Artificial God

Artificial God
Ambang Kehancuran


__ADS_3

Di pagi hari suasana di kota Leonelf terasa begitu mencengkram. Udara disekitar mulai terasa aneh dengan hawa keberadaan makhluk-makhluk yang berbahaya. Seluruh penduduk kota yang memiliki kekuatan harus mengorbankan diri mereka untuk menghadapi keanehan di pagi hari ini.


Sementara itu orang-orang biasa mengungsikan diri di sebuah Shelter di bawah tanah yang di buat oleh kedua makhluk yang berbeda semenjak mereka memiliki hubungan yang erat. Membuat Shelter di bawah tanah bertujuan untuk berjaga-jaga dengan sesuatu berbahaya yang akan datang di masa depan.


Karena terdapat kasus dari berbagai makhluk lain tentang tanah yang bergetar, dan bolong-bolong. Begitu juga dengan cairan aneh yang menyebabkan udara disekitar membusuk. Dunia manusia baru sedang terancam bahaya untuk saat ini, entah siapa, dan makhluk seperti apa yang menyebabkan hal ini terjadi.


"Alzheimer's... kondisi disini semakin memburuk, kita harus menarik mundur pasukan yang memiliki kekuatan lemah. Sepertinya mereka tidak bisa bertahan di udara busuk ini" ucap Mouberg.


"Kau benar... semuanya dengarkan aku! bagi siapa saja yang tak dapat bertahan di kondisi seperti ini lebih baik kalian ikut mengungsi bersama dengan orang-orang biasa di Shelter!" teriak Alzheimer's dengan bantuan kekuatannya yang membuat suaranya terdengar sangat keras.


Karena ini adalah perintah dari atasan mereka, mereka yang tak dapat bertahan di kondisi yang berbahaya ini. Akhirnya memutuskan untuk ikut bersama dengan orang-orang biasa yang berada di Shelter yang mereka bangun. Shelter yang terbuat dari besi yang sangat kuat, dan juga dengan perlindungan sihir dari Alzheimer's, dan Mouberg.


"Sebenarnya ada apa dengan dunia ini? apakah dewa akan membiarkan hal ini terjadi pada kami?" ucap Mouberg.


"Argh!" teriak sekumpulan orang-orang yang berkumpul di barisan tengah kota. Kemudian muncul monster yang sangat besar dari bawah tanah bersama dengan makhluk aneh yang mengendalikan monster itu yang menunggangi di atasnya. Semua yang melihatnya sangat terkejut, dan seluruh tubuh mereka langsung bergemetar hebat begitu melihat monster yang mengerikan itu.


Karena ini adalah pertama kalinya mereka melihat monster yang suka mengguncangkan bumi. Wajah mereka terlihat pucat, dan terlihat sangat ketakutan. Begitu juga dengan Alzheimer's, dan Mouberg yang terkejut melihatnya. Karena kemunculan monster yang mengerikan itu telah menghilangkan semangat juang mereka untuk melindungi kota mereka.


"Makhluk macam apa itu..." ucap para prajurit.


"Kita akan mati! kita akan mati!" ucap prajurit yang berlarian kabur keluar kota.

__ADS_1


"Hei jangan lari! kita harus tetap disini!" ucap prajurit lainnya.


Kemudian prajurit yang berlari keluar kota itu di sembur cairan yang mengerikan dari monster itu hingga melelehkan tak tersisa. Hanya tulang belulang saja yang tak ikut hancur, semua yang menyaksikannya menjadi semakin takut terhadap monster itu.


"Dengarkanlah keinginan tuan kami yang agung! tuan kami menginginkan kehancuran untuk yang kedua kalinya. Agar tercipta kehancuran yang sebenernya!" ucap makhluk itu yang membuat orang-orang disekitar yang mendengarnya merinding ketakutan.


"Jadi dia bukan pemimpinnya ya... tapi sampai membuat lawannya hancur dengan satu serangan. Sepertinya mereka adalah makhluk mitologi" ucap Alzheimer's.


"Tidak, dia bukan makhluk mitologi... entah kenapa aku berpikir begitu" ucap Mouberg.


Tidak hanya di kota Leonelf saja yang mengalami hal ini. Akan tetapi juga dengan desa para bangsa malaikat, dan juga bangsa iblis. Karena bangsa malaikat, dan iblis pernah bersatu untuk menyelidiki masalah ini. Akhirnya mereka memutuskan untuk bekerja sama, dan menjadi sekutu. Mereka bersumpah akan menjalin hubungan yang baik untuk selama-lamanya, ini adalah sumpah dari kedua pemimpin yang berbeda.


Tidak hanya itu saja... akan tetapi rasanya dunia ini sedang berada di ambang kehancuran. Semua bangsa yang ada, bangsa terpencil sekalipun ikut terkena serangan dari makhluk aneh, bersama dengan monster yang di tungganginya. Langit yang biasanya tampak cerah itupun kini terlihat gelap karena udara yang busuk yang sudah terkontaminasi dari tubuh monster, dan makhluk yang membusuk itu.


Sebagian dari mereka yang memiliki kelas menengah sudah pingsan begitu terlalu dekat dengan bau makhluk itu. Seluruh keadaan menjadi genting, dan semuanya menjadi sangat resah. Karena yang dapat bertahan adalah mereka yang memiliki kelas menengah atas, dan yang berada dia atas setelah kelas menengah lainnya.


Rata-rata penduduk kota memiliki kekuatan sekelas menengah. Kalau begini bagaimana bisa kota ini bertahan hanya dengan sebagian dari orang-orang yang memiliki kekuatan cukup, dan lagi dari perkataan makhluk itu yang mengatakan kata, "Kami". Itu berarti dia akan membawa bala bantuan untuk menyerang kota ini, entah seberapa banyak yang akan datang nantinya, namun kami harus bersiap-siap, dan mengorbankan diri kami demi masa depan kota ini.


"Kalau keadaan nya seperti ini sepertinya kita membutuhkan bantuan dari bangsa malaikat" ucap Mouberg.


"Paling juga mereka tidak akan mau membantu kita karena mereka merasa diri mereka berada di atas kita karena selalu mendapat pujian dari dewa. Mereka menganggap diri mereka adalah makhluk suci yang di pilih dewa" ucap Alzheimer's yang terlihat kesal.

__ADS_1


"Kurasa dengan keadaan yang seperti ini mereka tidak akan berpikir begitu. Karena menurut informan ku, saat ini bangsa malaikat, dan iblis sedang bersatu menghadapi monster monster itu" ucap Mouberg.


"Seluruh dunia... seluruh dunia sedang dalam bahaya. Aku bisa merasakannya" ucap Alzheimer's yang membuat Mouberg terkejut.


"A-apa katamu!? seluruh dunia!? tidak mungkin... sebenarnya makhluk seperti apa yang memimpin mereka" ucap Mouberg.


"Tapi kalau ku perkirakan dari perkataan mu soal meminta bantuan dari bangsa malaikat. Rasanya mereka tidak bisa membantu kita karena desa mereka pun sedang dalam bahaya saat ini" ucap Alzheimer's.


"Benar... kalau begitu... kita harus ikut untuk mengorbankan diri kita untuk melindungi kota, dan hubungan yang sudah kita bangun bersama selama ini" ucap Mouberg dengan tersenyum.


"Kau benar... Kita harus mengorbankan diri kita untuk melindungi kota ini. Semoga saja saat itu aku masih hidup, karena aku ingin melihat anakku pulang, dan menikah... aku juga ingin mengendong cucuku suatu saat nanti. Hahaha!" ucap Alzheimer's.


"Sepertinya kau sudah merestui anak itu, kalau begitu hanya ada satu yang bisa kita lakukan. Karena aku juga telah menaruh harapan pada anak itu" ucap Mouberg.


"Apa itu?" ucap Alzheimer's.


"Kita harus tetap hidup sampai akhir!" ucap Mouberg.


Sementara itu di suatu tempat, di gurun pasir yang tandus. Sebuah tempat terlarang untuk sangat ditakuti karena siapapun yang datang ke sana akan menghilang tanpa jejak, dan tak kembali. Tempat yang sungguh menyeramkan, namun akhirnya tempat itu di datangi oleh banyak monster bersama penunggang nya.


"Wah wah... sudah sekian lama tak ada tamu yang datang kesini. Akhirnya yang ku tunggu setelah sekian lama akhirnya ada orang bodoh lainnya yang datang kesini lagi"

__ADS_1


"Orang bodoh? mungkin itu adalah kau orangnya. Hanya sendirian saja sudah berlagak, kau akan mati dengan mengenaskan, ukh! akh!" teriak makhluk itu bersama dengan monster nya yang meringis kesakitan.


Semua rekan makhluk itu terkejut begitu melihatnya, "Hanya sendirian? memangnya kau tahu apa tentangku!" seketika semua makhluk, dan monster itu mati dalam sekejap dengan kekuatan yang sangat luar biasa. Kekuatan yang sangat luar biasa dari makhluk yang sangat luar biasa. Tidak ada satupun yang tersisa, dan lolos dari serangannya... semuanya lenyap tanpa sisa.


__ADS_2