi nya tadi Grey tapi nomor telepon nya tidak aktif!"


"Aku gak mau tau Al, kamu harus secepatnya menemukan anak mu itu, mau di taruh di mana muka ku kalau sampai pernikahan ini di batalkan, aku malu sama semua tamu undangan yang yang hadir!" Kata papa Grey menekan teman nya itu.


"Kau pikir hanya kau saja yang malu aku di sini orang pertama yang akan sangat malu jika orang tau bahwa putra ku kabur di hari pernikahan nya!"

__ADS_1


"Kalau Kelvin tidak hadir kenapa tidak om Al saja yang menikahi ku?" Kata Diana dengan entengnya seakan apa yang dia katakan itu bukan sesuatu yang besar.


Semua orang yang ada di sana menolehkan pandangannya pada Diana yang berucap tanpa beban sedikit pun.


"Apa yang kau katakan Di, jangan mengada-ada kamu!" Bentak Papa grey untuk pertama kali nya pada putri keduanya itu.


Dia benar-benar tidak habis pikir dengan apa yang di pikirkan oleh Diana, di saat seperti ini dia bisa-bisanya dia berkata hal yang sangat tidak masuk akal, apa lagi di samping kiri Albert ada Maria yang terkejut sama seperti mereka.


"Tidak ada jalan lain lagi Pa"


"Tidak aku tidak setuju dengan usulan putri mu itu?"


"Kau pikir aku rela anak ku kau jadikan istri kedua mu ha" bentaknya malah semakin menjadi jadi


"Aku juga punya otak yang masih waras tidak mungkin aku mau menduakan istriku" jawab Albert dengan penuh penekanan di dalamnya.


"Terserah kalian saja'' ucap nya lalu duduk sambil memainkan ponselnya.


Sementara itu perdebatan dua orang itu masih saja berlangsung hingga Aspri dari Albert Hamilton mengatakan bahwa pembuka agama sudah menunggu di depan altar.


"Dasar sialan aku tidak bisa berpikir apapun saat ini?" Jawab Albert sambil mengusap wajah nya.


"Sudah ku katakan tidak ada pilihan lain selain kita menikah!" Kata Diana dengan pandangan yang masih tertuju pada ponselnya.


"Kamu ini apa-apa Diana, setelah apa yang kamu lakukan kemarin dengan Kelvin sekarang kamu mau menikahi ayah nya, aku sungguh tidak bisa menebak jalan pikiran mu!" kata Agatha.


"Ma sudah aku katakan bukan, aku dan Kelvin tidak melakukan apa pun!" jawab nya dengan ada frustasi nya.


"Tidak atau belum Diana, aku sama sekali tidak membenarkan tindakan putra ku!"


"Kalau pun harus mencari pengantin pengganti kenapa harus Albert, bukan kah ada David?"


"Aku tidak mau menikah dengan kak David si kutub itu!"

__ADS_1


"Kamu tidak dalam posisi tawar menawar Diana!"


"Tapi aku yang menikah pa!, kenapa aku tidak bisa menentukan sendiri dengan siapa aku ingin menikah?"


"Katakan dengan siapa kamu ingin menikah, suruh dia datang kesini sekarang juga aku akan menikahi kalian" kata Geffrey


Diana bingung di sana dia tidak mungkin akan mengakui bahwa laki-laki yang dia inginkan adalah orang yang tadi dia sebutkan.


"Kenapa diam, katakan saja, kalau orang itu memang pantas menjadi suami mu, aku sendiri yang akan menjemput nya sekarang!" kata Albert yang berdiri tidak jauh dari tempat Diana duduk.


"Dia tidak bisa datang,!" alibinya


"Kenapa tidak bisa datang, apa dia ada di luar kota atau bagaimana sayang?" tanya Maria dia juga tidak menginginkan lelaki yang sudah sejak lama menjadi suami nya itu harus membagi nya dengan wanita yang seusia dengan anak kedua nya itu.


"Dia ada di tempat yang jauh, sudahlah jangan membahas dia lebih baik sekarang siapa yang akan menikah denganku?"


Semua orang terdiam tidak ada yang bisa mengambil keputusan di sini.


"Kalau tidak ada batalkan saja,!"


"Tapi kenapa harus Albert sayang, bagaimana dengan Tante Maria?" tanya Agatha dengan lembut menekan suaranya.


"Itu kesalahan kalian sendiri, aku dan Kelvin sudah bilang kalau tidak mau di jodohkan, tapi kalian saja yang masih ngotot!"


"Bagaimana kalau kamu menikah dengan David saja Di?"


"Tidak Om, sekali tidak ya tidak!"


Saat Albert ingin menjawab ucapan calon menantu nya itu, tiba-tiba .


Ting


Ponsel yang ada di genggaman tangan Albert denting, apa pesan masuk dari nomor yang tertulis nama sang calon menantu, dia menoleh sejenak ke arah Diana lalu membuka pesan yang ada di tertera di sana.

__ADS_1


Sontak ia membulatkan mata nya setelah membaca pesan singkat itu dia meneguk ludah nya lalu berkata dengan nada yang sedikit ketakutan dia pun berkata


"Ma ijinkan aku mengganti Kelvin menikah Diana."


__ADS_2