Artificial God

Artificial God
Xyyushara


__ADS_3

Akhirnya setelah masalah mereka berdua telah selesai, dan berakhir dengan baik. Dengan cara membicarakan tentang apa yang seharusnya di bicarakan, kebencian pada diri Vloid yang berlebih terhadap Boa Boa pun kini menghilang, dan merubah menjadi perasaan suka. Meski begitu keadaan canggung ini tetap ada, yang di akibatkan karena Vloid menyukai Boa Boa.


Dasar bocah sialan ini! apa yang telah dia perbuat begitu kasar padanya, kini malah menyukai malaikat itu. Aku tak habis pikir padanya, sebenarnya apa yang terjadi tadi malam sampai bocah itu menyukai malaikat itu. Aku sangat terkejut kalau tiba-tiba dia menceritakan rahasianya padaku seorang setelah selesai berbaikan dengan Boa Boa.


Malam itu dia masuk ke kamarku, dan berkata, "Kak... apa kau bisa memberitahu ku seperti apa perasaan cinta itu?" ucap Vloid yang membuatku syok mendengarnya. Anak kecil seperti dia belum cukup umur untuk merasakan apa itu cinta!. Dilihat dari mana pun juga aku langsung tahu siapa yang dia sukai.


Tapi, sebagai kakak yang baik aku akan menjelaskannya dengan baik, "Kau bertanya kepada orang yang tepat, Vloid. Akan ku beritahu apa arti dari cinta sejati seorang pria. Kau akan merasa malu, atau tidak nyaman jika berada dekat dengannya, lalu jantung mu akan berdegup dengan kencang, dan membuat wajah mu memerah seperti bunga mawar yang bermekaran" ucapku dengan bergaya.


"Semua yang kakak katakan itu... aku sedang merasakannya saat ini. Tapi apakah wajahku sedang memerah?" ucap Vloid yang sejak kembali ke rumah ini pun wajahnya sudah memerah, "Tentu saja, lihatlah wajahmu yang malu-malu ini, ini adalah cermin ajaib buatan Mouri" ucapku yang terus bergaya agar terlihat keren di depannya.


Kemudian Vloid mengambil cermin itu, dan menatap baik-baik wajahnya. Dan entah kenapa dia jadi merasa malu begitu melihat wajahnya, "Tapi... apa maksudmu dari cermin ajaib ini?" ucap Vloid.


"Hoho! cermin itu saling berhubungan dengan pikiran ku. Saat ini cermin itu memberitahukan padaku tentang siapa orang yang kau cintai itu" ucapku yang berusaha menjahilinya. Yang sebenarnya itu adalah cermin biasa yang tak ajaib, tapi sepertinya bocah ini terlalu percaya pada hal yang seperti itu.


"Be-benarkah!? ja-jadi kakak sudah tahu aku suka sama siapa?" ucap Vloid dengan gagap.


"Hahaha! tentu saja! karena tuan cermin ajaib sudah memberitahukannya padaku!" ucapku yang kemudian cermin yang di pegang oleh Vloid di banting hingga pecah. Sepertinya Vloid merasa kesal karena dia mengira cermin itu memberitahukan siapa yang dia sukai.


"Cermin sialan! hah... baiklah lebih baik aku yang mengatakannya lebih dulu. Aku... sangat mencintai Boa Boa!" ucap Vloid dengan serius, dan malu-malu.


"Wah wah... kau tumbuh terlalu cepat nak, tapi selama itu adalah cinta! kau harus mengejarnya!" ucapku yang memberikan semangat untuk Vloid dengan pose yang berlebihan. Namun tak ku sangka dengan gaya konyol ku membuat Vloid terpukau dengan melihatku yang bersikap sok keren ini.

__ADS_1


"Ba-baik kak! kalau begitu, mohon bantuannya!" ucap Vloid yang menundukkan kepalanya padaku, "Angkat kepalamu nak... mulai hari ini kau resmi menjadi murid dari seorang guru pakar cinta!" ucapku yang lagi-lagi bersikap sok keren di depannya.


Malam itu pun berakhir dengan penyesalan, seharusnya aku taj melakukan hal bodoh seperti itu. Kalau tahu ke depannya akan menjadi seperti ini, setiap saat Vloid selalu berada di sampingku dengan mata yang berbinar-binar. Keberadaannya sangat menggangu ku untuk melakukan aktivitas pribadi ku.


Dia selalu menempel padaku, dan terus bertanya tentang apa itu cinta, apa yang harus di lakukan untuk seseorang yang di cintai nya, bagaimana cara orang lain yang kita cintai mencintai kita kembali, bagaimana cara menjadi diri kita menjadi sosok spesial bagi orang yang di cintai.


Argh! aku benar-benar sangat menyesak karena setiap saat dia selalu menempel padaku, dan terus bertanya hal-hal yang membuatku jengkel. Padahal aku sudah memberitahu kan semuanya padanya tentang apa yang kutahu, tapi kemana semua yang ku ajarkan itu padanya?. Dia sama sekali tak melakukan apapun kepada Boa Boa karena merasa malu, dan gugup saat berada di dekatnya.


"Hei... kenapa akhir-akhir ini kalian terlihat sangat dekat sekali?" ucap Mouri.


"Benar juga... aku sebenarnya apa yang terjadi pada kalian berdua? apa kalian berpacaran?" ucap Tygruth yang sepertinya ingin membuatku jengkel, dan juga Elysna. Terlihat jelas dari senyuman licik, dan wajah busuknya itu.


"Apa!? apa benar yang dikatakan Tygruth itu benar?" ucap Elysna yang terlihat marah padaku, dasar Elysna bodoh!. Kenapa dia percaya dengan hal yang begituan! aku ini masih normal tahu!.


"Lalu... kenapa kalian bisa menjadi sangat dekat begitu? lihat wajah Vloid... dia... terlihat begitu menjijikan" ucap Tygruth. Perkataannya memang benar, Vloid sama sekali tak mendengarkan apa yang sedang terjadi saat ini. Dia tak bisa berhenti terus menatap ku dengan kagum, dia sangat terobsesi padaku, dan sudah dibutakan oleh cinta!.


"Hentikan wajah sialan mu itu Vloid! kumohon kau membuat yang lainnya salah paham!" ucapku dalam hati.


Drrrrrrt! tiba-tiba saja tanah di bawah kami bergetar dengan cukup kuat. Tidak salah lagi ini adalah getaran yang sama yang di buat oleh makhluk yang berada dalam tanah itu. Semuanya terlihat ketakutan, dan pucat lagi seperti sebelumnya. Tanahnya terus bergetar, dan akhirnya mengeluarkan cairan busuk dari dalam tanah.


"Semuanya menghindar!" ucapku yang kemudian kami semua menghindari cairan yang keluar dari tanah itu. Cairan itu terus keluar tak menentu di sekitar kami, kami terus menghindari nya sebisa mungkin agar tidak mengenai cairan berbahaya itu.

__ADS_1


Duar! kemudian makhluk raksasa yang setinggi lima kaki muncul di permukaan tanah. Kami sangat terkejut melihat rupanya yang mengerikan itu. Makhluk yang seperti seekor ulat dengan mata yang sangat banyak, dan mulut yang memiliki banyak gigi di dalamnya. Kemudian tubuhnya penuh dengan urat-urat yang mengerikan, dan memiliki kaki yang sangat banyak lagi tajam.


"Makhluk macam apa itu?" ucap Mouri yang ketakutan sampai membuat tubuhnya lemas karena saking ketakutannya.


"Makhluk itu... Xyyushara! makhluk yang menyerang desa kami!" ucap Boa Boa.


"Apa!? Xysrakua apa katamu?" ucap Tygruth yang kesulitan menyebutkan nama makhluk itu. Tapi entah kenapa wajah Tygruth terlihat begitu tenang di saat semuanya gelisah ketakutan saat berhadapan dengan makhluk yang kami takutkan ini.


"Kepala desaku yang memberi nama makhluk itu dengan sebutan Xyyushara! dia adalah makhluk yang berhasil menghancurkan dinding suci kami!" ucap Boa Boa. Dinding suci yang dimaksud itu adalah dinding yang diciptakan dari seluruh penduduk desa dari bangsa malaikat secara turun-temurun.


Semakin lama dinding itu semakin kuat, kekuatan orang-orang terdahulu tetap ada untuk melindungi desa itu. Semakin banyak generasi yang dilahirkan, dan turun-temurun kekuatan dinding perisai itu akan semakin kuat karena munculnya malaikat-malaikat baru yang memberikan kekuatannya untuk melindungi desanya.


Biasanya dinding itu diciptakan untuk melindungi desanya dari serangan bangsa iblis yang merupakan musuh bebuyutan bangsa malaikat. Sudah lama sekali tak ada yang dapat menghancurkan dinding itu, sejak terakhir kali yang dapat menghancurkan dinding itu adalah raja iblis pertama yang sangat kuat yang memiliki kekuatan yang luar biasa. Namun dia mati karena faktor usia yang membuat kejayaan bangsa iblis menghilang.


Karena raja iblis setelahnya tidak sekuat raja iblis pertama. Hingga generasi ke generasi raja iblis tak ada satupun yang dapat menghancurkannya lagi. Namun ini adalah kehancuran kedua kalinya yang diserang oleh makhluk misterius yang entah berasal dari mana makhluk-makhluk itu.


Seluruh bangsa saling berhubungan untuk membicarakan tentang makhluk itu. Semuanya sepakat kalau tidak ada pemberontak di antara para bangsa lainnya. Dan seluruh pemimpin bangsa meyakini adanya serangan dari makhluk lain yang berusaha menghancurkan dunia ini.


Kemudian karena kejadian itu kepala desa dari bangsa malaikat mengajukan gencatan senjata kepada bangsa iblis. Kemudian bangsa iblis menerima tawaran itu dengan baik-baik. Tentu saja awalnya pasti akan berawal dengan buruk, karena banyak yang tidak terima dengan persetujuan kepala desa tentang gencatan senjata itu.


Karena bangsa mereka sudah di takdir kan untuk saling menyerang oleh dewa. Peperangan yang tak akan pernah berakhir kini di hentikan untuk sementara. Bekerja sama untuk mencari tahu, dan mengumpulkan informasi tentang keberadaan makhluk-makhluk itu.

__ADS_1


Menelusuri lubang yang di buat oleh makhluk itu yang tidak ada habisnya. Semakin dalam makhluk itu menyelam, maka tempat itu semakin berbahaya, dan akhirnya ekspedisi menelusuri lubang itu tidak dilanjutkan lagi karena kemungkinan akan terjadi sesuatu yang dapat mengancam bangsa mereka. Hingga akhirnya para pemimpin desa hanya bisa diam, dan bersiap siaga untuk serangan selanjutnya dari makhluk itu.


__ADS_2