Aku Madu Sahabat Mama

Aku Madu Sahabat Mama
Fakta


__ADS_3

Albert langsung terbawa emosi saat tahu ponsel milik istri pertama nya itu ada di dalam kamar Diana, dia tidak habis pikir dengan apa yang sebenarnya terjadi, kenapa seakan ada skenario yang sengaja dimainkan di belakang nya.


"Semoga saja dugaan ku salah" ucap Agatha yang menaruh curiga pada putrinya sendiri.


"Aku akan mencari kebenaran nya, aku tidak akan mengampuni siapa pun yang berani berbuat ulah, meski itu putri ku sendiri" ucap Geffrey yang setengah malu pada Albert jika kecurigaan nya itu terbukti.


Tut


Tut


Tut....


"Haloo om" jawab Kelvin dengan suara khas bangun tidur.


"Apa kamu sudah menemukan mama mu?" pancing Geffrey yang sebenarnya dia tidak tahu apa pun.


"Aku tidak mengetahui nya om, tapi sampai saat ini aku belum menemukan di mana Mama"


"Jadi benar Mama mu pergi dari rumah"


Deg.


Kelvin yang tadi nya masih setengah mengantuk itu tidak sadar mengatakan yang sebenarnya terjadi, dia pikir kalau sahabat papa nya itu tidak lagi peduli dengan mama nya yang tengah sakit hati akibat ulah putrinya yang merebut papa nya itu.


"Ituu, anuuu"


"Katakan apa yang terjadi, kenapa kamu tidak mengatakan pada ku, aku papa mu"


"Apa aku tidak salah dengar, berulang kali aku mencari mu, tapi kamu malah asyik di dalam kamar bersama wanita yang telah merebut papa ku, seorang suami yang tidak pernah membiarkan mama ku meneteskan air mata nya dulu"


"Tapi saat ini dia lah orang yang memberikan kesakitan untuk Mama ku, dan aku tidak akan memaafkan mu"


"Apa yang kamu katakan, aku sama sekali tidak tahu kalau kamu mencari ku"


"Itu karena kamu terlalu asyik menikmati daun muda yang tidak tahu diri itu"


"Tutup mulutmu Kelvin" bentak Albert yang tidak terima dengan apa yang di katakan oleh anak nya itu, apa lagi di sana ada orang tua dari wanita yang di katai nya, meski dia sendiri ingin melakukan hal yang sama dengan apa yang di lakukan Kelvin.

__ADS_1


"Terus saja bela wanita ****** itu, kalau sampai ada apa-apa dengan mama ku, aku tidak akan pernah memaafkan mu dan aku akan membuat kalian semua hancur dan rata dengan tanah"


Tut.


Albert menahan diri nya untuk tidak membuat kekacauan ini semakin merembet kemana-mana dia diam di sana meredakan emosi yang ada di dalam dada nya.


Tok


tok


tok


Geffrey berjalan membuka pintu kamar nya, dia mengerutkan keningnya saat melihat anak buah dari menantu nya itu mengetuk pintu kamar nya.


Belum lagi sikap nya yang aneh menimbulkan pertanyaan dari Geffrey.


"Ada apa?"


"Apa Tuan Albert ada di sini?" tanya nya terus memperhatikan kanan kiri nya.


"Kau Kenapa?"


Albert pun menerima nya, lantas dia buka dan benar itu adalah tulisan tangan dari istri pertama nya, namun saat dia akan membacanya Diana datang dan langsung merebut kertas yang ada di tangan Albert.


"Lancang, kenapa kamu memberikan ini pada suami ku, sudah aku katakan apa pun yang ada di rumah itu kalian harus memberikan nya pada ku" marah nya pada anak buah Albert.


Albert tidak percaya dengan apa yang di lihat nya saat ini, di mana dia merasa bahwa wanita yang di depan nya itu bukanlah putri dari sahabat yang tidak pernah meninggalkan suara nya, apa lagi depan nya Diana akan bersikap manis seperti anak kecil yang merindukan orang tuanya.


"Apa-apaan kamu Diana" bentak Geffrey yang tidak lagi bisa menahan amarahnya.


"Kenapa Papa membentak ku" ucap Diana pada papa nya.


"Apa ini sifat mu yang sebenarnya, aku tidak menyangka kamu akan seperti ini, rupanya aku dan juga suami mu ini teleh berlebihan memanjakan mu hingga kau menjadi anak yang tidak tahu diri" marahnya pada Diana yang bergelayut di lengan Albert.


Sedangkan Albert dia shock dengan apa yang di lihat nya saat ini, di mana istri itu berani membentak papa nya sendiri.


Lalu bagaimana dengan istri pertama nya selama ini, apa dia juga seperti itu pada Maria istri pertama nya, Albert yang larut dalam lamunan nya tersentak kaget saat istrinya itu menarik lengan tangan nya.

__ADS_1


"Ayo hubby kita pergi dari sini, papa jahat pada ku, aku hanya ingin bersama suami ku saja papa tidak mengizinkan nya"


"Katakan pada ku di mana istri ku?" tanya Albert dengan suara dingin serta sorot mata yang selama ini tidak pernah ada seorang pun yang tahu kecuali Maria.


"Aku di sini, aku tidak kemana-mana"


"Aku tanya sekali lagi di mana istriku, Maria" bentak Albert dengan suara yang menggelegar di sana, Diana sampai melepaskan tangan nya, karena merasa takut pada Albert.


"Hubby"


"Tenangkan diri mu Al, kita cari Maria sama-sama"


"Untuk apa, untuk apa kalian mencari wanita penyakit itu, biar kan saja dia pergi dari pada dia di sini hanya menjadi beban saja"


"Kurang ajar"


Plak.


"Papa, kamu menampar ku hanya untuk membela wanita yang tidak jelas asal-usulnya itu, di banding aku yang darah daging mu"


"Iya, kenapa kamu mau marah, ayo marah, setidak nya dia lebih bermoral di banding kan kamu yang tidak punya hati"


"Aku sungguh malu dengan tingkah mu yang seperti ini" geram nya lagi.


"Asal papa tahu, aku telah membeli sahabat papa ini dari istri nya, aku lah, aku yang mendonorkan ginjal ku untuk nya, asal dia mau memberikan suaminya, dan perjanjian kita telah berakhir jadi dia harus pergi"


Agatha menutup mulutnya kaget saat mendengar fakta tak terduga yang selama ini tidak mereka ketahui, sedangkan Geffrey dia memejamkan mata nya saat mendengar ulah nekad putri nya itu agar obsesi nya terwujud.


Jangan tanyakan apa yang di rasakan oleh Albert saat mengetahui fakta yang selama ini tertutup rapi kini dengan sendirinya muncul saat dia mulai melupakan.


Sebuah fakta yang tidak bisa di nalar dengan akan sehat nya, ini terlalu rumit dan sulit untuk di jabarkan dengan kata-kata.


"Ayo hubby kita pulang ke rumah kita, aku tidak betah di sini" ucap Diana menarik lengan suami nya.


"Kenapa?"


Semua orang terdiam saat mendengar apa yang di ucapkan Albert, tidak ada yang berani menjawab sampai kini Albert memegang kedua pundak Diana dengan kasar.

__ADS_1


"Katakan pada ku kenapa kamu melakukan ini semua" bentak nya


"Karena aku mencintaimu dan aku tidak ingin berbagi dengan wanita itu"


__ADS_2