Artificial God

Artificial God
Pemimpin Desa Pertama


__ADS_3

Namun sepertinya hari ini bukanlah hari keberuntungan mereka. Karena hari ini dewa tidak datang untuk membantu mereka. Seluruh penduduk desa dikalahkan dengan mudah olehnya, kecuali Gart, karena dia cukup mengganggu Glenn karena memiliki kekuatan, dan kelincahan yang lebih dari yang lainnya.


"Kalian semakin melemah saja sejak pertarungan pertama kita beberapa tahun yang lalu. Sangat menyedihkan, melihat orang lemah seperti kalian hanya membuatku muak" ucap Glenn dengan kaki yang menginjak kepala Gart yang berbaring di atas tanah.


"Kalian hanya beruntung... karena dewa memberikan kalian kekuatan sihir. Jika saja kami juga diberikan kekuatan sihir seperti kalian tentunya kalian akan kalah dengan tubuh mungil seperti itu" ucap Gart yang berbaring lemah dalam keadaan sekarat.


"Berisik!... aku akan pergi mengambil anak itu" ucap Glenn yang menendang kepala Gart hingga terpental kemudian pergi berjalan menuju rumah Gart untuk membunuh anaknya sendiri. Sudah tidak ada yang bisa dilakukan untuk melindungi anak itu dengan keadaan Gart yang seperti ini. Dia hanya bisa berbaring lemah seperti seekor ikan yang berada di padang pasir yang tandus.


Namun begitu Glenn masuk ke rumah Gart, dia terkejut karena tak melihat anaknya berada di rumahnya. Padahal Glenn sudah menggunakan kekuatannya untuk mengetahui keberadaan anaknya. Namun yang ada hanya sebuah balok es yang berada di atas kasur. Kemudian Glenn segera keluar dari rumah itu, dan melihat anaknya sedang berdiri di atas dahan pohon yang besar di berada tengah desa.


"Dasar... membuatku kaget saja, sepertinya aku telah mewariskan kekuatanku pada anakku" gumam Glenn pada dirinya. Sementara itu semua penduduk desa terkejut melihat Mouberg kecil yang berada di atas pohon tiba-tiba dengan tangan kanannya yang berubah menjadi es.


"Brengsek! akan ku bunuh kau!" ucap Mouberg kec dari atas pohon.


"Wah wah... sepertinya kau yang mengajarkan perkataan yang tidak enak di dengar itu Gart. Tapi... ada apa dengan tangan kanannya? kenapa tangannya berubah menjadi es? apa jangan-jangan!?..." ucap Glenn pada dirinya yang terkejut begitu menyadari sesuatu.


"Mati kau!..." ucap Mouberg kecil yang menerjang maju dengan cepat ke arah ayahnya, dan melayangkan tinju esnya. Bugh! namun begitu Mouberg kecil memukul wajah ayahnya, dia terkejut kalau yang dia pukul itu hanya sebuah boneka salju. Kemudian setelah itu muncul sosok ayahnya di balik pohon.


"Hahaha! anakku sangat hebat! padahal kau baru berumur sepuluh tahun. Tapi kau memiliki kekuatan yang bahkan ayahmu ini tidak bisa menggunakannya... kekuatan evolusi" ucap ayahnya yang terlihat bangga terhadap anaknya.

__ADS_1


"Berisik kau sialan! mati, dan masuklah ke neraka!" ucap anaknya yang melesat maju ke arah ayahnya, dan melayangkan kembali tinjunya tepat ke wajahnya. Namun sebelum pukulan itu mengenai wajahnya, ayahnya sempat berkata, "Maaf" ucap ayahnya yang kemudian pukulan itu mengenai wajahnya hingga kepalanya terputus dari tubuhnya karena pukulan Mouberg kecil yang begitu keras.


Semua penduduk desa yang menyaksikan kejadian tersebut sangat terkejut. Mereka semua terlihat senang, dan lega kalau musuh bebuyutan mereka berhasil dikalahkan oleh seorang anak misterius yang jatuh dari langit. Namun itu tak membuat Mouberg kecil senang, karena masih ada yang harus dia lakukan setelah membunuh ayahnya. Yaitu... sebuah pembantaian terhadap bangsa Elf.


Pada hari itu seluruh penduduk desa mengadakan pesta untuk kematian Glenn. Di malam hari semuanya berkumpul sambil mengelilingi api unggun. Mereka menyantap makanan yang sangat lezat secara bersama untuk merayakan kemenangan Mouberg kecil.


"Jangan diam saja di situ, dan ikutlah bersenang-senang bersama kami. Kau adalah seorang pahlawan sekarang, dan untuk selamanya kau akan menjadi seorang pahlawan" ucap Gart yang menghampiri Mouberg sambil memberikan nya minuman keras.


"Maaf, aku sedang ingin sendiri disini. Namun aku akan menerima minuman ini... ukh!? apa ini? bukankah ini alkohol?" ucap Mouberg kecil.


"Ya, karena kau adalah manusia setengah Leonis, dan Elf. Kurasa alkohol tak akan membuatmu mabuk, karena yang kutahu seorang Elf sangat kuat minum" ucap Gart.


Beberapa menit kemudian, Mouberg terlihat sangat mabuk berat. Ini sama sekali tidak seperti apa yang dibayangkan oleh Gart, dia terlihat sangat panik melihat keponakannya mabuk berat seperti itu. Padahal dia sudah yakin kalau Mouberg akan menjadi seorang pemabuk yang kuat.


"Sial, ini mungkin karena adikku yang sangat lemah minum minuman seperti ini. Mungkin daya tahan alkohol Elf tidak dapat menahannya karena ibunya yang sangat lemah" ucap Gart pada batinnya.


Kemudian salah satu temannya datang menghampirinya dengan niat tertentu, "Gart, tolong bawa anak itu. Ada yang ingin kami bicarakan berhubungan dengan anak itu" ucap temannya. Kemudian Gart membawa Mouberg kecil ke perkumpulan orang-orang dewasa yang ada di dekat api unggun itu


Setelah mereka tiba, mereka di sambut dengan meriah, dan menundukkan kepala mereka sebagai tanda hormat, "Eh!? a-ada apa ini?" ucap Gart yang tersipu malu sambil menggendong Mouberg di punggungnya.

__ADS_1


"Ini bukan untukmu Gart, astaga kau ini.


hahaha!" ucap temannya.


"Eh!? si-sial bikin malu saja... lalu untuk apa semua ini?" ucap Gart yang kebingungan.


"Kami sudah membicarakan hal ini, kami membutuhkan seorang pemimpin di desa ini. Seorang kepala desa yang akan mengatur desa ini!" ucap temannya yang kemudian semua orang yang berkumpul di api unggun itu bersorak dengan keras.


"Maaf... tapi aku tak bisa menjadi seorang pemimpin desa" ucap Gart yang kemudian semua orang melihatnya menertawainya. Dia memang orang yang agak bodoh, dan tidak peka, mungkin karena itu adiknya pergi meninggalkan desa, dan membencinya. Tapi sebenarnya dia adalah orang yang sangat baik, dan bisa diandalkan.


"Dasar bodoh kau ini, ayolah jangan membuat kami tertawa. Yang kami maksud adalah anak yang ada di punggung mu itu" ucap temannya yang membuat Gart terkejut.


"A-apa!? d-dia yang akan menjadi pemimpin desa?" ucap Gart yang tidak mempercayai hal ini, bagaimana mungkin seorang anak kecil akan memimpin desa dengan benar. Itulah yang ada di pikiran Gart saat ini, namun sebenarnya umur hanyalah sebuah angka. Padahal yang membuat seseorang menjadi pemimpin adalah kehidupan yang dilaluinya.


"Benar, hei nak bangunlah... apa kau setuju dengan yang kami bicarakan?" ucap temannya.


Kemudian Gart terbangun, dan membuka matanya, "Brengsek! baiklah aku akan yang memimpin desa ini. Aku juga akan mengajari kalian sihir dasar orang lemah! dengan begitu aku akan memiliki pasukan untuk membantai seluruh bangsa Elf suatu hari ini" ucap Mouberg dalam keadaan mabuk. Perkataannya membuat orang-orang yang mendengarnya sangat terkejut.


"Sudah kuduga dia adalah orang yang tepat, baiklah dengan ini! pemimpin desa kita adalah anak ini! ayo bersulang semuanya!" ucap temannya. Dengan begitulah akhirnya desa Leonis memiliki pemimpin untuk pertama kalinya, dan pemimpinnya hanyalah seorang anak kecil yang tidak tahu apa-apa, dan di angkat menjadi pemimpin desa begitu saja. Dia benar-benar tidak mengingat perkataannya karena dia sangat mabuk.

__ADS_1


__ADS_2