Artificial God

Artificial God
Masalah Apa Lagi!?


__ADS_3

Setelah semuanya bersiap-siap, akhirnya kami melanjutkan liburan kami yang kedua di hari kedua. Semoga semuanya berjalan dengan baik-baik saja di liburan kali ini, meski saat ini Rouge sudah menjadi salah satu bagian dari kami. Mau tak mau kami harus menerimanya apa adanya, karena itulah prinsip tim Shan. Namun saat kami ingin keluar dari tavern, saat aku sedang menjulurkan tanganku untuk membuka pintu.


Di saat yang bersamaan ada seseorang yang ingin membuka pintu tavern nya juga. Orang itu adalah Toro, dan secara tak sengaja tangan kami bersentuhan. Setelah itu aku, dan Toro terdiam untuk sementara waktu, dan tak bergerak. Entah kenapa suasananya menjadi terasa sedikit tegang disini, astaga... padahal hari ini aku benar-benar ingin menjalani liburan kami dengan sangat menyenangkan. Apakah ada seseorang yang bisa membuat ini menjadi lebih buruk lagi?.


Setelah aku menunggu cukup lama, agar Toro membuka pintunya lebih dulu, dan keluar bersama dengan teman-temannya. Karena Toro tak melakukannya juga, maka aku yang harus melakukannya. Namun lagi-lagi terjadi hal yang sama, tangan kami bersentuhan lagi saat ingin membuka pintu keluar tavern. Dan suasana menjadi lebih tegang, rasanya aku ingin berteriak kepadanya, tapi aku tak ingin mencari masalah di hari liburan ini.


"Si-silahkan..." ucap Toro yang menjulurkan tangannya ke arah pintu, untuk mempersilahkan kami untuk jalan lebih dulu. Raut wajahnya terlihat sedikit kesal, karena dia merasakan hak yang sama seperti ku.


"Ah... tidak perlu, anda lebih dulu saja..." ucapku dengan sopan sambil menundukkan sedikit kepalaku agar menunjukkan sopan santun kepada yang lebih tua.


"ARRRRRRGHHHHH!!!" teriak Toro dengan sangat keras karena amarahnya yang sudah berada di puncak. Akhirnya dia melayang kan tinjunya ke arah dinding tavern yang berada di sebelah kanan pintu masuk hingga hancur. Kemudian setelahnya Tygruth melakukan hal yang serupa dengan caranya sendiri.


Tygruth meletakkan tangannya ke lantai, dan setelahnya dia membuat dinding tavern yang berada di sebelah kiri pintu masuk terdorong, dan hancur berantakan. Setelah itu akhirnya kedua tim yang berbeda, dan saling bertolak belakang itu pergi keluar tavern melewati dinding tavern yang mereka hancurkan.


Sementara itu bapak pemilik tavern yang memberikan kami izin untuk menginap disini, dia hanya bisa melihat dengan syok, dengan apa yang terjadi pada tavern miliknya. Dia terlihat pasrah melihat lagi-lagi tavern miliknya dijadikan tempat adu kekuatan, "Astaga... tavern ku... padahal di sana ada pintu... kenapa kalian malah menghancurkan dindingnya?" gumam bapak pemilik tavern yang terlihat pasrah, sambil menatap dinding yang hancur itu dengan wajah sedih.


Kemudian setelah kami berada di luar, lagi-lagi masalah masih saja berlanjut. Padahal kami sudah mengira kalau yang tadi itu sudah diselesaikan dengan baik. Ternyata mereka masih saja ingin membuat ulah, tiba-tiba saja pemimpin mereka yang bernama Toro memanggil kami.

__ADS_1


"Hei!..."


"Ada apa?..." ucapku sambil menunjukkan wajah yang tidak suka.


"Pria bertopeng itu... sejak kapan pria itu berada di pihak kalian?" ucap Toro sambil menatap tajam, dan menunjukkan jarinya ke arah Rouge yang merupakan orang bertopeng yang mereka maksud itu.


"Apa urusannya dengan mu? ayo teman-teman kita pergi" ucapku yang membalikkan badan, lalu berjalan pergi membelakangi para anggota grup The Light yang menyebalkan itu. Sepertinya mereka sedang berusaha untuk menghancurkan hari yang indah ini.


Set! namun tiba-tiba saja mereka para grup The Light mengelilingi kami dengan cepat, dan sigap. Meskipun jumlah anggota mereka lebih dikit dari kami, tapi aku bisa merasakan hawa energi mereka yang cukup besar. Aku sedikit penasaran dengan sekumpulan orang-orang seperti mereka, bagaimana bisa mereka mendapatkan kekuatan yang cukup besar itu.


"Jawab pertanyaan tuan kami kalau kau tak ingin mati" ucap Milan yang memegang dua Scythe yang sangat besar, dan panjang. Yang bahkan besar, dan panjangnya itu membuat kami berada di dalam jangkauan Scythe itu.


Wush! tiba-tiba saja dalam sekejap ada sosok yang sangat cepat menyambar kami, dan lalu pergi menjaga jarak dengan kami. Orang itu ternyata salah-satu dari bagian anggota grup The Light, orang aneh yang menggunakan syal di musim panas, Nizard. Tapi kami sempat kebingungan di buatnya, dengan apa yang dia lakukan barusan.


Kami melihat ke sekeliling kami untuk melihat apa yang baru saja dia lakukan dalam sekejap mata. Kami semua sangat terkejut begitu menyadarinya, kalau yang sesuatu yang dia ambil dari kami adalah Yuki. Saat ini Yuki sedang di gendong oleh Nizard dengan lembut.


"Cup... cup... anak yang baik, ayo kita main di sana sebentar" ucap Nizard yang kemudian pergi berjalan meninggalkan kami sambil bersikap lembut kepada Yuki.

__ADS_1


"Yuki! ugh! kalian!" ucap Elysna yang terlihat sangat kesal karena Yuki yang tak bersalah terseret ke dalam masalah mereka. Elysna yang hendak melompat untuk mengambil Yuki kembali, malah mengurungkan niatnya untuk melompat setelah melihat Scythe nya menjadi semakin besar, dsn tajam.


"Tenanglah Elysna... kau adalah teman kami, kami berjanji akan memperlakukan Yuki dengan baik. Kami bukanlah orang jahat yang akan menyeret seorang anak kecil tak bersalah kepada masalah kami" ucap Milan dengan serius, dan tegas.


"Ku pikir kalian adalah orang-orang baik... aku menyesal telah mengenal kalian" ucap Elysna yang mengamuk, dan tanpa sadar menggunakan kekuatan transformasi bulan miliknya, dan itu membuat para grup The Light terkejut melihat kekuatan transformasi di depan mata mereka.


"Kekuatan itu? bukankah itu adalah kekuatan transformasi? kekuatan yang hanya bisa di kuasa oleh segelintir orang-orang berbakat saja" ucap Toro dalam batinnya sambil menatap Elysna dengan serius.


Kemudian aku memukul kepala Elysna agar untuk menghentikan kekuatannya, dan meredakan amarahnya. Plak!, "Tenanglah... apa yang mereka katakan benar... mereka adalah orang baik. Aku bisa merasakannya, kalau mereka bukanlah orang-orang yang busuk, hanya saja mereka adalah orang yang menjengkelkan" ucapku kepada Elysna yang membuat Elysna kembali ke tubuh normalnya.


"Hentikan pertikaian ini! kalian orang pengganggu jangan melibatkan teman-teman ku yang sudah menerima keberadaan ku. Kalau kalian memiliki masalah dengan ku, maka libatkan saja diriku" ucap Rouge dengan tiba-tiba, dan kami sedikit tidak menyangka kalau kata-kata itu keluar dari pemikiran Rouge. Karena Rouge yang kami kenal itu sungguh konyol, mungkin sangat mirip dengan Boa Boa.


"Apa yang dia katakan benar... kalau begitu, pria bertopeng aneh... ayo ikuti kami" ucap Sheran yang kemudian pergi mengikuti Toro di balik punggungnya yang sudah jalam lebih dulu. Kemudian para anggota grup The Light yang lainnya pun mengikuti Toro pergi.


"Pria bertopeng... ah maksudku... Rouge, apa kau yakin akan baik-baik saja?" ucapku yang entah kenapa aku mengkhawatirkan orang menyebalkan ini. Yah... mungkin itu karena aku sudah menganggap dia sebagai orang yang memiliki hubungan erat dengan kami. Sebagai pengganti, dan penutup luka oleh orang-orang yang sudah tiada sebelumnya.


"Tenang saja... kau tak perlu khawatir kan aku! aku bisa mengurus diriku sendiri" ucap Rouge yang terlihat percaya diri, dan kemudian ikut pergi bersama mereka, grup The Light. Tapi karena itu adalah keinginan Toro, maka kami bisa apa, kami harus merelakan nya, dan lagi dia sudah pergi dengan penuh percaya diri seperti itu. Kami tidak boleh mengganggu kepercayaan dirinya yang luar biasa itu.

__ADS_1


"Ini..." ucap Nizard yang entah sejak kapan dia sudah berada di samping kami sambil memberikan Yuki yang sedang tertidur dengan pulas. Kemudian setelahnya, wush! Nizard menghilang dari pandangan setelah memberikan Yuki kepada Boa Boa. Kemudian setelahnya kami, melanjutkan liburan kami dengan perasaan yang tidak tenang. Karena salah-satu dari teman kami, Rouge sedang tidak baik-baik saja.


Liburan hari ini... terasa berat, dan tidak tenang. Semoga Rouge baik-baik saja bersama dengan mereka, itulah yang selalu kami harapkan di sepanjang perjalanan liburan kami.


__ADS_2