CEO Mencari Cinta

CEO Mencari Cinta
110


__ADS_3

Mereka berangkat menuju Tebing Kraton dan mulai naik sampai ke puncak. Sebelumnya mereka membawa beberapa makanan yang disiapkan untuk Ethan jika dia ditemukan.


Pencarian di mulai oleh Tim SAR. Mr dan Mrs Mohammed melihat keadaan sekeliling Tebing Kraton.


"Oh honey tebingnya terlalu curam, apakah putra kita bisa selamat?" Mrs. Mohammed terlihat mulai menangis membayangkan putra kesayangan mereka.


Mr. Mohammed memeluk istrinya untuk menenangkannya. Elfa melihat kejadian itu kembali menangis.


"Maafkan aku Mrs. Mohammed. Aku tidak sengaja membuat Ethan terjatuh aku minta maaf aku yang salah" Elfa berlutut di hadapan Mrs. Mohammed.


Rasa bersalahnya sangat besar dan dia tidak kuat melihat Mrs. Mohammed menangis karena mengingat putranya.


Elfa tau bahwa Ethan adalah putra tunggal keluarga Mohammed. Kalau Ethan tiada siapa yang akan menjadi penerus keluarga Mohammed.


Semua orang menyaksikan apa yang dilakukan Elfa di hadapan kedua orang tua Ethan tapi mereka tidak dapat mencegahnya termasak Ela dan Fajar, kedua orang tua Elfa.


"Bangun nak... kami tidak menyalahkan kamu. Semua terjadi karena kecelakaan, aku hanya bersedih membayangkan nasib putraku" Mrs. Mohammed menarik lembut tubuh Elfa agar dia berhenti berlutut.


"Ethan masih hidup... Ethan masih hidup.. dia terus memanggil namaku. Dia kedinginan dan kelaparan. Toloooong selamatkan Ethaaaan" teriak Elfa.


"Apa yang kamu katakan nak?" tanya Ela yang segera segera menghampiri Elfa.


"Benar Ma.. percayalah padaku. Ethan masih hidup. Dia terus memanggil namaku" ulang Elfa.


"Maaaas.... apa putri kita?" Ela melirik Fajar, suaminya.


"Aku gak gila Ma.. aku masih sehat. Hanya saja aku terus mendengar Ethan memanggil namaku. Dia sangat kelaparan dan kedinginan. Juga gelap, gelap Ma di bawah sana. Tolong laaah percaya padaku hiks.. hiks.. " tangis Elfa kembali pecah.


"Honey... tolong segera cari bantuan. Aku percaya apa yang Elfa katakan. Kamu ingat saat anak kita terakhir sakit karena dia baru saja di tinggalkan Elfa ke Indonesia. Nama siapa yang dia sebut - sebut? Nama Elfa... aku percaya pada Elfa" Mrs. Mohammed ikut menangis.


Semua tidak percaya dengan apa yang mereka lihat dan mereka dengar. Benarkah ada kontak batin antara Elfa dan Ethan? Pikir mereka.


Tim SAR sudah menurunkan timnya mereka sudah turun di kedalaman 1000 meter.


"Bagaimana apakah kalian sudah menemukan korban?" tanya ketua Tim.


"Belum Pak, tapi kami menemukan sobekan pakaian korban di antara pepohonan, ganti" jawab pasukan yang turun ke dalam tebing.


Mereka berkomunikasi menggunakan handy talky. Karena kalau di dalam jurang tidak ada sinyal telepon seluler.


"Apakah kalian sudah sampai dasar? ganti" tanya ketua Tim.


"Belum Pak, ganti" jawab suara dari sana.


"Lanjutkan pencarian lebih dalam lagi, ganti" perintah ketua Tim.


"Siap, ganti" balas suara itu lagi.


Tanpa terasa pencarian sudah sampai siang hari.

__ADS_1


"Sudah sehari Ethan tidak makan. Ya Allah kuatkan dia. Ethan bertahanlah please.. aku mohoooon" ucap Elfa.


Semua prihatin dengan keadaan Elfa saat ini. Dia benar - benar dalam keadaan yang sangat kacau.


"Sayang sebaiknya kamu makan, sini Mama suapin" bujuk Ela.


Fajar menghubungi pihak hotel untuk menyiapkan semua makanan untuk mereka dan semua yang ada di Tebing Kraton.


Bagaimanapun mereka harus tetap makan agar bertahan untuk pencarian ini. Semoga tidak panjang.


"Aku gak lapar Ma" tolak Elfa.


"Sedikiiiiit saja sayaaang.. kamu hari makan untuk tenaga dan kekuatan kamu" bujuk Ela lagi.


"Ayo honey.. makan yang banyak biar saat Ethan di temukan kamu kuat untuk merawatnya" ucap Mrs. Mohammed memberi semangat.


"Benarkah? Bolehkan aku merawatnya? Kalian tidak akan langsung membawanya pulang ke London kan?" tanya Elfa penuh pengharapan.


"Tidak sayang... tujuan Ethan datang ke sini semua karena kamu. Kamu juga alasannya mengapa sampai sekarang dia bertahan hidup. Mommy yakin Ethan masih hidup di bawah sana demi kamu" jawab Mrs. Mohammed meyakinkan


"Terimakasih Mrs. Mohammed. Terimakasih... " ujar Elfa.


Ela mulai menyuapi putri bungsunya makanan. Perlahan demi perlahan Elfa memakan makanannya sampai habis.


"Sudah di kedalaman berapa? ganti" tanya Ketua Tim begitu mereka selesai makanan.


Pencarian di lanjutkan.


"Apakah masih jauh lagi? ganti" tanya ketua TIM.


"Sepertinya masih dalam Pak dasarnya tapi mudah - mudahan korban tidak jatuh ke dasar Tebing, ganti" jawaban dari bawah.


"Lanjutkan pencarian kalian, ganti" perintah Ketua Tim kembali.


Hari sudah beranjak sore, dan sepertinya kabut mulai tebal dan udaranya semakin dingin.


"Lapor Pak kami mendengar suara sahutan dari bawah, ganti" tiba - tiba mereka mendengar suara anggota Tim SAR dari bawah.


Sontaj mereka semua yang ada di atas tegang dan berdiri. Semua saling berpegangan tangan menguatkan.


"Di kedalaman berapa? ganti" tanya ketua Tim SAR.


"Sekitar 1450 meter Pak. Saat kami memanggil namanya ada sahutan meminta tolong, ganti" lapor petugas di bawah.


"Oh ya Tuhan itu pasti Ethan.. Terimakasih ya Allah Ethan selamaaaaat" ucap Elfa segera.


"Oh My Sooooon" ucap Mrs. Mohammed.


Tim SAR segera menghampiri Tim Medis untuk meminta perwakilan mereka bersiap - siap untuk turun ke bawah jika sudah pasti korban di temukan. Karena Tim Medis sangat diperlukan untuk memeriksa keadaan korban di bawah sana.

__ADS_1


"Rasya tolong bisakah kamu meminta Tim medis untuk turun?" pinta Fael.


"Aku yang akan ikut turun ke bawah Fael. Kamu tenang saja. Aku akan mengecek keadaan Ethan di bawah" jawab Dokter Rasya.


Elfa langsung menghampiri Dokter Rasya. Tak perduli alerginya akan kumat, dia mencoba menahannya.


"Tolong selamatkan dia Rasya, aku mohon. Jika kamu bertemu dengannya di bawah katakan padanya aku menunggunya di sini. Dia harus bertahan sampai di atas aku menunggunya.. aku menunggunya" ucap Elfa berulang - ulang.


"Baik Elfa aku akan menyampaikan pesan dari kamu" balas Rasya.


"Apakah Tim Medis siap turun?" tanya Ketua Tim SAR.


"Siap Pak" jawab Dokter Rasya.


"Bawa ini" Dokter Shyana memberikan sebungkus roti plus minum untuk dibawa Dokter Rasya ke bawah. Ethan pasti sangat membutuhkan makanan dan minuman setelah seharian dia tidak makan dan minum.


"Iya Shyan" jawab Dokter Rasya.


Mereka sudah bersiap di atas, semua menunggu kabar dengan sangat tegang.


"Sudah di kedalaman berapa kalian, ganti?" tanya Tim SAR kembali.


"Sudah di kedalaman 1500 meter Pak dan suara yang kami dengar semakin jelas hanya saja di sini sangat gelap, ganti" jawab dari Tim SAR.


"Terus lakukan penyusuran, ganti" balas Ketua Tim.


"Baik, ganti" jawab dari bawah.


Elfa tak bergenti berdoa, semua doa dia panjatkan kepada Sang Maha Kuasa meminta keselamatan Ethan.


Hari sudah mulai gelap, senja mulai tertutup awan. Matahari akan terbenam, semoga pencarian Ethan membuahkan hasil hari ini.


"Kami sudah menemukan korban, ganti" lapor Tim dari bawah sambil sedikit berteriak.


"Alhamdulillah... " jawab mereka semua di atas.


Elfa langsung sujud syukur di tanah.


"Bagaimana keadaan korban, ganti?" tanya ketua Tim.


"Korban selamat tapi kondisinya sangat lemah, ganti" jawab dari bawah.


Tiba - tiba terdengar suara lagi dari bawah yang sangat mengejutkan mereka.


"Elfaaaaaaaa..... "


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2