Artificial God

Artificial God
Saling Terbuka


__ADS_3

Malam hari pun tiba, setelah itu kami kembali ke permukaan, dan begitu kami kembali kami terkejut begitu melihat teman-teman kami yang lainnya sudah menunggu kami di tepi kolam. Semuanya terlihat terkejut begitu kami muncul tiba-tiba di permukaan kolam.


"Ah... halo..." ucap Tygruth.


"Apa yang kalian lakukan di dalam sana?" ucap Mouri dengan tegas.


"Ah... kami hanya sedang menikmati indahnya kolam kecil ini" ucapku.


"Kolam kecil? atau sebuah danau yang tertutup?" ucap Mouri yang membuat kami terkejut.


"Ah... baiklah, memang benar katamu, tapi kami hanya menikmati indahnya danau tertutup ini kok" ucapku yang meyakinkan Mouri. Kemudian menyenggol Tygruth yang memberi tanda kalau dia harus ikut membantu ku untuk berbohong.


"Ah... ada apa menyenggol ku?" ucap Tygruth yang menyeringai. Anak ini! benar-benar ingin ku habisi ya, "Sudahlah, lebih baik ayo kita kembali. Ini sudah malam, dan lagi ada yang ingin kami bicarakan denganmu Tygruth" ucap Mouri yang membuat Tygruth terkejut.


Setelah itu kami berjalan kembali ke rumah, selama perjalanan tidak ada siapapun yang berani berbicara. Entah kenapa semuanya merasa canggung, apa mungkin mereka masih berpikir kalau Tygruth marah dengan mereka. Sial, hal ini tidak boleh terus terjadi, masalah ini harus segera diselesaikan.


Kemudian semuanya duduk di meja makan, dan tak ada yang berani saling menatap satu sama lain. Sebenarnya suasana macam apa ini!? kenapa keadaan keluarga kita menjadi seperti ini!. Seperti orang asing saja, karena tidak ada yang memulai pembicaraan, maka harus aku lah yang memulainya.


"Teman-teman, dan calon istri ku yang cantik yang bernama Elysna..." ucapku yang tiba-tiba semuanya melototi ku, kecuali Elysna yang tersipu malu.


Kemudian Tygruth bangkit dari tempat duduk dalam keadaan siap, "Hah... semuanya! maafkan aku karena sebenarnya aku tidak marah kepada kalian. Hanya saja ada hal yang harus kulakukan sendiri, jadi karena itu aku berpura-pura marah kepada kalian agar tidak ada yang mengganggu ku" ucap Tygruth yang membuat semuanya terbengong karena perkataannya.


"Apa kau serius? kalau kau masih marah padaku, kau boleh melakukan apapun yang kau mau" ucap Mouri.


"Hmm? apapun yang ku mau? menarik juga ya..." ucap Tygruth yang sedikit menggoda Mouri dengan tatapan mesum.


"Kyaaaaaaa! tidak untuk yang seperti itu! dan lagi kau bilang kau hanya berpura-pura marah pada kami. Jadi tidak ada yang perlu kami lakukan lagi untukmu karena kau membohongi kami!" ucap Mouri yang kesal.

__ADS_1


"Benar! kak Tygruth memang orang yang paling brengsek yang pernah kutemui" ucap Vloid yang setuju dengan perkataan Mouri.


"H-hei... kenapa jadi begini?" ucap Tygruth yang panik.


"Sudahlah hal ini tidak perlu kita bahas lagi. Lebih baik Boa Boa, dan Tygruth harus saling meminta maaf" ucap Elysna yang membuat suasana ini menjadi canggung kembali. Beberapa menit kemudian suasana tetap canggung, dan tidak ada yang bersuara lagi. Kalian semua benar-benar payah.


Tak lama kemudian Tygruth pergi menghampiri bangku Boa Boa, dan itu membuat Boa Boa terkejut, dan tersipu malu. Malaikat ini... benar-benar malaikat yang aneh, padahal laki-laki ini sudah membuatnya menangis tapi dia masih bisa bersikap tersipu malu begitu!. Memang ya, cinta itu sangat menyulitkan, tapi sepertinya tidak untukku.


"Anu... apa kalian semua bisa pergi dari sini, ada yang ingin ku bicarakan dengan Boa Boa disini" ucap Tygruth dengan wajah dingin. Setelah itu kami menuruti perkataan Tygruth demi kebaikan bersama, dan demi hubungan yang baik antar sesama anggota tim The Power of Peace.


"A-apa yang ingin kau bicarakan, kalau kau ingin minta maaf... aku, aku sudah memaafkan mu kok" ucap Boa Boa yang tak berani menatap Tygruth secara langsung.


"Boa Boa... lihat mataku" ucap Tygruth, kemudian Boa Boa menatapnya dengan terpaksa. Seketika wajahnya memerah begitu menatap wajah Tygruth, "Apa kau sudah selesai berbicara?" ucap Boa Boa yang memalingkan pandangannya lagi.


Kemudian Tygruth memegang kedua pundaknya, "Kumohon tetaplah menatap ku, jangan kau alihkan pandangan mu ke tempat lain" ucap Tygruth.


"Apa aku boleh bahagia...?" ucap Tygruth yang melontarkan perkataan yang tidak dimengerti Boa Boa, "Eh!? a-apa maksudmu?" tanya Boa Boa yang terlihat kebingungan.


"Apa aku boleh bahagia bersamamu!" teriak Tygruth yang kemudian meneteskan air matanya, yang membuat Boa Boa terkejut. Ini adalah pemandangan yang sangat langka dari seorang pria yang sedingin es dapat menangis dengan luluh seperti sebuah bongkahan es yang meleleh karena teriknya panas matahari.


"Kenapa tidak? semua makhluk hidup diciptakan untuk merasakan kebahagiaan" ucap Boa Boa yang tersenyum manis.


"Tapi... aku... aku adalah sosok yang tidak boleh bahagia. Aku melakukan hal ini... demi seseorang" ucap Tygruth yang terlihat rapuh. Boa Boa merasa sedih melihat pria yang dia sukai nya menangis dengan lemah di hadapannya. Kemudian Boa Boa memeluknya, dan memberikan kehangatan kepadanya.


"Kalau begitu kau hanya perlu membuat orang itu bahagia, begitu juga dengan mu. Kalian berdua harus hidup bahagia kan" ucap Boa Boa sambil mengelus kepala Tygruth.


"Apakah... hal itu bisa kulakukan?" ucap Tygruth sambil menangis.

__ADS_1


"Tentu saja, kau kan orang yang hebat... kau adalah orang yang baik" ucap Boa Boa yang membuat Tygruth terkejut begitu mendengarnya. Di balik itu semua Tygruth merasa senang, dan lega.


"Tapi... kalau aku menerima perasaan mu, akan ada seseorang yang tersakiti hatinya nanti" ucap Tygruth.


"Apa maksudmu Vloid?" ucap Boa Boa yang membuat Tygruth terkejut karena dia bisa mengetahuinya.


"Eh!? bagaimana kau bisa mengetahuinya?" ucap Tygruth.


"Ah... soal itu, tadi dia sudah menyatakan perasaannya padaku. Tapi... aku menolaknya karena aku masih memilihmu" ucap Boa Boa.


"Lalu, bagaimana dengan Vloid saat kau menolak perasaannya? itu... sangat menyakitkan bukan?" ucap Tygruth yang merasa tidak enak dengan Vloid nantinya.


"Tenang saja, aku mengatakannya dengan baik-baik kepadanya. Setelahnya dia tersenyum padaku, dan tak masalah dengan siapa yang ku sukai. Asalkan orang itu dapat membuatku bahagia" ucap Boa Boa yang tersenyum manis, dan senyumannya itu telah mengubah sejarah pria dingin ini. Seketika Tygruth langsung terlihat tersipu malu.


"Dasar kau ini... sepertinya ada yang harus kulakukan kepada Vloid" gumam Tygruth.


"Apa? apa yang kau katakan?" ucap Boa Boa.


"Ah, tidak ada... kalau begitu biarkan aku yang mengatakan ini. Boa Boa... aku menyukai mu" ucap Tygruth sambil memegang tangannya dengan lembut.


"A-aku... juga menyukai mu Tygruth!" ucap Boa Boa yang sangat senang sampai melompat ke pelukan Tygruth hingga akhirnya mereka berdua terjatuh, "Duh... kau ini berat sekali" ucap Tygruth yang sedikit menjahilinya.


"Eh!? be-benarkah!?" ucap Boa Boa yang malu.


"Hahaha, aku hanya bercanda... akunya saja yang terlalu lemah" ucap Tygruth.


Setelah sebuah kata-kata yang sangat indah, akhirnya kedua insan itu pun bersatu setelah orang yang di sukai nya telah menyakiti nya. Terkadang cinta itu memang sangat menyakitkan, tapi untuk mendapatkan orang yang disukainya, dia tidak pernah menyerah meskipun orang itu menyakiti nya.

__ADS_1


Rasa sakit itu pasti akan di balas suatu saat nanti, karena tidak ada yang abadi di dunia ini. Kalau kau terus memperjuangkan apa yang ingin kau inginkan. Maka perjuangan kan lah, dan jangan pernah berjalan mundur hanya karena apa yang kau perjuangkan tidak sesuai dengan apa yang kau inginkan. Karena itu bisa saja hanya sebuah tipuan agar kau tak memiliki semangat juang untuk meraihnya kembali.


__ADS_2