
Mungkin ini adalah hari sial kami karena harus berhadapan dengan bandit. Meski mereka terlihat lemah, tapi tetap saja keberadaan mereka sangat menggangu. Sekalinya kami bertemu bandit, dan berhasil lolos, wajah kami pasti akan selalu di incar, dan tentunya para bandit yg menyerang akan lebih kuat dari pada yang sebelumnya.
Sekarang wajah kami sudah tersebar oleh para bandit yang ada karena penyihir bandit itu. Dia menggunakan kekuatannya yang dia lihat, dan mengirim apa yang dia lihat kepada para bandit lainnya. Kalau begini tidak ada cara lain selain kami mengalahkan mereka, namun kami tak akan membunuhnya. Namun kalau keadaan berbahaya mungkin kamu akan membunuhnya, karena itu adalah salah satu syarat diterimanya tim The Power of Peace yang baru saja di buat.
"Serahkan harta kalian segera! kalau kalian memberontak kami akan segera mengambilnya dengan paksa" ucap bandit itu.
"Hahaha! kau jangan galak-galak begitu, Vios. Lihat wajah mereka terlihat ketakutan" ucap bandit lainnya yang menertawakan kami.
Kemudian tiba-tiba saja Vloid maju dengan tersenyum seringai, "Hehe... ini adalah kesempatan yang bagus untuk meluapkan semua amarahku saat ini" ucap Vloid yang sepertinya memang benar-benar sangat kesal.
"Hei bocah! apa kau tak tahu siapa kami sampai kau berani berbicara seperti itu? kau pikir kami akan takut jika kau menggertak kami seperti itu. Lihat saja tubuhmu yang pucat itu karena ketakutan berhadapan dengan kami, hahaha!" tawa bandit itu yang membuat teman-temannya ikut menertawakan Vloid.
Crat! srat! bret! wush! dengan kecepatan yang luar biasa Vloid mengamuk, dan mencakar para bandit itu satu persatu dengan sangat cepat, lalu kembali ke tempat semula. Asalkan lawannya sudah terkena serangan darinya, Vloid hanya menunggu sampai lawannya tumbang dengan sendirinya karena luka yang diterima tak akan dapat sembuh, dan lagi semua darah itu tersedot ke tubuh Vloid. Benar-benar kekuatan yang mengerikan, sampai-sampai bisa memotong lengan Louris.
"A-apa ini!? ukh... si-sialan kau bocah! hei penyihir cepat sembuhkan kami" ucap bandit itu yang meringis kesakitan.
"Ba-baiklah... heal!... hah!? ke-kenapa tidak berpengaruh!?" ucap penyihir itu yang terkejut karena kekuatan penyembuhannya tak berhasil.
"Sialan sebenarnya apa yang terjadi!? bo-bocah ini... apa yang kau lakukan pada kami!" ucap bandit itu yang terlihat kesal, dan setengah dari mereka tumbang karena tak bisa menahan rasa sakitnya.
"Mudah saja... saat ini aku sedang menyerap darah-darah orang bodoh haha... ukh! uakh! sakit sekali!" ucap Vloid yang kesakitan dengan tiba-tiba. Sepertinya yang membuatnya sakit seperti ini sama halnya dengan saat Vloid menyerap darah Louris. Yang membuatnya sakit karena perbedaan golongan darah, dasar Vloid bodoh!.
__ADS_1
"Hahaha! lihat bocah sombong itu! aku tak tahu apa yang terjadi seperti dia benar-benar merasakan kesakitan!" tawa bandit itu.
"Elysna... sembuhkan Vloid, eh!?... hei malaikat apa yang kau lakukan?" ucapku yang terkejut begitu melihat malaikat itu menghampiri Vloid yang tergeletak meringis kesakitan. Daru tangannya mengeluarkan cahaya kuning yang entah apa yang dia lakukan, tapi kami percaya padanya kalau dia tak akan berbuat macam-macam.
Lalu tiba-tiba saja seluruh tubuh Vloid bercahaya berwarna kuning. Sebenarnya apa yang dia perbuat padanya, kami sama sekali tak tahu. Tapi setelah itu Vloid terkejut, dan dapat bangkit kembali dengan tegak dengan kebingungan apa yang terjadi pada dirinya.
"Kau bisa menyerap darah mereka sepuas mu! hahahaha!" tawa malaikat itu, dengan wajahnya yang mengerikan seperti seorang psikopat. entah kenapa kami menjadi ketakutan dengan sikapnya yang seperti ini. Bisa-bisanya orang seperti dia memiliki sifat yang seperti ini, benar-benar menakutkan, hiiiii!.
"Baiklah, aku tak tahu apa yang kau lakukan! kemarilah darah-darah yang menyegarkan!" ucap Vloid yang mempercepat proses penyerapan darahnya yang membuat tubuh bandit itu terlihat pucat. Hingga akhirnya para bandit itu tak dapat bergerak karena lemas, dan tak bertenaga Vloid mengehentikan serangannya.
"Si-siapa kalian!? dasar monster!" ucap kedua penyihir itu pada kami dengan wajah yang ketakutan, "Siapa kami? biar aku yang memperkenalkan siapa kami! kami adalah The Power of Peace! ingat nama itu baik-baik, karena kami akan menaklukkan dunia ini!" ucapku yang berpose dengan keren, begitu juga dengan yang lainnya.
"Hahaha! meskipun begitu kalian tak akan mungkin dapat mengalahkan bos kami!" ucap penyihir itu yang menertawakan kami, yang kemudian bos mereka muncul dari langit, dan menghantam tanah. Untungnya kami segera mengetahui keberadaannya, dan menghindar.
"Baik bos... Iron Body, Defense level 1, Additional Strength" ucap penyihir itu yang memberikan mantra kepada bos mereka yang memperkuat serangan, dan ketahanan tubuhnya. Aku belum pernah melihat kekuatan yang seperti ini, namun apakah aku bisa memilikinya? karena perkataan Louris tentang kekuatan sihir murni itu selalu teringat olehku.
"Kalian di belakang ku saja, biar aku yang menghabisi makhluk menjijikan berotot ini. Kecuali kau malaikat! aku tak tahu apa yang kau lakukan padaku, tapi tetap lakukan hal yang sama padaku!" ucap Vloid yang sangat percaya diri kalau dirinya akan menang.
"Ba-baik..." ucap malaikat itu.
"Hoho! jadi kau sudah merasa hebat hanya dengan mengalahkan orang-orang yang lebih lemah dariku ya? kalau begitu terima ini, Iron Fist!" teriak bos bandit itu yang menerjang ke arah Vloid dengan cepat, dan menghantam wajahnya hingga terpental.
__ADS_1
"Dasar bocah bodoh itu... biar aku saja yang melawannya!" ucap Mouri yang melangkah maju menghadapi bos bandit itu. Aku tak menyangka kalau Vloid akan kalah telak sebelum sempat menyerang bos bandit itu. Tapi kalau Mouri, sepertinya dia dapat memenangkan pertarungan ini. Dengan kekuatannya yang dapat memanipulasi tubuhnya, pasti akan mudah untuk mengalahkannya.
"Hebat juga kau nona kucing!" ucap bos bandit itu yang sedang beradu tinju, dan tendangan dengan Mouri. Nampaknya Mouri sangat menyukai pertarungan ini sampai terukir di wajahnya senyuman manis itu. Ah sial! apa yang aku pikirkan!? bisa-bisa Elysna akan salah paham lagi dengan ku.
"Inilah tinju besi yang sebenarnya!" ucap Mouri yang memukul dagu bos bandit itu hingga terpelanting, dan pingsan. Kemudian kedua penyihir itu menggunakan kekuatannya untuk terbang, dan melarikan diri dari kami. Dengan mudahnya Tygruth mengendalikan angin disekitar yang menarik para penyihir itu hingga terjatuh ke tanah.
"Hei... ingat baik-baik nama kami, sampaikan kepada seluruh dunia tentang kami! dan rasakan ketakutan yang sebenarnya!" ucap Tygruth yang melotot kepada mereka yang membuat mereka ketakutan sampai kencing di celana, dan segera berlarian.
"Hei, apa tidak apa-apa jika kita membiarkan mereka lari?" ucap Elysna.
"Biarkan saja! ini adalah salah satu upaya kita agar nama kita terkenal di seluruh penjuru dunia" ucap Tygruth yang perkataannya ada benarnya juga. Akan tetapi resiko besarnya begitu nama kami terkenal adalah banyaknya penjahat lain yang berdatangan untuk ingin menantang kami. Tentunya hal itu sangat menyebalkan, dan mengganggu tujuan utama kami membentuk tim ini.
Sementara itu begitu Vloid sudah di sembuhkan oleh Elysna. Vloid bertanya kepada malaikat itu, "Hei yang tadi itu apa yang sedang kau lakukan?" ucap Vloid dengan ketus. Sepertinya Vloid masih menaruh perasaan benci terhadap malaikat ini. Padahal tadi dia sudah membantunya, dan terlihat akrab, ternyata hubungan mereka masih tidak baik-baik saja ya.
"A-aku? aku tadi hanya menetralisir darah mereka yang kau serap. Aku mengubahnya menjadi golongan darah yang sama denganmu" ucap malaikat itu yang terlihat malu-malu, dan tentunya itu membuat kami terkejut setelah melihat sifat yang benar-benar berbeda darinya tadi.
"Baguslah, tapi biar begitu aku tetap membencimu!" ucap Vloid dengan ketus, dan melotot ke arahnya. Benar-benar tatapan yang menyeramkan, tatapan yang sama saat aku, dan Vloid masih bermusuhan.
"Oh ya nona manis, kau masih belum memperkenalkan namamu. Sementara itu kami sudah memperkenalkan nama kami, jadi siapa namamu?" ucap Tygruth yang lagi-lagi bersikap seperti seorang pangeran.
"Na-namaku... Boa Boa" ucap malaikat itu yang terlihat malu-malu. Dan tentunya kami terkejut karena ini adalah pertama kalinya kami mendengar nama seseorang yang sangat aneh. Sebenarnya nama macam apa itu? namanya tidak jelas, dan tidak mencerminkan rupanya yang sebagai malaikat. Sungguh nama yang aneh, dan sikapnya itu juga sangat aneh.
__ADS_1
Dengan begitulah kekhawatiran, dan perasaan curiga The Power of Peace menghilang karenanya. Ternyata dia adalah seorang gadis bodoh, dan seorang psikopat di waktu tertentu. Sungguh orang yang aneh, biar begitu kami The Power of Peace hanya mengumpulkan orang-orang yang memiliki keinginan untuk menciptakan perdamaian dunia. Itu adalah satu-satunya syarat yang wajib untuk bergabung di tim kami.