
Setelah pemberian inti energi milik Louris kepada Elysna. Kini membuatnya terlihat berbeda, dan benar-benar berbeda sekali. Bukan sikapnya, ataupun penampilannya, akan tetapi yang membuatnya benar-benar berbeda dari Glasya adalah kekuatan yang dia miliki. Kini dia memiliki kekuasaan seorang Louris, dari bangsa Leviathan.
Elysna menjadi sangat kuat, dan begitu kuat sekali melampaui siapapun saat ini. Tak hanya itu, seluruh ingatan milik Louris kini bergabung dengan ingatan Elysna. Elysna dapat melihat, dan mengingat apa yang dilihat Louris semenjak dia hidup di dunia ini. Sementara itu aku merasa kalau diriku jauh tertinggal dengan mereka, sepertinya hanya akulah yang lemah.
Elysna tiba-tiba saja memiliki kekuatan yang sangat luar biasa, lalu Vloid dia begitu kuat sampai dapat memotong salah satu tangan Louris. Lalu Mouri dia adalah wanita yang sangat tangguh, meski begitu saat ini salah satu kaki, dan tangannya telah tiada. Dia membuatnya menjadi yang lebih kuat, dia bisa menciptakan apapun yang berguna untuk kami.
Kemudian untuk Tygruth, meskipun saat itu dia tak bisa menggunakan kekuatannya untuk sementara waktu. Tapi melihatnya melawan Kraken tanpa tersentuh, dan terus menyerangnya membuatku kagum, dan iri padanya. Sementara itu aku... entah kenapa rasanya aku semakin tertinggal dari mereka.
Tapi saat itu, Louris berpesan padaku sebelum kembali ke daratan. Dia mengatakan sesuatu yang sangat mengejutkan bagiku, sekaligus membuatku senang. Tapi apakah perkataannya itu benar? kalau saja apa yang dia katakan itu benar seharusnya aku adalah orang terkuat di antara anggota The Power of Peace lainnya.
Saat itu Louris berkata padaku, "Kau yang memiliki kekuatan sihir murni akan melampaui siapapun. Karena itu adalah kekuatan yang sangat spesial yang diberikan dewa untukmu" ucap Louris padaku yang merasa bangga padaku, dan terlihat sisi sedihnya.
"Apa maksudmu? kekuatan sihir murni? bukankah kekuatan sihir ku sama saja dengan mereka? kami sama-sama memiliki kekuatan sihir" ucapku yang kebingungan dengan perkataannya.
"Apa kau tak merasa kalau kau dapat melakukan apapun dengan kekuatan mu?" ucap Louris yang membuatku terkejut.
"Tapi aku masih tak mengerti itu, lalu kekuatan seperti apa yang teman-teman ku miliki kalau kau tak menyebutnya sebuah sihir?" ucapku.
__ADS_1
"Kekuatan sihirmu adalah segala dari kekuatan sihir yang lainnya. Kekuatan sihirmu adalah kekuatan utama dari semua partikel sihir yang terpisah. Kau memiliki kekuatan sihir alami, yang artinya kau bisa memiliki kekuatan yang teman-teman mu miliki. Karena kekuatan mereka adalah bagian dari kekuatan mu yang terpisah, atau bisa di sebut pembentukan energi sihir mereka tidak sempurna" ucap Louris.
"Lalu... apakah orang yang kau maksud sampai membuatmu kesal itu adalah orang yang memiliki kekuatan sihir alami sama sepertiku?" ucapku yang sebenarnya enggan untuk menanyakan hal ini. Karena aku rasa yang kutanyakan ini berhubungan dengan kepribadian dirinya. Tapi aku tak menyangka kalau dia akan menjawab pertanyaan ku.
"Ya kau benar... kekuatannya benar-benar mengerikan. Dan dia menutup informasi yang buruk tentang dirinya, karena itu dia mengubah sejarah tentang bangsa kami. Sebenarnya bangsa kami lenyap bukan karena pemimpin kami..." ucap Louris yang membuatku terkejut, dan memotong pembicaraannya.
"Apa!? apa maksudmu dengan pemimpin kami katamu? apa kau bukan pemimpin bangsa Leviathan?" ucapku yang terkejut.
"Tentu saja, padahal aku sudah mengatakan kalau diriku adalah yang terlemah. Biarkan aku lanjut bercerita, sebenarnya bangsa kami di bantai oleh dia. Aku tak tahu dari bangsa mana dia, tapi aku tahu sedikit tentangnya. Bangsa dia... hanya dia seorang" ucap Louris yang lagi-lagi membuatku terkejut.
Apa maksudnya itu kalau hanya dia saja dari bangsanya?. ah!? kalau tidak salah... bangsa yang tercipta yang terdiri hanya satu orang darinya aku pernah mendengar sesuatu tentang itu. Bukankah itu adalah cerita yang ada di buku yang dibaca Tygruth saat itu!? tentang makhluk yang hanya hidup seorang diri saja, dan sekaligus adalah makhluk pertama yang tercipta di dunia ini.
"Setiap kali dia menghabisi suatu bangsa, lebih tepatnya bangsa dari makhluk mitologi seperti kami. Dia hanya menyisakan satu orang yang selamat, karena dia menginginkan kami yang selamat merasakan kesendiriannya. Dan lagi tentunya dia tahu kalau aku adalah yang terlemah di antara bangsaku" ucap Louris.
"Itu... benar-benar tidak masuk akal! sebenarnya apa yang dia pikirkan sampai berbuat seperti itu terhadap makhluk lainnya. Dan lagi apa-apaan itu? apa kau bercanda tentang dia menghabisi satu bangsa seorang diri?" ucapku yang tak percaya dengan perkataannya. Karena yang dia lawan adalah makhluk mitologi, pastinya makhluk mitologi itu memiliki kekuatan yang sangat hebat daripada makhluk biasa seperti kami yang tercipta setelah era makhluk mitologi.
Apa yang dia katakan saat itu tentang kekuatan yang setara dengan dewa itu benar? karena dia bisa melakukan hal gila itu sendirian. Tapi aku masih tidak percaya dengan apa yang dia katakan sebelum aku melihatnya dengan mataku sendiri. Karena mana mungkin makhluk mengerikan seperti itu ada di dunia ini. Dan kalaupun benar-benar ada, apa yang harus kamu lakukan nantinya saat tak sengaja bertemu?.
__ADS_1
"Aku sama sekali tak bercanda sedikit pun tentang makhluk itu. Tapi kau tak perlu khawatir tentang hal itu, karena jejak tentangnya sudah lama hilang begitu saja tanpa kabar. Tidak ada yang tahu dimana dia sekarang, tapi banyak yang beranggapan kalau dia sudah lama mati" ucap Louris.
"Baiklah kalau begitu, bisa kita ceritakan hal ini nanti, cepat bawa kami ke daratan. energi ku akan segera habis" ucapku.
Itulah cerita akhir dari Louris yang belum sempat menceritakan keseluruhan cerita tentang dirinya. Tapi kini seluruh cerita itu berasa dalam ingatan milik Elysna karena dia dapat melihat semua yang terjadi saat itu. Tapi Elysna tak menceritakan dengan rinci karena tak tahu harus berbicara apa karena ingatannya yang sangat banyak di otaknya. Dia hanya berkata duar! lalu boom! yah... kurang lebih seperti itu.
Namun sepertinya ini adalah pagi yang indah untuk meminum secangkir teh hangat terakhir yang kumiliki. Tapi sepertinya tidak begitu setelah seseorang membuat masalah dengan tidak sengaja padaku, yang membuat secangkir teh hangat itu tumpah, dan lagi itu adalah cangkir milikku yang berharga yang selalu ku isi dengan air teh. Tapi kini cangkir itu pecah berantakan bersama dengan teh yang tumpah berceceran.
Prang!..., "Oh maaf... aku tak melihat kau ada disitu kak" ucap Vloid yang tak sengaja menyenggol cangkir teh yang sedang ku pegang dengan sempurna. Aku hanya bisa menatap, dan menangisi secangkir teh terakhir dengan sebuah penyesalan.
"Hei... sepertinya dia sangat marah, lebih baik kita kabur saja darinya" ucap Tygruth yang sedang bermain kejar-kejaran bersama dengan Vloid. Kemudian mereka berdua melarikan diri dengan cepat dariku, "Hei! kalian berdua makhluk haram! jangan berusaha lari dariku yang sedang amat marah sekali ini!" ucapku yang mengejar mereka.
"Maafkan kami taun pemarah!" ucap mereka serentak sambil berlari dengan kencang.
"Maaf kalian tidak diterima oleh ku! Lightning Speed!" ucapku yang menyihir kakiku yang membuat berlari secepat kilat. Duar! aku berlari terlalu cepat hingga menabrak sebuah gunung hingga tembus.
"Dasar bocah-bocah itu... apa mereka tak bisa bersikap tenang sekali saja" keluh Mouri yang melihat kami dari balik jendela bersama dengan Elysna.
__ADS_1
"Hahaha... biarkan saja, hal ini akan menjadi kenangan yang berharga buat mereka. Suatu hari nanti mereka akan mengingat kenangan konyol mereka, dan tertawa bersama" ucap Elysna dengan tersenyum.
Yah begitulah akhir dari sebuah secangkir teh yang terjatuh. Akhirnya aku pingsan karena sudah menerobosnya sebuah gunung, dan rasanya aku melewati sebuah magma yang sangat panas tadi. Sialan! hariku sudah sial karena mereka, dan karena mereka lagi aku menjadi kena sial!.