Artificial God

Artificial God
Blood Blood


__ADS_3

Bocah itu mengeluarkan aura merah, dan berbau darah yang sangat menyengat. Kami semua terkejut, dan menjaga jarak dari bocah itu. Matanya bersinar dengan terang, tapi anehnya... kenapa bocah itu malah terlihat terkejut karena tiba-tiba kami menjauh darinya, seharusnya kami yang terkejut.


"Ada apa dengan kalian semua?" ucap Vloid yang kebingungan.


"Apa yang sedang kau lakukan? kenapa tiba-tiba ada aura aneh yang keluar dari tubuhmu, dan matamu bersinar dengan terang" ucap Tygruth yang bersiap untuk menyerangnya.


"Eh!? ka-kalian jangan salah sangka, ini adalah hal yang lumrah untuk bangsa kami. Ini adalah kekuatan alami yang kami miliki sejak lahir, setiap malam kami akan mendapatkan buff seperti yang kalian lihat. Aku sekarang menjadi lebih kuat dari sebelumnya, tapi kalian tenang saja aku bisa tak memperlihatkan aura, dan mataku yang bersinar ini" ucap Vloid yang menjelaskan tentang bangsanya.


Lalu kami menghela nafas karena telah salah paham, "Baiklah kalau begitu, maafkan kami. Kami kira kau akan berkhianat, dan mencoba membunuh kami, huh mengagetkan saja" ucap Tygruth yang lega setelah mengetahui kebenarannya. Lalu tiba-tiba ada seseorang yang terdengar cukup berisik dari luar, orang-orang dari luar sedang mendobrak pintu rumah ini.


"Tuan muda Vloid! apa anda baik-baik saja!" ucap seseorang dari luar. Kemudian Vloid yang mengetahui kalau masih ada penduduk desanya yang selamat dari kejadian itu menangis dengan terharu. Vloid segera membukakan pintunya, dan mempersilahkan para penduduk desanya masuk. Namun semuanya tak berjalan lancar, mereka semua mengira kalau kami sedang mengurung Vloid di dalam sini.


"Siapa kalian! berani-beraninya kalian menculik tuan muda!" teriak salah satu dari mereka.


"Apa!? tuan muda!?" ucap kami serentak dalam hati yang terkejut begitu mendengar kata tuan muda. Sekejap kami langsung tahu siapa sebenarnya Vloid sampai di panggil tuan muda oleh penduduk desanya. Itu karena Vloid adalah putra dari pemimpin desa mereka. Kami sangat terkejut sampai tak mendengarkan kata-kata penduduk desa itu.


"Baiklah kalau kalian tak menjawab, maka kami akan membunuh kalian!" ucap mereka. Kemudian tiba-tiba saja mereka bergerak dengan cepat di hadapan kami. Mereka mengeluarkan cakar dalam jari mereka, dan berniat untuk menyerang kami, "Hentikan semuanya! jangan serang mereka!" teriak Vloid, namun tidak ada satupun dari mereka yang mendengarkan perkataannya.


"Rasakan ini! Desperate Blood!" kemudian tiba-tiba saja seluruh ruangan rumah ini berubah menjadi warna merah, tidak... lebih tepatnya menjadi darah. Entah kenapa kami merasa sangat pusing sekali, sepertinya ada yang tak beres dengan kekuatan mereka.


Selama mereka mencoba mencakar kami, kami terus berlindung menggunakan kekuatan kami, "Semuanya ini gawat! jangan sampai kita menyentuh darah ini!" ucap Elysna. Kemudian Tygruth menggunakan kekuatannya untuk membuat lubang di bawah tanah, "Cepat semuanya masuk ke sini!" teriak Tygruth yang lebih dulu masuk.

__ADS_1


Kemudian kami semua segera masuk ke dalam lubang yang di buat Tygruth, "Kalian tak akan kubiarkan lolos!" ucap mereka yang segera mengikuti kami dengan masuk ke dalam lubang juga, "Kalian! hentikan ini!" ucap Vloid yang lagi-lagi tidak ada yang mendengar perkataannya.


"Tygruth cepat tutup lubangnya!" teriakku.


"Baiklah! aku akan menusukkan tubuh mereka!" ucap Tygruth yang kemudian menutup lubangnya, dan membuat tanah yang menutup nya itu seperti duri yang tajam. Sehingga para Vampir itu tak bisa mengikuti kami, dan terluka karena serangan Tygruth. Namun mereka tetap bersikeras untuk mengikuti kami.


"Sepertinya serangan mu saja tidak cukup, biarkan aku bantu! Blowing The Wind!" ucapku yang seketika para vampir itu tertiup dengan angin yang kuat sehingga kembali lagi ke tempat asal mereka masuk ke lubang.


"Haha! rasakan itu! hebat juga kau Gernath!" ucap Tygruth yang memimpin jalan sambil membuat lubang di tanah.


Sementara itu para Vampir itu sangat kesal pada kami, "Semuanya hentikan!" teriak Vloid yang sangat kesal kepada para penduduk desanya.


"Ada apa tuan muda? mereka orang-orang yang berbahaya, kita harus menghabisi mereka. Ini demi kebaikan anda tuan muda" ucap mereka.


Kalian hanya menyelamatkan diri kalian sendiri, apa kalian tak sadar dengan perkataan kalian" ucap Vloid yang sangat marah. Sementara itu para penduduk desa hanya bisa terdiam, dan merasa bersalah kepadanya. Lalu Vloid menggunakan kekuatannya untuk bertelepati kepada semuanya kecuali aku, sepertinya keberadaan ku masih tidak di terima olehnya.


"Semuanya! kembali lah... para penduduk desa sudah ku atasi" ucap Vloid lewat telepati.


"Apa kalian semua dengar itu?" ucap Elysna, kemudian yang lainnya mengangguk sementara aku hanya terbengong, dan tak mengerti apa yang sedang terjadi. Tapi tiba-tiba saja mereka kembali ke asal lubang ini, sementara aku masih tak tahu apa yang membuat mereka kembali.


Begitu kami kembali ke atas, kami terkejut kalau semua penduduk desa sedang bersujud di depan kami, dan memohon maaf. Karena telah salah paham, dan membuat kami terluka, setelah apa yang kami lakukan pada tuan muda mereka. Sementara itu Vloid tersenyum, dan mengacungkan jempolnya pada kami.

__ADS_1


"Kami benar-benar minta maaf pada kalian, berikan kami hukuman yang setimpal" ucap mereka.


"Untuk apa kami memberikan kalian hukuman, toh sejak awal ini semua terjadi karena kesalahan pahaman. Kalian tidak salah, karena kami melihat kalian berkorban demi tuan muda anda. Karena itu kan kalian menyerang kami demi keselamatan tuan muda anda dari orang asing seperti kami" ucapku yang mewakili perasaan kami semua.


Lalu mereka berterima kasih kepada kami, dan menyambut kedatangan kami dengan sangat baik. Ternyata mereka semua adalah orang yang baik, tapi karena kejadian yang menghancurkan desa mereka orang serangan monster raksasa itu. Jumlah mereka para Vampir hanya tersisa 13 orang termasuk Vloid sendiri.


Jumlah mereka benar-benar sangat sedikit sekarang, mereka menceritakan kejadiannya saat itu. Kalau ada 2 monster yang sangat panjang, dan besar menyerang, dan menghancurkan desa mereka. Tak hanya itu, para penduduk desa mereka di makan habis oleh monster itu, karena itu tak ada satupun mayat dari mereka yang tersisa karena di makan habis oleh mereka.


Lalu bekas potongan daging yang menjijikkan itu adalah bekas pertarungan mereka melawan monster itu. Itu adalah daging monster itu yang terkena serangan para Vampir. Memangnya sekuat apa makhluk-makhluk mengerikan itu? sampai-sampai bangsa Vampir ini kalah telak, dan tak bisa berbuat apapun. Walau aku tak tahu seberapa kuat bangsa Vampir ini, tapi dari kekuatan aneh saat menyerang kami.


Sepertinya mereka cukup kuat, karena bisa menggunakan teknik ruang. Teknik yang dapat memanipulasi ruangan, dan membuat lawannya terkena serangan mereka secara terus menerus. Tapi ngomong-ngomong apa yang membuat kami pusing saat itu? rasa pusing nya masih terasa sampai saat ini.


Wajah kami sangat pucat sekali, "Maaf... bisa berikan tangan kalian sebentar?" ucap Vampir yang menggunakan teknik ruang itu. Kemudian kami memberikan tangan kami kepadanya, dan seketika rasa pusing yang kami derita menghilang, dan membuat kami bersemangat kembali.


"Apa kau sedang menggunakan kekuatan heal?" tanyaku.


"Oh tidak... aku hanya mengembalikan darah kalian yang sudah aku rampas tadi. Karena itulah kalian merasa pusing, dan menjadi berat. Tapi kalian sangat hebat masih bisa melarikan diri, dan mengalahkan kami" puji Vampir itu pada kami.


"Apa!? jadi saat itu darah kami sedang si sedot!?" ucap kami yang terkejut.


"Benar, karena itu aku ingin mengembalikannya lagi" ucap Vampir itu dengan santainya, sementara itu kami sangat syok sekali. Benar-benar kekuatan yang mengerikan, kekuatan yang serba darah. Sebenarnya makhluk macam apa mereka ini, kalau terkena serangannya saja sudah membuat kami bercucuran darah tanpa henti.

__ADS_1


Lalu mata mereka pekat seperti darah, dan mengeluarkan aura seperti darah, dan berbau darah. Tapi kalau di bandingkan dengan Vloid, rasanya kepekatan mereka tak pekat seperti Vloid, mungkin itu karena Vloid adalah putra pemimpin desa mereka. Pastinya pemimpin desa adalah orang yang sangat kuat untuk memimpin desa ini, oleh karena itu rasanya kekuatan Vloid jauh berbeda dengan mereka.


__ADS_2