CEO Mencari Cinta

CEO Mencari Cinta
36


__ADS_3

Semalaman Ethan tidak bisa tidur karena perutnya begitu mules dan bulak balik ke kamar mandi. Kini tubuhnya semakin lemas dan tidak berdaya.


Pagi harinya Ethan tidak muncul di meja makan untuk sarapan pagi bersama dengan keluarganya. Hal ini membuat semua orang bertanya - tanya ada apa dengan Ethan.


Jack berjalan ke kamar Ethan dan masuk untuk melihat keadaan Ethan. Jack melihat Ethan masih tertidur di atas tempat tidurnya.


"Than, kamu gak kerja?" tanya Jack.


"A.. aku lemas sekali Jack. Perutku sakit sekali. Dari tadi malam aku sudah bulak balik ke kamar mandi. Sekarang aku tidak punya tenaga untuk bangun" jawab Ethan lemah.


Jack segera memeriksa keadaan Ethan dan memegang kepala Ethan.


"Tubuh kamu panas Than. Sebentar aku telepon dokter ya untuk memeriksa kamu dan aku akan menyuruh Elfa memasakkan sesuatu untuk kamu makan agar kamu tidak lemas seperti ini" ucap Jack.


Jack segera meraih ponselnya dan menelpon dokter pribadi keluarga Mohammed dan berjalan menuju dapur untuk meminta Elfa memasakkan sesuatu untuk Ethan makan.


"Elfa... " panggil Jack.


"Ya Mr. Jack" jawab Elfa.


"Kamu bisa memasakkan bubur untuk Ethan, dia sedang demam dan sakit perut sejak tadi malam. Sekarang kondisinya sangat lemah di kamar" perintah Jack.


"Baik, akan segera saya masakkan" jawab Elfa.


"Nanti kalau sudah selesai tolong kamu antarkan langsung ke kamar Ethan ya" sambung Jack.


"Baik Mr" balas Elfa.


Elfa segera membuatkan bubur untuk Ethan.


Sepertinya aku sudah kelewatan padanya. Untung tadi malam aku segera minum obat diare, kalau tidak nasibku juga akan sama dengan dia pagi ini. Batin Elfa.


Lima belas menit kemudian bubur untuk Ethan sudah selesai Elfa buat. Sesuai perintah Jack, Elfa sendiri yang mengantarkan bubur itu ke kamar Ethan.


Tok.. tok..


"Masuuuuk" jawab Ethan lemah.


Elfa masuk ke dalam kamar Ethan. Benar kata Jack, Elfa melihat Ethan masih berada dalam balutan selimut. Wajahnya tampak pucat dan lemah.


"Maaf, aku kesini datang untuk mengantarkan bubur kamu atas perintah Jack. Katanya kamu demam dan diare" ucap Elfa iba dan merasa bersalah.


"Puas kamu sudah mengerjaiku? Saat ini aku tidak punya tenaga untuk bertengkar dan melawan kamu. Bahkan kalau kamu akan memberiku racun aku hanya bisa pasrah. Lakukanlah semua yang kamu inginkan" ucap Ethan lemah.

__ADS_1


Baru kali ini Elfa melihat sisi kelemahan Ethan. Wajah dingin dan sombongnya sudah hilang entah kemana. Elfa merasa kasihan melihat keadaan Ethan seperti ini.


"Coba sekarang kamu duduk" perintah Elfa.


Elfa membantu Ethan duduk di dinding tempat tidurnya. Dengan bersandarkan bantal di belakang tubuhnya Ethan duduk dengan lemah.


Elfa mulai menyuapkan bubur yang dia bawa. Sendok demi sendok bubur perlahan - lahan sudah masuk ke dalam mulut Ethan dan dia memakannya sampai habis. Setelah itu Elfa memberikan ramuan minuman hangat yang dibuatkan Elfa.


"Minuman apa ini?" tanya Ethan.


"Ini ramuan khusus keluargaku untuk menambah tenaga saat sakit. Tenang, kamu tidak perlu takut. Aku tidak memberikan racun pada minuman ini" Ungkap Elfa.


Ethan segera meminum ramuan itu sampai habis.


"Nah sekarang kamu minum obat ini ya. Agar diare kamu berhenti. Mudah - mudahan obat ini cocok untuk kamu" Elfa memberikan sebutir obat kepada Ethan dan Ethan meminumnya.


Kini Ethan hanya pasrah menerima semua perlakuan Elfa untuk nya. Dia sudah tidak punya tenaga untuk mengajak Elfa bertengkar.


"Sebentar lagi kamu akan merasa ngantuk, istirahatlah. Setelah kamu bangun nanti, kamu akan merasa segar kembali. Aku kembali ke dapur ya" ucap Elfa.


Elfa kembali membantu Ethan berbaring di tempat tidurnya. Kemudian menarik selimut Ethan dan menyelimuti Ethan sampai dadanya.


Setelah itu Elfa kembali ke dapur dan meninggalkan Ethan sendirian istirahat di kamarnya.


Jack mengantar dokter tersebut ke kamar Ethan untuk memeriksa keadaan Ethan.


Ethan sedang tidur dengan lelapnya. Malah tubuhnya tampak sudah mulai berkeringat.


"Demamnya sudah turun. Badan Tuan Muda sudah tidak panas lagi" ucap dokter.


Dokter tersebut melihat bungkus obat yang ada di nakas dekat tempat tidur Ethan tepat di sebelah gelas Ethan.


"Siapa yang memberi Tuan Muda obat ini?" tanya Dokter tersebut.


"Itu obat apa? Apakah berbahaya?" tanya Jack.


"Tidak, ini adalah obat diare. Aku rasa obat itu sudah bekerja makanya Tuan Muda bisa beristirahat dengan tenang. Biarkan saja dia tidur. Nanti dia akan merasa lebih baik ketika bangun tidur. Ini aku berikan obat tambahan. Kalau sakitnya belum sembuh lanjutkan minum obat yang aku kasih ini" perintah dokter sambil menyerahkan beberapa obat kepada Jack.


"Baik. Terimakasih dokter" jawab Jack.


"Kalau begitu saya pulang. Tuan Muda sudah baik keadaannya. Tinggal menunggu dia bangun saja. Biarkan saja dia istirahat. Aku rasa tadi malam dia kurang tidur karena diare yang di deritanya. Makanya saat ini dia tidur nyenyak sekali. Bahkan suara kita saja tidak membuat dia terbangun" ungkap Dokter.


"Iya dokter. Hari ini biar aku saja yang ke kantor" jawab Jack.

__ADS_1


Dokter dan Jack keluar dari kamar Ethan dan tinggallah Ethan sendiri yang masih tidur nyenyak.


Jam satu siang setelah Mr dan Mrs. Mohammed selesai makan siang. Elfa kembali datang ke kamar Ethan membawakan makan siang untuk Ethan.


Dia tetap memasak bubur tapi dengan resep yang berbeda agar Ethan tidak bosan memakannya.


Elf melihat Ethan masih tidur dengan nyenyak tapi dia harus makan karena sudah jam satu siang. Elfa takut kalau Ethan telat makan sakitnya tidak akan sembuh dengan cepat.


Dengan sangat hati - hati Elfa mencoba membangunkan Ethan.


"Hei... setaaaan eh The Ghost banguuun sudah siang. Kamu harus makan dan minum obat lagi agar cepat sembuh" Elfa menggoyangkan tangan Ethan.


"Woi.. woi.. The Ghost.... " panggil Elfa sedikit lebih keras lagi.


"Aku sakit tapi kamu malah teriak - teriak. Kamu panggil aku apa tadi, The Ghost?" Ethan membuka matanya.


Elfa langsung mengecek suhu tubuh Ethan.


"Sudah tidak demam, kamu juga sudah kembali cerewet itu berarti kamu sudah sembuh" ujar Elfa.


"Kamu ngapain di kamar aku?" tanya Ethan.


"Aku membawakan kamu makan siang. Nih cepat di makan setelah itu minum obat. Tadi dokter kamu datang tapi kamu masih tidur jadi si Jack Sparrow menitipkan pesan kepadaku agar kamu tidak lupa minum obat yang sudah di berikan dokter" jawab Elfa.


"Jack Sparrow?" tanya Ethan bingung.


"Iya teman kamu yang selalu menghantui kamu kemana - mana. Dimana ada kamu pasti ada dia" ucap Elfa


"Sama dengan kamu dan teman kamu itu juga" balas Ethan.


"Celine? Ah ngapain bahas mereka. Sudah.. sudah.. cepat kamu makan makanan kamu, kalau sudah dingin gak enak lagi" ucap Elfa.


"Suapin?" perintah Ethan.


"Apa?" tanya Elfa terkejut.


"Suapin seperti tadi pagi. Aku mau kamu suapin aku makan seperti tadi pagi... "


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2