
Saat ini...
"Gluthoma..."
"Ya, tuanku..."
"Ambil kembali peran raja untuk sementara, aku memiliki urusan..." ucap sang raja yang turun dari tahtanya, dan memberikan mahkota miliknya kepada Gluthoma.
"Ya-yang mulia!? ada urusan apa lagi?" ucap Gluthoma yang terkejut karena diberikan jabatan sebagai raja sementara lagi untuk kedua kalinya.
"Arena Pertarungan..." ucap sang raja yang perkataannya langsung dimengerti oleh Gluthoma yang merupakan tangan kanannya.
Sementara itu, di waktu yang sama pada siang hari. Semua orang berkumpul di suatu tempat untuk melakukan tes penerimaan peserta yang bisa mengikuti arena Pertarungan. Saat ini ada ada dua ratusan orang-orang yang sedang berkumpul di tempat ini untuk melakukan tes. Keadaan begitu ramai, dan mereka sangat percaya diri sekali pada dirinya kalau mereka dapat di terima untuk menjadi peserta pertarungan.
"Hei semuanya! kita tidak boleh kalah! ayo tunjukkan semangat kita!" ucapku yang menyemangati Teman-teman ku.
"Baiklah semuanya! langsung saja kita mulai latihan fisiknya, yang pertama yaitu lakukan push up dalam waktu satu menit! di mulai dari hitungan mundur... tiga... dua... satu... mulai!" ucap sang pembawa acara yang berteriak keras dengan penuh semangat. Tampaknya para peserta yang mendaftarkan cukup menjanjikan.
"Apa!? push up!?" ucap Elysna, dan Boa Boa yang sangat terkejut. Tiga puluh detik berlalu para peserta masih bersemangat menunjukkan kekuatan mereka.
__ADS_1
"Wah! lihat pria yang di sana itu! dia gigih sekali!" ucap pembawa acara kepada tim pembawa acara yang lainnya. Mereka menunjukkan jarinya kepada Toro yang saat ini menjadi pusat perhatian para juri. Toro bisa melakukan push up dengan cepat, dan semakin lama gerakannya semakin cepat.
Lalu hingga akhirnya pemenang dari latihan fisik push up tadi di menangkan oleh Toro dengan total 1357 kali. Lalu dilanjutkan dengan seseorang yang menjadi juara dua dalam latihan fisik push up tadi, Ylict dengan total 1009. Lalu untuk menduduki peringkat ketiga adalah aku sendiri dengan total, 896 kali. Kemudian Tygruth menduduki peringkat ke tujuh dengan total 634 kali. Lalu Elysna berada di peringkat 47 dengan total, 376 kali lalu Boa Boa dengan peringkat 35 dengan total 429 kali.
Hanya lima puluh peringkat teratas yang bisa lanjut latihan pertarungan fisik selanjutnya sebelum menjadi peserta arena kerajaan, "Syukurlah! aku masih bisa lanjut ke tes berikutnya. Tapi aku masih tak percaya dengan Boa Boa yang bisa melakukan lebih baik dariku" ucap Boa Boa dengan kesal karena ternyata wanita bodoh itu memiliki fisik yang bagus juga.
"Hahaha! tubuhmu lemah sekali Elysna" ucap Boa Boa dengan ucapan yang bersifat candaan yang kejam.
"Elysna! Boa Boa! kalian sudah berjuang dengan baik!" ucapku yang memuji mereka sambil mengacungkan kedua ibu jariku.
"Tunggu apa lagi! langsung saja kita mulai pertarungan fisiknya! para peserta silahkan ambil satu kertas di dalam kotak ini untuk menentukan lawan kalian" ucap pembawa acara itu sambil memegang sebuah kotak yang berisi kertas. Kemudian para peserta yang berhasil lolos mengambil kertas itu, dan kini pertarungan di mulai dengan urutan nomor yang sesuai dengan yang di ambil oleh para peserta.
"Silahkan peserta yang mendapatkan nomor 1, silahkan maju ke depan! dan kalian yang belum mendapatkan giliran jangan menghalangi tempat sialan! cepat buat barisan lingkaran!" ucap pembawa acara itu yang kesal.
Kemudian lawan tanding Boa Boa adalah seorang laki-laki berbadan besar yang wajahnya sangat menakutkan. Dia maju dengan tersenyum menyeringai, seakan-akan dia akan mencabik-cabik lawannya dengan ototnya yang besar, "Woah! dia adalah pria yang tangguh, sepertinya lawan tandingnya sangat tidak beruntung sekali. Tunggu apa lagi! cepat maju ke depan, dan tunjukkan dirimu! jangan menjadi pengecut!" ucap pembawa acara itu yang sudah tidak sabar melihat sebuah pertarungan.
Kemudian akhirnya Boa Boa berjalan dengan pelan ke tengah-tengah sambil menurunkan pandangannya. Tubuhnya terlihat bergemetar, dan wajahnya yang ketakutan, "Wuohhhhh! ternyata lawannya adalah gadis yang sangat cantik, dan seksi! tapi sayang sekali, sepertinya gadis yang terlihat lemah ini akan segera di habisi oleh lawannya!" ucap pembawa acara itu yang masih bersemangat.
"Sialan bukankah ini tidak adil? Boa Boa sama sekali tak bisa bertarung kan!" ucapku yang tak setuju dengan lawan tarungnya Boa Boa kepada teman-teman ku.
__ADS_1
"Kau benar, dia sama sekali tak memiliki pengalaman bertarung dengan fisik" sambung Elysna yang terlihat pasrah.
Kemudian tiba-tiba saja Tygruth maju ke tengah-tengah tempat pertarungan, dan merusak suasana di sana, "Aku tidak setuju jika wanita yang lemah ini bertarung melawan pria yang perkasa ini. Jadi aku berdiri di sini untuk bertukar lawan dengannya!" ucap Tygruth dengan lantang, dan membuat suasana menjadi tidak enak. Semua orang di sana menyorakinya dengan keras, karena mereka ingin melihat gadis tak berdaya itu di hajar habis oleh pria besar itu.
"Apa-apaan ini!? tiba-tiba saja pria tampan datang, dan menyelamatkan gadis impiannya! i-ini... sangat mengharukan, huhu. Tapi mau bagaimana pun juga, pilihan ada pada lawan bertarung nya!" ucap sang pembawa acara yang mengisi suasana.
"Jadi bagaimana!? jika kau seorang pria tangguh, maka lawan mu bukanlah dia... apa kau mau bertukar lawan bertarung mu? pria tangguh?" ucap Tygruth yang berniat untuk menggodanya agar menerima hasutan licik dari mulutnya. Untuk sementara pria berbadan besar itu terdiam hingga akhirnya dia memutuskan sesuatu.
"Baiklah! semoga kau tidak menyesal pria kecil! wajah tampan mu akan segera ku hancurkan! hahaha!" tawa pria besar itu dengan keras, dan membuat para peserta lainnya ikut menertawakannya.
"Hah... tidak mungkin aku bisa mengalahkan orang seperti mu... ukh, sepertinya aku akan di hajar olehnya!" ucap Tygruth yang bersandiwara sebagai orang lemah.
"Hah!? apa yang si bodoh itu lakukan?" ucapku yang melihatnya dengan kesal.
"Cepatlah pergi dari sini wanita ******! agar aku bisa menghabisi pangeran mu, Hahaha!" tawa pria berbadan besar itu yang membuat Tygruth marah. Tanpa sadar Tygruth membuat mereka semua yang ada di ruangan ini merasa tertekan dengan energi kekuatannya yang dia pancarkan dari tubuhnya.
"Jaga mulutmu, itu pun jika kau seorang pria yang tangguh..." ucap Tygruth yang benar-benar sangat marah padanya.
"Cih! lihat dia, pria kecil ini sepertinya sudah tidak sabar untuk mati! hahaha!" tawa pria berbadan besar itu, dan peserta lainnya yang sedang menunggu giliran mereka bertarung. Mereka akan bertarung sampai suara gong di pukul yang menandakan pertarungan sudah di mulai.
__ADS_1