
Setelah mereka membuatku babak-belur, akhirnya perbincangan rahasia pun di mulai di ruangan rahasia ini. Rasa sakitnya masih terasa, dan Elysna tidak mau menyembuhkan rasa sakit di tubuhku dengan kekuatan heal miliknya. Tapi kenapa Vloid masih saja di kurung di dalam kurungan itu?.
"Jadi apa yang ingin kita bicarakan disini? kita sudah menghabiskan banyak waktu tidak berguna selama disini. Jadi cepatlah katakan apa yang ingin kau bicarakan pada kami" ucap Tygruth.
"Ini bukan perbincangan yang sangat penting, aku hanya terpikir untuk mengubah nama tim kita saja. Karena menurut ku nama The Power of Peace terlalu kepanjangan buatku" ucapku yang membuat semuanya menahan rasa kesal mereka karena mereka sudah menunggu lama untuk hal ini.
"Kau benar-benar berpikir untuk mengubah nama tim ini saja?" ucap Mouri yang geram.
"I-iya... apa kalian keberatan dengan saran yang kuberikan haha" ucapku yang panik melihat reaksi mereka.
Kemudian Boa Boa, dan Vloid mengangkat tangan mereka yang berarti setuju dengan pendapat ku. Sementara itu sisanya masih belum menjawabnya, kalau begitu hasilnya akan seri. Andai saja bertambah satu orang lagi yang masuk ke dalam tim kami, pasti orang itu lah yang menentukan perubahan nama tim ini atau tidak.
"Memangnya nama seperti apa yang sudah kau pikirkan?" ucap Tygruth.
"Aku sudah memikirkannya, namanya... Shan" ucapku yang sudah berhasil mengingatnya kembali apa yang sudah kupikirkan sebelumnya sejak beberapa jam yang lalu.
"Sejujurnya aku sama sekali tak peduli dengan hal ini. Tapi bagaimana dengan kalian? Mouri? dan Elysna?" ucap Tygruth yang mempertimbangkan lagi usulan yang ku berikan. Aku sangat bersyukur kalau Tygruth ada di pihak netral yang tak peduli dengan apapun, dan menjalaninya saja.
"Baiklah aku setuju" ucap Mouri dengan singkat.
"A-aku... mau..." ucap Mouri yang wajahnya merah merona. Sepertinya dia masih memikirkan kesalahpahaman itu.
__ADS_1
"Kau mau apa? apa yang sedang kau pikirkan Elysna?" ucap Boa Boa.
"Ah!? ti-tidak! bukan begitu maksud ku! ah sudahlah jangan pedulikan aku!" ucap Elysna yang tidak bisa mengontrol dirinya. Sepertinya dia sudah benar-benar gila karena kesalahpahaman itu. Ini semua salahku, dia jadi memikirkan hal yang tidak-tidak.
Dan akhirnya dengan begini nama tim kami yang sebelumnya bernama, "The Power of Peace berubah menjadi, "Shan". Dengan begini nama yang sebelumnya terlalu norak, dan kepanjangan, akan terdengar keren, dan mudah dikatakan. Sejujurnya hanya itu saja yang kupikirkan, karena nama yang terlalu kepanjangan itu sangat membuatku jengkel.
Sementara itu di desa iblis, dan malaikat yang sedang bertarung bersama dengan monster raksasa yang setinggi ratusan meter. Makhluk-makhluk yang menyerang kedua desa itu hanya ada satu penunggang saja, dan sisanya ratusan monster busuk. Kemudian monster itu bersatu, dan sedang di kendalikan oleh makhluk busuk di atas monster itu.
Monster itu mengeluarkan sinar yang berbahaya, yang melihatnya dapat membuatnya buta. Namun dengan kekuatan suci para malaikat akhirnya kekuatan yang fatal itu bisa di cegah dengan mudah. Kulitnya sangat keras, sehingga sangat sulit untuk menyerang monster sebesar, dan sekeras itu, sekalipun dua bangsa yang berbeda sudah bersatu sekalipun.
"Boreas sepertinya semua serangan yang kita kerahkan kepada Xyyushara itu sia-sia" ucap pemimpin iblis yang bernama Lugoth.
Kemudian tiba-tiba saja di tengah peperangan yang dahsyat itu. Ada sosok dari bangsa iblis yang maju ke medan perang dengan gegabah pergi ke hadapan Xyyushara itu. Semua prajurit yang sedang menyerang Xyyushara itu terkejut melihat sosok orang yang gegabah menyerang maju mendekati monster itu.
"Hei apa yang kau lakukan sedekat itu! kau bisa mati bodoh!" ucap prajurit yang di medan perang kepada orang yang gegabah itu
"Berisik kalian... hah... kenapa kekuatan para iblis menjadi selemah ini. Dan lagi aku sangat tidak menyangka kalau bangsa iblis akan membangun hubungan yang baik dengan musuh bebuyutannya. Apa mereka tak mengerti tentang apa itu budaya yang diturunkan secara turun-temurun" gumam orang itu yang kemudian mengeluarkan lingkaran sihir yang sangat besar, aura lingkaran sihir itu membuat semua orang yang ada disana terkejut, dan merinding merasakan kekuatan yang luar biasa itu.
"A-ada apa itu? kekuatan sihir yang sangat besar? dan kekuatan sihir sebesar itu dari bangsa iblis?" ucap Boreas yang terkejut.
"Tidak mungkin... kekuatan ini... dia... dia kembali!" ucap Lugoth yang terkejut begitu merasakan kekuatan yang tak asing itu. Kekuatan yang sangat mengerikan, kekuatan yang sudah hilang beribu-ribu tahun lamanya, kekuatan yang hanya dimiliki raja iblis pertama, dan dia sudah bereinkarnasi kembali.
__ADS_1
Semua bangsa iblis bersorak begitu merasakan kekuatan yang sangat luar biasa ini. Kekuatan yang benar-benar sangat mengerikan yang membuat siapa saja merasakannya akan merinding ketakutan setengah mati. Tapi akankah dengan datangnya kembali raja iblis pertama hubungan kedua bangsa ini akan tetap baik-baik saja?.
"Big Chaos!" ucap orang itu yang merupakan reinkarnasi raja iblis pertama.
Kemudian terjadi sambaran petir yang sangat berisik, dan meledak sembarangan. Petir dengan aura kematian orang-orang yang pernah di bunuh nya. Suara kekacauan yang sangat mengerikan yang membuat Xyyushara itu hampir mati.
"Oh... dasar monster menjijikan keras kepala! Fatal damage!" ucap orang itu yang mengeluarkan kekuatan sihir yang sangat besar, lebih besar dari sebelumnya. Sebuah kerusakan yang mengerikan, yang membuat Xyyushara setinggi seratus meter itu tumbang.
Dan semua orang bersorak atas kemenangan itu, terutama dari bangsa iblis. Sementara itu para malaikat terdiam, dan tubuhnya dipenuhi dengan keringat. Saat ini mereka sangat takut dengan datangnya kembali raja iblis pertama, sang tirani yang kejam. Membantai apapun yang dilihatnya, bahkan ada rumor yang mengatakan dia membunuh orang tuanya saat berumur enam tahun.
Lalu saat dia menikah dengan seseorang, dia langsung membunuhnya dengan kejam. Sungguh iblis yang tidak bermoral, sangat kejam melebihi iblis itu sendiri. Begitu juga dengan pemimpin mereka, Boreas, saat ini Boreas juga merasakan ketakutan. Tapi dia tetap berusaha terlihat tegar di depan semua orang.
Pats! dalam sekejap dengan kekuatan yang luar biasa sang raja iblis pertama sedang berdiri di hadapan dua pemimpin dari bangsa yang berbeda. Sang raja iblis menatap tajam kepada Boreas, dan Lugoth, saat ini keadaan mereka berdua sangat mencengkram sekali. Tak ada yang berani mengeluarkan satu katapun di antaranya.
"Jadi kau raja iblis ke berapa? kekuatan mu sangat lemah!" ucap raja iblis pertama.
Kemudian dengan sigap Lugoth langsung menunduk, dan bersikap hormat pada tetuanya yang sudah terlahir kembali, "Maafkan saya tuan Gordials yang agung, saya akan berusaha menjadi lebih kuat lagi setelah ini" ucap Lugoth yang memberikan kesetiaan pada leluhurnya.
"Lalu... kau, nampaknya kekuatan dari bangsa malaikat juga menurun tapi tidak separah bangsa ku. Ini pasti ulah Sornea yang telah mengutuk bangsaku" ucap Gordials.
Lalu Gordials mengeluarkan kekuatannya yang membuat semua bangsa malaikat segera berjaga-jaga untuk menerima serangan nya sekaligus melindungi pemimpin mereka. Semuanya terlihat waspada karena Gordials mengeluarkan kekuatan yang besar mengalir di tubuhnya yang membuat para malaikat itu merinding ketakutan.
__ADS_1