Artificial God

Artificial God
Drama


__ADS_3

"Sudah ku duga, aku tidak cukup hebat untuk mengalahkan mu... brengsek. Sebenarnya bagaimana caramu menciptakan hal yang mustahil seperti itu. Sungguh tidak masuk akal" gumam tuan dari para makhluk busuk itu yang masih berada dalam goa yang sangat dalam.


Sementara itu anggota The Power of Peace sedang membicarakan sesuatu yang cukup penting. Mereka berkumpul di ruangan yang tertutup, dan kedap suara. Tempat yang sangat aman, dan tidak diketahui oleh siapa pun kecuali anggota The Power of Peace sendiri.


Wajah, dan tatapan mereka terlihat serius untuk membicarakan sesuatu yang sangat penting demi masa depan mereka. Suasana di dalam ruangan itu pun sangat menegangkan, karena saking tegangnya keringat bercucuran di seluruh tubuh mereka.


"Jadi... apa yang mau kita bicarakan? sudah lima jam kita diam seperti batu disini" ucap Tygruth yang merasa jengkel karena tidak ada pembicaraan selama lima jam setelah masuk ke ruangan rahasia ini.


"Argh! aku sampai bosan menunggu kalian berbicara! mau sampai kapan kita menjadi batu!" teriak Vloid yang kehilangan kesabarannya.


"Salahkan saja semua ini pada Gernath. Dia kan yang mengajak kita berkumpul disini" ucap Mouri yang membuat mereka semua memperhatikan ku dengan tajam. tiga puluh menit kemudian, mereka masih menatap ku dengan tajam hingga akhirnya mereka bosan, dan salah satu dari mereka berbicara.


"Woi brengsek! ada apa denganmu! kau seperti orang mati saja!" teriak Tygruth.


"Denyut nadinya masih ada, dan dia masih bernafas" ucap Boa Boa yang memeriksa kondisi tubuhku. Tanpa sadar perlakuan Boa Boa membawa rasa cemburu kepada Elysna.


"Jangan menyentuh Gernath ku!" ucap Elysna yang menarik tangan Boa Boa yang sedang memegang tangan ku.


"Wah sial, jarang-jarang aku bisa menikmati momen seperti ini. Hei bodoh! apa kau akan diam saja melihat pacarmu memegang tangan pria lain" gumam Mouri.


"Diam, ini adalah momen langka yang terjadi sekali dalam hidupku" gumam Tygruth yang memperhatikan pertengkaran Elysna, dan Boa Boa dengan serius.


"Hei bodoh dia pacarmu tahu!" teriak Mouri.


"Hah dasar gila! disini sangat panas brengsek! aku ingin segera keluar dari sini!" ucap Vloid yang berlarian kesana-kemari di ruangan ini seperti orang gila karena kepanasan. Ruangan ini jadi panas karena Mouri tidak menciptakan AC dengan dengan kekuatannya dengan alasan yang cukup mengejutkan, yaitu dia malas menggunakan kekuatannya.


"Kenapa aku tak boleh menyentuh nya?" ucap Boa Boa yang terlihat polos.


"Pokoknya tidak boleh! kau kan sudah memiliki Tygruth, jadi jangan pegang pria lain" ucap Elysna yang menggembungkan pipinya.

__ADS_1


"Memangnya harus seperti itu? memangnya kenapa kalau aku menyentuh pria lain?" ucap Boa Boa yang membuat Elysna jengkel.


"Kau ini! pokoknya tidak boleh! kalau kau menyentuhnya sekali lagi... akan ku pastikan kau akan menghilang dari muka bumi" ucap Elysna yang melotot tajam, sehingga membuat Boa Boa bergemetar ketakutan sampai menangis.


"Auranya terasa sangat menyeramkan... aku belum pernah melihat Elysna marah" gumam Tygruth sambil menyeruput minuman.


"Kau benar! ini adalah sesuatu yang luar biasa, kita tidak boleh melerai mereka" ucap Mouri.


"Tapi kenapa? huhu... aku kan hanya mengkhawatirkannya... hiks" ucap Boa Boa yang membuat Elysna syok.


"Apa-apaan kau ini! padahal kau sudah punya pacar tapi malah mengkhawatirkan pacar orang! apa mau mu sialan!" ucap Elysna yang terlihat semakin menakutkan.


"Menakutkan!? dia sampai berkata kasar, aku harus mengingat kejadian ini baik-baik" ucap Tygruth yang semakin serius menonton perkelahian mereka.


"Hei apa tidak apa-apa jika terus dibiarkan seperti ini?" ucap Mouri yang khawatir karena jika terus berlanjut maka hubungan mereka berdua bisa hancur karena kami tak melerainya, dan malah asik menonton seperti ini.


"Padahal baru saja aku mendengar seseorang berkata kita tidak boleh melerainya" sindir Tygruth.


"Grook... grook... Boa Boa kau cantik sekali... grook... kalau saja aku bertemu dengan mu lebih dulu... grook... mungkin aku akan langsung menikahi mu... grook" gumam ku yang sedang memimpikan kecantikan Boa Boa, dan akhirnya terungkap fakta dibalik diamnya diriku, ternyata sedari tadi aku memang sudah tertidur.


Aku tertidur karena menunggu kedatangan mereka di ruang rahasia ini. Mereka datang sangat lama, dan tanpa sadar aku tertidur dalam keadaan mata terbuka. Memang benar aku yang mengundang teman-teman ku ke ruang rahasia ini, tapi aku datang lebih dulu karena ingin mempersiapkan apa yang akan dikatakan di ruangan ini.


Tapi karena mereka datang terlalu lama, dan aku sudah memikirkan kata-kata yang hebat untuk ku katakan kepada mereka. Akhirnya aku mengantuk sekali, dan tanpa sadar aku sudah tertidur begitu saja. Dan karena aku tertidur semua rencana hebat yang sudah ku siapkan sambil menunggu mereka pun hilang dalam ingatan ku.


"Kasus terselesaikan! pelaku terungkap sedang tertidur dengan mata terbuka!" ucap Tygruth yang berpose dengan keren. Vloid yang melihatnya langsung kembali normal, karena dia sangat suka sekali dengan pose-pose aneh yang di anggap keren.


"Woah kakak terlihat keren sekali... tapi bisakah kalian melepaskan ku dari sini" ucap Vloid.


Plak! tiba-tiba saja Elysna menampar wajahku dengan sangat keras, dan membuatku terbangun dari tidurku. Aku sangat terkejut karena sedang tidur dengan nyenyak hingga akhirnya aku terjatuh dari bangku yang sedang ku duduki.

__ADS_1


"Ah... ada apa ini? apa yang baru saja terjadi padaku? apa ada penyerangan lagi?" ucapku yang masih setengah ngantuk.


"Hei bung... tadi kau sedang bermimpi apa?" ucap Tygruth yang menghampiri ku dengan aura yang menyeramkan.


"Ah... hahaha, aku sedang bermimpi berpelukan bersama dengan Boa Boa, lalu kami saling berciuman... lalu kami melakukan itu, dan itu. Terus kami... akh!" ucapku yang tiba-tiba di tampar lagi oleh Elysna dengan wajah yang terlihat ingin menangis. Aku sangat kebingungan dengan apa yang terjadi selama aku tidur tadi.


Kenapa Boa Boa menutupi wajahnya, dan wajahnya terlihat sedang merona. Sementara itu kenapa Vloid di kurung di dalam kurungan!? sebenarnya apa yang terjadi disini?. Padahal aku tak melakukan apapun, dan hanya tidur dengan nyaman disini, ah... aku tahu apa salah ku, mungkin salahku adalah karena aku tidur.


"Ini kesempatan emas milikmu Elysna, cepat hajar dia sampai mampus!" ucap Tygruth yang memberi semangat kepada Elysna.


"Hei hei tunggu Elysna! sebenarnya apa yang terjadi? apa salahku!" ucapku yang masih kebingungan.


"Apa salahmu? aku ingin bertanya satu hal padamu, dan jawablah dengan jujur. Siapa yang lebih cantik diantara aku, dan Boa Boa?" ucap Elysna yang menjadikan perbincangan ini lebih serius.


"Hei aku tidak di anggap?" ucap Mouri yang saat ini menjadi karakter sampingan.


"Kalau soal itu... bukankah aku sudah mengatakannya padamu... kalau Boa Boa... lebih... cantik darimu" ucap ku dengan mata tertutup, dan pasrah untuk menerima tamparan yang maha dahsyat dari Elysna.


"Sudah kuduga... aku yang sebagai seorang wanita juga mengakui kalau Boa Boa lebih cantik dariku. Tapi... aku tak akan mengalah dari wanita seperti mu! dan bersiaplah Gernath! karena kau akan menerima tamparan yang sangat menyakitkan" teriak Elysna sambil menunjuk Boa Boa, dan membuatnya takut.


"Tapi... meskipun kau tidak secantik Boa Boa... kau memiliki sisi imut yang membuatku lebih memilih mu. Terkadang aku selalu memperhatikan mu dengan kekuatan sihir ku, dimana pun kau berada... aku selalu memperhatikan mu" ucapku dengan halus. Saat ini kata-kata yang kukatakan hanyalah sebuah kebohongan.


Tapi soal sisi imut itu adalah kata-kata yang sebenernya, namun soal aku selalu memperhatikannya itu hanya kebohongan yang ku buat agar dia tak menghajar ku. Karena itu sangat menyakitkan, tapi entah kenapa kata-kata yang ku ucapkan membuat semuanya salah paham.


"Me-mesum! apa kau selalu memperhatikan ku saat sedang mandi!" ucap Elysna yang malu.


"Eh!? apa!? tidak! bukan begitu maksud ku!" ucapku yang terlanjur panik.


"Tak ku sangka ada orang mesum di tim ini, dan lagi orang itu adalah pemimpin yang memimpin tim ini" ucap Mouri yang mengepalkan tangannya.

__ADS_1


Sementara itu Tygruth membalikkan badannya, namun ada yang aneh dengan tubuhnya. Kenapa tubuhku bergemetaran, apa dia... dia sedang mentertawakan ku! dasar sialan kau Tygruth! kalau kau tahu tolong bantulah aku dari kesalahpahaman ini!.


__ADS_2