Artificial God

Artificial God
Sosok Pahlawan


__ADS_3

Bum! tidak mungkin! makhluk menjijikan ini bisa menahan serangan pedang milikku. Padahal aku sudah mengalirkan energi kekuatan milikku kepada pedang ini agar daya serangnya semakin kuat, dan akurat. Tapi dengan mudah dia menahannya dengan tangan yang menjijikkan itu.


"Tidak pedang ku!" ucapku yang segera menarik kembali pedang milikku. Namun anehnya pedangnya sama sekali tak rusak sedikit pun. Padahal pedang ini terbuat dari besi, yang mungkin tingkat kekerasannya sama seperti golem milik Mouri yang dia buat dengan besi. Apa mungkin karena aku mengalirkan energi kekuatan ku ke pedang ini? dengan begitu energi yang ada di pedang ini secara otomatis melindungi nya.


"Kalau hanya dengan mainan itu kau tidak akan bisa membunuhku bocah" ucap makhluk itu yang mulai membalas menyerang ku. Aku menangkisnya menggunakan pedang, dan aku sengaja tidak menyalurkan energi milikku kepada pedangnya karena aku ingin memastikan sesuatu terhadap pedang ini. Aku cukup terkejut karena pedang ini dapat bertahan dari zat kimia yang bersifat korosif.


Pedangnya sama sekali tak hancur meleleh seperti golem besi milik Mouri. Apa mungkin bahan yang dibuat untuk pedang ini menggunakan besi yang berbeda, seperti besi yang sangat langka. Tapi bagaimana ayah dapat menciptakan pedang yang sangat hebat ini. Meski begitu aku harus tetap berhati-hati agar tidak tekena cairan kimianya.


"Cih, sialan kau!... mau sampai kapan terus bertahan. Baiklah kalau begitu, Corrosive Spray!" ucap makhluk itu yang tiba-tiba di seluruh tubuhnya mengeluarkan gas yang bersifat korosif. Sialan! aku bisa terkena serangannya jika begini, baunya sangat busuk sekali. Tubuhku mulai merasakan kesakitan, rasanya tubuhku terbakar.


Tapi untungnya aku langsung membuat sihir perlindungan agar tak terkena zat kimia dari makhluk aneh itu. Sungguh makhluk yang sangat aneh, seluruh tubuhnya tercipta dari bahan kimia yang sangat berbahaya, dan anehnya bahagia bisa tubuhnya dapat bertahan dari zat kimia itu?.


Dan lagi aku sama sekali tak merasakan adanya energi kekuatan pada makhluk ini. Tapi, bagaimana dengan keadaan Elysna yang salah satu kakinya terkena zat kimia berbahaya ini. Aku sama sekali tak bisa berpaling sedikit pun daru musuhku untuk melihat keadaan Elysna. Karena dia terus menyerang ku tanpa henti, sementara itu aku hanya dapat bertahan saja.


Aku tak dapat menyerang balik, karena tubuhnya, dan serangan yang tidak terduga. Kalau aku salah sedikit saja, bisa-bisa seluruh tubuhku lenyap terkena zat kimia itu. Aku harus sangat berhati-hati menghadapi makhluk seperti ini. Entah kenapa tiba-tiba aku teringat saat Boa Boa menerobos masuk ke dalam tubuh monster saat itu.


Tapi dia sama sekali tak terluka, dan terlihat baik-baik saja. Yang padahal seluruh tubuh monster, ataupun orang ini terbuat dari zat kimia yang berbahaya. Ah benar juga! aku baru ingat kalau Boa Boa memiliki kekuatan yang bersifat menetralkan. Dia bisa menetralisir kan darah yang diserap oleh Vloid, mungkin karena itu zat kimia yang mengenai tubuhnya sama sekali tak berefek.

__ADS_1


Kalau begini aku sangat membutuhkan kekuatan Boa Boa untuk menjadi suporter dari belakang, dan sementara itu aku bisa bergerak bebas maju menyerang makhluk ini, "Semuanya dengarkan aku! salah satu dari kalian cepatlah kembali ke desa, dan bawa kemari Boa Boa!" teriakku yang sambil bertarung melawan makhluk ini.


"Mouri pergilah!... aku bisa menyembuhkan luka ini, ukh!" ucap Elysna sambil menahan sakitnya.


"B-baiklah kalau begitu aku pergi sekarang, Tygruth... gunakan kekuatan mu untuk mendorong ku dengan cepat" ucap Mouri.


"Baiklah, ini dia..." ucap Tygruth yang mengendalikan angin untuk mendorong tubuh Mouri dengan sangat kuat. Namun Tygruth mendorong nya terlalu kuat, hingga akhirnya Mouri menabrak rumah kami, hingga jebol, dan tepat sekali Mouri mendarat di kamar Boa Boa yang baru saja bangun karena mendengar kebisingan.


"Sialan kau, Tygruth..." gumam Mouri.


"A-ada apa Mouri? kenapa kau menghancurkan kamarku?" ucap Boa Boa.


"Ini bukan ulahku! lebih baik kalian cepat ikuti aku! yang lainnya sedang dalam bahaya!" ucap Mouri yang segera pergi kembali ke pertarungan kami. Kemudian Boa Boa, dan juga Vloid langsung mengikuti Mouri meski mereka masih kebingungan dengan apa yang terjadi.


Sementara itu aku terus bertarung, dan juga Tygruth ikut membantuku dari belakang. Dia dapat menggerakkan tanah disekitar, dan mendorongnya menggunakan angin kepada makhluk itu. Meski begitu dia masih bisa dapat bertahan, dan lebih unggul dari kami yang sedang bekerja sama untuk mengalahkannya.


Tubuhnya yang bisa berubah-ubah bentuk itu sangat menyusahkan sekali. Tubuhnya juga gesit sekali, dan lincah, sebenarnya dia ini atlet atau apa?. Gerakannya bukan gerakan manusia normal, dan udara disekitar semakin membusuk karena gas berbahaya yang terus keluar dari tubuhnya.

__ADS_1


Namun untunglah aku bisa menggunakan perlindungan sihir ini kepada yang lain. Bisa repot jika kami pergi dari sini untuk menghindari gas yang sudah menyebar kemana-mana. Karena kemungkinan yang terburuknya dia akan memasuki desa, atau pergi entah kemana, dan menimbulkan banyak masalah dimana-mana.


"Hyah... hyat... rasakan ini!" teriakku yang beberapa kali mengayunkan pedangnya. Aku sudah mulai lelah, karena semua serangan ku terasa sia-sia. Karena dia dapat menahan, dan menghindari serangan ku dengan mudah.


"Apa kau sudah lelah kucing kecil?" ucap makhluk itu yang meremehkan ku. Ini sangat gawat! perlindungan sihir yang ku buat mulai terkikis karena gas berbahaya ini. Kalau begini terus kami hanya bisa menahannya saja, dan menunggu kematian kami.


Dan tentu saja aku tidak ingin hal itu terjadi, kemudian tiba-tiba saja Mouri, dan yang lainnya yang di utus pergi datang kembali membawa yang lainnya. Disekitar mereka terdapat perisai yang menahan serangan gas berbahaya ini, perisai itu pasti milik kekuatan Boa Boa.


"Oh... jadi kau membawa teman-teman mu ya? memangnya apa yang bisa mereka lakukan untuk mu?. Toh hasilnya akan sama saja, hahaha!... eh!? ti-tidak mungkin!?" ucap makhluk itu yang terkejut begitu melihat udara disekitar yang membusuk kembali jernih. Kerja bagus Boa Boa! dia dapat menetralisir udara disekitar dengan cukup cepat.


"Hahaha! bagaimana? sepertinya kau harus menarik kata-kata mu kembali paman busuk" ucapku yang menyeringai.


Wush! crat!... tiba-tiba saja ada seseorang yang melesat dengan cepat menebas tubuh makhluk itu. Dia berdiri dengan tegap membawa tombak di belakangnya dengan pose yang keren. Membuat makhluk yang kami lawan susah payah itu terjatuh karena serangannya yang menyambar seperti kilat.


"Ukh... siapa kau? apa kau datang bersama dengan orang-orang payah ini?" ucap makhluk itu yang kesakitan.


"Hmm?" crat! dengan cepat dia langsung memotong mulut makhluk itu hingga dia tak bisa berbicara, dan hanya menjerit dengan keras, "Siapa kau? apa kau datang untuk membantu kami?" ucapku. Sosok yang menolong kami itu sama sekali tak diketahui.

__ADS_1


Dia memakai jubah usang, dan topeng, dia sama sekali tak menjawab pertanyaan ku. Setelah dia menengok kami, dia segera pergi melesat menghilang dari pandangan kami. Sungguh kekuatan yang sangat luar biasa, sebenarnya siapa dia? dia terasa sangat kuat sekali, dan energi kekuatan miliknya terasa sangat aneh, dan berhamburan.


Baru kali ini aku merasakan energi kekuatan yang sangat aneh dari makhluk lain. Tapi aku tahu satu hal, tentang orang asing yang membantu kami. Dia adalah orang yang sangat kuat yang berasa di puncak yang tak mungkin dapat kami lampaui. Itulah pemikiran kami yang melihatnya, namun masalah kami belum selesai karena makhluk menjijikan ini belum masih berada di sini.


__ADS_2