
Keesokan harinya Hotel Barrakh Corp sudah ramai oleh para karyawan hotel yang sedang sibuk mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk pesta pernikahan cucu pemilik Hotel tersebut.
Team WO juga sedang sibuk menyempurnakan kelengkapan pesta karena akad nikah sebentar lagi akan dilaksanakan. MUA sudah datang untuk menghias para pengantin, keluarga dan para sahabatnya.
Tiga gadis cantik sedang dihias di kamar utama. Kamar ini nanti akan menjadi kamar pengantin untuk Elfa. Karena dia adalah CEO Barrakh Corp saat ini.
Dokter Shyana, Fela dan Elfa sudah hampir selesai di make up-in. Aura kecantikan mereka sudah terpancar. Terlebih Elfa yang memang jarang memakai riasan wajah sehingga saat pakai make up seperti ini wajahnya tampak manglingi.
"Waah Elfa kamu cantik sekali" puji Mrs. Mohammed.
"Terimakasih Mom" jawab Elfa malu.
"Mommy yakin putra Mommy akan sangat terkejut ketika melihat kamu" ujar Mrs. Mohammed.
"Bukan berarti Fela dan Shyana tidak cantik ya" potong Ela.
"Oh tentu saja kalian semuanya cantik" sambut Mrs. Mohammed tersenyum.
"Sudah siap?" tanya Catherine pada MUA yang merias Dokter Shyana, Elfa dan Fela.
"Yuk kita turun ke bawah dan mereka akan kita sembunyikan di ruangan khusus nanti setelah akad nikah baru mereka kita keluarkan" ungkap Ela.
"Yuk Mbak" sambut Mama Dokter Shyana.
Para pengantin wanita dibawa turun dengan lift khusus setelah itu disembunyikan di sebuah ruangan. Mama - Mama mereka kemudian keluar untuk bergabung dengan suami mereka karena akad nikah akan segera berlangsung.
Tiga meja untuk akad nikah sudah disediakan. Agar mempermudah prosesnya terlebih dahulu Fela dan Fathir yang akan menikah setelah itu baru Fael dan Dokter Shyana baru yang terakhir adalah Ethan dan Elfa.
Hal ini dilakukan agar Fajar tidak terlalu repot berpindah meja untuk menikahkan kedua putrinya secara bergantian.
Setelah Fela selesai dinikahkan, Fael akan akad nikah. Ada kesempatan untuk Fajar berpindah meja ke meja Ethan. Begitulah susunan acaranya.
Ketiga pengantin pria tampak tegang menjelang akad nikah mereka. Pernikahan yang sangat langka karena yang menikah kembar tiga sekaligus.
Bapak penghulu juga sudah bekerja sama dengan team WO untuk mengatur akad nikah yang ringkas tapi khidmat. Pembawa acara sudah memulai kata sambutannya.
Seluruh kelurga dan para sahabat sudah duduk dengan tenang di kursi - kursi yang sudah disediakan.
Akad nikah pertama akan di mulai. Fajar sudah menggenggam tangan Fathir dengan erat untuk mengucapkan ijab kabulnya.
"Fathir Rahardian, saya nikahkan kepada engkau anak kandung saya Rifela Dwi Barrakh dengan mahar sebentuk cincin emas dibayar tunai" ucap Fajar lantang.
"Saya terima nikahnya Rifela Dwi Barrakh dengan mahar sebentuk cincin emas dibayar tunai" sambut Fathit tak kalah lantang.
"Bagaimana saksi?" tanya Pak Penghulu.
"Saah... " jawab Kevin dan Dimas.
__ADS_1
"Alhamdulillah... Barakallah... " sambut para tamu undangan yang menyaksikan ijab kabul pertama.
"Kemudian kita lanjutkan dengan ijab kabul yang kedua" ucap pembawa acara.
Kini giliran Fael yang berjabat tangan dengan Papanya Dokter Shyana.
"Rafael Eka Barrakh. Saya nikahkan kepada engkau anak kandung saya Shyana Nugroho dengan mahar sebentuk cincin emas dibayar tunai" ucap Pak Nugroho dengan suaranya tegas.
"Saya terima nikahnya Shyana Nugroho dengan mahar sebentuk cincin emas dibayar tunai" sambut Fael tak kalah lantang.
"Bagaimana saksi?" tanya Pak Penghulu.
Kali ini yang menjadi saksi pernikahan adalah August dan Satria.
"Sah" jawab mereka berbarengan.
"Barakallah... " sambut yang mendengar.
Kini Fajar sudah duduk di meja ketiga dan sudah siap untuk mengucapkan ijab kabul dengan Ethan.
"Kini ijab kabul yang terakhir kita akan mulai. Apakah Bapak Fajar sudah siap? Karena Bapak Fajar nih yang paling tegang dibanding tiga pengantin pria saat ini.
"Maklumlah hari ini saya akan melepas semua anak saya kejenjang pernikahan tentu saja saya sangat tegang persis ketika dulu menunggu kelahiran mereka bertiga" jawab Fajar.
Semua yang mendengar jawaban Fajar tersenyum mengerti dengan keadaan Fajar saat ini.
Fajar sudah menggenggam tangan Ethan dengan erat.
"Ethan Mohammed. Saya nikahkan kepada engkau anak kandung saya Rielfa Tri Barrakh dengan mahar sebentuk cincin emas dibayar tunai" ucap Fajar lantang.
"Saya terima nikahnya Rielfa Tri Barrakh dengan mahar sebentuk cincin emas dibayar tunai" sambut Ethan dengan tak kalah lantangnya.
"Saksi bagaimana?" tanya Pak Penghulu lagi.
Saksi untuk akad nikah yang ketiga adalah Sandi dan Reza.
"Sah.. " jawab Sandi dan Reza lantang.
"Alhamdulillah... Barakallah... " jawab para pendengar.
"Akhirnya semua akad nikah telah selesai dilaksanakan dengan sangat baik. Kini tibalah saatnya ketiga pengantin wanita untuk masuk ke dalam ruangan akad nikah ini. Ayo para bridesmaid silahkan jemput pengantin wanitanya.
Sitha berjalan bersama Fela, Ryntia berjalan bersama Dokter Shyana dan terakhir Celine berjalan bersama Elfa.
Mereka berjalan secara perlahan masuk kedalam ruangan.
Para pengantin pria tampaknya sudah tidak sabar menunggu kedatangan ratu mereka hari ini.
__ADS_1
Kini semua pengantin wanita sudah berdiri bersama pasangan mereka masing - masing. Sesuain dengan intruksi presenter mereka menciun tangan pengantin pria secara serentak. Disambut dengan kecupan hangat di kening pengantin wanita boleh para pengantin pria.
Baru secara serentak mereka semua menandatangani surat nikah yang sudah dipersiapkan oleh Bapak Wali nikah.
Kemudian mereka dipersilahkan untuk naik keatas pelaminan sesuai urutannya. Yang pertama pasangan Fael dan Dokter Shyana. Kedua Fela dan Fathir dan yang ketiga Ethan dan Elfa.
Ketiga pasang pengantin baru itu saling tatap bahagia. Sungguh mereka sama sekali tidak menyangka pernikahan mereka akan terjadi dengan sangat mewah dan seramai ini.
Ethan menggenggam tangan Elfa mesra.
"Cantiknya istriku ini" puji Ethan.
"Makasih Mas " jawab Elfa malu - malu.
"Sayang.. panggil sayang donk. Kan sekarang kita sudah nikah" pinta Ethan.
"Iya sayaaang" balas Elfa.
"Nah gitu jadi makin cinta deh" sambung Ethan.
Satu persatu anggota keluarga mengucapkan selamat kepada mereka. Dan acara pesta pun di mulai. Aula hotel mulai ramai dengan para tamu yang berdatangan.
Sungguh luar biasanya pesta pernikahan triplet. Dan terlihat sangat meriah dan mewah. Semua mata memandang takjub pada dekorasi pernikahan cucu dari pemilik Barrakh Corp dan ADS Corp.
Bukan hanya ketiga pengantin, seluruh keluarga dan para sahabat juga sangat bahagia menjalani setiap prosesi pesta pernikahan triplet sejak akad sampai resepsi saat ini.
Acara berjalan dengan lancar dan meriah dengan presenter yang ceria dan bisa menghidupkan suasana siang hari ini.
"Yaaa.... kita akan mulai acara hiburan ya.. bagaimana kalau kita mulai dulu dari salah satunya pengantin untuk menyumbangkan sebuah lagu kesayangan mereka. Siapa ya yang duluan kita pinta" teriak presenter.
"Elfa.... "
"Fathiiiiir.... "
"Faeeeel.... " teriak para penonton.
"Ah gak seru ya kalau dipanggil satu - satu. Bagaimana kalau kita panggil mereka semua?" tanya sang presenter.
"Setujuuuu.... " jawab para penonton.
"Baiklah silahkan ketiga pasutri untuk datang ke atas pentas dan tampilkan keahlian kalian" perintah Presenter.
"Yeaaa.... " sambut penonton riuh...
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG