Artificial God

Artificial God
Kini Dia Mengganggu Yang Lain


__ADS_3

Saat ini grup The Light sedang mengadakan rapat dengan apa yang harus mereka lakukan untuk kerajaan ini nantinya. Mereka berkumpul di suatu tempat, yaitu di kamar pemimpin mereka, Toro. Mereka sedang mengadakan rapat gelap untuk menghancurkan kerajaan ini yang merupakan kerajaan yang bermasalah.


Yang menyebabkan gangguan bagi orang-orang yang menginginkan perdamaian sepertinya. Karena kerajaan ini adalah dalang utama dari setiap kehancuran dari kerajaan-kerajaan yang lain. Padahal kerajaan ini baru berdiri lima tahun lebih, tapi kekuatan sihir yang dimiliki kerajaan ini sangatlah luar biasa, yang membuat kerajaan ini menjadi ancaman utama bagi kerajaan lain.


Mereka para The Light sedang membicarakan rencana mereka. Selama itu percakapan mereka masih lancar-lancar saja, sampai suatu ketika orang tak di kenal memasuki kamar mereka dengan tiba-tiba, "Halo!" ucap pria bertopeng yang masuk secara tiba-tiba ke sebuah kamar yang menjadi perbincangan rahasia mereka.


"Apa!?" ucap Milan yang terkejut, dan secara refleks ia langsung melayangkan pukulan ke wajah pria bertopeng itu. Namun... syut... pria bertopeng itu menyusut, dan bergabung dengan lantai kayu itu. Semua yang melihatnya benar-benar dalam keadaan terkejut, karena pria bertopeng itu memiliki kekuatan yang aneh. Yaitu semacam kekuatan yang bisa membuat dirinya menjadi satu dengan objek yang dia sentuh.


"Hei! hei! jangan perlakukan aku dengan kejam! aku hanya ingin bermain dengan kalian" ucap pria bertopeng itu yang memunculkan bagian kepalanya saja di lantai kayu itu.


"Bermain? kau pikir kami siapa?" ucap Milan yang merasa kesal karena sepertinya orang itu meremehkan organisasi merupakan. Kemudian pemimpin mereka Toro menepuk pundak Milan agar untuk bersabar. Setelahnya Toro pergi menghampiri pria bertopeng itu, "Kau boleh bermain dengan kami kapan saja, tapi sebelum itu apa aku boleh menyentuh kepalamu?" ucap Toro dengan sopan, dan senyumnya yang tidak memiliki aura kebohongan.


"Tentu saja! silahkan..." ucap pria bertopeng itu, namun seketika Toro mengeluarkan tatapan sadis yang ingin membunuh pria bertopeng menyebalkan itu. Kepala pria bertopeng itu dalam genggaman Toro, namun begitu Toro meremasnya dengan keras. Tiba-tiba saja pria bertopeng itu menyusutkan kepalanya bagaikan air, dan kembali menyatu dengan lantai kayu yang ada di bawahnya itu.


Hal itu lagi-lagi membuat Toro, dan timnya terkejut, "Makhluk macam apa kau? kau bisa menghindari cengkraman maut ku!?" ucap Toro yang membuat kehilangan rasa percaya dirinya dengan kekuatan yang ia miliki. Kekuatan cengkraman miliknya adalah kekuatan yang sangat mengerikan. Jika seseorang telah terkena cengkraman miliknya, maka kepalanya akan hancur tak tersisa.


"Aku adalah manusia yang lucu! hihi!" ucap pria bertopeng itu yang bersikap seperti anak kecil, dan kali ini dia muncul di depan pintu. Klak! pintu itu tiba-tiba terbuka karena ada seseorang yang masuk, alhasil pria bertopeng aneh itu terjedut tembok dengan cukup keras.


"Hei apa kalian bisa membantuku?" ucap Elysna yang terlihat panik. Beberapa minggu yang lalu ada suatu kejadian yang membuat keberadaan Elysna di terima oleh mereka grup The Light. Sementara yang lainnya masih di benci, dan dianggap sebagai ancaman bagi mereka. Elysna, dan grup The Light memiliki hubungan yang cukup baik.

__ADS_1


Terkadang mereka saling mengobrol, dan bermain bersama setelah Elysna menyelesaikan pekerjaan nya. Tapi mereka masih belum saling mengetahui tentang identitas mereka yang sebenarnya masing-masing. Mungkin jika sudah tahu, maka hubungan mereka akan berakhir begitu saja karena berbeda kubu.


"Apa dia baru saja menyerang pria aneh itu tanpa sengaja?" gumam Nizard yang terkejut begitu melihat akhirnya ada seseorang yang dapat menyentuh pria bertopeng itu.


"Aduh aduh... sakit... hei berhati-hatilah saat membuka pintu!" ucap pria bertopeng itu yang mengelus-elus kepalanya yang terjedut tembok.


"Eh!? siapa dia?" ucap Elysna. Sampai saat ini Elysna memang belum pernah bertemu dengan pria bertopeng aneh ini. Karena sebelumnya pria bertopeng ini hanya muncul di hadapan ku, Tygruth, Boa Boa, dan juga Yuki. Ini adalah pertemuan pertama mereka, yang mungkin akan menjadi penyesalan untuk Elysna, karena pria bertopeng itu begitu menyebalkan.


"Hajar pria menyebalkan itu lagi Elysna!" ucap Nizard yang memberi semangat kepada Elysna untuk menghajarnya lagi. Karena mereka yakin kalau mereka yang menyerang tak akan bisa menyentuh pria bertopeng itu.


"Tidak! jangan! hanya para Elf saja yang bisa menyentuh ku!" ucap pria bertopeng itu yang terlihat ketakutan, dan mengangkat tangannya.


"Dia adalah orang jahat!" ucap Nizar yang seketika Elysna langsung mengeluarkan sebuah tombak bulan miliknya, dan langsung menebas pria bertopeng itu dalam sekejap mata begitu mendengar kata penjahat. Namun... pria bertopeng itu dengan cepat segera menyatu dengan lantai, dan setelahnya mengeluarkan bagian kepalanya di langit-langit.


"Hehehe! aku hanya berbohong soal Elf yang bisa membunuh ku" ucap pria bertopeng itu yang mempermainkan Elysna sehingga membuat dia kesal, sekaligus terkejut begitu melihat kekuatan aneh yang ia miliki.


"Orang itu benar-benar! rasakan pukulan maut ku!" ucap Toro yang sudah tidak tahan lagi dengan keberadaan pria bertopeng itu, dan langsung loncat ke atas, dan melayangkan tinjunya hingga membuat atap rumah itu jebol, dan hancur berantakan.


"Tuan Toro, sepertinya anda terlalu berlebihan" ucap Sheran.

__ADS_1


"Tapi setidaknya dia sudah ma..." ucap Toro yang kemudian tiba-tiba saja pria bertopeng itu muncul di atas atap, dan sedang duduk di pinggiran atap yang jebol itu.


"Hei!..." ucap pria bertopeng itu dengan suaranya yang terdengar berbeda kali ini. Suara yang tidak main-main, suara yang sangat serius, yang sepertinya sebentar lagi akan bertarung dengan serius. Ucapannya membuat kami terdiam sambil menatapnya, dan bersiap-siap jika dia menyerang.


"Ayo bermain lagi!" ucap pria bertopeng itu yang kembali dengan suaranya yang konyol, dan bertingkah seperti anak kecil sambil berlompatan di atap penginapan.


"Apa yang terjadi! astaga atapnya kenapa begitu!" ucapku yang baru saja datang, dan masuk ke kamar mereka setelah mendengar keributan di atap. Padahal aku tadi sedang asik bermain kartu dengan Yuki, dan Tygruth. Aku, dan Tygruth langsung menghampiri tempat terjadinya keributan ini.


"Pria bertopeng sialan itu, apa dia yang membuat masalah dengan kalian?" ucap Tygruth kepada para grup The Light.


"Benar... apa kau mengenalnya juga?" ucap Toro yang masih merasa kesal karena pria bertopeng itu yang terus mengganggu nya.


"Iya, syukurlah sekarang dia mengganggu kalian. Karena sebelumnya dia terus mengganggu kami. Ayo Gernath, kita lanjutkan bermain kartunya, Yuki sedang menunggu kita di kamar" ucap Tygruth yang menarik baju ku dengan paksa.


"Sialan itu... masih saja tidak sopan kepada tuan Toro" ucap Nizard yang merasa kesal kepada Tygruth.


Hari ini grup Shan sangat beruntung sekali karena pada akhirnya pria bertopeng itu berhenti mengganggu mereka, dan berpindah ke sekumpulan orang dari grup The Light. Meskipun begitu pria bertopeng itu terus mendatangi mereka untuk meminta bergabung dengan grup Shan kami.


Tapi dari semua itu yang terpenting waktu gangguan dari pria bertopeng yang menyebalkan itu berkurang karena kini pria bertopeng itu juga mengganggu tamu sebelah. Tapi ancaman pria bertopeng itu semakin berkurang untuk kami, karena sikapnya yang konyol, dsn tidak berbahaya. Jadi rasa kewaspadaan kami perlahan mulai hilang, terhadap pria bertopeng itu.

__ADS_1


__ADS_2