
Kemudian tiba-tiba saja muncul sebuah tentakel aneh yang memiliki mata pada tentakel itu. Dia melihat kami, kemudian tiba-tiba saja muncul sebuah mulut dari tentakel itu, "Ketemu" ucap tentakel itu. Benar-benar menjijikkan, kemudian Yugoslavia, dan Xyyushara miliknya datang menghampiri kami dari atas terbang di udara.
Aneh sekali, padahal Xyyushara itu tak memiliki sayap, tapi kini dia menumbuhkan sayap untuk terbang. Tapi seharusnya aku tak perlu terkejut untuk makhluk seperti mereka yang dapat mengubah bentuk tubuh mereka semaunya. Kemudian Xyyushara itu membuka lebar mulutnya, dan menyerang kami dengan api yang menjalar kemana-mana.
"Menghindar!" ucapku. Sial! aku tak memiliki energi yang cukup untuk memindahkan mereka semua. Elysna juga sudah kehabisan energinya karena sejak tadi dia terus dalam mode transformasi bulan. Kalau begini terus... drrrrrrt! tiba-tiba saja Mouri menggunakan kekuatannya untuk melindungi kami, dia membuat sebuah pelindung yang mengurung kami di dalamnya, pelindung yang kokoh.
"Ini tidak akan bertahan lama, cepat gali tanah di bawah" ucap Mouri yang menyadari kalau pelindung besinya akan hancur karena zat korosif dari makhluk-makhluk seperti mereka. Kemudian Tygruth membuka tanah di bawah, dan kami sangat terkejut begitu melihat apa yang ada di bawah tanah.
Rasanya kami akan muntah melihat banyak benda menjijikan menggeliat di dalam tanah. Tentakel tentakel itu menggeliat, dan mulai menyerang kami. Kami hanya bisa melindungi diri kami sendiri dari serangan tentakel itu di tempat yang sempit ini, dengan energi yang tersisa. Lagi-lagi Mouri menggunakan kekuatannya untuk melindungi kami.
"Besi yang melindungi kita mulai panas, sepertinya benda ini akan hancur" ucap Tygruth.
"Kau benar... sepertinya kita semua akan mati disini, dan maafkan perlakuanku tadi" ucap Vloid dengan tersenyum pasrah dengan keadaan.
"Tidak, kau tak perlu minta maaf, seharusnya aku yang minta maaf padamu, dan juga kepada kalian semua" ucap Tygruth sambil memperhatikan kami.
"Apa maksudmu? kenapa kau juga minta maaf pada kami?" ucap Elysna kebingungan.
"Karena aku telah menyembunyikan sesuatu, mungkin sampai akhir pun aku akan menyembunyikannya. Sampai hari itu tiba, mungkin aku hanya akan memberitahukan hal ini hanya padanya" ucap Tygruth yang membuat kami penasaran dengan apa yang dia katakan.
"Oh ayolah! apa kau ingin kita mati disini dengan rasa penasaran?" ucap Mouri.
"Hahaha! maaf karena membuat kalian penasaran, dan untuk Gernath... aku selalu menghormati, aku juga sangat menyayangi mu" ucap Tygruth dengan kata-katanya yang menjijikkan. Tapi entah kenapa... rasanya dia sangat serius dengan apa yang dia katakan.
"Kalau kita akan mati disini, aku ingin mati lebih dulu dari pada kalian. Karena aku tak ingin membuat kalian menunggu kedatangan kami di surga nanti" ucapku yang membuat semuanya terdiam, dan beberapa dari mereka mulai meneteskan air mata mereka. Ajak kami sudah semakin dekat, meskipun perlindungan yang diberikan Mouri bisa beregenerasi kembali, tapi tetap saja melakukannya membutuhkan energi, dan sebentar lagi energi kekuatan milik Mouri akan habis, dan kami akan mati.
Sebentar lagi..., "Gernath ada yang ingin kukatakan padamu! sebenarnya aku..." ucap Tygruth yang tiba-tiba dia berhenti berbicara begitu merasakan getaran yang kuat, dan tentakel yang masuk menyerang kami terbakar hangus tanpa sisa. Kami semua tentunya sangat terkejut melihat apa yang terjadi, kami sangat kebingungan dengan apa yang terjadi.
Kemudian Mouri membuka pelindung besinya, dan kami melihat ada seseorang yang berdiri di depan kami dengan posisi membelakangi kaki. Dia sedang melihat ke atas, dan ternyata di atas ada Yugoslavia yang sedang menunggu Xyyushara yang sedang terbang di udara. Sebenarnya siapa dia? seorang anak kecil? apa dia yang melakukan semua itu?.
__ADS_1
"Berterima kasihlah padaku karena aku telah menyelamatkan kalian" ucap anak kecil itu. Kemudian kami mengucapkan terima padanya karena telah diselamatkan olehnya. Tapi kami masih tak menduga kalau anak kecil itu bisa melakukan semua ini. Siapa dia? dan dari bangsa mana dia berasal? kami sangat berterima kasih padanya.
"Perkenalkan aku adalah Gordials! pahlawan dunia ini telah terlahir kembali di dunia yang suram ini" ucap Gordials yang membalikkan posisi tubuhnya, dan menatap kami dengan pose keren.
"Apa maksudnya telah terlahir kembali" tanya Tygruth.
"Aku telah bereinkarnasi kembali ke dunia ini untuk pertama kalinya. Ini adalah reinkarnasi ku yang pertama, masih tersisa dua reinkarnasi lagi sampai aku benar-benar mati sempurna" ucap Gordials.
"A-apa!? jadi kekuatan yang bernama reinkarnasi itu benar-benar ada!?" ucapku yang terkejut.
"Tentu saja, dan itu hanya dimiliki olehku, yaitu Gordials sang tirani iblis yang kejam, dan agung!" ucap Gordials menyombongkan dirinya.
"Sombong sekali kau bocah, hanya karena memiliki kekuatan reinkarnasi bukan berarti kau memiliki kekuatan yang kuat" ucap Vloid dengan bangga karena lebih tua darinya.
"Apa kau ingin mati?" ucap Gordials yang membuat Vloid merasa tertekan. Ini adalah kekuatan khusus yang membuat mental lawannya akan tergoyahkan, dan jika sampai pada titiknya lawannya akan benar-benar mati karena putus asa, dan bunuh diri. Hawa yang sangat menakutkan itu membuat Vloid tunduk.
Wush! kemudian beberapa tentakel tajam yang terbuat dari besi keluar dari tubuh Yugoslavia, dan menyerang kami. Sangat aneh sekali, tentakel miliknya terus berubah bentuk, dan bahannya. Semakin lama tentakelnya semakin mematikan... blarrrrr! kami sangat terkejut begitu melihat anak kecil sombong itu mengeluarkan api dari tangannya, dan membakar semua tentakel besi itu hingga meleleh sebelum mengenai kami.
Pats! tiba-tiba dalam sekejap bocah itu melompat, dan mengeluarkan tinju berapi di tangan kanannya yang sudah berubah menjadi bebatuan lahar panas. Dia meninju Xyyushara itu terlebih dahulu hingga seluruh tubuhnya terbakar, dan menyambar mengenai penunggang nya itu sendiri.
Kami yang melihatnya sangat terkejut, dan merasa terhina setelah melihat orang yang sangat kuat sekali, dan lagi dia adalah bocah, "Kekuatan mu sangat luar biasa, tapi... itu tak cukup untuk membunuhku" ucap Yugoslavia yang kemudian mengeluarkan asap beracun dari tubuhnya, dan meledakan dirinya. Namun dengan cepat bocah itu menghindar, dan kembali ke daratan.
"Apa dia bodoh? dia meledakan dirinya sendiri" ucap Vloid.
"Hei semuanya! ada yang aneh dengan Mouri, wajahnya sangat pucat" teriak Vloid, dan kami segera menghampiri Mouri. Ternyata bener, wajahnya pucat, dan penuh keringat, sebenarnya apa yang membuatnya menjadi seperti itu.
"Aku tidak apa-apa teman-teman, jangan khawatir kan aku. Wajahku pucat seperti ini karena aku terlalu banyak menggunakan kekuatan ku" ucap Mouri sambil tersenyum yang dipaksakan.
"Benar juga, dari tadi dia yang melindungi kami, pasti kau sangat lelah. Lebih baik kau beristirahat saja Mouri" ucapku.
__ADS_1
"Tidak, aku masih bisa bertarung, kalian tak perlu mengkhawatirkan ku" ucap Mouri dengan tubuh yang kelelahan.
"Baiklah jika itu mau mu, apa boleh buat jika wanita keras kepala seperti mu sudah berbicara seperti itu" ucap Tygruth yang membuat Mouri jengkel.
"Hei anak-anak fokus kepada lawan kita, jangan pedulikan yang lain" ucap Gordials dengan dingin.
"Apa-apaan dia, memangnya siapa kau mengatur kami?" ucap Vloid yang kesal.
"Apa katamu bocah!" ucap Gordials yang kesal sambil menatap tajam Vloid.
"Kau yang bocah dasar bodoh!"
"Kau benar-benar ingin..."
Tiba-tiba Tygruth memotong pembicaraan mereka, dan melerai pertengkaran sia-sia ini, "Maafkan kami tuan, rekan kami ini masih kecil, jadi dia sulit untuk di atur" ucap Tygruth sambil menutup mulut Vloid.
"Benar juga, untuk apa aku kesal karena bocah" ucap Gordials dengan tegar.
"Akan ku bunuh kau bocah sialan, lihat saja setelah aku menjadi kuat!" ucap Vloid dengan suara yang tak jelas karena mulutnya tertutup oleh tangan Tygruth.
Kemudian kobaran api di langit itu jatuh ke bawah tanah, dan kobaran apinya menghilang. Kami sangat terkejut begitu melihat Yugoslavia, dan Xyyushara itu masih sempurna setelah diserang dengan kekuatan yang sangat besar itu. Kekuatan regenerasi miliknya sangat kuat, dan melebihi anggota Losing Soul lainnya.
"Api yang sangat panas, dan membakar tubuhku... namun tak cukup untuk membunuhku" ucap Yugoslavia dengan santai.
"Dia benar-benar berbeda dengan yang ku lawan sebelumnya di perbatasan desa iblis, dan malaikat" ucap Gordials dalam batinnya.
"Apa yang akan kita lakukan sekarang, Boa Boa sudah tak bisa bertarung lagi" ucap Elysna yang merasa resah.
"Semuanya cepat mundur, kita harus menyusun rencana untuk mengalahkannya. Ikuti aku!" ucap Gordials yang pergi lebih dulu.
__ADS_1
"A-apa? hei tunggu!... ah... sial dia sudah pergi, ayo ikuti dia" ucap Tygruth yang menyusulnya. Kemudian kami pergi mengikuti Gordials yang entah akan pergi kemana. Pastinya tempat yang sangat jauh dari sini untuk merencanakan sesuatu untuk mengalahkan pemimpin Losing Soul. Dengan begitu pasti Yugoslavia tak akan bisa mengejar kami dengan kemampuan miliknya.