Artificial God

Artificial God
Sensasi Yang Sama


__ADS_3

"Hahahaha! rasakan itu! kalian adalah orang bodoh jadi jangan pernah berpikir untuk berada di atas ku!" ucap Yugoslavia yang tertawa dengan keras, dan merasa dirinya hebat. Dia benar-benar orang yang sangat sombong haus akan perlakuan buruk terhadap orang-orang dibawahnya.


Panas! panas sekali! tubuhku terbakar, dan aku tak bisa menghentikan kobaran api yang membakar bagian dalam tubuhku. Sebenarnya minyak tanah macam apa yang dia gunakan untuk membakar ku. Dan yang lebih sialnya lagi api yang membakar ku adalah api milik Gordials, api yang sangat panas bagaikan neraka. Aku mulai kehilangan kesadaran ku secara perlahan, dan hanya melihat kobaran api yang membakar tubuhku.


Syut! aku kehilangan kesadaran ku dalam keadaan terbakar, dan aku terjatuh dari atas pohon yang sangat tinggi. Kepalaku lebih dulu jatuh, jika begini... kepalaku akan hancur menyentuh tanah, dan bebatuan di bawah. Grep! namun tiba-tiba saja adalah seseorang yang melompat, dan menangkap ku yang sedang terjatuh itu, dan dia menghilang kobaran api yang membakar tubuhku, begitu juga kobaran api yang ada di dalam tubuhku.


Dia menyingkirkan kobaran api itu dengan mudah seperti memindahkan barang, dia adalah Tygruth si pengendali benda, "Sepertinya aku tidak telat... sekarang pulanglah..." ucap Tygruth padaku yang sedang dalam keadaan tak sadarkan diri. Kemudian Tygruth menggunakan kekuatannya untuk membawaku terbang ke suatu tempat.


Sementara itu keadaan Gordials terluka cukup parah karena serangan ku. Karena serangan malaikat ini sangat berdampak besar bagi bangsa iblis. Tubuhnya yang terkena serangan ku itu rusak, dan lukanya membekas di tubuhnya. Luka yang di dapatkan itu tak akan pernah pulih kembali, karena itu adalah kekuatan murni dari malaikat.


"Hah... sial, padahal aku sengaja mati agar mendapatkan tubuh yang baru. Tapi baru sebentar aku hidup bekas luka menyebalkan ini ada lagi, yah... setidaknya bekas lukanya tidak seburuk diriku dulu" gumam Gordials yang mengerutkan dahinya dengan perasaan sedikit kesal karena ingin mendapatkan tubuh yang mulus.


"Jadi kau masih bertahan ya, bocah iblis?" ucap Yugoslavia yang berdiri di belakangnya.


"Tentu saja pak tua busuk! gara-gara kau tubuhku menjadi seperti ini. Seharusnya kau tidak menghindari serangan itu pak tua!" ucap Gordials yang marah besar. Duarrrrr! tiba-tiba saja keluar lahar panas dari bawah tanah yang di injak Gordials, lahar panas itu membakar tubuhnya, dan laharnya berceceran tak beraturan.

__ADS_1


Kemudian semuanya terkejut begitu melihat Gordials menggunakan kekuatan transformasi neraka sepenuhnya! itu adalah kekuatan transformasi dengan angka seratus persen. Tubuhnya berubah menjadi warna merah kegelapan yang menyalahgunakan, dan mengeluarkan dua tanduk dari dahinya, kuku yang tajam dari tangan, dan kakinya.


Matanya menghitam, dan pupil matanya berwarna putih. Crack! krauk! kemudian muncul tulang-tulang keras dari bebatuan neraka yang keluar dari tubuhnya secara tak merata. Ini adalah kekuatan tranformasi yang terhebat yang pernah dilihat Tygruth.


"Bersiaplah mati kau pak tua!" teriak Gordials yang memasang kuda-kuda sebelum melompat.


"Cih, padahal kalian memanggil ku monster, tapi kalian tak ada bedanya dengan ku!" ucap Yugoslavia yang mengeluarkan seluruh tentakel dari tubuhnya untuk menahan serangan Gordials yang sedang menuju ke arahnya. Boom! setiap lompatan Gordials mengeluarkan ledakan yang gila! semua jalur yang dia lalui terbakar habis meninggalkan lahar panas disana.


"Death Fist" ucap Gordials yang mengumpulkan energi kekuatannya di satu tumpuan, dan melepaskannya begitu mengenai lawan, tepat di ulu hatinya, dan menciptakan ledakan yang dahsyat. Ledakan itu meledak sampai ke belakang, dan menciptakan kerusakan yang fatal. Kemudian Yugoslavia mengeluarkan tentakel yang berbalut besi untuk menyerang balik.


Meski begitu Yugoslavia terus menyerangnya tanpa henti meski serangannya tak membuahkan hasil, "Kenapa kau lari dariku pak tua!" ucap Gordials dengan suaranya yang bergemuruh.


"Sial! kalau saja senjata listrik ku tak dihancurkan oleh anak itu. Pasti aku bisa menyerang bocah api ini!" ucap Yugoslavia dalam batinnya yang merasa kesal dengan ku.


"Hei bodoh! perhatikan sekeliling mu saat bertarung!" ucap Gordials yang tiba-tiba saja berada di depannya. Grep! kemudian Gordials menggenggam tubuh Yugoslavia, dan membanting nya dari langit ke tanah. Sebelum mendarat di tanah, keluar lahar yang sangat panas dari dalam tanah, dan membakar tubuh Yugoslavia.

__ADS_1


"Aaaaaaarggghh!" teriak Yugoslavia yang merasa kesakitan.


"Terbakar, dan matilah!" teriak Gordials sambil tersenyum menyeringai.


Tentakel tentakel miliknya yang disimpan di dalam tanah tak bisa menutupi api yang keluar dari tanah itu yang membakar dirinya. Karena tentakel miliknya akan langsung musnah sebelum mendekati lahar panas itu. Mesin terbang yang ada di tubuhnya, dan juga persenjataan yang tersimpan di tubuhnya meleleh, dan hancur karena tak kuat menahan panasnya api neraka.


Namun ada senjata satu lagi yang belum dia keluar kan. Senjata untuk menahan panas, sebuah tabung nitrogen cair yang dengan dosis tinggi. Gas nitrogen ini tidak mudah terbakar, dan biasa digunakan, mencegah kebakaran, dan ledakan. Cssssssstt! tabung gas yang tersimpan di dalam tubuhnya pecah, dan meledak mengakibatkan tubuhnya berevolusi.


Gas nitrogen itu terus keluar dari pori-pori kulitnya tanpa henti, dan tak pernah habis untuk waktu yang sangat lama. Udara dingin itu menyebabkan tubuh Yugoslavia membeku, sebuah serangan yang tidak di duga yang mengakibatkan lawan menjadi semakin kuat. Lahar panas yang membakar tubuhnya itu mulai menghilang karena gas dingin yang keluar dari tubuhnya.


Gordials benar-benar terkejut, dan tak menyangka kalau dia bisa menahan serangannya yang mematikan ini. Yugoslavia yang melihat dirinya berubah itu pun merasa terheran-heran, dia mengamati seluruh tubuhnya dengan heran. Tubuhnya yang sudah mau hancur itu, dan hanya tersisa bagian kepala, kini tubuhnya mulai terbentuk kembali.


"Apa-apaan ini? makhluk rendahan sepertinya? bagaimana bisa menahan serangan ku yang mematikan. Padahal aku menggunakan teknik yang sama untuk mengalahkan Phoenix, dan merebut kekuatan apinya yang sangat berharga. Tapi!? manusia ini? dia benar-benar manusia biasa kan? bagaimana bisa dia dapat menandingi makhluk mitologi!?" ucap Gordials dalam batinnya yang merasa sedikit ketakutan.


Tubuhnya sedikit bergemetaran mengingat suatu kejadian di masa lampau saat dia bertarung dengan makhluk mitologi berjenis Phoenix. Gordials yang merupakan makhluk biasa, tapi memiliki kemampuan yang sangat hebat untuk seukuran makhluk biasa itu dapat mengalahkan Phoenix sang makhluk mitologi Yunani tersisa dari bangsa Phoenix dengan kekuatannya yang dimiliki.

__ADS_1


Dia dalam keadaan sekarat begitu berhasil mengalahkan Phoenix, dan merebut kekuatan nya. Tapi, saat ini Gordials merasakan sensasi yang sama seperti sedang melawan Phoenix, sensasi yang mengerikan saat melawan makhluk mitologi. Tidak, bahkan sensasi ini jauh berbeda dari pada saat dia melawan Phoenix, sensasi ini... jauh lebih mengerikan baginya, itulah yang dia lihat dari Yugoslavia.


__ADS_2