CEO Mencari Cinta

CEO Mencari Cinta
149


__ADS_3

Malam harinya Fela sudah masuk ke kamar Elfa membawa gaun yang akan di pakai Elfa.


"Apa itu Kak?" tanya Elfa pada Kakaknya yang sedang membawa sebuah gaun.


"Katanya kamu mau makan malam dengan Ethan malam ini ya?" tanya Fela.


"Kok tau?" tanya Elfa.


"Tadi aku dengar Jack dan Ethan sedang berbincang di bawah" jawab Fela berbohong.


"Trus apa hubungannya dengan gaun yang Kakak bawa?" tanya Elfa tak curiga.


"Ini rancangan terbaruku. Aku hadiahkan khusus buat kamu. Dipakai ya malam ini agar kamu tampol cantik di depan Ethan. Dia pasti senang melihat kamu memakai gaun ini malam ini" jawab Fela.


Elfa menatap gaun yang diserahkan Fela kepadanya.


"Cantik... " puji Elfa.


"Okeeeey aku akan memakai gaun ini saja. Tapi apa gak terlalu berlebihan Kak. Takutnya ini hanya makan malam biasa saja" ujar Elfa.


"Aku lihat tadi di bawah Ethan memakai pakaian resmi. Mungkin kamu akan di ajak jamuan makan dengan relasi Ethan. Kamu jangan membuat Ethan malu membawa kamu dengan penampilan biasa saja. Buat Ethan bangga berjalan bersama kamu malam ini" ujar Fela meyakinkan.


"Baiklah. Kalau begitu bantu aku memakainya" pinta Elfa.


Fela segera membantu Elfa memakaikan gaun yang baru saja dia bawa setelah itu memberikan sedikit polesan make up di wajahmu Elfa.


"Perfect.. kamu cantik sekali malam ini" puji Fela setelah dia selesai mendandani Elfa.


"Makasih Kak" balas Elfa


"Ya sudah turun gih, nanti Ethan kelamaan nunggu kamu di bawah. Acaranya jam berapa sih?" tanya Fela pura - pura.


"Katanya sih setengah delapan malam" jawab Elfa.


"Sudah jam setengah tujuh. Nanti jalan macet kalian telat sampainya. Cepetan turun" desak Fela.


"Iya Kak" jawab Elfa.


Elfa segera meraih ponsel dan memasukkannya ke dalam tasnya setelah itu mengambil high heelsnya yang senada dengan warna gaunnya. Kemudian Elfa segera keluar kamarnya dan turun ke lantai bawah.


Ethan sudah menunggu Elfa di bawah. Dari kejauhan dia menatap Elfa yang turun dari tangga. Semakin lama semakin mendekat dan Ethan bisa melihat dengan jelas kalau Elfa sangat cantik malam ini.


Dibawah ada Ela dan Fajar yang sedang duduk santai di ruang keluarga.


"Kamu cantik sekali malam ini sayang" sapa Fajar.


"Ethan mengajakku makan malam dengan relasinya Pa" jawab Fajar.


Tak lama Ethan mendekat ke arah mereka.


"Kamu sudah siap Elfa?" tanya Ethan.

__ADS_1


"Sudah.. " jawab Elfa sambil tersenyum manis.


"Pa, Ma aku bawa Elfa pergi dulu ya" pamit Ethan.


"Iya silahkan, hati - hati dan ingat jangan terlalu malam pulangnya" pesan Fajar.


"Papa mereka sudah dewasa" bantah Ela.


"Tapi dia tetap anak gadisku. Selama dia belum menikah dia adalah tanggung jawabku. Lain cerita kalau dia dan Ethan sudah menikah. Mau dibawa Ethan kemanapun aku tidak akan protes asal Ethan bisa menjaganya" jawab Fajar.


"Baik Pa. Akan aku ingat pesan Papa. InsyaAllah sebelum tengah malam kami sudah sampai di rumah" tegas Ethan.


"Baiklah, kalau begitu hati Papa akan lebih tenang mendengar jawaban kamu" balas Fajar.


"Kami pergi dulu ya Ma, Pa" ucap Elfa.


"Iya sayang, hati - hati" balas Ela.


Ethan menggandeng mesra tangan Elfa dan mereka berjalan berdua keluar dari rumah dan menuju mobilnya. Kemudian mereka segera melucur meju lokasi tempat yang telah di tentukan.


"Ethan dan Elfa sudah pergi?" tanya Fela dengan nafas yang kencang karena terburu - buru.


"Iya, kamu kenapa?" tanya Ela bingung.


"Kami diundang Ethan makan malam bersama tapi rahasia untuk Elfa. Mungkin malam ini Ethan akan melamarnya Ma. Uuuh aku gak sabar melihat keromantisan lamaran Elfa" jawab Fela sambil tersenyum.


"Oh ya.. Mama mau donk ikut. Mama juga mau lihat" sambut Ela.


"Sayaaaang... kamu seperti tidak pernah muda" cegah Fajar.


"Kita kan tidak diundang sayaaang. Itu artinya ini hanya acara anak muda. Kamu mau ikut saja" ujar Fajar.


"Ceeel, Jaaack.. kalian sudah siap? Yuk kita pergi" teriak Fela.


"Lho kamu gak bareng Fathir?" tanya Ela.


"Ketemu disana aja langsung Ma. Kalau dia jemput ke sini kelamaan nanti kami telat. Lagian bisa ketahuan Elfa dan dia curiga, gagal deh rencana Ethan malam ini" jawab Fela.


"Fael mana?" tanya Fajar.


"Kak Fael sudah pergi duluan, katanya dia mau jemput Shyana dulu ke rumahnya" jawab Fela.


"Ooo" sambut Ela.


Tak lama Celine turun dari lantai dua dan Jack juga keluar dari kamarnya.


"Aku sudah siap" ujar Jack.


"Aku juga" sambut Celine.


Jack melirik Celine sekilas.

__ADS_1


Aaah kamu cantik sekali malam ini Cel. Puji Jack dalam hati.


"Yuk kita pergi. Pa, Ma.. kami pergi ya" Fela mencium pipi kedua orang tuanya sebelum pergi.


"Iya hati - hati ya sayang" balas Ela.


Begitu juga dengan Celine dan Jack mereka juga berpamitan pada Ela dan Fajar. Kemudian Fela, Celine dan Jack segera melangkah menuju mobil dan berjalan menuju tempat tujuan mereka makan malam.


****


Di rumah Dokter Shyana.


"Sayaaaang Fael sudah datang ini, jangan terlalu lama berdandannya... " panggil Mama Dokter Shyana.


"Maklumlah Nak Fael, kalau perempuan sudah berdandan, kita sebagai pria yang harus banyak - banyak bersabar" ujar Pak Nugroho.


Fael tersenyum menatap calon mertuanya.


"Sudah biasa Pa, aku sudah mengerti. Di rumah aku punya dua adik perempuan yang lebih ribet lagi gayanya dari Shyana. Mereka yang menempah aku jadi pria sabar" ungkap Fael.


"Hahaha... iya ya.. Papa lupa" balas Pak Nugroho.


Tak lama kemudian Dokter Shyana keluar dari kamarnya dengan menggunakan gaun malam yang sangat manis, simple, sederhana tapi elegan.


Fael sempat terpana melihat penampit calon istrinya itu.


"Ternyata kesabaran aku membuahkan hasil dan tidak mengecewakan kan Pa. Shyana sangat cantik malam ini" Puji Fael langsung di depan calon mertuanya.


Pak Nugroho dan istrinya tersenyum menyambut kedatangan putri mereka.


"Maaf membuat kamu lama menunggu" ujar Dokter Shyana.


"Tidak mengapa, aku masih setia kok menunggu kamu" jawab Fael.


"Pa.. Ma.. kami pergi dulu ya" Pamit Dokter Shyana dan Fael.


"Iya, hati - hati" balas kedua orang tua Dokter Shyana.


Fael dan Dokter Shyana segera bergerak menuju tempat yang telah di informasikan Celine melalui WA. Disana sudah tiba beberapa teman mereka yang lain.


Ternyata Ethan sengaja memperlambat laju kendaraannya sehingga mobilnya belum sampai. Malah teman - teman yang lain tiba lebih dahulu.


Satu persatu keluar dari mobil. Jack bersama Celine dan Fela, Fael bersama Dokter Shyana. Fathir datang sendiri mengendarai mobilnya. Sementara Ryntia datang di antar supir keluarganya.


Tiba - tiba mobil Shaby muncul dan dia keluar berdua dengan Sitha.


"Lho kamu barengan dengan Shaby Sit perginya? Tadi waktu aku ajak kamu tolak malah pergi dengan Shaby. Arah rumah kalian kan berlawanan? Mana jauh banget lagi?" tanya Ryntia.


O... oooo.....


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG


__ADS_2