Artificial God

Artificial God
Cahaya Matahari


__ADS_3

Pertarungan di Shelter masih saja berlangsung dengan sengit. Tapi saat ini keadaan berbanding terbalik, saat ini Mouberg berhasil memojokkan makhluk laba-laba itu dengan kekuatannya yang masih belum sepenuhnya dikeluarkan. Karena jika dia benar-benar mengeluarkan seluruh kekuatan yang dimilikinya, maka nyawanya akan menjadi taruhannya. Itulah bayaran yang setimpal dengan kekuatan yang setimpal.


Karena nyawa begitu berharga, tapi kekuatan juga sama berharganya. Itulah yang orang-orang pikirkan, dia akan melakukan apapun, dan berusaha dengan keras untuk mendapatkan kekuatan yang dia inginkan. Akan tetapi tidak dengan Mouberg, dia tidak menginginkan kekuatan sama sekali sejak kecil.


Yang dia inginkan hanyalah... sebuah keluarga yang bahagia. Itulah harapan, dan keinginan yang dia inginkan sejak kecil, dia selalu berharap dapat memutar waktu kembali, namun itu adalah hal yang mustahil untuk dilakukan. Begitu waktu berjalan, maka yang dilaluinya tidak akan pernah terulang kembali. Itulah kata-kata yang dapat membuat seseorang tersadar dari keegoisannya.


"Sialan, apa-apaan ini... kenapa dia masih bisa bertarung!? apa dia tidak kelelahan?" ucap makhluk laba-laba itu dalam hatinya.


"Melihat dari pergerakan mu... sepertinya makhluk seperti mu tidak bisa merasakan lelah. Karena kecepatan pergerakan mu tidak berubah meskipun kita sudah setengah jam terus bertarung seperti ini" ucap Mouberg dengan santai sambil terus bertarung melawan makhluk laba-laba itu.


"Ternyata kau menyadarinya, tapi aku tak akan kalah dari manusia rendahan seperti mu!" ucap makhluk laba-laba itu yang terus menahan, dan menahan serangan Mouberg yang bertubi-tubi menyerangnya. Hingga akhirnya makhluk laba-laba itu menggunakan teknik pamungkas yang dia miliki.


"Web of Destruction!" ucap makhluk itu yang kemudian di tubuhnya mengeluarkan banyak jaring yang melebar ke atas. Kemudian jaring-jaring itu membentuk sebuah pola, dan jaring itu menghantam tanah. Serangannya membuat siapapun yang dilaluinya terpotong-potong, dan terbelah dengan jaringnya yang tajam, dan sekeras kristal.


Namun Mouberg dapat menghindari serangan mematikan itu dengan kecepatan yang dia miliki, "Apakah itu serangan terhebat milikmu?" ucap Mouberg dengan datar.


"Kau masih bisa bersikap tenang begitu setelah Shelter nya berhasil ku hancurkan?" ucap makhluk laba-laba itu yang membuat Mouberg terkejut begitu melihat Shelter nya berhasil di hancurkan. Shelter itu hancur terbelah, namun syukurlah orang-orang di dalam tidak terluka sama sekali. Namun itu menimbulkan rasa trauma yang mendalam bagi mereka.


Saat Mouberg ingin menyelamatkan orang-orang yang berada di dalam Shelter. Tiba-tiba saja sebuah jaring menutup Shelter itu kembali, "Jaring itu akan semakin membesar, dan memakan mereka secara perlahan-lahan. Apakah kau bisa menyelamatkan mereka? pahlawan, hahaha!" tawa makhluk itu yang bagaikan iblis kejam.


"Kau... sepertinya benar-benar mencari mati, akan ku kirim kau ke neraka sialan!" ucap Mouberg yang menerjang maju ke arahnya. Saat ini Mouberg harus sangat berhati-hati sekali terhadap serangan makhluk laba-laba ini. Karena kalau salah langkah bisa-bisa tubuhnya terbelah bercerai berai. Serangannya yang mematikan, membuat jangkauan serangannya menjadi lebih luas, dan jauh.

__ADS_1


Namun saat ini keadaan di bawah tanah, tepatnya di ruangan laboratorium misterius yang berada di dasar bumi. Pertarungan mereka begitu sulit, namun keadaan menjadi stabil karena Boa Boa. Mereka sangat beruntung dapat menerima Boa Boa ke dalam timnya, karena dia adalah orang yang sangat berguna untuk membantu di pertarungan kali ini.


"Wanita yang seperti malaikat itu bisa menetralkan zat kimia!? sepertinya aku harus membunuh wanita itu terlebih dahulu" ucap orang itu dalam hatinya.


"Hei! karena kau adalah bos dari semua kroco yang pernah ku lawan. Aku jadi ingin mengetahui nama namamu, namaku Gernath" ucapku yang memperkenalkan diri.


"Ternyata kau bocah yang sangat sopan... namaku, Yugoslavia" ucap orang itu dengan wajah dinginnya.


Yugoslavia... rasanya aku pernah mendengar nama itu... nama yang terdengar tidak asing, nama yang sudah ada jauh disana. Ah!? apa-apaan ini!? aneh sekali, bukankah aku baru pertama kali mendengar nama itu, dan lagi aku baru berjumpa dengannya disini. Tapi potongan ingatan aneh itu bermunculan dengan tidak jelas, lagi-lagi seperti ini, menyebalkan!.


"Gernath... apa kau baik-baik saja?" ucap Elysna.


Kemudian tiba-tiba saja orang itu diam-diam menyerang Boa Boa dengan tentakelnya yang keluar dari bagian tubuh lainnya. Tempatnya menjadi cukup gelap karena amarah Tygruth yang membuat ruangan ini berantakan. Lampu di ruangan ini juga banyak yang mati karenanya, dan membuat ruangan yang sebelumnya terang menjadi mengerikan dengan genangan air yang terus bertambah.


"Apa kau berpikir kalau aku cuma bisa menjadi support untuk mereka? aku juga bisa menyerang tahu, seperti ini!" ucap Boa Boa yang sudah berubah menjadi psikopat. Dia melancarkan serangan petir berwarna kuning miliknya yang disalurkan ke tubuh Yugoslavia.


Kemudian Yugoslavia mengeluarkan seluruh tentakel dari tubuhnya untuk menyerang Boa Boa, namun Boa Boa dapat menghindar dengan cepat dengan kemampuan yang dia miliki.


"Apa? sejak kapan dia ada disana? aku sama sekali tak menyadari kecepatannya" gumam ku.


"Itu aku... saat Boa Boa sedang menetralisir zat kimia yang ada pada tubuh Mouri, aku sempat memindahkan dia" ucap Elysna yang membuat semuanya menjadi jelas kenapa Boa Boa dalam sekejap dapat berpindah tempat. Itu karena kekuatan Louris yang ada pada Elysna, kekuatan teleportasi miliknya.

__ADS_1


"Kemampuan yang kalian miliki sangat licik, dan itu membuatku sangat kesal... hah!? kenapa ada cahaya dari arah sana? rasa hangat ini... rasanya tak asing... I-ini!?..." ucap Yugoslavia itu yang terbata-bata dengan wajah yang terkejut hingga pucat.


"Kau benar... kita sedang berada di atas, aku telah memindahkan tempat ini ke sebuah tempat yang lapang" ucap Elysna.


Kemudian makhluk itu mengeluarkan air matanya, dan tentunya itu adalah pemandangan yang tak terduga, itu membuat kami terkejut. Makhluk seperti itu tak pantas untuk meneteskan air matanya, untuk hal sekecil apapun. Makhluk yang kejam sepertinya benar-benar harus mati


Kemudian dia menggeliat, dan keluar dari jeruji besi yang menusuk dirinya. Kami semua sangat terkejut melihat hal itu, karena dia bisa melenturkan tubuhnya layaknya seperti air. Tidak mungkin!? makhluk macam apa dia!? jadi dia memang tidak berniat untuk keluar dari serangan Tygruth sedari tadi.


Begitu dia keluar, dia mengeluarkan tentakel dari tubuhnya, dan merusak atap ruangan laboratorium ini hingga terbuka lebar, dan cahaya matahari masuk hingga menyentuh kulitnya. Kemudian dia melompat keluar dengan wajah gembira sambil meneteskan air matanya saking bahagianya. Aku tak tahu apa yang membuatnya dia merasa sebahagia itu, mungkin dia gila.


"Ini... rasa hangat ini... aku sangat merindukannya, kehangatan alami. Aku benar-benar merasakannya, dan telah keluar dari tempat terkutuk itu... udara disini juga terasa sangat segar. Pemandangan ini, suasananya, langitnya, semuanya! terasa sangat menakjubkan. Aku terasa seperti terlahir kembali! hahaha! aku belum pernah merasa sebahagia ini" ucap Yugoslavia dengan sangat gembira.


Kemudian kami menyusulnya, dan keluar dari laboratorium ini juga. Melihatnya bahagia seperti itu membuatku sangat terkejut, dia terlihat sangat bahagia seperti anak kecil. Kami sangat heran melihat tingkahnya yang sangat berubah drastis itu.


Namun di tengah kebahagiaan itu, tiba-tiba saja Tygruth mencekiknya dengan menggunakan angin disekitar. Yugoslavia merasa tercekik, tekanan angin yang diberikannya sangat luar biasa. Inilah amarah Tygruth, namun lagi-lagi kami terkejut, Yugoslavia bisa menghindari serangan fatal itu dengan mudah.


Dia menyusutkan dirinya sehingga terlepas dari cekikan itu, "Padahal aku sedang bahagia karena baru saja terlahir kembali.... tapi tiba-tiba saja ada orang idiot yang merusak kebahagiaan, hak itu benar-benar membuatku muak" ucap Yugoslavia dengan tatapan marah besar kepada Tygruth.


Kemudian tiba-tiba saja Yugoslavia maju, dan menyerang Tygruth dengan tubuhnya yang terbuka lebar kemudian keluar taring yang sangat besar. Dia berniat untuk melahap Tygruth kedalam tubuhnya, dia benar-benar sudah seperti monster. Namun begitu Tygruth ingin mendorongnya dengan mengendalikan angin, makhluk itu membuat celah dalam tubuhnya.


Sehingga angin yang seharusnya mendorong jauh musuh, membuat angin itu hanya berlalu begitu saja. Makhluk itu terus maju hingga... Crack... sebuah dinding besar muncul begitu saja di hadapan mereka yang sedang bertarung. Dinding itu berasal dari kekuatan Mouri, aku terkejut begitu Mouri sudah siuman.

__ADS_1


Tapi lukanya!?, "Hei... kau pikir ini pertarungan satu lawan satu? Mouri masuk ke dalam pertarungan!" ucap Mouri yang ikut membantu menyerang Yugoslavia bersama dengan Tygruth. Kemudian kami yang melihat hal itu ikut serta masuk ke dalam pertarungan mereka. Saat ini kami sedang bertarung di atas laboratorium lama, pertarungan ini masih belum berakhir!.


__ADS_2