
Hari ini Triplet mengajak Dokter Rasya dan Dokter Shyana main ke rumah Fajar Barrakah untuk membahas tentang rencana mereka. Fael menjemput Dokter Shyana ke rumahnya, sedangkan Dokter Rasya datang sendiri ke rumah triplet dengan mengendarai mobilnya sendiri.
Kini mereka sedang duduk santai di teras belakang rumah Fajar tepat di depan kolam renang.
"Ada apa nih kalian mengajak aku datang ke sini?" tanya Dokter Rasya penasaran.
"Kami mau meminta bantuan kamu Sya" ujar Fael.
"Bantuan? Apa yang bisa aku lakukan untuk kalian?" tanya Dokter Rasya semakin bingung.
"Begini Sya, mengingat kejadian tadi malam kami curiga kepada Sitha dan Shaby. Sepertinya mereka merahasiakan sesuatu di belakang kita semua" ungkap Elfa.
"Rahasia?" tanya Dokter Rasya lagi.
"Iya, kami curiga kalau mereka menjalin hubungan tanpa sepengetahuan kami semua" ujar Fela.
Dokter Rasya jadi teringat pembicaraan dia dengan Shaby waktu di mobil saat mereka hendak jalan - jalan ke Bandung.
"Shaby pernah berkata padaku kalau Sitha itu sudah ada yang punya" ungkap Dokter Rasya.
"Naaaah tuh.. makin jelas" sambut Fathir.
Fael manggut - manggut.
"Semakin mencurigakan. Kok bisa Shaby lebih tau kalau Sitha sudah ada yang punya. Kita - kita aja sahabat perempuannya pada gak tau. Sitha gak pernah curhat sama kita" timpa Fela.
"Yup betul" timpa Celine.
"Logikanya gak mungkin kalau Sitha curhatnya ke Shaby secara Sitha itu paling dekat sama aku karena aku adalah saudara susuannya kan kecuali diantara mereka ada sesuatu" ujar Fathir.
"Iya, benar Fath" sambut Fael.
"Jadi apa rencana selanjutnya?" tanya Dokter Shyana.
"Iya, apa hubungannya denganku" ujar Dokter Rasya.
"Kami ingin meminta bantuan kamu untuk pura - pura mengejar Sitha dan membuat Shaby cemburu" pinta Fathir.
"Kalau mereka memang tidak ada hubungan apa - apa gimana? Aku tidak mau mempermainkan perasaan Sitha?" tanya Dokter Rasya.
Semuanya terdiam memikirkan apa yang dikatakan Dokter Rasya.
Iya benar juga, kalau mereka tidak ada perasaan apapun tiba - tiba Dokter Rasya datang menggoda Sitha dan Sitha jatuh cinta sedangkan Rasya hanya main- main pasti Sitha akan sedih, kasihan dia. Batin Fael, Fathir, Fela, Elfa dan Celine.
Sementara semua yang ada di situ tau kalau Dokter Rasya pernah mempunyai rasa kepada Fela walau Dokter Rasya tidak pernah mengatakannya secara jelas kepada mereka semua. Mereka taunya dari Elfa saat Elfa menceritakan apa yang terjadi dengan Fela sebelum kecelakaan Fathir.
Bahkan mungkin perasaan itu masih ada dan belum hilang, hanya saja Dokter Rasya berusaha sebisa mungkin bersikap biasa kepada Fela di depan mereka semua.
__ADS_1
Fathir juga sering melihat beberapa kali kalau diam - diam Dokter Rasya masih suka mencuri pandang kepada Fela. Tapi dia tidak mempermasalahkannya karena dia yakin hati Fela sudah miliknya sepenuhnya. Dia percaya Fela tidak akan mengkhianati perasaannya.
"Gimana kalau Fela cari tau dulu, maksud aku ngorek perasaan Sitha siapa tau dia mau cerita" usul Dokter Shyana.
"Iya juga. Diantara kita kan kamu yang mempunyai waktu yang paling banyak dengan Sitha. Kamu bekerja dengannya di Butik" timpa Celine.
Fela tampak sedang berpikir.
"Mmm... baik deh, kalau begitu aku akan coba mengorek perasaan Sitha, siapa tau dia mau cerita" jawab Fela.
Dokter Rasya bernafas lega.
Selamat aku... Batin Dokter Rasya.
"Kamu jangan bernafas lega dulu Sya, gitu semua jelas rencana awal tetap dilaksankan" ujar Fael.
Mati aku... teriak hati Dokter Rasya.
Dengan berat hati akhirnya Dokter Rasya harus menerima permintaan para anggota Geng F3STER C.
"Eh yank tadi kamu bukannya masak? Katanya mau coba eksperimen baru?" tanya Ethan.
"Ha iya... aku aku sampai lupa. Sebentar ya" ucap Elfa.
Elfa pergi ke dapur meminta pada asisten rumah tangga membawakan makanan yang tadi dia masak untuk mereka semua.
Para asisten rumah tangga membawa beberapa piring yang berisikan makanan dan membagikannya dengan mereka semua yang ada di lokasi perundingan.
"Ini spaghettinya Indonesia aku kombinasi sedikit. Jadi dapat rasa Indonesia plus Eropanya" jawab Elfa.
"Apaan ini Elf?" tanya Fael.
"Mie aceh goreng kak. Trus aku taburi mozarella dan aku panasin di microwave agar mozarella nya meleleh" jawab Elfa.
Mereka mencoba makanan yang dihidangkan untuk mereka.
"Gimana rasanya?" tanya Elfa.
"Mmmm... enaknya Elf" puji Dokter Shyana.
"Dapat seninya ya Elf, makanan tradisional di modif sedikit pakai gaya eropa" ujar Fela.
Elfa tersenyum senang.
"Syukur deh kalau kalian suka. Aku mau buat menu baru di EIC Restoran" ungkap Elfa.
"Boleh juga tuh, kalau pas lewat di situ dan kepengen bisa mampir" ujar Fathir.
__ADS_1
"Masakan kamu benar - benar Elfa" puji Jack.
"Dari awal kan kamu emang suka masakan Indonesia Jack" sambut Celine.
"Iya sih, apakah kamu juga bisa membuat ini Celine?" tanya Jack.
"Tentu donk, aku kan tadi bantuan Elfa masak makanan ini" jawab Celine.
"Kapan - kapan bisa donk aku minta di buatin?" pinta Jack.
"Tuh Cel Jack minta di buatin?" sindir Fela.
"Iya.. iya.. nanti aku buatin untuk kamu yang buanyaaaak sekalian sama cabenya aku banyakin biar kamu sakit perut" jawab Celine.
Entah mengapa Celine merasa malu kalau Jack menggodanya di depan teman - temannya.
"Kalau Jack sakit perut kan nanti kamu juga yang repot Cel. Karena kamu harus ngurusin Jack yang sakit" sambut Elfa tersenyum penuh arti.
Jack tersenyum tipis.
Cih kamu sengaja godain aku di depan mereka semua ya. Awas kamu ya Jack. Batin Celine.
Celine melirik Jack dengan tatapan kesal.
Kamu makin cantik Cel kalau kesal seperti itu. Rasanya pengen banget culik kamu dan bawa ke London. Terus kita akan menemui Daddy kamu dan aku akan melamar kamu langsung kepada orang tua kamu. Batin Jack.
Ethan menyenggol lengan Jack dan berbisik.
"Cieee... yang lagi falling in love.. " goda Ethan.
Jack hanya cuek menanggapi perkataan Ethan.
"Eh kira - kira gimana nanti ya aku mancing agar Sitha mau curhat?" tiba - tiba Fela bertanya.
Rupanya Fela masih kepikiran tentang Shaby dan Sitha.
"Gini aja kalau gak Kak. Kakak pura - pura aja bilang mau jodohin Sitha pada seorang cowok" jawab Elfa.
"Benar Fel, kalau dia memang belum ada pacar pasti dia mau. Kalau dia nolak baru kamu tanya lebih lanjut" sambut Dokter Shyana.
"Atau kamu aja deh Fath? Dia kan paling dekat sama kamu? Sitha kan saudara susuan kamu? Kamu juga sering main ke rumahnya. Apalagi kalau mau update lagu dangdut" ungkap Fael.
"Eh bener juga tuh Fath, dia kan suka curhat sama kamu?" sambut Fela.
"Mmm... ya udah deh nanti aku bilang aja mau jodohin dia sama teman aku. Kalau dia tanya baru aku bilang nama cowoknya ya" ujar Fathir.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG