CEO Mencari Cinta

CEO Mencari Cinta
180


__ADS_3

Tanpa terasa sudah tinggal tiga hari lagi pernikahan Elfa - Ethan, Fathir - Fela dan Fael - Shyana. Seluruh keluarga sudah sangat sibuk.


Mr dan Mrs. Mohammed sudah sampai di Indonesia. Mereka membawa Grand Mother dan Granda Father dari Fathir juga Mommy dan Daddynya Celine.


Setelah sampai di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mereka di jemput oleh para supir Hotel dan langsung dibawa ke Hotel keluarga Barrakh untuk istirahat.


Keluarga besar juga sudah mulai ramai berkumpul di rumah keluarga Fajar Barrakh, Rafa dan rumah orang tua Dokter Shyana.


Seluruh gaun pesta sudah selesai di jahit, undangan sudah di sebar dan souvenir juga sudah di packing. Gedung dimana pesta berlangsung adalah di ballroom Hotel Keluarga Barrakh.


Pesta pernikahan Triplet dari keluarga Barrakh dan Gunadi akan berlangsung sangat mewah dan kabar berita pernikahan triplet sudah tersebar luas. Bahkan penduduk kota Jakarta akan memprediksikan sebagai pernikahan termewah di tahun ini.


Hari ini Ethan dan Jack sedang sibuk mengurus rumah Ethan di Jakarta yang sudah selesai. Rencananya setelah Ethan menikah dengan Elfa mereka akan langsung menempati rumah mereka.


Saat ini Ethan sudah berada di rumahnya bersama Mommy dan Daddynya.


"Bagaimana Mom, Dad rumah ini?" tanya Ethan.


"Bagus Mommy suka" jawab Mrs. Mohammed.


"Apakah Elfa sudah pernah melihat rumah ini?" tanya Mr. Mohammed.


"Belum, aku sengaja membuat kejutan untuknya. Begitu selesai pesta pernikahan kami akan langsung pulang ke rumah ini" jawab Ethan


"Kalian honeymoon di sini?" tanya Mrs. Mohammed.


"Tidak, honeymoon kami masih belum direncanakan karena Fael dwn Elfa masih sibuk di perusahaan mereka. Setelah aku menikah, kita juga sepertinya akan kembali sibuk Mom" jawab Ethan.


"Kita? Sibuk kenapa?" tanya Mrs. Mohammed penasaran.


"Anak Mommy yang satu lagi juga akan menikah setelah pesta pernikahanku" ungkap Ethan.


Seketika Mr dan Mrs. Mohammed melirik ke arah Jack.


"Benarkah Jack?" tanya Mrs. Mohammed tak percaya.


Jack tersenyum menatap Mommy Ethan.


"Benar Mom, setelah pesta Ethan aku akan meminta Mom dan Dad melamar Celine langsung kepada orang tuanya.


"Pasti Nak, kami akan senang melakukan hal itu untukmu" sambut Mr. Mohammed.


"Kami juga suka dengan keluarganya. Kemarin saat kita satu pesawat dengan mereka, Mommy dan Daddynya juga baik" ujar Mrs. Mohammed.


"Semoga mereka mau menerimaku sebagai menantunya" ucap Jack.

__ADS_1


"Pasti donk, mereka pasti mau menerima kamu sebagai menantu karena kamu adalah anak yang baik. Selain tampan kamu itu setia dan pekerja keras. Bodoh kalau mereka menolak kami" sambut Mr. Mohammed.


"Semoga saja semua itu terjadi" sambung Jack.


"Aamiin.. " jawab Mr dan Mrs. Mohammed.


"Setelah Ethan menikah, kamu juga harus bahagia ya. Mommy tidak membeda - bedakan kalian. Kalian berdua sama - sama anak Mommy. Mommy sangat senang jika kamu juga bahagia" Mrs. Muhammed memeluk Jack.


"Terimakasih Mom" jawab Jack.


"Kamu juga akan memilih tinggal di Indonesia?" tanya Mr. Mohammed


"Belum tau Dad. Aku dan Celine belum pernah membicarakan hal ini. Tapi karena tugasnya di sini membantu Elfa di Barrakh Corp dan aku juga kan membantu Ethan di sini. Jadi untuk sementara kami tinggal di sini" jawab Jack.


"Baiklah, apapun keputusan kalian kami akan selalu mendukung yang terpenting adalah kebahagiaan kalian" tegas Mr. Mohammed.


"Ayo Mom kita ke rumah Elfa, malam ini keluarga Elfa mengundang kita semua makan malam bersama di rumah mereka" ajak Ethan.


"Ayo mari kita ke sana. Tak enak kalau nanti kita datang terlambat" sambut Mr. Mohammed.


Mereka berjalan bersama menuju mobil Ethan kemudian mobil menyala dan melaju menuju rumah keluarga Fajar Barrakh.


Benar saja seluruh keluarga besar sudah berkumpul. Opa Omar Barrakh dan Aditya Gunadi juga sudah sampai di rumah Fajar Barrakh.


Mereka semua menyambut hangat kedatangan Mr dan Mrs. Mohammed.


Mereka tersenyum menerima uluran tangan Mr dan Mrs. Mohammed.


"Silahkan masuk" ajak Omar Barrakh.


"Sayaaang apa kabar kamu?" tanya Mrs. Mohammed begitu melihat Elfa.


"Aku baik Mommy, maaf aku tadi gak bisa ikut menjemput Mommy di Hotel" jawab Elfa.


"Tidak apa sayang, kami mengerti. Pasti masih banyak sekali yang harus kamu lakukan menjelang hari pernikahan kalian" balas Mrs. Mohammed.


Mereka saling berpelukan untuk melepas rindu. Begitu juga dengan Mr. Mohammed. Dia juga sudah menganggap Elfa sebagai anaknya.


"Senang melihatmu sangat bahagia honey" ujar Mr. Mohammed.


Elfa tersenyum membalas ucapan calon mertuanya.


"Iya Dad, aku sangat senang sekali. Apalagi kalian semua sudah hadir di sini" balas Elfa.


Tak lama kemudian para anggota Geng ERASADIS beserta anak - anak mereka juga datang.

__ADS_1


Tak lupa hadir Grandma dan Grandpa Fathir juga kedua orang tua Celine yang juga baru tiba hari ini di Jakarta bersama Mr dan Mrs. Mohammed.


Elf memeluk Jimmy yang sudah dia anggap sebagai orang tua kedua baginya.


"Lama tidak bertemu denganmu Uncle?" sapa Elfa.


"Uncle sangat senang saat mendengar berita kau akan menikah Elfa. Akhirnya kau menikah juga dengan lelaki ini" jawab Jimmy sambil membalas pelukan Elfa dan menatap ramah ke arah Ethan.


"Sorry Sir dulu aku sempat bertindak kasar pada Anda" ucap Ethan tulus.


"Tidak apa, aku sudah sering bertemu pelanggan Hotel yang sombong seperti kamu" ledek Jimmy.


"Ah Anda bisa saja Sir" balas Ethan.


"Apakah Uncle Andre akan datang?" tanya Elfa.


"Iya dimana Kepala Koki?" tanya Ethan juga.


"Dia akan sampai di Indonesia besok. Masih ada pekerjaan dia yang tak bisa ditinggalkan" jawah Jimmy.


"Baiklah mari masuk Uncle semua sudah menunggu kalian di dalam" ajak Elfa.


Mereka semua berkumpul di ruang keluarga yang terhubung sampai ke teras belakang rumah. Para anak muda memilih untuk duduk di teras belakang dekat kolam renang.


Suasana sungguh sangat ramai sekali, maklumlah keluarga besar. Apalagi yang menikah tiga pasang. Sudah pasti akan semeriah ini.


Acara makan malam di mulai. Elfa dan Celine sengaja menghidangkan menu makanan Indonesia dan Inggris di acara makan malam bersama. Mereka mendatangkan koki di EIC Restoran.


Semua makan dengan sangat riang gembira apalagi menjelang dua hari lagi pernikahan akbar Triplet.


"Apakah sudah siap semuanya Fa?" tanya Omar khawatir.


"Sudah Pa, sudah sembilan puluh sembilan persen. Hanya tinggal menunggu hari - H" jawab Fajar.


"Apa yang perlu kami lakukan lagi?" tanya Aditya.


"Tidak ada. Papa dan Mama hanya menjaga kesehatan kalian agar bisa fit hadir di acara pernikahan triplet" jawab Ela.


"Kalau itu jangan kamu tanya, Papa dan Mama sudah mempersiapkannya jauh - jauh hari. Kami sangat ingin sekali menyaksikan cucu - cucu kami menikah" jawab Aditya.


Semua berkumpul dengan sangat bahagia malam itu menyambut hari bahagia Triplet beserta pasangan mereka yang hanya tinggal beberapa hari lagi.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2