
Serangan dahsyat dari Boa Boa membuat semua orang terdiam sejenak. Kekuatannya yang luar biasa itu membuat mereka terkejut saat membandingkan penampilan Boa Boa sebagai gadis manis yang polos. Tapi... wajahnya yang terlihat polos dan manis itu berubah menjadi menyeramkan, dia terus tersenyum bengis.
Orang-orang yang ada di sini juga jadi lebih bersemangat dan tak lagi meremehkan seorang wanita hanya dari penampilannya saja begitu melihat kekuatan Boa Boa yang sesungguhnya. Tapi bagi kami yang sangat dekat dengan Boa Boa, itu bukanlah kekuatan yang sesungguhnya, Boa Boa baru saja memulainya.
"Uhuk! uhuk!... sialan. Ternyata kau bukan gadis polos, sepertinya aku salah paham terhadap gadis psikopat sepertimu..." ucap Kyra yang ternyata dia masih baik-baik saja. Karena dia menahan kekuatannya dengan kekuatannya yang tak terduga.
Dia mengeluarkan sebuah tangan hitam legam yang keluar dari bahunya. Tangan raksasa yang terlihat kokoh dan sepertinya itu bukan sekadar bentuk kekuatan. Melainkan tangan hitam yang keluar dari tubuhnya itu adalah suatu eksistensi. Yang artinya tangan itu memiliki jiwa dan kehidupan, ada sesuatu di balik dirinya.
Tangan hitam itu... tiba-tiba saja mengeluarkan beberapa mata di sekujur nya dengan ukuran yang berbeda-beda. Ada yang besar, sedang, kecil dan sangat kecil. Semua penonton yang melihatnya menjadi merasa jijik dan takut melihat kekuatan Wanita itu.
"Dia... adalah makhluk berdarah campuran kan?" ucap Tygruth tiba-tiba sambil memandang layar pertarungan itu dengan tatapan yang tajam.
"Benar... kira-kira dia gabungan dari ras apa Tygruth. Kau pasti tahu hal itu kan?..." ucapku yang merasa kalau pertandingan ini akan sulit bagi Boa Boa.
"Kurasa salah satu orang tuannya ada yang berasal dari ras iblis. Lalu yang satu lagi..."
Sementara itu di arena terjadi baku hantam yang luar biasa dari kedua belah pihak. Mereka bertarung dengan brutal dan yang paling menikmati pertarungan ini adalah Boa Boa. Dia gilanya menjadi-jadi, dia tak bisa berhenti tertawa sedari tadi san matanya terus melotot. Aku tidak tahu apa yang menarik dari wanita itu kecuali tubuh dan dadanya yang bagus hingga Tygruth memilih dia untuk menjadi kekasihnya.
"Kyahahahahahahah! ini sangat menyenangkan! huwahahahaha!" tawa Boa Boa dengan keras yang membuat orang-orang menjadi takut.
Di tambah dengan kekuatan Kyra yang sangat mengerikan wujudnya. Semua penonton jadi takut untuk melihat pertandingan ini. Namun untuk mengatasi perasaan yang tidak enak bagi para penonton, tentunya ada seseorang yang sangat ahli untuk membuat suasana yang bagus di saat-saat suasana memburuk.
Tentu saja orang itu adalah sangat pembawa acara, "Wooaaaaah! kedua wanita sexy ini bertarung dengan brutal! si dada besar menjadi lebih gila dari sebelumnya dan si bokong besar menjadi lebih mengerikan!" ucap sang pembawa acara yang akhirnya suasana kembali menjadi lebih menyenangkan untuk di tonton.
Tapi sementara itu ada satu penonton yang malah merasa tidak nyaman dengan pertandingan ini. Ya, orang itu adalah Tygruth, "Saat giliran ku tiba, aku akan langsung menghajar dia terlebih dahulu sebelum menghabisi orang yang akan menjadi lawan ku" ucap Tygruth yang terlihat sungguh-sungguh.
"Light of Justice! huwahahahaha!" ucap Boa Boa yang mengeluarkan rantai berduri yang bercahaya yang mengikat tubuh Kyra dengan sangat kuat.
"Nona... jangan ragu..." ucap seseorang dengan suaranya yang abstrak dan berdengung di telinga semua orang. Seketika perasaan ngeri datang kembali.
"Light Sword of Justice! kheheheeheheh! hahahaha!" tawa Boa Boa yang semakin kegirangan. Dia mengeluarkan pedang raksasa itu lagi yang akan hendak menusuk tubuh Kyra secara langsung.
Wushhhh! pedang itu melaju dengan kencang dan seketika... Krauks! kreak!. Semua orang terkejut! benar-benar dibuatnya terkejut begitu melihat ada sebuah mulut raksasa bergigi tajam memakan pedang cahaya itu dan menghancurkannya dengan mengunyahnya.
Di saat yang bersamaan rantai yang mengikat dirinya juga hilang. Sepertinya rantai itu juga di makan oleh makhluk yang melindunginya itu. Namun... wanita yang bernama Kyra itu tampilannya menjadi lebih menakutkan dari yang sebelumnya. Di sebagian tubuhnya secara acak terdapat bercak-bercak hitam dan di antara bercak hitam itu ada yang menjadi mulut atau mata.
"Boa Boa... kuharap kau bisa mengimbangi kekuatan ku..." ucap Kyra yang suaranya menjadi lebih berat dan aneh.
Sementara itu aku teringat sesuatu mengenai kekuatan wanita itu. Aku merasa pernah melihat kekuatan yang serupa dengan ingatan yang samar-samar. Kemudian akhirnya aku mengingatnya kembali dan segera memberitahu Tygruth.
__ADS_1
"Tygruth! sepertinya, kekuatannya itu bukanlah sebuah sihir. Lebih tepatnya dia telah melakukan kontrak atau sesuatu yang dapat mengendalikan makhluk hitam yang mengerikan itu. Lalu... saat ini... bukankah dia sedang melakukan transformasi dengan makhluk hitam itu?" ucapku.
"Kau benar, ternyata kau menyadarinya lebih dulu... ini lebih rumit dari dugaan ku. Yang bisa melakukan teknik transformasi hanya Elysna saja untuk saat ini di antara kita" ucap Tygruth yang terkekeh.
"Luar biasa! si bokong besar itu bisa melakukan teknik transformasi yang merupakan puncak dari kekuatan sihir! meski sepertinya dia masih belum bertransformasi secara penuh!" ucap sang pembawa acara yang heboh.
"Infinite Darkness..." ucap Kyra yang kemudian seluruh tanah di arena itu berubah menjadi warna hitam.
Perlahan-lahan mulai muncul tangan dan gigi yang tajam dari tanah yang menyeret Boa Boa masuk ke dalamnya. Boa Boa sudah terjebak dan saat ini dia sedang berusaha keras untuk keluar dari kekuatan Kyra yang sedang membelenggu dirinya. Bukannya panik, Boa Boa malah semakin menggila, dia semakin keras tertawanya.
"Ahahahaha! apa kau pikir ini cukup untuk mengalahkan ku! dasar dada rata!" ucap Boa Boa yang tanpa sengaja kata-katanya membuat Kyra marah besar. Kyra menggunakan kekuatannya untuk mencabik-cabik tubuh Boa Boa dan menggerogoti tubuhnya.
"The eternal light that illuminates the world... give all the power of your light to me... and I will illuminate this world with eternal light........ Wrath of the god of light!" ucap Boa Boa yang sepertinya sedang merapal kan mantra.
Kemudian tiba-tiba saja langit yang terang benderang karena teriknya matahari berubah menjadi mendung. Sepertinya sebentar lagi akan turun hujan yang deras. Tapi... sepertinya itu bukanlah awan mendung yang akan menurunkan hujan.
"Apa yang terjadi dengan langitnya!?"
"Setelah gadis berdada besar itu merapal kan sesuatu, tiba-tiba saja langit jadi gelap"
Orang-orang yang menonton jadi heboh melihat peristiwa itu. Gelapnya tempat ini bukanlah karena turun hujan atau berkumpulnya awan di satu tempat untuk menghalangi cahaya matahari yang masuk. Akan tetapi....
"Be-benar! apa yang terjadi!?"
Ucap orang-orang yang semakin panik karena tidak mengerti dengan kondisi yang terjadi saat ini di tempat ini. Seketika tanah hitam yang dirubah oleh kekuatan aneh milik Kyra retak dan retakannya menciptakan cahaya yang terang. Area yang retak menjadi lebih luas hingga akhirnya... prang! tanah hitam itu tiba-tiba pecah berhamburan dan menghilang sepertinya pecahnya kaca.
"A-apa yang terjadi!? k-kau!?... bagaimana bisa!?" ucap Kyra yang terkejut melihat Boa Boa bangkit kembali. dengan tubuhnya yang penuh dengan luka dan kulitnya yang robek-robek.
Namun cahaya terpancarkan Boa Boa menjadi semakin terang dan terang. Hingga akhirnya tubuhnya benar-benar tidak terlihat karena tertutupi cahaya yang begitu terang yang terpancar dari tubuhnya.
"Nona... biarkan aku yang mengambil alih tubuhmu!..." ucap seseorang yang lagi-lagi suara mengerikan itu berdengung di telinga semua orang.
Zzzzzzzzzztttt! wushhhhhhhhhhhhhhhhhrhrrhrh!
Tidak ada yang bisa mempercayai apa yang terjadi saat ini. Semuanya terjadi begitu saja, terjadi sangat cepat sekali. Bahkan tidak ada seorangpun yang tahu kalau pertandingan itu sudah berakhir begitu lama. Karena terangnya cahaya yang terpancarkan dari tubuh Boa Boa yang tak kunjung hilang. Hingga akhirnya menjadi redup dan semua orang melongo melihat arena itu.
Arena yang awalnya hanya sebuah pasir biasa, yang kemudian dirubah menjadi hitam oleh Kyra. Lalu cahaya itu berubah lagi menjadi sebuah kaca emas yang menyilaukan mata mereka. Kyra tergeletak tak sadarkan di lantai kaca itu dengan keadaan mata terbuka.
"Apa yang baru saja terjadi!?"
__ADS_1
"Sepertinya kita telah melewatkan sesuatu!"
Ucap orang-orang yang sama sekali tak menyadari pertarungan itu berakhir begitu saja dan terjadi secara tiba-tiba. Sementara itu Boa Boa masih berdiri dengan tegak meski berlumuran dengan darah dia masih tetap bisa berdiri. Tapi... apa yang terjadi dengan pakaiannya!? pakaiannya robek kemana-mana dan masih tersisa satu helai benang yang menahan pakaiannya agar tidak terlepas dari tubuhnya.
Sepertinya satu helai benang itu bisa terputus kapanpun dan memperlihatkan tubuh indah Boa Boa kepada orang-orang. Ini gawat, jangan sampai ada hembusan angin yang datang atau jangan sampai Boa Boa bergerak. Sementara itu sang pembawa acara turun dan melihat kondisi Kyra.
Syukurlah kalau Kyra dinyatakan hanya pingsan dan juga tidak terdapat luka yang cukup parah pada tubuhnya. Hanya saja seluruh tulangnya menjadi retak-retak, tapi itu bukan hal yang serius kan. Kemudian setelah mengumumkan kondisi Kyra, sang pembawa acara pergi menghampiri Boa Boa.
"Hei hei Tygruth..." ucapku yang merasa akan terjadi sesuatu yang gawat.
"Gernath, pinjamkan kekuatan mu!" ucap Tygruth yang terlihat panik.
Sementara itu sang pembawa acara memegang tangan Boa Boa dan mengangkatnya ke atas untuk menyatakan bahwa ialah pemenangnya, "Pertandingan ini! dimenangkan oleh!..."
krek! Satu helai kain pakaiannya yang menahan pakaiannya agar tetap menutupi tubuh Boa Boa itu baru saja terlepas.
Zap!
Sebelum pakaiannya terjatuh dan memperlihatkan dada Boa Boa. Untungnya aku dan Tygruth datang menggunakan kekuatan teleportasi milikku dan Tygruth dengan sigap menahan pakaiannya itu agar tidak terjatuh.
"Baiklah! sampai jumpa!" ucapku yang kemudian kami menghilang dari pandangan semua orang. Aku membawa Tygruth dan Boa Boa ke tempat penginapan kami, lebih tepatnya lagi kami sekarang berada di kamarnya Boa Boa.
"Ehem... Gernath, bisakah kau tinggalkan kami disini" ucap Tygruth yang malu-malu.
"Eh!? b-baiklah... tapi Tygruth kau tidak mencoba mengambil kesempatan kan?" ucapku sambil berjalan keluar dari kamar.
"Memangnya aku ini kau hah!" ucap Tygruth yang wajahnya merah.
Zap! Kemudian Elysna datang dengan kemampuan teleportasi miliknya.
"Kau bisa meninggalkan kami, aku akan menyembuhkan lukanya. Kau bisa tenang dan tolong segera tinggalkan tempat ini" ucap Elysna yang menggendong tubuh Boa Boa dan membaringkannya di kasur.
"Baiklah, beritahu aku kalau dia mendapatkan luka yang cukup serius" ucap Tygruth yang menurut dan pergi keluar kamar.
Sementara itu di Colosseum kerajaan... semua orang melongo dengan apa yang terjadi. Beberapa orang ada yang menyesalinya karena tidak sempat melihat tubuh Boa Boa karena seseorang menyelamatkannya agar hal itu tak terjadi. Orang-orang itu adalah para jomblo mesum yang hidup menyedihkan.
"Eh!?... apa yang baru saja terjadi? kemana ke empat orang itu?" ucap orang-orang yang berada di ruangan peserta.
"Kekuatan teleportasi ya?... cukup mengejutkan, kalau ada dua orang yang bisa memiliki kekuatan yang sama di antara mereka berempat " ucap Toro dalam batinnya.
__ADS_1
Para anak buahnya yang kini sudah di anggap sebagai temannya juga menyadari hal itu. Kalau mereka merasa ada yang aneh dengan kekuatan kami. Mereka menjadi memikirkan kata-kata yang kami obrolkan saat di depan gerbang Colosseum saat itu. Karena seharusnya... tidak mungkin pernah ada seseorang yang memiliki kekuatan yang sama sampai kapanpun itu. Kekuatan sihir yang terlahir dari ras manapun, pasti akan memiliki kekuatan yang berbeda atau gabungan dari kekuatan kedua orangtuanya.