
Sementara itu waktu terus berjalan dan pertarungan di Colosseum terus dilanjutkan. Kali ini adalah pertarungan kedua yang kalau tidak salah kedua orang yang akan bertarung kali ini akan bertarung untuk kedua kalinya. Mereka memiliki fisik yang bagus dan juga memiliki hawa yang menakutkan. Sebelumnya mereka pernah bertarung di pertarungan adu fisik.
Akan tetapi salah-satu dari mereka kalah dan pertarungan inilah yang akan menunjukkan kekuatan yang sebenarnya di antara mereka. Kalau tidak salah nama orang yang kalah itu... Keange... dan yang satu lagi adalah Ylitc. Pertarungan mereka pasti tidak kalah menarik dengan pertarungan Boa Boa dengan Kyra.
"Tygruth ayo kita kembali. Elysna aku dan Tygruth pergi dulu ya...!" ucapku yang kemudian segera menggunakan kekuatan teleportasi dan kami kembali ke dalam ruangan para gladiator di tempatkan.
Sementara itu, "Hah... padahal aku juga ingin lihat. Tapi gara-gara kau aku jadi harus mengurus mu..." keluh kesal Elysna.
"Hehehe, maafkan aku..." ucap Boa Boa dengan tertawa kecilnya yang polos.
"Jangan tertawa!... pakai segera pakaian mu!" teriak Elysna sambil melempar pakaiannya tepat di wajahnya.
Sementara itu, pertarungan Keange dan Ylitc sudah di mulai sedari tadi. Aku dan Tygruth sedikit menyesal karena kami telat untuk datang sementara arenanya hancur berantakan. Entah apa yang kami lewatkan, tapi sepertinya Keange akan kalah lagi untuk kedua kalinya di tangan Ylitc.
Dia tampak tak berdaya karena sedari tadi kami hanya melihat Keange yang sedang berbaring di tanah. Tapi entah kenapa anehnya si pembawa acara itu tak mengatakan sesuatu... dan... kenapa si pembawa acara itu juga ikut-ikutan berbaring di atas tanah!.
"Ke-kekuatan gravitasi yang luar biasa. I-ini adalah kekuatan sejati yang dimiliki oleh Ylitc. Si-siapapun... tolong aku!..." ucap sang pembawa acara yang akhirnya menjelaskan sesuatu yang sedang terjadi di sana dengan keadaan tersiksa.
Sementara itu Toro dan teman-temannya datang menghampiri kami. Melihat dari wajahnya yang sedikit menjengkelkan itu, sepertinya mereka ingin mengatakan sesuatu yang penting kepadaku. Yah, aku sebisa mungkin harus menghindari kemungkinan terburuk dengannya.
Aku cukup bersyukur kalau lawanku bukan dia. Karena aku merasa dia memiliki kekuatan yang luar biasa dari para bawahannya, karena itulah dia jadi pemimpin. Tapi yang buruknya aku harus melawan seorang wanita, akh sial! kenapa aku harus bertarung dengan wanita! dan lagi dia adalah orang yang waktu itu aku selamatkan. Lalu apa ini!? aku harus bertarung dengan wanita yang sudah ku selamatkan sebelumnya? bukankah itu sangat kejam sekali!.
"Hei... ada yang ingin... ah tidak. Aku akan langsung mengatakan intinya saja, kenapa kau memiliki kekuatan yang sama dengan gadis Elf itu?" ucap Toro yang menatap tajam kepadaku begitu juga dengan teman-temannya.
"Kenapa kau mimisan?" ucap Tygruth yang tiba-tiba menunjukkan jarinya ke arah Martis. Lalu dia juga malah merubah suasana yang menegangkan ini menjadi terkendali.
__ADS_1
"A-apa!?... siap sejak kapan aku mimisan!" ucap Martis yang terlihat aneh.
"Hei Martis... apa kau terangsang oleh malaikat sexy itu?" ucap Nizard yang mencoba menjahili Martis.
"A-apa katamu! aku bukan orang yang seperti itu!" teriak Martis yang terlihat kesal dan wajahnya yang memerah. Semua teman-temannya menatapnya dengan tajam mengenai perilaku dan sikap Martis yang agak berbeda dari biasanya.
"Martis? a-apa benar... kau Martis yang kami kenal?" ucap Milan yang wajahnya keheranan.
"Apa maksudmu!" ucap Martis yang semakin kesal dengan perlakuan teman-temannya.
"Huwahahahaha! hahaha!" tawa teman-temannya yang terbahak-bahak. Sementara itu aku dan Tygruth seperti nyamuk bagi mereka karena kami tidak ikut tertawa bersamanya karena kami tidak mengerti apa yang mereka tertawakan. Tapi entah kenapa aku sedikit mengerti mengenai apa yang terjadi pada mereka, dan tanpa sadar aku tersenyum melihatnya.
"Sialan kalian!" ucap Martis.
"Hahaha... huh, ternya Martis bisa bersikap seperti itu juga ya, haha!" tawa Sheran sambil mengusap-usap air matanya yang terus keluar karena tak bisa menahan tawa.
"Sialan! kau juga sama saja! yang sebelumnya bersikap seperti seorang pemimpin dan selalu berwajah datar menjadi orang yang kikuk dan konyol!" ucap Martis dengan kesal.
"Apa alasanmu terangsang adalah karena..." ucap Nizard yang masih ingin menjahili Martis akan tetapi ucapannya segera di potong oleh Tygruth yang terlihat kesal karena mereka sedang membicarakan kekasihnya, Boa Boa.
"Bisakah kalian berhenti membicarakan kekasih ku dasar orang-orang mesum. Cepat katakan apa yang ingin kalian tanyakan padanya dan segera pergi dari sini" ucap Tygruth dengan dingin.
"Kau tahu Martis, seperti itulah dirimu selama ini" bisik Nizard ke telinga Martis.
"Ah... baiklah, kasar sekali... kalau begitu, apa jawaban mu, Gernath?" ucap Toro yang wajahnya kembali serius.
__ADS_1
"Soal itu... kau akan tahu sendiri" ucapku yang tersenyum menyeringai dan segera pergi meninggalkan mereka.
"Jawaban macam apa itu?" ucap Toro yang terbengong.
Sementara itu kami melanjutkan menonton pertandingan Keange dan Ylitc yang saat ini keadaannya masih seperti ini terus. Rasanya seperti menonton sebuah film di hp dan sedang di jeda... tunggu??? apa yang baru saja kupikirkan?.
Sementara itu yang terjadi di arena itu sangat memanas. Baik tatapan Keange yang terus mencoba berdiri dengan sekuat tenaga dan Ylitc yang menatap wajah Keange dengan tatapan merendahkan, seolah-olah dia berkata, "Matilah dasar rendahan" itulah yang kupikirkan saat melihat wajahnya yang dingin dan menakutkan.
Kemudian Keange mengangkat tangan kirinya yang memberi isyarat kepada si pembawa acara. Eh!? apa pertarungan ini akan berakhir karena Keange akan menyerah di pertandingan ini?. Tentu saja tidak, siapa juga yang ingin dikalahkan jika keadaannya sudah seperti ini.
"Dia bisa mengangkat satu tangannya di medan gravitasi yang 10 kali lebih berat dari medan gravitasi yang ada di dunia ini!?" ucap Ylitc dalam batinnya.
"Hei orang bertopeng!..."
"Panggil aku Rozak si pembawa acara!"
"Yah aku tidak peduli. Aku ingin bertanya... apakah tempat ini sepenuhnya sudah aman?" ucap Keange.
"Te-tentu saja... kau boleh mengamuk sesuka hatimu disini. Karena tidak akan berdampak kepada para penonton yang ada di sekitar karena arena ini memiliki barier yang sangat kuat oleh sang raja" ucap si pembawa acara Rozak sambil memberitahu informasi baru kepada para peserta Gladiator yang belum bertanding. Kalau kami bisa mengamuk sesukanya demi memenangkan pertarungan.
"Baiklah kalau begitu, aku bisa tenang dengan begini karena tidak melibatkan para penduduk yang tidak bersalah" ucap Keange yang merasa lega.
"Lalu... apa yang akan kau lakukan untuk lepas dari teritorial ku?" ucap Ylitc dengan angkuh dan wajahnya yang bengis.
"Huh... kau benar-benar meremehkan ku ya... baiklah. Aku akan menunjukkan sesuatu kepadamu, Afterlife vortex!" ucap Keange yang tiba-tiba tanah yang ia sentuh berputar menjadi seperti sebuah pusaran yang hebat. Seluruh tempat di area pertarungan itu menjadi bergerak berputar sambil berguncang dengan dahsyat.
__ADS_1
Seperti bencana alam yaitu gempa bumi, akan tetapi ini lebih mirip seperti sebuah fenomena alam segitiga bermuda. Hanya saja ini adalah segitiga Bermuda di daratan, benar-benar kekuatan yang luar biasa. Tapi sepertinya Tygruth bisa melakukan hal yang sama ataupun hal yang lebih hebat dari pada apa yang dilakukan oleh Keange.
Yah, benar-benar sangat di sayangkan. Soalnya kekuatan Tygruth itu sangat unik dan sampai saat ini pun aku masih belum bisa menyalin kekuatan Tygruth. Kekuatan yang bisa menggerakkan apapun yang terhubung dengannya bahkan benda yang tak terlihat sekali pun seperti angin. Itu adalah kekuatan yang mengerikan yang bisa di gunakan untuk segala macam kondisi. Pertahanan, melarikan diri, serangan dan apapun bisa dilakukannya karena dia bisa menggerakkan apapun sesuai kehendaknya.