
Sementara itu di pemandian air panas wanita, suasananya begitu tenang, dan damai tidak seperti pemandian air panas pria yang ada di sebelah, yang sangat berisik. Para wanita di pemandian air panas saling mengobrol dengan lembut, dan tenang. Kemudian tiba-tiba saja ada dua wanita yang menghampiri Elysna, Boa Boa, dan Yuki di pemandian air panas itu.
"Anu... maaf, bagaimana cara menjaga kulit tubuh kalian sampai mulus, dan cerah seperti itu?" ucap seorang wanita yang tersenyum dengan ceria sambil mengharapkan Elysna memberitahu rahasia agar kulit nya mulus. Kedua wanita ini mau dilihat bagaimana pun sepertinya mereka adalah bangsa campuran.
"Eh!? be-benarkah!? haha, terima kasih. Aku hanya melakukan seperti biasa saja kok, mandi dua kali sehari sampai benar-benar tubuh mu lembab" ucap Elysna yang benar-benar tak melakukan hal spesial untuk mendapatkan tubuh, dan kulitnya yang bagus itu.
"Oh baiklah terima kasih, lalu mba ya berambut pirang itu... umm... bagaimana bisa dada mu sebesar itu?" ucap teman wanita satunya.
"Eh!? ah!? a-aku... a-aku ti-tidak tahu... ini hanya pertumbuhan fisik pada umumnya saja kok" ucap Boa Boa yang langsung menutup dadanya dengan kedua tangannya.
"Aku iri sekali... lalu gadis imut yang berambut pirang yang bersembunyi di balik punggung mu itu... apa dia anakmu?" ucap wanita itu kepada Boa Boa yang karena mereka berpikir Yuki adalah anak Boa Boa karena rambut pirang mereka yang mirip.
"Ah!? di-dia bukan anakku... dia hanya adikku saja, sungguh" ucap Boa Boa yang terlihat malu-malu dengan wajahnya yang merah merona.
"Jadi begitu... ah iya, apa kami boleh tahu dimana kalian tinggal?" ucap wanita itu yang terlihat ingin akrab dengan kami.
"Tentu saja... kami tinggal di sebuah tavern yang ada penginapan di lantau dua, dan kamar kami ada di sebelah kanan begitu kalian naik tangga. Letak penginapan itu dekat dengan air mancur yang ada di tengah kota. Nama tavern itu kalau tidak salah... De Lance" ucap Elysna yang menjawab pertanyaan mereka dengan senang hati, dan senyuman yang lembut, dan menenangkan.
Kemudian setelahnya mereka menjadi teman, dan menjadi semakin akrab. Mereka terus mengobrol dengan baik, dan penuh dengan canda tawa. Namun sementara itu Yuki terus menutup matanya sejak masuk ke pemandian air panas wanita, "Aku ingin segera keluar dari sini" ucap Yuki pada batinnya yang menderita karena berada di tempat yang membuatnya tak nyaman.
__ADS_1
Lalu di tempat lain, tepatnya di pemandian pria aku, dan Tygruth sudah bosan mendengar ocehan pria bertopeng aneh ini yang tak berhenti berbicara juga. Rasanya kami mau mati saja dari pada mendengar ocehannya yang membosankan. Sebenarnya dia makhluk macam apa sih? kenapa ada makhluk menyebalkan sepertinya yang tak bisa juga diam.
Kemudian tiba-tiba saja adalah yang menarik perhatian kami begitu mendengar suara keramaian di pemandian air panas pria. Suara keramaian itu terdengar seperti sedang membicarakan hal yang mesum. Begitu kami melihat sumber bunyi keramaian itu, kami langsung terkejut, dan mengamuk begitu melihat gerombolan pria mesum yang mengintip pemandian air panas wanita melalui lubang yang merupakan buat.
Kemudian Tygruth menggunakan angin di sekitar untuk menarik mereka, dan melayangkan mereka ke atas. Semua pria mesum itu terlihat panik karena tubuh mereka melayang di udara begitu saja. Setelahnya aku melemparkan batu ke perut mereka satu-satu agar mereka jera.
"Ada apa ini!? kenapa tiba-tiba kalian menyerang kami?" ucap salah-satu orang yang merasa tidak terima pada kami.
"Jangan coba-coba untuk mengintip kekasih kami yang ada di pemandian sebelah!" ucap Tygruth dengan tatapannya yang melotot tajam ke arah mereka yang membuat mereka menurunkan pandangan mereka karena takut.
"Wah!? luar biasa! ternyata kalian bisa melakukan hal luar biasa seperti itu!" ucap pria bertopeng aneh itu dengan girang sendiri setelah melihat sebagian kecil kekuatan kami. Pria bertopeng itu langsung bersemangat begitu saja, benar-benar orang yang aneh.
"Diam lah kau..."
"Dasar orang sialan! kau ini cari mati ya! baiklah akan ku turuti kemauan mu brengsek!" ucap Tygruth yang menggunakan kekuatan yang sama seperti sebelumnya.
"Woa! aku terbang di udara! hahaha! lebih tinggi lagi! lebih tinggi lagi!" ucap pria bertopeng itu yang bukannya panik karena akan ku lempar dengan batu ke perutnya. Tapi orang ini malah kegirangan, benar-benar orang yang menjengkelkan sekali.
"Tygruth cepatlah habisi dia... aku sudah tak tahan lagi. Kalau bisa lempar batu yang sangat besar ke arahnya" ucap Tygruth yang terlihat sedang menahan amarahnya saat ini. Terlihat dari raut wajahnya yang bergetar getar dengan sangat kesal sekali.
__ADS_1
"Baiklah... mungkin batu seukuran sebelumnya saja sudah cukup. Tapi akan ku tambah kecepatannya, rasakan ini pria aneh!" ucapku sambil mengeluarkan sebuah batu dari telapak tanganku, lalu melemparkannya ke perutnya. Namun begitu batu yang ku lempar mengenai perutnya, kami sangat terkejut kalau pria itu menyusut masuk ke dalam batu itu.
Sial! kami benar-benar lupa dengan kekuatannya yang dapat bergabung ke suatu benda karena sedang kesal. Kemudian setelahnya batu itu terjadi ke kolam, dan pria bertopeng itu akhirnya mengeluarkan tubuhnya dari batu itu dengan pose Konyol.
"Tara! lihat aku! haha! apa kalian melihatnya? aksi keren ku tadi! lihat kan! lihat kan! lihat kan!" ucap pria bertopeng aneh itu yang mengharapkan pujian kepada kami.
"Tidak... kami tak melihatnya karena ada kabut di sini, maaf" ucapku dengan bohong, karena jika aku berkata jujur dia akan semakin bertingkah menyebalkan.
"Baiklah kalau begitu... aku..." ucap pria bertopeng itu yang menyentuh kan tangannya ke lantai, dan bagian tangannya mulai masuk ke dalam lantau itu. Entah kenapa aku, dan Tygruth merasakan firasat yang buruk tentang hal ini. Sepertinya... pria bertopeng itu ingin memanfaatkan kekuatannya untuk hak mesum, yaitu dengan menyelinap masuk ke pemandian wanita melalui lantai yang terhubung ke pemandian wanita.
"Hei sialan apa yang akan kau lakukan!?" ucapku sambil menarik tangan pria bertopeng itu dengan Tygruth, yang sebentar lagi seluruh tubuhnya akan masuk ke dalam lantai.
"Dasar sialan! kita tak cukup kuat untuk menarik orang bodoh ini... baiklah sialan! kau boleh bergabung dengan grup kami!" ucap Tygruth yang akhirnya pasrah juga, dan mau menerima pria bertopeng aneh itu masuk ke dalam grup Shan.
Tygruth melakukan ini demi kebaikan semua orang, agar dia tak bertingkah menyebalkan lagi di depan kami. Kami benar-benar sudah muak dengan tingkahnya yang menyebalkan itu, "Benarkah!? yahuuuuu! akhirnya aku masuk ke grup pahlawan yang mendunia itu!" ucap pria bertopeng itu yang mengeluarkan kembali tubuhnya yang sudah sebagai masuk ke dalam, lalu berlompat lompat dengan girang.
"Tapi dengan beberapa syarat... yang pertama, jangan banyak berbicara, kedua jangan jadi orang yang menyebalkan, ketiga jangan gunakan kekuatan mu untuk hal yang tidak benar, hanya itu saja" ucap Tygruth yang telah membuat keputusan untuk pria bertopeng itu.
"Baiklah aku menger..." ucap pria bertopeng itu yang kemudian aku memotong pembicaraannya, karena aku ingin menambahkan satu syarat lagi kepadanya.
__ADS_1
"Ah iya jangan lupa syarat terakhir dari ku, kau harus memberikan setidaknya satu koin emas kepada masing-masing anggota grup. Yuki juga termasuk, jadi jangan anggap dia orang yang kami asuh saja" ucapku yang merencanakan hal licik untuk mendapatkan keuntungan yang setimpal begitu menerima pria bertopeng menyebalkan ini ke dalam grup kami.
"Baiklah! aku setuju!" ucap pria bertopeng itu yang membuat kami terkejut, karena dia menyetujui permintaan ku begitu saja. Sebenarnya aku agak ragu apakah dia bisa memenuhi syarat terakhir yang ku berikan itu?. Yah setidaknya kalau dia tak bisa melakukannya, aku akan membuat perhitungan untuknya di akhir bulan.